SINOPSIS Scarlet Heart: Ryeo Episode 6 Bagian 2

SINOPSIS Scarlet Heart: Ryeo Episode 6 Bagian 2
Sumber gambar dan konten: SBS


Ratu Yoo mendatangi Raja yang tengah sibuk dengan gulungan perkamennya. Dia marah kenapa Raja memilih seorang istri saat ini. Lebih buruknya lagi, Raja sangat terburu – buru sampai seranjang sebelum pesta sebenarnya dilangsungkan. Apa ini semua Raja lakukan karena masih menaruh curiga padanya atas rencana pembunuhan Putra Mahkota tempo lalu?

Raja Seonjo meminta Ratu Yoo untuk mengerti tempatnya saat ini. Dia sendiri masih belum begitu memperayainya. Dia mengklaim melakukan semua ini demi membantu keluarga Hae. Cara satu – satunya hanya dengan menikahi gadis dari keluarga mereka.

Ratu Yoo meninggalkan ruang Raja dengan marah. Raja Seonjoo juga terlanjur dongkol, ia ingin kembali melanjutkan pekerjaan namun hatinya sudah terburu kesal.

Dalam tandu, Hae Soo masih terus memikirkan nasibnya yang kini berubah makin tak jelas. Apa dia benar – benar akan menikah dengan Raja Seonjoo? Tinggal di jaman Goryeo saja sudah seperti hal yang tak mungkin.

Hae Soo mencoba mengatur nafas dan menenangkan dirinya. Jangan panik! Kau harus tetap tenang!

Diistana Damiwon, Dayang Oh tengah melakukan persiapan. Seorang dayang datang dengan tergesa – gesa sambil memberitahukan bahwa Ji Mong telah membawa calon istri baru Raja. Dayang Oh bertanya, kapan? Siapa dia?

Ji Mong membawa Hae Soo menuju ke Damiwon, disinilah tempat dimana mereka akan mempersiapkan pernikahannya. Hae Soo berkata kalau dia tak mendengar masalah pernikahan ini. Bisakah kau memberitahukannya kalau mungkin ada sebuah kesalahan?

“Kau ingin menolak menikahi raja?”

Entah Raja atau kakeknya, Hae Soo sebenarnya tetap tak mau kalau harus menikah dengan pria yang tak ia kenali.

Ji Mong bergegas menyela ucapan Hae Soo dengan menyapa kehadiran Dayang Oh. Dia memperkenalkan Hae Soo sebagai Putri Keluarga Hong Ha Jin Hae. Karena Dayang Oh sudah ada disana, dia akan permisi pergi.

Dia lalu berbicara lirih dihadapan Hae Soo, “Ikuti saja takdirmu.”

Dayang Oh menanggapi dingin, dia menyuruh Ji Mong tak bersikap rendah diri dihadapannya. Ia kemudian memerintahkan dayang untuk membawa Hae Soo. Hae Soo sempat bingung namun Ji Mong mengisyaratkan agar dia mengikuti saja apa yang Dayang Oh perintahkan.

Ji Mong menggeleng, “Dia benar – benar sulit. Apa yang Raja lihat dari wanita seperti dia?”

Dayang Oh memberikan instruksi agar Hae Soo melepaskan bajunya, dia akan melakukan pemeriksaan. Hae Soo meminta penjelasan kenapa ia harus melakukannya? Dayang Oh berkata kalau seorang wanita yang memiliki bekas luka tidak bisa menjadi istri Raja.

Hae Soo mendekap dadanya dengan ngeri, dia meyakinkan tak memiliki bekas luka. Dia tak suka orang lain melihat tubunya bahkan ia tak pernah pergi ke pemandian air umum.

Dayang Oh tak menerima bantahan, dayangnya langsung mencekal tubuh Hae Soo dan memaksanya melepaskan baju. Dia menambahkan bahwa Hae Soo akan tinggal dan berbagi kamar dengan Raja disini.

Hae Soo mencoba berontak namun tangannya dijagal sana – sini oleh para dayang.

Ratu Yoo membahas mengenai pernikahan Raja yang akan segera dilaksanakan. Apakah Ratu Hwangbo tak ingin menghentikannya? Ratu Hwangbo dengan ikhlas membiarkan, lagipula Raja melakukan semua itu demi sebuah alasan.

Entah memuji atau menyindir, Ratu Yoo berkata kalau Ratu Hwangbo selalu membawa tasbih budha dan sekarang ia bersikap seperti malaikat. Ratu Yoo menambahkan bahwa Raja sudah punya 29 selir. Seharusnya dia memikirkan keluarga sebelum melakukan hal ini, apa dia berencana membagi negara ini menjadi 25 bagian saat dia meninggal nanti?

“Kenapa kau bilang seperti itu?” tanya Ratu Hwang Bo.

Ketika tengah berbincang, Jung datang dengan sangat tergesa – gesa. Ia memberikan salam pada Ratu Hwangbo dan langsung mengatakan tujuannya datang kesana. Hae Soo adalah gadis yang akan Raja nikahi. Ia memohon agar Ibunya bisa menghentikan pernikahan ini.

“Kau terlihat santai. Apa ini karena dia seseorang yang kau kenal?” tanya Ratu Yoo pada Ratu Hwangbo.

Ratu Yoo menyuruh putranya tak usah ikut campur dengan pernikahan Raja. Jung masih membujuk soalnya Hae Soo tak ingin menikah dan dipaksa oleh keluarganya.

Tak lama berselang, tinggal Wook yang masuk ke dalam ruangan. Jung menebak kalau Wook juga akan membujuk untuk membatalkan pernikahan Hae Soo.

Ratu Yoo menatap Wook menaruh curiga, apa pernikahan ini benar – benar mengganggumu?

Wook membenarkan, dia telah menganggap Hae Soo seperti adiknya sendiri. Ratu Yoo mengangkat alisnya ketika bicara dengan Wook, ini adalah pernikahan Raja. Dia penasaran kenapa Wook sampai harus memikirkannya.

Setelah keributan itu, giliran Yeon Hwa datang dengan terburu – buru menemui Ratu Hwangbo.

Baek Ah masih membujuk So untuk membantunya melepaskan Hae Soo. So menolak permintaan tersebut, Hae Soo sendiri yang telah memilihnya. Biarkan dia mengurus dirinya sendiri. Seharusnya dia bisa lari kalau dia mau saat itu tapi sayangnya saat ini sudah tak ada cara untuk menghentikannya.

So merasa sedikit aneh, apa jangan – jangan kau menyukainya?

“Tidak. Hanya saja, dia sedikit spesial untukku.” Jelas Baek Ah.

FLASHBACK

Jadi kedekatan antara Baek Ah dan Hae Soo terjalin setelah kematian Nyonya Hae. Mereka berdua sering minum bersama dan suatu ketika Hae Soo bertanya kenapa Baek Ah tak pernah mengungkapkan perasaannya pada Nyonya Hae?

Baek Ah mengaku kalau Ibunya adalah keluarga kerajaan shilla yang telah gugur. Meskipun dia seorang Pangeran tapi levelnya berbeda. Tidak dalam posisi yang bisa meminang Myung Hee.

Haish, Hae Soo malas harus mendengar masalah semacam ini. Berhenti memperlakukan manusia seperti barang. Tunggu seribut tahun lagi dan tak akan ada kasta semacam itu. Tidak ada yang orang yang lebih darinya.

Baek Ah panik menyumpal mulut Hae Soo. Hae Soo yang masih mabuk terus nyerocos menasehati.

Hae Soo memperingatkan bahwa kehidupan itu bisa sangat tiba – tiba, hari ini dia baik – baik saja tapi mungkin besok dia akan mati. Atau dia bisa jatuh dari langit dan muncul ditempat seperti Goryeo ini.

“Jadi, ikuti saja hatimu dan hiduplah. Lakukan apapun yang kau mau dan jalani hidupmu seperti yang kau inginkan. Oke?”

Baek Ah sepertinya kagum mendengar cara pandang yang Hae Soo katakan. Dia mengikuti gerakan tangan Hae Soo membentuk tanda OK. Baek Ha kikuk, okey..

FLASHBACK END

So terkejut mendengar penuturan Baek Ah, dia diam saja ketika mendengar Hae Soo mengatakan hal semacam itu.

Baek Ah rasa tak ada yang salah dengan ucapannya. Di Goryeo ini, memang hubungan keluarga yang sangat dipentingkan. Mereka akan diperlakukan dengan baik kalau berasal dari keluarga terpandang dan juga memiliki ketampanan. Mereka hanya mendapatkan pengakuan ketika bisa menikah dengan orang yang tepat. Lalu bagaimana dengan orang biasa?

So balik menanyakan rencana Baek Ah, apa dia ingin mengubah negeri ini?

Simple, Baek Ah hanya menginginkan sebuah kebebasan. Dia juga ingin melihat bagaimana Hae Soo seorang gadis yatim piatu harus bertahan di Goryeo. Kalau dibiarkan, Raja mungkin tak akan menemui Hae Soo lagi. Dia akan tersiksa dan mati disini.

Pemeriksaan telah usai, Dayang Oh mempersilahkan agar Hae Soo bisa mandi. Dia akan menjadi istri Raja ketika hari telah petang. Dayang Oh mengajaknya untuk bangkit.

Hae Soo sontak kesal, dia ingin menyendiri sejenak. Bahkan ia sama sekali belum bisa mencerna semua ini. Dayang Oh akhirnya mengalah, dia akan mempersiapkan tempat mandi untuk Hae Soo.

Hae Soo langsung kesal memikirkan sebuah pernikahan apalagi harus sekamar bersama. Dia kemudian ingat dengan terowongan rahasia dimana ia bisa masuk ke pemandian para pangeran. Dia yakin tempatnya ada disini.


Hae Soo berlarian menghindari para dayang untuk sampai ke terowongan rahasia. Akhirnya dia bisa melewati beberapa dayang dan berhasil mendekati tempat pemandian.

Celakanya, ketika ia keluar dari persembunyian rombongan Dayang Oh malah sudah berdiri dihadapannya dan menatap Hae Soo dengan tajam.

Ditempat lain, So tengah mencekik leher Ji Mong dengan kesalnya. Dia itu seperti seekor kelinci yang selalu menggali dua lubang agar bisa menjaminnya lolos. Dia yakin kalau Ji Mong tak hanya memiliki satu rencana, dia memaksanya untuk memberitahukan rencana cadangan milik Ji Mong.

Kasim melaporkan bahwa keluarga Hae telah menyerahkan puteri mereka. Disini Raja Seonjoo baru sadar kalau Hae Soo yang dimaksud adalah sepupu istri putra kedelapannya. Raja mendesah, kenapa harus gadis itu? Mereka sungguh serakah.

“Apa anda ingin membatalkan pernikahan?”

Raja pikir semuanya akan semakin rumit kalau mereka harus mencari gadis pengganti. Jadi, Raja memutuskan untuk melakukannya saja.

Hae Soo duduk memainkan jemarinya sendiri dengan gugup.

Raja Seonjoo dalam perjalanan namun perjalanannya harus tertunda karena Wook bersujud menantikan kehadirannya. Dia bertanya alasan seorang pria pandai seperti Wook ingin menghalangi jalannya?

Wook mengatakan bahwa keluarga kerajaan sudah memiliki banyak ipar. Keluarga besar lain mencoba terus menekan keluarga kerajaan. Lalu untuk alasan apa Raja mencoba membawa sebuah keluarga masuk kedalam istana?

Raja Seonjoo ingin menghentikan pertikaian antara keluarga Hae dan Khitan. Lalu apa alasan Wook menghentikan pernikahan ini?

Wook tak tahu harus bagaimana menjawab pertanyaan Raja.

Untungnya So datang dan menyarankan Raja untuk menggunakan cara lain. Dia mendengar dari seorang saksi kalau keluarga Hae telah melakukan sebuah konspirasi. Mereka harus menghukum keluarga Hae dan melepas perbatasan dengan keluarga lain.

So rasa masih ada cara lain tanpa harus menikahi Hae Soo. Rekonsiliasi juga masih dimungkinkan untuk menghentikan semua ini.


Raja malah serasa terpancing, dia memutuskan untuk tetap menikahi Hae Soo. Kalau dia ingin menghukum keluarga yang melakukan konspirasi maka dalam waktu sehari pun pasukan sudah bisa berada diperbatasan.

Jika dia ingin menghukum keluarga Hae, apa dia tak takut dengan keluarga besar lainnya? Raja menyuruh mereka jangan mencari – cari alasan untuk melakukan tindakan. Dia harus mencari alasan yang baik untuk menghentikannya. Sayang, alasan mereka tak cukup bagus.

Hae Soo bangkit dari tempat tidurnya dan mendengarkan pembicaraan Raja dan Pangeran tak bisa menentangnya sama sekali. Raja melewati Hae Soo dan hanya meliriknya sejenak tanpa menaruh ketertarikan.

Suara benda terjatuh menghentikan langkah Raja. Ketika ia menoleh, ia mendapati tangan Soo memegang pecahan vas dan melukai tangannya sendiri.

Hae Soo berbicara dengan suara bergetar kesakitan, dia mendengar kalau Raja tak bisa menikah dengan wanita yang memiliki luka. Sekarang dia telah membuat luka ditubuhnya jadi biarkan dia pergi.

Raja sempat memperhatikannya dalam diam namun akhirnya tertawa dan tak bisa memungkiri keberanian Hae Soo. Dia menyuruh Kasim untuk membawa paman Nyonya Hae kedalam.

Hae Soo yang terluka tak bisa menopang tubuhnya yang lemas. Ia pun terhuyung ke lantai namun Wook bergegas menangkapnya. Dia membopong Hae Soo keluar istana. Disana sudah ada para pangeran yang tengah menantinya. Mereka pun langsung senang ketika tahu pernikahan dengan Raja dibatalkan.

So masih berjalan tertinggal dibelakang, dia memperhatikan mereka dalam diam. Sama ketika ia melihat Hae Soo roboh, dia seolah ingin menangkapnya namun memutuskan untuk diam dan membiarkan Wook yang membopong Hae Soo.



Saat tak sadarkan diri, Hae Soo mengalami mimpi tenggelam dalam air. Ia melihat mimpi yang menunjukkan kematian Raja Seonjo. Setelah itu ia melihat Raja ke –empat Goryeo, Raja Gwangjong jatuh ke lantai dengan pisau ditangannya.

Wajah Raja Gwangjong terlihat buram karena Hae Soo tak ingat Pangeran siapa yang menjadi Raja. Yang ia ingat, salah seorang pangeran telah membunuhnya demi merebut tampuk kekuasaan.

Hae Soo bertanya – tanya, “Pangeran siapakah?”

Ketika Hae Su tersadar, dia harus berhadapan dengan Dayang Oh yang sudah duduk disampingnya. Dayang Oh mengkonfirmasi bahwa Hae Soo masih hidup, dia belum mati hingga masih berada diistana.

Sontak Hae Soo terkejut, berarti dia tak bisa keluar dari istana kecuali sudah mati?

Dayang Oh mengatakan bahwa luka dipergelangan Hae Soo cukup dalam sehingga meninggalkan bekas. Dia tanya memangnya Hae Soo sangat benci menjadi istri Raja? Dia bisa hidup dengan kaya.

“Bagaimanapun hidupku, aku punya hak untuk memilih.”

Dayang Oh tahu, begitulah cara pikir anak muda. Dia memberitahukan kalau Hae Soo akan menerima hukuman. Hae Soo sama sekali tak menyesal, dia akan membayar apa yang telah ia perbuat.

Ketika Dayang Oh keluar, ia berpapasan dengan Wook yang masih menanti didepan pintu. Wook kemudian masuk keruangan Hae Soo, dia duduk kemudian meraih pergelangannya yang terluka. “Semua baik – baik saja sekarang. Semua telah berakhir.”

Raja membatalkan pernikahan karena luka dipergelangan tangan Hae Soo. Keluarga Hae juga sudah tak akan memaksa Hae Soo untuk menikah. Hae Soo tak bisa menahan tangisnya, mungkin sebuah tangis yang menunjukkan kelegaan.


“Semalam aku merasa, menyedihkan..” ucap Wook lirih setengah berbisik. Menyedihkan. Menyedihkan. Dan menyedihkan.

Hae Soo menatap Wook dalam meresapi setiap perkataannya.

Wook merasa seperti orang jahat. Dia berdoa pada istrinya yang meninggal bahwa ia akan memberikan kasih sayang pada Hae Soo jika ia kembali, kasih sayang yang tak pernah ia berikan pada istrinya. Aku meminta maaf dan berdoa agar Hae Soo bisa kembali padanya. Aku memohon padanya. Kalau sampai kau menjadi istri Raja, aku tak akan pernah memaafkan diriku sendiri.


Hae Soo tak akan melakukan perpisahan semacam itu. Hae Soo mulai menangis dan Wook menenangkannya, ia memeluk Hae Soo penuh kasih sayang. Suara lembut seolah berbisik Wook meredam ketakutan Hae Soo, hal semacam ini tak akan terjadi lagi. Tak akan.

Diistana, Ji Mong mempertanyakan mengenai nasib Hae Soo. Raja sendiri merasa kasihan padanya tapi tak bisa dipungkiri bahwa ia telah melanggar perintah. Dia akan menjadikannya sebagai budak.

Ji Mong menyarankan agar menjadikan Hae Soo sebagai dayang saja, Ratu Yoo dan Ratu Hwangbo menginginkannya.

Raja kesal sendiri, dia yakin kalau Ji Mong menawarkan ini karena permintaan anaknya. Apa sebenarnya hubungan gadis itu dengan pangeran? Bahkan Pangeran ke -4 dan Pangeran ke -8 juga terlihat. Raja tak ingin timbul masalah lebih banyak.

Ji Mong berkata kalau Dayang Oh juga menginginkannya. Dia katanya banyak mengetahui tentang riasan. Jadi ia pikir hal itu akan berguna untuk istana. Mendengar Hae Soo akan dikirim ke Hamiwon, dia sepertinya setuju dengan usulan tersebut. Dimana gadis itu?


Kini Hae Soo tengah bersama dengan Wook, keduanya sedang berjalan – jalan ditaman bunga yang indah. Wook melihat luka yang ada dipergelangan tangan Hae Soo, dia langsung meraihnya dengan sedih dan menyembunyikan perbannya menggunakan lengan baju.

Terdengar suara pembicaraan mereka, Hae Soo mengajaknya untuk berkunjung ke makam Nyonya Hae. Wook menyarankan untuk datang bersama, lagipula dia memerintahkan untuk menjaga Hae Soo. Myung Hee pasti senang ketika mereka datang bersama.

Ji Mong datang. Wook bergegas melepaskan tangan Hae Soo dan menyapanya. Ji Mong memberitahukan bahwa Hae Soo bebas dari hukuman dan bertugas untuk menjadi dayang. Hae Soo cukup senang dengan keputusan itu, dia bahkan mendengar bisa mendapatkan gaji. Dia bisa menanggung hidupnya sendiri kalau begitu.

Ji Mong berkata kalau Hae Soo tetaplah seorang bangsawan, dia akan menerima perlakuan yang berbeda. Mungkin kalau ia mau bekerja keras, Raja bisa membiarkannya menikah suatu hari nanti. Atau malah bisa melakukan perjalanan.

Ji Mong berjalan meninggalkan mereka berdua. Hae Soo meminta Wook tak perlu khawatir, dia cukup pintar dan cepat belajar. Dia akan menjadi seseorang yang dibutuhkan.

Wook berjanji akan menemuinya setiap hari. Dia kemudian memperhatikan kondisi sekitar dan memberikan secarik kertas dengan malu – malu pada Hae Soo.

Hae Soo menerimanya. Rupanya Wook memberikan balasan emoticon Hae Soo \^o^/ dan ia bahkan memperagakannya dengan canggung dihadapan Hae Soo.

Tak lama setelah itu, rombongan para pangeran datang dan langsung mengerubuti Hae Soo dengan girangnya. Sedangkan So memilih memperhatikan mereka dari kejauhan.

Mereka semua berbicara dengan semangat, mengkhawatirkan kondisi Hae Soo. Namun Hae Soo malah sibuk dengan pikirannya sendiri. siapa diantara mereka yang menjadi Gwangjong dan membunuh saudaranya sendiri?

Hae Soo memperhatikan mereka satu persatu. Dia menatap Wook (atau So? Soalnya dia berdiri segaris sama Wook) dengan terkejut, itu tak mungkin...

Hae Soo akhirnya berjalan pergi menuju Hamiwon. Dia menunduk sekilas pada So dan tidak menatap wajahnya. Disisi lain, So terus memperhatikan Hae Soo terutama pergelangan tangannya yang masih dibalut oleh kain.

Kini Hae Soo harus bekerja di Hamiwon, semua dayang disana menatap Hae Soo dengan aneh. Tak ada tatapan bersahabat diantara mereka apalagi ketika Hae Soo harus berpapasan dengan Dayang Oh. Dia tampak menyeramkan.


-oOo-
 Rasanya kesel banget, subtitle hari ini gak seperti biasanya. Scarlet Heart engsub aja udah ada semenjak jam tigaan tapi buat hari ini? Sampai siang dan sore pun masih bolong - bolong. Beberapa bagian yang bolong, aku coba cari terjemahannya lewat dramabeans. 

Episode ini dibuat termehek - mehek sama suara bisikan Wook itu loh. Bener aja di Vaps, Joon Ki ngomong kalau Ha Neul di episode awal sweet banget. Dia sampe iri liatnya. Dan ternyata emang sweet manis gitu.

 Ada yang tanya dimana keberadaan pangeran yang lain? Pangeran ke-2, 3,dst?

Aku pernah baca entah disoompi atau mana, lupa. Tap MUNGKIN pangeran itu meninggal diusia muda. Aku juga belum sempet ngepoin sompi lagi berhubung project bejibun ga jelas ini XD
Masih penasaran sih, banyak yang bertanya - tanya kenapa screentime buat So dikit banget? Aku juga baca katanya sih versi china -nya juga gitu, di episode awal memang dikit tapi mungkin setelah dia menunjukkan ketertarikan menjadi Raja, saat itulah dia mulai banyak muncul.

Sejauh ini sangat menikmati!

25 Responses to "SINOPSIS Scarlet Heart: Ryeo Episode 6 Bagian 2"

  1. yg bkin menantikan drama ini banget,, yaa para pangerannya,,
    SEMANGAT trs buat sinopsisnya,,
    jaga kesehatan puji👊👊👊

    ReplyDelete
  2. aaaaaaaaa... knpa ga da adegan sweet antara So & Hae Soo T,T
    PD-nim ga asik nih :( yg lead male nya siapa sih? ������

    ReplyDelete
  3. Setelah leta fight ghost ini drama yang aq tunggu kakak buat sinopsisnya. Semangaaaat yaa...:))

    ReplyDelete
  4. Gumawo sinopsisnya.. ga sabar bgt nunggu keallanjutannyaaa 😢

    ReplyDelete
  5. Fighthing Fighthing Fighthing min, lanjutttt trrusss... 💪💪💪👍👍😊

    ReplyDelete
  6. Meleleh banget liat sikapnya wook ke soo. Tapi katanya di awal Soo bakalan suka sama So, tp sampe skrg adegan sweetnya masih Soo sm Wook aja..arrgghh critanya gak gampang ditebak, inilah yg bikin penasaran, nungguin hari senen & selasa cuma buat drama ini 😂 makasih ya min sinopsisnya..fighting..hehehe

    ReplyDelete
  7. gak sabar nunggu episode 7,ini drama yang paling aku tunggu..
    semangat yaa kak

    ReplyDelete
  8. Huaaa... syukur lah pernikahan nya d batalkan . Tapi Hae So harus terjebak si Istana ��
    Mkin penasaran sama Yg jdi Raja Gwangjong . Klo di versi china nya Si pangeran ke 4 . Klo di Korea nya siapa yahbb

    ReplyDelete
  9. Ditunggu epsd 7 nya min. Semangat min nulisnya

    ReplyDelete
  10. Oooo makanya nulis moonlight dulu ya puji, sambil nunggu sub
    Baru keluar nih ckck
    Haha jun ki mah emang kudu belajar dr ha neul kalo soal bisik bisik tetangga ><
    Btw mulai ngeri di sini sebenernya karena soo udah mulai ngeliat ada yg bunuh saudaranya sendiri buat dapetin tahta and we know whos that TT.TT

    ReplyDelete
  11. Kaya nya yg jd Raja selanjutnya itu Putra mahkota trus dibunuh sm pangeran yo #ngawur 😀

    ReplyDelete
  12. Makasih sinopsisnya..kalau disejarah asli setelah raja taejo meninggal digantikan oleh putra mahkota yg cuma bertahta sebentar,lalu digantikan oleh p.wang yo baru setelah wang yo meninggal digantikan oleh p.wang so yg bertahta selama 26 tahun..

    ReplyDelete
  13. pangeran pangerannya gokil.. bikin kangennn..
    baru episode awal" aja bagus.. moga aja endingnya baguss..
    semangat yaakk buat yg nulis.
    f i g h t i n g ^_^

    ReplyDelete
  14. iya kakk, bener adegan haesoo ama so dikit banget :3 semoga next epi lebih banyak amin :D semangat terus kak nulisnya gak sabar nunggu epi 7 :*

    ReplyDelete
  15. suka bgt mba sama nii drama, pdhal ceritanya seru, pemainnya oke-oke...bener2 bikin baper nii drama. qw sampe2 browsing2 soal sejarahnya. hehehee....^^
    jadi gak enak sama beogum ^^, aku berkhianat untuk kali ini. kekekekekekeee

    ReplyDelete
  16. Fighting eonni...q udh g sbar baca sinop ke 7 nya..semangat ya eonni..gamsahamida...😊

    ReplyDelete
  17. saya Pernah nonton versi taiwannya, awalnya saya kira remake dari spash splash love, ternyata bukan katanya film ini dibuat sama seperti cerita di taiwan sana, yang saya lupa judulnya. tapi ga banyak pangeranya, cuman 3 ajah yang di ceritakan. kalo iya sama kayak film itu, berarti akkhitnya tragis dong, walaupun di ending mereka ketemu di masa depan. kalo berdasarkan film yang di taiwan, wang so yang dipilih raja jd raja selanjutnya, tapi wang wook ternyata punya ambisi dan pengen bunuh wang so. dan itu mengubah sejarah. untuk mengembalikan sejarah, wang so bunuh diri, asalkan hee so bisa kembali ke masa depan. begitu yang saya tonton di film taiwan sana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. and this that spoiler which i mentioned before
      jadi siap siap ya buat semua shipper wkwkwkwk
      kecuali kalo endingnya ga sama sama drama aslinya

      Delete
  18. pantesan aku tunggu dan tengokin ini blog beberapa kali tp sinopsis eps 6'y belum muncul". makin penasaran aku sma ini drama, kira" siapa Pangeran yg membunuh saudaranya sendiri demi kekuasaan. mudah"an bukan Wang Wook T__T

    ReplyDelete
  19. Sukaaa bangeet ama drama ini...semnagat buat nulisnya.....gambar.a juga bagus...semngaat yaaaa

    ReplyDelete
  20. Sukaaa bangeet ama drama ini...semnagat buat nulisnya.....gambar.a juga bagus...semngaat yaaaa

    ReplyDelete
  21. Ditunggu lanjutannya fighting unnie :)

    ReplyDelete
  22. terima kasih kak untuk sinopsisnya, sebenarnya aku enggak mau kepo nonton atau baca sinopsisnya dluan sebelum dramanya tamat, hanya saja udah bnyk bnget spoiler di ig hahaha. dan aku menemukan web ini hehe

    oiya, maksud dari wook sama so itu segaris dan memungkinkan jadi raja gwangjong itu apa ya? dan dayang oh itu siapa ya? selir raja kah?

    terima kasih, semngat nulisnya kak. masih ada episode episode selanjutnya :D

    ReplyDelete
  23. Itu yang pageran pada main di halaman itu episode brp ya?

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^