SINOPSIS Fantastic Episode 1 Bagian 1

SINOPSIS Fantastic Episode 1 Bagian 1
Sumber gambar dan konten: JTBC


Disebuah ruangan remang, seorang wanita duduk terikat disebuah kursi dikelilingi beberapa gangster. Bukannya takut, dengan berani wanita itu menggunakan kursi sebagai senjata dan menghajar gangster dihadapannya. Tak butuh waktu lama, wanita itu berhasil mengalahkan mereka.

Tepat saat itu pula, pria misterius yang mengenakan masker memasuki ruangan dan menghajar beberapa gangster.



Bukannya saling membantu, Wanita tadi dan pria misterius langsung memperebutkan koper yang tergeletak diatas meja. Terjadilah perkelahian sengit diantara mereka. saling sepak dan terjang namun tak ada yang berhasil mengungguli, kekuatan mereka setara.

Mereka bertatapan dengan sengitnya, kemudian masker pria misterius terlepas. Rupanya pria itu adalah Ryu Hae Sung (Joo Sang Wook). Hae Sung tersenyum lebar seraya mengedipkan matanya. Wanita tadi, Lee So Hye langsung bungkam terkejut.



Adegan aktion tadi rupanya cuma penggambaran untuk cerita drama So Hye. Yoon Director Yoon menyarankan untuk menggunakan Ryu Hae Sung sebagai pemerannya, dia punya karakter 007 kok. So Hye menentang keras, dia lebih memilih pemeran yang masih segar dan muda seperti Park Bo Geum atau Song Jong Ki.

“Song Jong Ki kabarnya akan syuting film.”

“Park Bo Geum sudah berperan didrama yang bersaing dengan kita.” Ujar Sang Hwa menunjukkan berita. Hahaha.



So Hye tetap tak setuju soalnya Hae Sung sudah tua dan ga bisa akting. Director Yoon menekankan bahwa Hae Sung adalah seorang bintang hallyu besar.

-oOo-



Hae Sung memang memiliki popularitas yang luar biasa di cina dan dia mampu melakukan fan service dengan baik. Dia mendekati salah satu penggemar china yang berteriak ditengah kerumunan. Dia bertanya menggunakan bahasa china, apa yang kau katakan?

“Kau tampan.”

“Apa itu?”

“Kau pria paling tampan diseluruh dunia.”

Mendengar pujian tersebut, Hae Sung membelai rambut penggemar tersebut. Sontak penggemar yang lain berteriak histeris melihat perlakuan manisnya.


Ditempat lain, tim produksi masih membujuk So Hye untuk mengkasting Hae Sung sebagai pemeran protagonis drama mereka. Dia punya popularitas yang tinggi di china. Investor yang memberikan dana tiga milyar memberikan dua syarat, Hae Sung menjadi tokoh protagonis dan mempunyai banyak adegan. So Hye penasaran, apa investornya gadis dari china?

“Bukan. Dia pengusaha pria tapi seorang gay.” Jelas Director Yoon. Bhahaha.

Salah satu dari Tim Produksi mengatakan kalau Hae Sung suka dengan naskah Hitman.


Bukan hanya So Hye yang menolak, Hae Sung juga enggan untuk syuting drama korea. Managernya, Oh Chang Suk memberitahukan kalau perannya akan menjadi pembunuh berdarah dingin.

“Kenapa aku harus meninggalkan Cina dan pergi ke Korea? Sehingga aku bisa dipecat setelah sesi pembacaan naskah?” keluh Hae Sung.

“Karakternya tak sulit sama sekali. Kau hanya perlu membunuh tanpa ekspresi.”


Ponsel Hae Sung berdering dan karakternya langsung berubah manja. Puing – puing, apa aku sudah melakukan gwiyomi dengan baik?

Wanita diseberang telefon adalah neneknya. Mereka berdua berbicara dengan menggunakan gwiyomi yang kocak banget sampai enek liatnya. Hahaha. Nenek dengan manja meminta Hae Sung untuk segera pulang dan memerankan drama di korea.

“Aratteoyeo (Arasseoyeo), aku akan segera kembali. Tunggulah sebentar lagi.” Jawab Hae Sung dengan suara imut yang dibuat - buat.


Hae Sung akhirnya mau untuk melihat naskah Hitman yang diberikan Chang Suk. Melihat nama So Hye disana membuat Hae Sung tertarik, apa benar dia ingin bekerja sama denganku?

“Tentu.”


Pada kenyataannya, So Hye yang paling menentang untuk menjadikan Hae Sung sebagai pemeran utama. Bagaimana bisa dia menggunakan seseorang yang tak bisa bicara dan diksinya sangat jelek?

Director Yoon masih terus membujuk toh kalau hasilnya bagus maka level So Hye ikut terangkat. So Hye tetap kekeuh menolak keputusan itu!


Hae Sung kembali ke korea untuk melakukan konferensi pers. Wartawan dengan segera mengerubunginya untuk memintanya mengutarakan pendapat tentang cerita drama Hitman?

Hae Sung mengaku senang bisa syuting drama korea lagi. Dia memuji cerita drama Hitman yang sungguh menarik.



Hae Sung tampak tegang sebelum melakukan konferensi pers namun juga ada senang yang ada dalam hatinya. Seolah ini satu hal yang ia nantikan juga. Didepan toilet, ia melemparkan koin ke udara, koin itu menggelinding dan berhenti tepat didepan sepasang heels.

Pemilik heels itu tak lain adalah So Hye. Hae Sung menghampirinya dengan ramah lalu mengulurkan tangan untuk bersalaman, sudah lama tak bertemu. Mungkin sudah sekitar 12 tahun?

“Kau terlambat Tuan Ryu Hae Sung. Kita harus masuk ruangan lebih dulu.” Ujar So Hye dengan ketus. Dia meninggalkan Hae Sung tanpa menjabat tangannya.



Diacara konferensi pers, So Hye menjelaskan secara singkat pokok cerita dari drama Hitman. Kemudian seorang wartawan bertanya mengenai hubungan diantara mereka berdua, mereka dengar keduanya punya hubungan spesial?

Hae Sung membenarkan. Saat dia masih memerankan peran – peran kecil, Penulis So Hye lah yang telah menemukan bakatnya dan memberikan dia sebuah peran. Hae Sung mengaku kalau ini hal yang baik karena bisa bekerja sama dengan Penulis So Hye lagi. Awalnya dia tak tahu kalau penulis naskahnya adalah Lee So Hye. #bohong.

“Apa anda juga menginginkan Hae Sung yang memerankannya, Penulis Lee?”

“Tentu saja. Saat menulis sinopsis, aku sudah mulai berfikir mengenai Ryu Hae Sung.” Jawab So Hye bohong juga.


Setelah konferensi pers, Hae Sung mulai mencari gara – gara dengan menghalangi jalan So Hye. Sepertinya ada dendam kesumat diantara mereka berdua. Director Yoon mencoba melerai dan memberikan kode pada Hae Sung.



“Selamat ulang tahun! Selamat Ulang tahun!” nyanyi rekan tim produksi memberikan surprise untuk So Hye.

So Hye terkejut karena rekan kerjanya tahu hari ulang tahunnya. Jelas saja meraka tahu, Director Yoon mengajak mereka untuk melakukan pesta sungguhan untuk merayakan ulang tahunnya. So Hye meminta maaf, dia sudah punya rencana hari ini. 

Hae Sung berdiri dipojokan dan tak ikut bergabung merayakan ulang tahun So Hye.



“Bagaimana bisa karakter utama tak hadir?” keluh Director Yoon.

“Dia mungkin punya rencana dengan pacarnya. Ini hari ulang tahunnya.” Sela Hae Sung dipojokan.

So Hye sama sekali tak menanggapi ucapannya. Dia berjanji akan bergabung dilain waktu, dia sangat berterimakasih atas surprise yang telah mereka persiapkan. So Hye pun permisi untuk pergi.


So Hye berjalan ke parkiran dengan diikuti oleh Hae Sung.

So Hye tengah menghubungi seseorang, janjian mereka terpaksa dibatalkan karena orang diseberang telefon punya pasien yang sangat mendadak. So Hye dengan ikhlas mengiyakan saja, pasiennya memang lebih penting. Panggilan pun berakhir.

“Bagaimana pacarmu membatalkan janjian dihari ulangtahunmu. Itu kejam.” Komentar Hae Sung. So Hye kembali mengabaikan sosok pria yang satu ini.

Director Yoon menawarkan untuk ikut acara makan malam bersama mereka saja, dia yakin yang lain akan kecewa kalau So Hye tak hadir. So Hye pun tak enak hati, dia menyetujui tawaran itu.



So Hye berniat mengeluarkan mobilnya tapi ada mobil sebelah yang terparkir mepet hingga mobilnya tak bisa keluar. Dia pun menghubungi nomor yang tertera dimobil itu. Celakanya, nomor yang dia hubungi berada diluar jangkauan. Apa? Berarti pemiliknya ada diluar negeri?


Dengan so perhatian, Hae Sung menawarkan bantuan. So Hye pun menerima tawaran itu dengan terpaksa.

Hae Sung tersenyum puas lalu naik kedalam mobil yang sudah menghalangi mobil So Hye. Itu adalah mobil miliknya. “Bagaimana bisa seorang penulis tak tahu nomor pemain utamanya?” sindir Hae Sung.

Loh, So Hye keheranan sendiri. bukankah nomornya tadi diluar jangkauan?

“Itu kan cuma ringtone. Kau harusnya tahu trend jaman sekarang.” Ledek Hae Sung. Dia lalu meminta So Hye mengikutinya menuju ke tempat makan malam.



Tempat makan malam yang dimaksud tak lain dirumah Hae Sung sendiri. Dia dengan bangga memperkenalkan tukang masaknya merupan chef handal. So Hye terlihat malas banget harus menghadapi tingkah Hae Sung.

Tak lama setelah itu, rombongan tim produksi sampai ke apartemen Hae Sung. Mereka dengan antusias melihat lihat apartemen mewah tersebut.


Hae Sung menghampiri So Hye untuk mengajaknya berkeliling. So Hye sepertinya sudah empet banget harus ada disana. Hae Sung beralasan kalau dia ingin berkeliling sambil membahas tentang karakter yang akan diperankan olehnya.


Mereka sampai ke tempat wardrobe milik Hae Sung. Dengan bangganya dia memberitahukan bahwa bajunya terdiri dari brand terkenal yang tak bisa didapat dengan sponsor. Hae Sung kemudian memberikan saran untuk menghapus stereotip tentang pembunuh yang harus menggunakan pakaian serba hitam.

Hae Sung menunjukkan salah satu jaket bercorak papan catur. Dia ingin membuat karakter pembunuh yang diperankannya lebih cerah.

So Hye berdecih remeh, apa yang kau katakan? Kau tak membaca naskah? pembunuh fashionable?

“Jelaslah aku baca naskah! Yang ingin aku katakan adalah...”

“Tidak!” sela So Hye. Dia menuduh Hae Sung hanya ingin menunjukkan penampilannya dan gaya fashion saja.

“Aku tahu aku buruk. Tapi biarkan seorang aktor untuk memberikan pemikiran tentang karakternya.”



Aktor? So Hye menyuruh Hae Sung untuk menjadi aktor dulu sebelum dia berani mengatakan hal semacam itu. Itulah kenapa dia disebut Acting Impotent. Hae Sung tak mau kalah, seorang penulis tahu kalau dirinya seperti ini tapi kenapa masih menulis hal semacam ini? Kau ingin menujukkan akting burukku? Apa kau mau balas dendam dengan apa yang terjadi dimasa lalu?

So Hye mengaku tak ada niat dengan hal yang namanya balas dendam. Atau yang Hae Sung maksud tentang aktor pendatang baru yang dibutakan oleh uang dan sukses. Dia membuang kesetiannya begitu saja? Apa perlu melakukan balas dendam pada orang semacam itu? Sindir So Hye.



Keributan pecah diantara mereka berdua. Director Yoon datang dan So Hye langsung menuntutnya untuk mengganti pemeran utama. Dia juga meminta Hae Sung untuk meninggalkan dramanya!

So Hye pun pergi dengan kesal.

Hae Sung juga tak kalah dongkol. Dia meminta pada Chang Suk untuk membeli tiket ke china sekarang juga!

Director Yoon mengejar So Hye untuk membujuknya namun So Hye tetap teguh pada pendiriannya. Dia tak bisa bekerja dengan orang macam Hae Sung. Kalau memang mereka ingin tetap menggunakan Hae Sung, maka dia yang akan mundur!



Hae Song mengurung dirinya didalam kamar. Dia tampak sedih setelah berdebat dengan So Hye tadi. Semua orang memanggilnya untuk keluar namun Hae Song mengabaikan.


Seorang dokter tengah memperhatikan hasil rontgen seseorang dalam diam. So Hye kemudian datang dengan cerianya. Dia bertanya kenapa Dokter Hong Joon Ki harus melakukan penerbangan menggunakan helikopter? Apa ada pasien VIP?


“Ini pasien VVIP.” Jawab Joon Ki dengan bercanda.

“Apa kau sudah membaca naskahku?” tanya So Hye.

Dia lalu memperhatikan hasil rontgen yang tampil dilayar, dia mengomentari hasil rontgen yang menunjukkan kanker parah itu. wah, aku sudah mulai seperti dokter saja?


Ocehan So Hye seketika terhenti ketika nama dipojokan hasil rontgen itu tertera namanya. Joon Ki menyarankan agar So Hye melakukan uji lebih mendalam dan melakukan terapi yang tertarget. Bukan kah kau baik – baik saja?

Mulut So Hye bergetar namun ia mencoba menanggapi ini seolah hanya masalah sepele, “jadi ini perasaannya saat seseorang divonis kanker? Aku harus menulis lagi adegan setelah mendengar vonis kanker.”

Mata So Hye kosong seketika, ia memaksa untuk tersenyum dan meminta Joon Ki membahas mengenai naskah dramanya. Apa ada yang aneh pada naskahku?

So Hye bergegas kembali ke mobil setelah melakukan pertemuan dengan Joon Ki. Ia tak bisa lagi menahan kesedihannya setelah divonis namun ia juga tak bisa menangis. So Hye duduk melamun didalam mobil sampai tak terasa hari telah berganti gelap.


-oOo-

6 Responses to "SINOPSIS Fantastic Episode 1 Bagian 1"

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^