SINOPSIS W – Two Worlds Episode 12 Bagian 1

SINOPSIS W – Two Worlds Episode 12 Bagian 1
Sumber gambar dan konten: MBC


“Apa suami yang tiba – tiba meninggalkanmu adalah aku?” tanya Chul.

Yeon Joo masih terpaku menatap Chul. Namun sesuatu yang aneh terjadi saat itu juga, sebuah porta muncul dihadapan mereka dan segala benda didunia Chul terhenti. Chul sama sekali tak merasa aneh, hal aneh memang sudah terlalu banyak mengelilinginya. Dia meraih tangan Yeon Joo, “Sangat sulit bagimu untuk menjelaskan? Kalau begitu, ayo cari tahu sendiri.”

Chul menggandeng tangan Yeon Joo melewati portal.




Mereka berdua sampai ke ruang kerja Sung Moo dan Chul segera mengenalinya sebagai studio milik Sung Moo. Dia memperhatikan ke arah cincin yang beralih fungsi menjadi bandul kalung. Dia meraihnya dalam diam.

Yeon Joo meminta maaf karena dia sama sekali tak tahu kalau komiknya terbawa sampai kedunia Chul. Dia tak ada niatan untuk menjelaskan apapun. Dia akan merasahasiakan semuanya karena keinginan Yeon Joo hanya satu, ending yang bahagia untuk Chul.


Soo Bong masih memohon pada Seok Beom untuk menemaninya sampai Yeon Joo kembali. Seok Beom jelas menolak, mereka bahkan tak tahu kemana Yeon Joo pergi dan tak tahu kapan akan kembali. Dia akan kembali ke RS.




Setelah melihat foto Yeon Joo dan Ayahnya, Kang Chul menanyakan keberadaan Sung Moo. Yeon Joo sempat khawatir, kenapa?

Chul meyakinkan bahwa dia tak akan menembak Ayah Yeon Joo lagi. Hanya orang bodoh yang melakukan kesalahan yang sama untuk kedua kalinya. Yeon Joo menjelaskan bahwa ini semua bukan ulah Ayahnya. Dia bukan yang menggambar semua ini, dia tak mengkhianati Chul.



Mereka membuka pintu tempat Ayah Yeon Joo dibaringkan. Kang Chul heran, kenapa dikunci?

“Kau akan melihatnya sendiri.”

Chul dibuat terkejut dengan wajah Sung Moo yang telah menghilang. Dia tanya, apa yang telah terjadi?

Yeon Joo tak bisa menjelaskan apapun, setelah dua bulan didunia webtoon dan kembali kedunia nyata setelah beberapa jam. Ayahnya sudah begini. Yeon Joo mulai kelelahan dan mungkin terlalu stres memikirkannya, dia pun pingsan.

Dengan sigap, Chul menahan tubuh Yeon Joo yang hampir terhuyung ke tanah.



Seok Beom dan Soo Bong masuk ke dalam rumah sambil terus ngedumel satu sama lain. Soo Bong langsung terhenyak kaget melihat pintu kamar Sung Moo terbuka dan sesosok pria keluar dari sana. Itu hanya Chul yang membopong Yeon Joo yang pingsan.

“Bisa tolong aku? Dia pingsan.” Pinta Chul.



Chul pun meletakkan Yeon Joo kedalam mobil, kau tak apa – apa?

Yeon Joo mengaku kalau dia hanya kelelahan karena melewati waktu yang sangat cepat didunia Chul. Chul bangkit untuk meninggalkan Yeon Joo namun Yeon Joo menahannya. Apa kau mengingatku? Apa kau mengingat segalanya sekarang?

“Tidak. Aku hanya mengasumsikan perasaan Kang Chul dalam komik. karena kau tidak berubah,  Aku yakin aku akan segera tahu pesona aneh apa yang kau miliki.”

Kang Chul meminta Seok Beom untuk menjaga Yeon Joo dengan baik. Dia akan segera menyusul setelah urusannya terselesaikan.



Chul kembali masuk dan bertemu Soo Bong yang gelagapan bertatapan langsung dengan Kang Chul. Saat ditanya siapa namanya, Soo Bong menjawab bak komandan pramuka. Chul meminta maaf telah menggunakan sepatu milik Soo Bong, dia datang kesana tanpa menggunakan alas kaki.

Soo Bong mengangguk dengan takut, kita pernah bertemu sebelumnya. Dihalaman. Saat itu Kang Chul membawa sepucuk pistol dan berjalan keluar studio dengan tatapan kosong.

“Maafkan aku.”

“Maaf saja tidak cukup.”

“Aku meminta maaf karena aku tak ingat. Adegan itu tak ada dalam komik.” Hahaha. Soo Bong yang terlupakan. Chul pun kemudian bergegas menuju ruang kerja Sung Moo, dia meminta drive PC pada Soo Bong.


Kang Chul menatap PC –nya, dia ingat didalam komik si penjahat ikut keluar ke dunia nyata melalui portal yang ia gunakan.

Soo Bong memberikan beberapa slot drive PC. Chul bergegas membuka komuternya dan mengatakan bahwa kesalahan yang sama tak boleh terjadi dua kali. Soo Bong awalnya khawatir kalau Chul tak akan kembali ke dunia –nya lagi, tapi kemudian ia ingat kalau Chul adalah sarjana tehnik komputer.



“Apa yang terjadi pada Oh Sung Moo?”

Soo Bong mengaku semua itu terjadi ketika ia kembali dari membeli camilan. Wajah Oh Sung Moo menghilang lalu menggambar sesuai instruksi penjahat. Kemudian Yeon Joo datang dan ikut menghilang juga. Keadaan disana sangat kacau. Soo Bong bergidik ngeri, dia takut akan menjadi sasaran selanjutnya.



Soo Bong menjulurkan tangan meminta bersalaman. Dia adalah fans berat Kang Chul. Chul meraih uluran tangan Soo Bong. Soo Bong kemudian menceritakan kalau ia yang sudah menggambar penthouse Chul dan juga stasiun tv. Dia melakukannya selama 3 tahun menggambar latar tempat. Luar biasa, ‘kan?

Chul hanya menjawab ucapan Soo Bong dengan senyum kecil diujung bibirnya.

Soo Bong kemudian pergi untuk mengambilkan segelas air.


Chul berfikir keras setelah berhasil mengganti driver PC dan bertepatan saat itu juga portal lenyap. Dia masih memikirkan langkah selanjutnya untuk bisa mengakali semua ini. Ia bertanya pada Soo Bong mengenai komik W, dia ingin melihat volume 34 agar bisa mengetahui kelanjutannya.

Soo Bong kemudian memberikan flashdisk yang dibuat oleh Kang Chul untuk Sung Moo. Chul masih mengingat segalanya berdasarkan komik yang ia baca.

Soo Bong kemudian memberitahukan bahwa Guru Oh sebenarnya telah membuat rancangan cerita untuk mengakhiri kisah W. Ia pun memberikan sketsa yang telah dibuatnya.


Chul kembali merenung setelah selesai membaca komik W dan juga surat yang ia berikan pada Sung Moo. Semuanya masih belum menemukan jalan dan Chul belum bisa menemukan caranya.



Chul memutuskan untuk melihat Sung Moo yang masih tidur diranjangnya. Dia kembali teringat dengan ucapan Sung Moo di komik W yang mengatai Chul hanya karakter kartun dan dia penciptanya.

“Bagaimana bisa kau menyebut dirimu sebagai pencipta? Kenapa aku sangat kecewa saat itu sampai ingin menembakmu? Kau juga bukan apa – apa?”



Chul sudah selesai merombak isi PC kemudian ia menyalakannya. Kang Chul waspada dengan menggunakan pistol yang ia arahkan ke PC.

Penjahat tersadar dan keadaan disekelilingnya sudah berhenti. Gelas masih melayang diudara, ia pun marah besar. Penjahat merasa diawasi, dia pun bertanya, siapa kau?

“Coba tebak. Siapa aku?” tanya Kang Chul.

Chul mengatakan bahwa dunia komik sekarang sudah terhenti. Penjahat yang sering menggunakan pistol untuk menembak, tak akan ada lagi yang bisa ia tembak. Portal telah ia lenyapkan. Bagaimana rasanya hidup sendirian? Bukankah kau lebih baik mati?



Penjahat tertawa remeh mendengar ucapan Kang Chul. dia sama sekali tak perlu mati, yang perlu ia lakukan hanya menunggu. Menunggu tokoh utama yang sudah menjadi buronan dan penjahat menghilang. Setelah Chul menghilang, semuanya akan kembali bergerak seperti semula.

Giliran Chul yang terdiam, dia kembali melihat tanda aneh dengan tangannya yang kembali transparan seolah hampir lenyap.

-oOo-


Yeon Joo terbangun dari tidurnya. Ia mencari – cari ibu tapi tak menemukan seorang pun dirumah. Yeon Joo teringat dengan pertemuannya bersama Kang Chul semalam, apa semua itu hanya mimpi?

Ponsel Yeon Joo berdering, ia mencari – cari keberadaannya.


“Halo?”

“Halo, bagaimana keadaanmu? Halo? Kau bisa mendengarku?”

Yeon Joo masih tertegun tak percaya, ya. Aku dengar. Kau ada dimana sekarang?

Chul mengaku bahwa ia berada didekat studio Sung Moo. Dia mendapatkan nomor ini dengan menggunakan identitas Soo Bong. Jadi Yeon Joo bisa menyimpannya. Yeon Joo masih ragu, kau menelfon dari dunia ini?

Chul tersenyum. Kalau dia ada didunia komik, bagaimana ia bisa menghubunginya? Chul mengajak Yeon Joo untuk berkencan. Dia sudah mempelajari semuanya dari dalam komik. Ia tak tahu banyak mengenai Yeon Joo tapi Yeon Joo sangat mengenalnya. Jadi biarkan dia mengenal Yeon Joo lebih dalam. Ayo kencan?



“Aku akan menjenguk ayahku.”

Chul mengatakan kalau mereka bisa membicarakan mengenai Sung Moo ketika bertemu. Dia akan menghubungi Yeon Joo ketika sudah berada didekat rumahnya.



Yeon Joo masih melongo tak percaya, ia kembali menghubungi Kang Chul untuk kembali memastikan nomornya. Tapi, ia mendapat uang dari mana untuk membeli ponsel?

“Dari Soo Bong. Bisa kau membayar hutangku padanya? Aku meminjam cukup banyak dari dia.”

“Memangnya aku bank-mu atau semacamnya?” protes Yeon Joo.

“Kau ingin aku melakukan kejahatan? Saat aku bangkrut, aku membelikanmu pakaian dan es krim.”

“Aku tidak bilang apa-apa. Aku hanya bertanya.” Ucap Yeon Joo mematikan sambungan ponselnya.


Yeon Joo kembali menghubungi Kang Chul, dia meminta waktu 1 jam sebelum dia datang. Kang Chul pun mengiyakan saja permintaannya.



Yeon Joo menghubungi Soo Bong dan Soo Bong memberitahukan bahwa Chul meminjam uang sebesar 1juta won. Yeon Joo mengeluh karena hutangnya sangat banyak, tapi dia berjanji akan menggantinya.

“Tak usah. Aku yakin dia akan menggantinya sendiri. Kau tak akan bisa menanggungnya, dia punya banyak uang.”

“Iya, aku akan bangkrut.”

Soo Bong menanyakan kelanjutan akan hidup mereka kedepannya, apa semua ini akan baik – baik saja? Yeon Joo tak terlalu yakin tapi saat dia di dunia komik, semuanya berjalan biasa saja.

“Ngomong – ngomong noona, aku melihat tangan Chul aneh.”




Saat itu, Soo Bong tengah memberikan uang yang akan Chul pinjam. Namun ia sangat terkejut saat melihat tangan Chul berkedip aneh. Chul menanggapi dengan santai, ini semua terjadi karena dia tak bersikap seperti tokoh utama. Chul meminta agar Soo Bong merahasiakan hal ini dari Yeon Joo.


Soo Bong merasa kalau semua ini mirip dengan kejadian yang menimpa Soo Hee. Dia menyuruh Yeon Joo tak memberitahukan Chul bahwa ia telah membocorkan masalah ini.

Soo Bong mengeluh ketika panggilan sudah berakhir, uangku mungkin tak akan kembali.



Bel rumah berbunyi, Yeon Joo mengira ibunya telah kembali namun ternyata tamunya adalah Chul. Dia mengaku ingin melihat kehidupan sehari – hari Yeon Joo. Dia tahu dari Soo Bong bahwa ibunya tak ada dirumah saat ini.


Yeon Joo curi – curi pandang melihat tangan Chul, dia bisa menghembuskan nafas lega karena tak menemukan kejanggalan. Chul memuji rumah Yeon Joo yang tampak nyaman, ini seperti tempat tinggalnya yang dulu.

“Kenapa kau datang tiba – tiba? Aku masih belum siap.”

“Bersiaplah. Aku akan menunggumu diluar.”


Secara mengejutkan, Kang Chul meminta Yeon Joo untuk melepaskan pakaian yang tengah ia gunakan. Didalam komik ada hal semacam itu dan membuatnya frustasi karena dia tak bisa ingat. Mereka berciuman sebanyak lima kali dan Yeon Joo pernah tel*njang dihadapannya. Bolehkan mereka mengulanginya?

Yeon Joo melongo, kau bercanda, ‘kan?

“Aku sangat serius.”

Yeon Joo cuma menatap Chul lalu mengabaikan permintaan konyol itu.



Kang Chul tersenyum ketika melihat hiasan di dinding Yeon Joo menunjukkan potongan komik yang menunjukkan kemesraan mereka. Yeon Joo kembali kekamarnya dengan heran, apa yang kau lakukan?

“Terimakasih.”

“Untuk apa?”

“Karena kau selalu mengingatku dan tak pernah melupakanku.”

Yeon Joo sempat terdiam saat mendengar ucapan Kang Chul itu. Dia kemudian mengatakan penyesalannya karena tak bisa mengabadikan kebersamaan mereka dan berfoto bersama.


Yeon Joo buru – buru membereskan tempat tidurnya yang berantakan dan pakaian dalam dimana – mana. Kang Chul menyindir kalau suami Yeon Joo pasti belum pernah datang kekamarnya. Suami Yeon Joo kan penggila kebersihan. Kalau dia tahu istrinya berantakan, dia mungkin akan pirik dua kali untuk menikahinya.

Ini salahmu! Yeon Joo dengan cemberut mengaku tak sempat membereskan kamar karena berfikir Kang Chul sudah mati. Dia juga penggila kebersihan tahu!

Kang Chul tersenyum, “Aku sudah melihat semuanya, Jadi aku akan keluar dan menunggu. Keluarlah saat kau siap.”

-oOo-



8 Responses to "SINOPSIS W – Two Worlds Episode 12 Bagian 1"

  1. Yaaakkkkss
    ini buat aku greget banget masa
    tpi disisi lain apa iya chul bakal ngilang :(

    semangatnya lanjutin part 2

    ReplyDelete
  2. Akhirnya .. dr td bolak balik kyk setrikaan ..
    smgt di tunggu part 2 nya

    ReplyDelete
  3. yeeyy slah stu sinop ksukaan ak udh d post, makasih min 😊
    d blog ni ak suka 3drakor. Moonligth*****, W and Cinderella******. soalny sinop ny lmayan komplit.
    smangat min for next..

    ReplyDelete
  4. pengeen buruan baca part 2nyaa :'))) Semakin lama ini drama semakin menarik dan gak ketebak. Seneng baca sinop disini alurnya jelas enak dibaca. Semangaat lanjutin part 2nyaa. Ku tunggu :D

    ReplyDelete
  5. Sukaa,jd mkn penasaran,di tunggu part 2 nya,semangat mba bikin sinoosis nya di tunggu

    ReplyDelete
  6. Ayoo mba, dLanjutkn sinopsis'y..hrs'y klo rabu jam 8 part 2 udh posting, koq ini bLom yAch?? Fighting..para readers udh mnunggu nih ^^hehe ga sabarr

    ReplyDelete
  7. Suka sama chul di eps ini,lebih kalem tp sweet bikin senyum-senyum gene...

    ReplyDelete
  8. gereget sendiri liat nih pasangan😁😁😁
    kangchul bner2 njiir otaknya udah kresek2 ngeres😁😁😁😁 tpi ttep ganteng kokπŸ˜‰πŸ˜‰
    lanjuuuut part2nya😁😁

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^