SINOPSIS Entourage Episode 4 Bagian 1

SINOPSIS Entourage Episode 4 Bagian 1
Sumber gambar dan konten: tvN

Saat hari masih pagi, Young Bin dan yang lain sudah ada di gym. Guh Book mengatakan kalau dia dan Young Bin sedang rajin membangun otot sekarang. Joon malah mengatai orang yang berotot itu tampak bodoh. Gadis – gadis akan menyukai pria yang ramping tapi kencang. Ia pun menunjukkan otot lengannya yang tak seberapa.

Tapi Guh Book sama sekali tak sependapat karena masalah terbesar Joon adalah wajahnya, bukan tubuhnya.

“Kenapa kau bangun pagi – pagi sekali?” tanya Ho Jin pada Young Bin.

Joon nyeletuh seenaknya, ia bilang kalau Young Bin tak bisa tidur mungkin karena melihat Sutradara Lee Joon Ik bertemu dengan Kim Soo Hyun. Mendengar ocehan Joon membuat Young Bin ingin cepat – cepat bekerja, mood –nya jadi memburuk.

Mereka bertiga pun berjalan bersama – sama, Joon mengomentari seseorang yang tengah berolahraga “Seperti yang kau katakan, tubuhmu bukanlah segalanya ketika wajahmu itu...”

Sontak omongan Joon terhenti saat melihat wajah pria kekar yang ia komentari. Dia adaalah Jin Goo, Young Bin pun menyapanya dengan akrab. Jin Goo mendengar kalau katanya Young Bin akan bekerjasama dengan sutradara Lee Joon Ik. Young Bin pun mengaku belum ada keputusan pasti.

“Aku berharap kau berhasil.”

Joon bertindak sok akrab dan menghormat pada Jin Goo. Ia mengaku menyukai dramanya namun Jin Goo tak merespon dengan sama, ia hanya mengiyakan saja ucapan Joon. Setelah Jin Goo pergi, Guh Book mengatai Joon yang tak menonton dramanya karena gagal lolos audisi. Joon mengelak, ia tak menontonnya karena ada Song Joong Ki.

Young Bin mempertanyakan kabar terbaru dari Eun Gab yang sudah melakukan pertemuan dengan sutradara. Ho Jin belum mendapatkan kabar apapun dari Pak Kim, sebaiknya menunggu sampai Pak Kim menghubunginya. Tapi Young Bin tak mau, dia menyuruh Ho Jin untuk melakukan sesuatu, dia harus menunjukkan dirinya yang ingin menjadi Manager Sesungguhnya.

Kalau gagal mendapatkan film ini, Young Bin mau kembali ke Busan dan membuka toko komik.

Ho Jin masuk kedalam ruangan yang tenang untuk menghubungi Eun Gab dan mempertanyakan tentang keputusan projek mereka. Ternyata Eun Gab sedang berada digereja. Kalau mau tanya maka temui dia disana.

Saat sedang berbicara, Ho Jin risih karena ruangan yang ia tempat malah ruangan yoga wanita. Ia pun buru – buru meninggalkan ruangan itu sesegera mungkin.

Dia pun memberitahukan pada ketiga temannya kalau ia akan menemui Eun Gab. Joon mengatakan kalau dia belum juga mendapatkan casting, ia meminta Ho Jin menyampaikan hal ini pada Eun Gab. Young Bin juga berpesan kalau ia ingin bertemu dengan sutradanya akhir pekan.

Saat melanjutkan latihan, intruktur yang melatih Young Bin dipanggil sehingga seorang instruktur wanita menggantikannya. Dengan penuh alasan, Guh Book menuju ke sebuah mesin dan mengaku tak bisa menggunakannya. Joon juga berlagak minta diajari dan instruktur itu menunjukkan pose yang benar.

Tapi sayangnya saat mendapatkan instruksi untuk mengangkat bagian atas tubuhnya, Joon salah dengar sehingga membuat intrukturnya ilfeel dan meninggalkannya begitu saja.

Ho Jin menemui Eun Gab yang sedang kabur dari istrinya. Dia mengaku bisa dibunuh kalau sampai ketahuan telfon saat digereja. Apakah Young Bin membuat masalah?

Iya, Ho Jin membenarkan. Bahkan Young Bin tak bisa tidur dan minta bertemu dengan Sutradara Lee Joon Ik. Kalau sampai kehilangan film ini, katanya dia mau kembali ke Busan. Ancaman itu terdengar serius dan membuat Eun Gab khawatir. Ia pun mengajak Ho Jin untuk pergi ke suatu tempat.

Eun Gab dan Ho Jin sampai didepan gereja katolik. Eun Gab berniat menemui sutradara Lee Joon Ik didalam sana. Ho Jin khawatir akan mengganggunya ketika berdoa. Eun Gab geregetan mengatakan kalau ia mau pura – pura kalau pertemuan ini adalah sebuah kebetulan.

“Boleh aku pergi denganmu? Aku mau bicara dengannya.”

Eun Gab memberikan tatapan remehnya dan menolak permintaan Ho Jin. Nanti akan sangat kentara kalau mereka datang bersama – sama. Ia pun kemudian merapalkan doa dengan lebay sebelum masuk ke gereja.

Ho Jin mondar – mandir menantikan kedatangan Eun Gab. Ia pun langsung bertanya mengenai hasil pertemuan mereka. Eun Gab dengan emosi tertahan mengatakan kalau sutradara memutuskan untuk mencari pemeran lain. Katanya dia ingin mencari aktor sungguhan, bukan hanya seorang bintang.

“Young Bin melakukan pekerjaan yang baik di The Flowers of Evil. Apa dia tak menontonnya?”

Sutradara menontonnya hanya saja ia juga menonton sebuah drama di TV dan menganggap kalau Young Bin cuma model berwajah tampan (bukan aktor).

“Bagaimana ini?” tanya Ho Jin.

Saat hendak memberikan instruksi pada Ho Jin, Eun Gab menerima panggilan dari istrinya. Ia buru – buru menenangkan diri saat sang istri bertanya dimana keberadaannya. Eun Gab beralibi kalau dia bertemu teman di kamar mandi, ia pun sedang membujuknya untuk ke gereja. Bukankah kita harus membimbing domba yang tersesat kan?

Istri Eun Gab tak mau tahu, lagipula dia tadi melihat Eun Gab mengangkat telefon. Dia menuduhnya sedang mengurusi pekerjaan, ia akan ambil mobil sekarang juga.

Eun Gab tidak bisa mengatakan apapun lagi dan terpaksa menggunakan mobil reyot Ho Jin untuk tumpangan.

Dalam perjalanannya, Young Bin terus memikirkan Ho Jin yang belum juga memberikan kabar. Joon menasehatinya supaya lebih bersabar karena aktor butuh kesabaran. Setelah mengucapkan hal itu, Joon malah menggerutu sebal saat menerima pesan audisinya tidak lolos.
Young Bin terkejut, katanya semua berjalan lancar? Joon menunjukkan wajah menyedihkannya. Ia tak tahu pasti kenapa dirinya tak lolos. Guh Book menyarankan untuk menghabiskan waktu dengan bersenang – senang supaya menunggunya tak terasa membosankan.

Trio wek – wek memutuskan untuk pergi ke cafe menemui teman mereka. Teman itu menyapa mereka semua kecuali Joon. Joon jadi bete sendiri dibuatnya. Melihat wajah cemberut Joon, dia berkomentar apakah Joon baru dibuang oleh wanita lagi? Dia lalu memuji Guh Book karena kaosnya dipakai oleh G – Dragon.

Guh Book belum puas dan berfikir meminta Yoo Ah In menggunakannya juga. Joon menggerutu akan nasib sialnya. Temannya menyarankan agar mereka semua pergi ke peramal.

“Panggilan akrabnya adalah Nyonya Sumpit. Bahkan Lee Jung Jae dan Jang Dong Gun jadi klien si peramal itu. Dia terkenal dikalangan para selebriti.” Jelasnya.

Mereka mendengarkan saran temannya dan pergi ke tempat Nyonya Sumpit. Nyonya Sumpit menaburkan beras sebelum mulai meramal mereka dan menggunakan sumpit untuk menerawang. “Kau tak punya energi sebagai seorang pria. Kau malahan penuh dengan energi seorang wanita.” Ucapnya pada Joon.

Guh Book keheranan soalnya Joon tak pernah dekat – dekat dengan wanita. Nyonya Sumpit menunjuk energi itu berasal dari Joon sendiri, dalam dirinya terdapat jiwa wanita. Dia suka melakukan tugas rumah “Kau seorang wanita. Kau adalah pria yang kosong.”

Joon membela diri kalau ia pria jantan. Tapi peramal yakin kalau Joon telah kehilangan energinya dan akhirnya Joon tak bisa mengelak lagi. Peramal menyarankan supaya Joon jauh – jauh dari wanita untuk mengisi energi prianya maka tawaran pekerjaan akan datang padanya.


Guh Book antusias mendengar ramalan tapi Nyonya Sumpit langsung menunjuknya sebagai pengemis. Dia hanya menari di pesta orang lain, menjalani hidupnya dengan baik karena hidup disekitar orang – orang beruntung. Ia tak usah melakukan apapun karena semua usahanya akan gagal. Yang perlu ia lakukan adalah menikah dan menjadi suami yang baik.

Joon dan Young Bin terkekeh dibelakang mendengarkan ramalan itu.

Dan untuk Young Bin, matanya itu seperti rubah yang bisa meluluhkan hati wanita. Tapi kali ini usahanya tak akan berhasil jadi menyerahlah. Orang lain sudah mengambilnya.


Ditempat lain, Ho Jin dan Eun Gab menemui Nona Jo untuk membahas masalah film Young Bin. Nona Jo bersikap angkuh dan bilang kalau Young Bin kemungkinan tak akan mendapatkan kontraknya.

“Kenapa kita tak membuat kontrak lisan? Mari kita tanda tangani kontraknya dengan sutradara bersama-sama.” Bujuk Eun Gab.

Nona Jo beralasan kalau dirinya tak punya kekuasaan untuk melakukan hal itu.

“Apakah kau bernegosiasi dengan aktor-aktor lain di belakang kami?”

“Bagaimana aku akan bekerja dengan aktormu jika kau bicara kasar padaku?” balas Nona Jo tak terima.

Baiklah, Eun Gab memutuskan untuk tak bekerja sama ketimbang aktornya diperlakukan seperti itu. Ia pun pergi meninggalkan Nona Jo setelah bersitatap tajam.


Diluar, Ho Jin mencoba membujuk Eun Gab karena mereka bisa benar – benar kehilangan peran ini. Eun Gab sudah menyerah, mungkin Young Bin akan marah untuk sementara tapi ini akan menjadi tugas Ho Jin mengatasinya.

Ia kemudian menghubungi salah satu karyawannya dan minta dikirimi projek apa saja yang sedang mereka pertimbangkan.

Ho Jin mendapatkan panggilan dari Young Bin. Eun Gab panik dan memberi isyarat untuk bebohong kalau mereka sedang menyetir. Ho Jin pun mematuhinya kemudian buru – buru memutuskan panggilan setelah mengucapkan hal itu.

Joon menyesal karena sudah mengunjungi peramal tadi. Young Bin menyarankan supaya tidak terlalu mempercayai ramalan, mereka harus pergi ke tempat yang menyenangkan.

“Garosu-gil.” Saran Guh Book.

Joon menolak soalnya disana banyak wanita, dia mau pergi ke tempat yang punya energi pria. Young Bin sekali lagi menyuruh Joon supaya tak mempercayainya. Tapi Joon tak bisa mengabaikan ramalan itu begitu saja soalnya Nyonya Sumpit tahu banyak tentangnya.


Mereka bertiga pergi ke stadium untuk menyaksikan lomba. Joon excited soalnya dia merasa tengah mengisi tubuhnya dengan energi pria. Young Bin lagi – lagi meminta Guh Book menghubungi Ho Jin tapi masih belum ada jawaban.

Young Bin sebenarnya khawatir tapi ketiganya memilih untuk menikmati lomba yang akan segera dilangsungkan.

Ho Jin dan Eun Gab masih terus bersama, mereka akhirnya sampai ke kantor dan Ho Jin sudah mendapatkan banyak pesan dari Young Bin. Eun Gab menyuruhnya untuk bilang mereka tengah melakukan rapat.

Sesampainya di ruang rapat, Eun Gab terkejut karena semua anggota direksi ada disana tanpa memanggilnya. Kalian sedang bersekongkol? Kang Ok Ja menyuruhnya untuk menjaga ucapannya.

Setelah adu mulut, Eun Gab mengajak Ok Ja untuk bicara dengannya diluar.


Saat sudah tinggal berdua, Eun Gab meminta penjelasan kenapa mereka semua berkumpul diakhir pekan. Ok Ja rasa Eun Gab masih terlalu muda untuk mengerti. Eun Gab menyuruhnya untuk tak berbohong, dia tahu kalau Ok Ja mencoba untuk menjual perusahaan.

Ok Ja memang berniat untuk menjual beberapa saham dan menyimpan uang sebelum terlambat. Eun Gab masih tak terima karena semua ini tak masuk akal. Mereka semua tak tahu apa – apan tentang industri hiburan. Bukankah katanya mereka akan membangun menegemen bukannya bisnis?


Ok Ja menyarankan agar Eun Gab mengurusi masalahnya sendiri. Ia menerima kabar dari Nona Jo kalau Eun Gab telah membuat semuanya berantakan. Eun Gab merasa kalau dirinya sudah ditusuk dari belakang. Terserah apa yang akan dilakukan Ok Ja tapi dia tak akan sependapat dengannya.

0 Response to "SINOPSIS Entourage Episode 4 Bagian 1"

Post a Comment

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^