SINOPSIS Let’s Fight Ghost Episode 16 Bagian 1

SINOPSIS Let’s Fight Ghost Episode 16 Bagian 1
Sumber gambar dan konten: tvN


Bong Pal dan Hye Sung sama – sama tergeletak ditanah. Arwah dalam diri Hye Sung keluar dan mengepul menuju ke arah Bong Pal. Myung Chul buru – buru bangkit untuk menahan kekuatan itu menggunakan pedangnya. Dia meminta Hyun Ji untuk menemukan senjata atau gelang milik Bong Pal.

Celakanya, kekuatan Myung Chul tak sanggup untuk menahan seluruh kekuatan setan jahat ini. Dia menyerang dan menerobos dada Myung Chul. Myung Chul pun terkapar ditanah dengan mulut mengeluarkan darah.


Hyun Ji berhasil menemukan gelangnya, dia bergegas melemparkannya pada Bong Pal. Bong Pal menggunakan gelang itu untuk menahan setan jahat tadi. Syukurlah, setan jahat itu tak bisa berkutik dan berubah menjadi butiran abu merah. Dia lenyap saat itu juga.



Bong Pal menghampiri Myung Chul dengan sangat panik. Dia kira Myung Chul sudah mati. Namun rupanya Myung Chul masih sadar, dia tersenyum ketika memanggil Bong Pal. Kemudian memintanya untuk mendudukkannya.



Dengan terseok – seok, Myung Chul menghampiri Hye Sung untuk mengecek denyut nadinya. Dewa masih ramah padanya sehingga Hye Sung tak meninggal ketika setan jahat sudah keluar dari dalam tubuhnya. Myung Chul mengusap rambutnya dengan lembut, anak yang malang.

Tak lama berselang, Detektif Yang serta Duo Sunbae sampai ke tempat kejadian dengan panik.



Hye Sung duduk dengan linglung ketika tangannya di borgol. Mungkinkah dia tak ingat segalanya? Entahlah. Hye Sung menatap ke arah Bong Pal dan kawan – kawan dengan bingung.

Mereka juga sama bingungnya hingga akhirnya hanya menunduk. Hye Sung pun digiring menuju ke kantor polisi.



Bong Pal bertanya, bagaimana nasib Prof Joo Hye Sung setelah ini? Dia juga korban.

Myung Chul sadar namun bagi manusia biasa, semua ini adalah kejahatan yang telah dilakukan oleh Hye Sung. Setan jahat itu bisa merasuk kedalam diri Hye Sung juga karena dia punya hati yang sudah jahat.

Myung Chul berniat pergi. Dia meminta Bong Pal untuk mengantarkan Hyun Ji sebelum pulang.


Ibu menghambur memeluk Hyun Ji ketika ia sampai ke rumahnya. Dia panik apakah anak nya terluka? Hyun Ji menggeleng. Ibu menyalahkan Bong Pal sebagai penyebab Hyun Ji dalam bahaya. Ibu sudah memperingatkannya untuk tak menemui Hyun Ji lagi.

“Maafkan aku.”

Hyun Ji mencoba membela Bong Pal namun ibu kekeuh menyalahkannya. Dia meminta Ayah membawa Hyun Ji masuk.



Setelah Hyun Ji masuk, Ibu memberitahukan niatan mereka untuk pindah rumah. Jadi kalau memang Bong Pal mempunyai perasaan pada putrinya, dia harus mengakhirinya saat ini.

Bong Pal tak menyangkal ataupun membela diri. Dia kemudian memberikan anting milik Hyun Ji yang terjatuh pada ibu.


Detektif Yang mensejajarkan foto – foto korban pembunuhan Hye Sung. No Hyun Joo, pacar No Hyun Joo, Ayah Bong Pa serta Ayahnya. Apa dia ingat dengan semua orang itu?

Mata Hye Sung mulai tergenang air mata, dia meraih foto Ayahnya dengan sedih. Mulutnya bergetar ketika ia mengakui bahwa ia mengenal mereka semua. Dia juga yang telah membunuh mereka.



Sebelum dibawa ke penjara, Ibu Hye Sung menangis ketika menemui putranya yang telah kembali seperti semula. Sama sedihnya dengan Hye Sung, tapi dia tak bisa mengucapkan apapun pasa Sang Ibu.

Setelah sejenak bertatapan, Detektif Kim dan Detektif Yang menggelandangnya ke penjara.


Sesampainya dirumah, Bong Pal malah mendapati Myung Chul tengah asik menenggak alk*hol. Dia sedang terluka tapi malah minum alk*hol. Bagi Myung Chul, tak ada obat yang lebih mujarab ketimbang alk*hol ketika ia terluka karena hantu.

Bong Pal pun memutuskan untuk menemani Myung Chul minum. Myung Chu bertanya, apakah Hyun Ji akan pergi besok? Kau pasti akan sedih.

“Tidak. Tidak apa – apa.”

Myung Chul menenangkan, mereka masih bisa menjalin hubungan jarak jauh kok. Jarak tak akan memisahkan mereka.



Ibu kembali menemui Hye Sung yang sudah ada dipenjara. Dia membujuknya untuk mengatakan pada detektif, ini semua bukan salah Hye Sung sepenuhnya. Hye Sung tak ada niatan untuk mengatakan apa yang sebenarnya terjadi kalau dia kerasukan. Dia lebih baik mengakui segalanya karena dia memang sejak awal sudah punya niatan buruk dihatinya. Tangannya yang telah membunuh orang – orang itu, fakta tak akan pernah berubah.

“Hye Sung.” Lirih Ibu.

Hye Sung tak mau mendengarkannya lagi, dia menyuruh Ibu untuk pulang dan jangan datang lagi. Kalau Ibu melihatnya, itu hanya akan membuat hatinya sakit. Hye Sung bangkit untuk kembali ke sel.

“Itu tidak benar. Aku akan datang setiap hari. Aku akan terus datang sampai kau memaafkanku. Aku tetap akan datang walau kau menolak. Aku akan datang setiap hari menemuimu.” Tutur Ibu.


Keluarga Hyun Ji tengah berbenah. Mereka sudah mengepak semua barang barangnya. Ibu mencari – cari keberadaan Hyun Ji. Ayah mengatakan kalau dia sedang berbicara.

“Dengan siapa?”

Ayah hanya tersenyum menanggapi pertanyaan itu. Dia menyuruh Ibu membiarkannya saja, ini untuk terakhir kalinya.


Hyun Ji menelfon Bong Pal dengan sedih. Dia memintanya untuk mengerti kenapa ibunya bersikap seperti itu. Bong Pal dengan bijak mengatakan kalau dia sangat mengerti. Hyun Ji juga harus giat belajar. Itu satu – satunya cara agar mereka bisa bertemu lagi.

“Baik.” Jawab Hyun Ji.

Ibu berteriak memanggil Hyun Ji untuk cepat turun. Dengan terpaksa, ia pun mengakhiri panggilannya dengan Bong Pal.


Hyun Ji celingukan mencari sosok Bong Pal ketika ia keluar dari dalam rumahnya. Namun sayang sekali, Bong Pal tak menemui Hyun Ji sampai saat – saat terakhir perpisahan mereka.


Tapi jangan salah, Bong Pal ada disana hanya saja dia memperhatikan Hyun Ji dari kejauhan. Ia ingat permbincangan mereka tadi.


Hyun Ji mengaku kalau dia tak mau pergi meninggalkan Bong Pal. Dia ingin terus bersamanya, kenapa Bong Pal tak mau menemuinya? Bong Pal mengaku kalau dia takut jika bertemu dengan Hyun Ji, ia tak akan rela melepaskannya. Dia berharap agar Hyun Ji bisa kembali ke kehidupan normalnya. Ketika dia sudah kuliah, ia akan meminta izin pada Ibu untuk berpacaran.

Mereka pun akhirnya mengakhiri panggilan ini dengan berat hati.

-oOo-




Baik Hyun Ji maupun Bong Pal, mereka menjalani kehidupan mereka seperti biasa. Hyun Ji menyibukkan diri dengan belajar sedangkan Bong Pal kini lebih senang bergaul bersama duo sunbae.


Ditahun 2018, Hyun Ji melaksanakan ujian masuk perguruan tinggi.



Dirumahnya, Bong Pal menantikan hasil ujian milik Hyun Ji.



Hyun Ji memeluk ponselnya dengan hati ketar ketir. Dia menunggu hasil ujiannya keluar. Namun ada saja sesuatu yang membuat Hyun Ji kesal, sesosok hantu muncul di hadapan Hyun Ji. Dia mencoba mengacuhkan hanya saja hantu itu terus mendesaknya. Kau pasti melihatku!

Hyun Ji geram, dia menendang leher Hantu itu sampai patah. Hantu itu seketika terjatuh. Dia memarahi hantu tadi, dia tak mau hari ini ada hal buruk menimpanya. Kenapa banyak hantu akhir – akhir ini!

Hantu tadi ketakutan melihat kemarahan Hyun Ji. Ia pun merangkak meninggalkannya dengan lesu.

Hyun Ji menghubungi Bong Pal setelah ia sudah menerima jawaban hasil tesnya. Dia menelfonnya dengan lesu, dia tak lulus ujian. Meskipun terbersit sedikit rasa kecewa namun Bong Pal tetaplah tersenyum, dia menyuruhnya untuk berusaha tahun depan. Hyun Ji masih sedih, dia ingin satu universitas dengan Bong Pal. Tapi Bong Pal tahun ini sudah lulus.

“Kalau begitu, aku akan cuti.”

“Jangan bertindak bodoh. Kau harus segera mendapat pekerjaan. Dengan begitu kau bisa merencanakan masa depanmu. Dengan begitu...”

“Apa maksudnya?” tanya Bong Pal pura – pura polos.

“Kau pasti tahu.”

“Lalu apa maksudnya?”

“Entahlah.” Kesal Hyun Ji.



Bong Pal mengajak Hyun Ji untuk hidup bersama setelah empat tahun. Dia akan menunggu Hyun Ji dan dia juga akan mencari pekerjaan agar menjadi mapan. Bagaimana? Bagus, ‘kan?

Hyun Ji tersenyum, “Siapa bilang aku mau denganmu? Kau ini lucu.”

Perbincangan manis antara mereka berdua harus terputus karena Bong Pal mau berangkat kuliah. Hyun Ji masih mengeluh, bagaimana dia bisa menunggu selama satu tahun lagi?

“Bersabarlah.” Ucap Bong Pal.


Bong Pal tengah berada  di kelasnya, Prof memberikan tugas kemudian membagi mereka menjadi beberapa kelompok. Kelas pun berakhir.



Junior Bong Pal menyapanya, dia mengatakan kalau mereka satu grup. Dia meminta bimbingan dari Bong Pal. Bong Pal sempat memegang penghapus papan tulis, namun sekarang Bong Pal sudah berubah dan mau bekerja kelompok. “Baiklah, lakukan yang terbaik.”

Bong Pal pun pergi. Dua murid junior tadi langsung senyum – senyum meleleh karena sikapnya.


Chun Sang menggeret Bong Pal menuju ke ruang club sundae sup. Mereka lagi – lagi mengalami krisi pembubaran. In Rang dan Seo Yeon sudah pergi meninggalkan klub mereka.

“Sayang sekali.” ucap Bong Pal dengan acuh tak acuh.

Chun Sang kesal, sebagai wakil ketua kenapa Bong Pal bersikap seperti itu. kalau dia sudah lulus maka Bong Pal yang akan menjadi ketua.

“Aku tak tertarik.Aku harus masuk kelas. Kuatkan dirimu.” Ujar Bong Pal ngeloyor pergi.

Chun Sang sontak berteriak kesal.


Chun Sang menerima panggilan dari In Rang untuk segera datang ke tempat mereka. dia lelet banget sih. Chun Sang dengan pasrah mengiyakan perintah sahabatnya.



In Rang sudah berpakaian rapi dan tengah menemui seorang pelangga. Dia menjelaskan tetek bengek mengenai Sundae Sup yang berdiri sebagai perusahaan pengusir hantu. mereka sudah banyak bekerja sama dengan banyak cenayang, shaman dan yang lainnya.

Pelanggan In Rang kebingungan, tapi bolehkah aku bertanya?

“Ya.”

“Bukankah sundae sup adalah toko makanan.” Ucapnya dengan lugu.

Keduanya pun sama – sama canggung dan meminta maaf karena sudah salah paham.


Chun Sang sampai ke kantor, dia mengira kalau tadi adalah pelanggan mereka. In Rang jelas kesal, dia bukan pelanggan melainkan orang kesasar yang mengira mereka toko makanan. In Rang marah karena mereka belum juga mendapatkan pelanggan dan investasi neneknya juga belum balik modal. Kemarin Chun Sang bilang kalau bisnis ini akan lancar.

Chun Sang membuat alasan sekenanya. Chun Sang sudah kepalang kesal. Apalagi melihat tagihan makanan Chun Sang membengkak.

In Rang pun dengan kesal menyuruhnya untuk membersihkan kantor ini. hahaha. Kondisi sudah terbalik sekarang, Chun Sang yang tertindas oleh In Rang.



Ditempat lain, Myung Chul sampai ke rumah pelanggan untuk melakukan pengusiran hantu. Pemilik rumah meminta maaf yang sebesar – besarnya, dia sudah berusaha menghubungi tapi Myung Chul tak memberikan jawaban. Dia sudah membatalkan perjanjian mereka. Ada cenayang yang mengatakan kalau dia sudah tak bisa mengusir hantu lagi.

Tak lama, cenayang dengan menggunakan jubah kebesaran merapalkan doa. Dia seolah melihat hantu dan mengusirnya. Dia adalah cenayang perawan dari gunung Daeryong.


Myung Chul langsung mengatainya palsu. Cenayang tadi bersikap seperti sedang kerasukan kemudian menyerang Myung Chul. Dia tak terima dikatai palsu olehnya.

-oOo-


5 Responses to "SINOPSIS Let’s Fight Ghost Episode 16 Bagian 1"

  1. huwwwah,, gk terasa udah ending,, hrus pisah sama bong pal dan hyun ji, duo sunbae๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ
    kasihan yaa hye sung, dia sadar di rasuki dan cuma bisa pasrah๐Ÿ˜ž๐Ÿ˜ž๐Ÿ˜ž

    ReplyDelete
  2. Yeeeee tamat gomawoooo eonni .di tungu sinopsis derama yg lain y ya .....

    ReplyDelete
  3. Makasih, buat sinopsisnya.. \(^•^)/
    ๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    ReplyDelete
  4. Makasih, buat sinopsisnya.. \(^•^)/
    ๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^