SINOPSIS Something About 1% (2016) Episode 4 Bagian 1

SINOPSIS Something About 1% (2016) Episode 4 Bagian 1
Sumber gambar dan konten: DramaX
[Hubungan bisnis: “Jadi sebaiknya kau tak jatuh hati padaku!”]


Da Hyun terkejut setelah menerima kecupan mendadak dari Jae In. Ia langsung menjauhkan dirinya dari Jae In. Jae In dengan santai menganggap bahwa apa yang dilakukannya adalah hal yang lumrah, ini progres dari hubungan kencan mereka. Dia kemudian mengembalikan kunci milih Da Hyun “Aku tak setuju kalau harus tidur denganmu padahal baru pertama kencan.”

“Siapa yang menawarkannya padamu, mengerti! Kau...” Da Hyun melampiaskan rasa kesalnya dengan menginjak kaki Jae In.


Da Hyun memperingatkan agar Jae In tidak mengatakan hal absurd seperti membuat progres atau semacamnya. Kau sebenarnya minta dipukul! Da Hyun meninggalkan Jae In dengan perasaan dongkol.

“Apa kau tak akan mengucapkan kata perpisahan?” tuntut Jae In.

Da Hyun kembali sambil tersenyum “Sampai kerumah dengan selamat atau tidak, aku tak perduli.” Lagi – lagi dia menginjak kaki Jae In sekuat tenaga sampai Jae In melotot kesakitan dibuatnya.

Dalam perjalanan pulang, Jae In kembali memikirkan kecupan refleknya pada Da Hyun. Apa yang kau pikirkan, Lee Jae In? Kenapa kau sampai melakukan itu?

Da Hyun masih syok dan terduduk tak mempercayai apa yang barusan terjadi. Berandalan... dia benar – benar playboy!


Jae In melakukan pertemuan dengan Pengacara Park dan memintanya menghentikan pemberitaan. Itu bagian dalam kontraknya. Pengacara Park tak yakin, bagaimana pengacara sepertinya bisa melakukan semua itu? Bukankah seharusnya SH Grup sendiri yang mengatasinya.

“Kalau begitu, lakukan saja seperti itu.”

Pengacara Park sampai heran sendiri dengan Jae In. Dia yang sudah membuat masalah tetapi ia yang harus membersihkannya. Tapi kenapa sampai Jae In membawa wanita ke acara resmi padahal dia tahu akan ada reporter ganas disana.

Jae In tak menduga akan sejauh ini lagipula dia tahu kalau Pengacara Park bisa menghentikan reporter. Dia memintanya untuk memastikan agar wartawan tak mem –publish apapun tentang mereka.

“Ya.. kau memang licik..” desis Pengacara Park.

Jae In tiba – tiba tak bisa menahan senyum –nya saat Pengacara Park mengatakan hal itu. Pengacara Park penasaran apa yang dialaminya. Jae In mengelak saat Pengacara Park menuntut agar Jae In mau berbagi cerita dengannya.

“Bukan apa – apa.” Elak Jae In.

Dihari berikutnya, berita mengenai Jae In bersama dengan seorang wanita tak dikenal menyebar di internet. Dia sempat mengernyit tak suka tapi kemudian wajah tidak sukanya berubah menjadi senyuman.


Kakek membaca berita mengenai Jae In dikoran. Ketua Tim Kang memberitahukan dengan panik bahwa berita ini menyebar tengah malam, beritanya hanya terdapat di dua situs serta koran saja. Pengacara Park sampai lembur untuk menghalangi berita ini menyebar.

Bukannya marah, Kakek malah tertawa lantang. Tak apa - apa, bagaimana bisa menghentikan seorang anak yang memiliki sebuah rencana?

Ketua Tim Kang masih belum yakin, apakah CEO benar – benar tidak khawatir. Berita mengenai hal ini akan menyebar luas. Kakek sama sekali tak masalah, lagipula dengan adanya hal ini maka akan lebih mudah membuat mereka berdua menikah “Kalau itu terjadi, aku akan menjadi pemenangnya.”

Bangun tidur, Da Hyun masih terus memikirkan kejadian semalam. Dia meyakinkan dirinya bahwa kecupan itu hanyalah sebuah kecelakaan. Da Hyun berusaha melupakannya tapi tetap tak bisa.

Ibu langsung menghubungi Jae In setelah membaca berita tentang kecannya. Jae In mengatakan bahwa berita itu tidak sepenuhnya salah tapi dia menenangkan kalau dirinya belum menikah. Jangan khawatir.


Setelah itu, giliran seorang wanita bernama Soo Jung menghubunginya. Dia bertanya menggunakan bahasa inggris, apakah Jae In punya pacar? Ada dia sudah menikah?

“Aku belum menikah. Dan bicaralah menggunakan bahasa Korea. Bagaimana kondisi bibi?”

Soo Jung cemberut dan kembali bertanya apakah Jae In sudah menikah. Jae In sebal sendiri dengan Soo Jung, ia menegaskan sekali lagi kalau ia belum menikah. Dia pun langsung mengakhiri panggilannya.


Berita mengenai Jae In yang telah mempunyai kekasih pun menyebar dikantor. Deputy Han bertanya pada Ketua Tim Kang mengenai kebenaran berita itu. Wanita seperti apa dia?

Ketua Tim Kang berlagak polos tak mengerti lagipula dalam artikel juga hanya dua kalimat. Deputy Han tampak gelisah dan berharap agar bisa menemukan wanita itu. Ketua Tim Kang keheranan, kenapa? Apa kau jatuh cinta pada CEO atau ada sesuatu?

“Apa kau gila? Aku akan memberikan makan siang untuk gadis gila itu dan menyuruhnya memikirkan kembali keputusannya.” Kesal Deputy Han.

Rekannya yang lain yakin kalau Jae In akan sedikit berubah setelah mempunyai seorang kekasih. Akan ada keseimbangan antara Yin dan Yang. Dia tak akan marah tanpa ada alasan yang jelas.

Jae In keluar dari ruangannya meminta agar mereka menyiapkan rapat. Deputy Han mengingatkan bahwa makan siang 10 menit lagi. Jae In cuma menanggapinya dingin.

Deputy Han langsung ngomel – ngomel sebal. Keseimbangan antara Yin dan Yang apanya. Apa berandalan itu terlihat seperti baru mendapatkan pacar? Yang ada, dia malah tambah berandalan dari sebelumnya.

Ketua Tim Kang memperingatkan Deputy Han untuk berbicara sedikit lebih halus. Itu terdengar sangat kasar.

Da Hyun baru membaca berita tentang Jae In dengan ‘wanita cantik’. Dia langsung pengen ngomel melihat berita itu tapi sebenarnya beritanya tak salah. “Aku memang wanita cantik sih.” Da Hyun langsung bersikap manis dan menyelipkan rambutnya ke belakang telinga.

Dia baru ingat kalau semalam Jae In menyadari adanya reporter dan memintanya pura – pura tak saling kenal. Da Hyun makin sebel, kalau tau begini mungkin dia sudah lebih banyak menendangnya kemarin.

Dan Hyun kemudian melihat kolom komentar.

“Apa dia sudah putus dengan Lee Soo Jung?” tulis netizen disana.

Da Hyun seperti familiar dengan nama itu. Ah, dia seorang artis. Da Hyun semakin penasaran dan melihat riwayat kencan Jae In lewat internet.

“Dia benar – benar playboy. Kang Mira. Lee Soo Jing. Yun So Hee. Semua pacarnya penyanyi dan artis hah? Kalau kau mengumpulkan mantanmu, kau bisa membangun agensi yang kuat.” komentar Da Hyun.

Ji Soo menyodorkan sebuket bunga untuk Da Hyun. Dia sempat terkejut tapi kemudian menerimanya. Tapi tetap saja, dia adalah seorang presiden fanclub. Dia seharus memberikan bunga bukannya malah menerimanya dari Ji Soo.

Kalau sampai Ji Soo menjadi artis beneran, dia malah akan langsung memberikan karangan bunga yang besar. Ji Soo kemudian mengucapkan terimakasih karena Pengacara sudah memastikan bahwa kontraknya ilegal.

“Aku masih berfikir menguburnya sampai masalahmu terselesaikan.” Ucap Da Hyun.


“Mengubur apa?”

“Bukan apa – apa. Itu hanya sesuatu pembuat masalah yang harus aku hadapi, hanya itu.”  ucap Da Hyun dengan wajah penuh dendam.

Wajahnya berubah manis lagi saat menatap Ji Soo. Dia meminta untuk jangan mengkhawatirkan hal ini, dia sudah menugaskan pengacara terbaik di Korea. Mulai sekarang, Ji Soo harus lebih berhati – hati dalam mereview kontrak sebelum menandatanganinya.

Ji Soo mengiyakan. Oleh karena itu dia akan belajar dengan baik mulai sekarang. Da Hyun sependapat dengan keputusannya, dia bertanya apakah ada pertanyaan lain yang belum bisa diselesaikan olehnya.

Jae In meninggalkan ponselnya ketika pergi ke ruang meeting. Saat itulah dia mendapatkan panggilan dari seorang dengan username DaDa. Cieee... udah pake panggilan sayang..

Dalam ruang rapat, Jae In mengakhiri pertemuan kali ini setelah memutuskan beberapa hal. Sebelum dia pergi, ia bertanya pada General Manager “Apakah restoran jepang mereka tak menawarkan hidangan sederhana a la charte? Apa mereka hanya menawarkan menu prix fixe saja?”

General Manager agak ragu saat harus membenarkan ucapan Jae In.

Da Hyun keheranan saat panggilannya tak mendapatkan jawaban. Dia berfikir kalau Jae In mungkin memiliki sedikit moral sehingga tak berani mengangkat panggilannya. Tapi setelah merenung beberapa saat, Da Hyun kira Jae In bukan tipe orang yang bermoral.

Ji Soo menghampirinya dan mengajaknya makan makanan yang enak. Da Hyun tak bisa karena dia harus menemui seseorang. Ji Soo penasaran, siapa?

“Seseorang. Dia sangat menyebalkan. Dia tak pernah mendengarkan apapun yang aku katakan padanya. Aku harus bekerja keras untuk mengubahnya menjadi manusia.” Ucap Da Hyun penuh kebencian.

Tapi lagi – lagi Da Hyun mengubah wajahnya menjadi manis saat berbicara dengan Ji Soo. Mungkin dia tak perlu menemuinya hari ini, jadi sebagai songsaengnim.. bukan.. sebagai Presiden Fanclub maka dia akan mentraktirnya makanan enak.


Setelah rapat usai, Jae In melihat ponselnya yang sudah menerima panggilan dan pesan emoticon kemarahan dari Da Hyun. Dia reflek tersenyum melihat emoticon kiriman Da Hyun.
Ketua Tim Kang ikut tersenyum melihat wajah sumringahnya. Deputy Han berniat memberitahukan jam makan siang Jae In. Ketua Tim Kang memberikan isyarat agar mereka tidak mengganggu Jae In untuk sekarang.

16 Responses to "SINOPSIS Something About 1% (2016) Episode 4 Bagian 1"

  1. Menunggu sinopsis ini terus. Ceritanya ringan, jadi ikut ngikik2 juga klo ada yg lucu dan manis. :D

    ReplyDelete
  2. asik keluar juga akhirnya sinopsisnya
    setelah menunggu lama....
    thanks yach
    anastasia

    ReplyDelete
  3. Setelah yg lain khatam..sinop ini yg paling ditunggu, gomawo atas kerja kerasnya ya min..ceritanya ringan, ga jelimet dan ga panjang episodenya

    ReplyDelete
  4. lucuu bangeeeeeet..lanjuutmb...penasaran bangeet

    ReplyDelete
  5. lucuu bangeeeeeet..lanjuutmb...penasaran bangeet

    ReplyDelete
  6. Bagian 2 di tunggu

    ReplyDelete
  7. Mana sinopsis ep 4 bagian 2 ny
    Di tunggu
    Udah gak sabar ni..

    ReplyDelete
  8. Mana sinopsis ep 4 bagian 2 ny
    Di tunggu
    Udah gak sabar ni..

    ReplyDelete
  9. D kebut dong, udah pnasaran ni. Blum dpt film'ny, jdi pnasaran bgtz ...
    D tnggu chingu, gomawo .... :)

    ReplyDelete
  10. Part 2 nya dong please...Uda penasaran nih...Thanks

    ReplyDelete
  11. Sempet maju mundur mau nonton karna episode 1-2 sedikit gimana gitu gak terlalu suka sama backsound dan pencahayaannya tapi tetep penasaran gimana ceritanya ahahahahahaha makasih ya udah buat sinopsisnya tetep semangat !!

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^