SINOPSIS Let’s Fight Ghost Episode 14 Bagian 2

SINOPSIS Let’s Fight Ghost Episode 14 Bagian 2
Sumber gambar dan konten: tvN
Hyun Ji mengirimkan SMS terus menerus pada Bong Pal tapi tak kunjung menerima balasan. Dia sampai kesal sendiri, dia mengatakan kalau dia akan membunuh Bong Pal kalau tak membalas pesannya dalam sepuluh menit.






Ponsel Bong Pal kini tergeletak diatas meja. Dan Bong Pal sendiri sedang melakukan upacara untuk kematian ayahnya. Hanya ada Bong Pal dan Myung Chul disana. Mereka berdua sama – sama diam dirundung kesedihan.


Hyun Ji sampai datang ke rumah Bong Pal karena pesannya tak juga ada balasan. Tapi sayangnya rumah Bong Pal kosong. Ponsel Hyun Ji bergetar, dia menerima panggilan dari Prof Joo Hye Sung.



Dirumah duka, Myung Chul menemukan ponsel Bong Pal tergeletak. Dia melihat banyak panggilan tak terjawab, Myung Chul ragu untuk memberikannya karena Bong Pal terlihat masih sangat terpukul.



Dalam perjalanan, Hyun Ji masih terus melamun ketika Hye Sung mengatakan kalau mereka akan melakukan terapi diluar rumah sakit. Hye Sung bertanya apa ada sesuatu yang terjadi?

“Tidak. Kemana kita akan pergi?”

Hye Sung mengatakan kalau mereka akan menuju tempat yang disukai Happy. Pembicaraan mereka terputus saat Hyun Ji menerima panggilan dari Bong Pal. Dia marah pada Bong Pal karena baru menghubunginya, tapi ternyata itu bukan suara Bong Pal. Yang menelfon Hyun Ji adalah Myung Chul. ia memberitahukan keadaan Bong Pal sekarang dan Hyun Ji pun mengatakan akan segera kesana.

Hye Sung mendengarkan pembicaraan mereka dengan tatapan tajam. Sedangkan Hyun Ji tak bisa menahan tangisnya.


Hyun Ji bergegas menemui Bong Pal dan bertanya kenapa dia tidak memberitahukan hal ini. Bong Pal meminta maaf, dia sangat sibuk. Tapi sekarang semua –nya tak apa – apa.

Seorang petugas datang memanggilnya, dia mengatakan pada Bong Pal kalau sekarang sudah waktunya. Bong Pal pun permisi pada Hyun Ji untuk pergi sebentar.



Myung Chul datang. Hyun Ji mengucapkan terimakasih padanya karena telah mengabari berita duka ini. Dia kemudian menatap ke arah foto Ayah Bong Pal dengan heran. Tiba – tiba kepalanya berdengung pusing.



Dia ingat saat ia tengah berada dikuil, bersama beberapa orang ia ikut sembayang untuk meminta doa agar ujian SAT –nya berhasil. Ayah Bong Pal ada disana, tapi dia melihat tempat sembahyang sudah penuh sehingga tak bisa masuk.

“Aku bertemu dengannya sebelumnya..” ucap Hyun Ji.

“Kau bertemu dengannya? Dimana dan kapan?”

“Lima tahun yang lalu, dikuil.”



Saat berniat pergi, Ayah Bong Pal tiba tiba menghampirinya dan memberikan sebuah bungkusan dari dalam saku. Dia memintanya untuk memberikan benda itu pada putranya. Tapi dia meminta agar tak seorang pun melihat isi kantung itu. Hyun Ji keheranan saat paman itu begitu terburu – buru.

Ketika hendak pergi, Hyun Ji berpapasan dengan Hye Sung tanpa disadari.

“Apa kau melihat yang ada didalamnya?”



Setelah berjalan agak jauh dari sana, Hyun Ji membuka kantung itu. Disana berisikan alamat Park Bong Pal dan juga ada sebuah gelang. Kepala Hyun Ji kembali berdengung nyeri dan membuatnya kelelahan. Myung Chul memintanya untuk istirahat didalam. Dia memberitahukan kalau benda itu sangat berharga untuk Bong Pal, jadi kalau dia ingat dimana menyimpannya. Segera katakan padaku.

Hyun Ji mengerti.



Myung Chul kembali ke tempat upacara kematian. Dia mengucapkan terimakasih pada seseorang yang sedang berdoa untuk Ayah Bong Pal. Tapi betapa terkejutnya dia saat tahu kalau tamunya itu adalah Hye Sung.

“Aku turut berduka cita.” Ucap Hye Sung kemudian pergi.


Myung Chul mengejar Hye Sung dan menyerangnya di parkiran. Dia bertanya kenapa dia berada disana? Myung Chul menarik kerah baju Hye Sung hanya saja dia masih bersikap tak tahu apa – apa.

Myung Chul mengatakan kalau dia bisa merasakan jejak dari setan jahat yang ia temui 18 tahun lalu. Memangnya kau kira aku tak tahu saat kau mencoba menyembunyikannya? Setan yang keluar dari tubuh Bong Pal tampak dalam matamu. Dia sudah membunuh Ibu Bong Pal, dan masih juga belum puas hingga membunuh Ayahnya. Sampai kapan dia puas membunuh?


Hye Sung mencengkeram tangan Myung Chul dengan sangat erat. Bukan dia yang salah melainkan Myung Chul yang sudah mengusirnya dari tubuh Bong Pal. Hye Sung memperingatkan bahwa keingintahuan bisa membunuhnya. Dan kalau sampai dia keluar dari tubuh anak ini, dia akan mati. Kita sudah satu tubuh. Aku menyelamatkan hidupnya. Aku menyelamatkan dia dari neraka.

FLASHBACK


Disana bisa kita lihat, Hye Sung sudah berhawa hitam saat Ayahnya mati jatuh dari jendela. Nah ibunya sangat ketakutan.

Sejak kematian Ayahnya, teman – teman Hye Sung suka membully –nya dengan mengatakan kalau Ibu Hye Sung yang sudah membunuh Ayahnya. Hye Sung menangis sedih dan membela diri kalau ibunya bukan pembunuh.


Nah saat dia merasa sangat terpuruk, setan jahat itu muncul lalu merasuk kedalam tubuh Hye Sung.


Setelah kerasukan, Hye Sung membawa batu bata menuju temannya dengan tatapan mengerikan. Dia dengan dingin menghantamkan batu itu ke kepala temannya.

Bukan ibuku yang membunuh si br*ngsek itu. Tapi aku yang telah membunuhnya.” Batin Hye Sung.

FLASHBACK END



Hye Sung mengancam Myung Chul untuk tak menghalangi rencananya atau dia akan membunuh Bong Pal juga. Myung Chul menyerang Hye Sung lagi tapi serangan itu hanya membuatnya tertawa remeh. Hawa hitam seketika muncul dan dia mencekik lalu mengangkat tubuh Myung Chul keudara. Dia membantingnya arah mobil.

“Ini yang namanya mengancam. Aku akan melepaskanmu untuk kali ini, aku akan mencekikmu lain waktu. Semoga upacara pemakannya berjalan baik. Katakan pada Bong Pal kalau aku datang.”

Hye Sung membenahi tatanan bajunya lalu pergi meninggalkan Myung Chul yang tersengal – sengal kehabisan nafas.


Tepat saat Hye Sung pergi, Bong Pal keluar dari dalam gedung. Dia panik menemui Myung Chul dan bertanya ada apa. Myung Chul tak berani buka mulut karena ancaman Hye Sung. Dia mengaku tak ada apa – apa.

Bong Pal sempat curiga saat melihat kaca mobil disana pecah.


Hasil autopsi telah keluar. Detektif Kim memberitahukan bahwa terdapat jejak DNA di kuku Tuan Park Ji Hoon. DNA seorang pria bergolongan darah B. Detektif Yang tanya, apa golongan darah Prof Joo Hye Sung?

“B.”

Detektif Yang memintanya untuk mencocokkan dengan DNA milik Hye Sung. Detektif Yang menunjukkan wajah geram, akhirnya aku bisa mendapatkanmu.


Seusai upacara, Myung Chul meminta Bong Pal untuk tinggal dirumah. Bong Pal mengucapkan terimakasih, dia tak perlu mengkhawatirkannya.

Bong Pal pun berjalan pergi.


Myung Chul mengucapkan terimakasih pada Hyun Ji yang sudah membantu selama upacara pemakaman. Hyun Ji merasa tak melakukan apapun. Myung Chul kemudian bertanya apakah dia mengenal Prof Joo Hye Sung?

Hyun Ji mengaku mengenalnya karena dia orang yang melakukan terapi padanya. Myung Chul sebenarnya ingin menanyakan banyak hal lagi pada Hyun Ji. Tapi ia berusaha menahan diri dan meminta Hyun Ji untuk menjaga Bong Pal.


Bong Pal berjalan dengan loyo dan pikirannya masih sangat kalut. Hyun Ji mengkhawatirkan dia karena belum makan sejak kemarin. Bong Pal memintanya tak usah khawatir, dia hanya perlu istirahat.

Mereka berdua pun berpisah disana, Bong Pal pulang dengan tak semangat menuju rumahnya.



Sesampainya di rumah, Bong Pal membuka laci dan mengambil surat – surat yang dia dapat dari Ayahnya. Surat – surat itu sempat diabaikan oleh Bong Pal dan belum ada yang terbaca. Bong Pal mulai menangis dan menyesal atas apa yang dia lakukan, dia sudah mengabaikan Ayahnya semasa hidup. Dan kini dia telah tiada? Bong Pal berulang kali mengucapkan kata maaf pada sang Ayah.


Hyun Ji berada diluar rumah Bong Pal membawakan makanan. Dia mendengarkan tangisannya dengan sedih.



Myung Chul menceritakan apa yang terjadi pada teman shaman –nya. Shaman itu terkejut saat tahu kalau seorang gadis yang memegang senjata milik Ayah Bong Pal. Myung Chul membenarkan dan dia saat ini lupa dimana meletakkan senjata itu. Shaman menyarankan untuk memberitahukan pada gadis itu kalau Prof Joo yang telah menabraknya.

“Dia ada disekitar gadis itu. Kalau kita memberitahunya dan setan jahat tahu akan hal itu. Mungkin dia dalam bahaya.”

Shaman menyarankan agar Myung Chul memberitahukan pada Bong Pal, siapa orang yang sudah membunuh Ayahnya. Terus kenapa juga dia tak kabur saja kalau tahu senjata itu bahaya?

“Benda itu bisa membahayakan hidupnya, jadi dia harus melenyapkannya.”

“Lalu, apa yang akan kau lakukan?”

Myung Chul menghembuskan nafas mantap, seolah dia sudah memutuskan sesuatu. Dia meminta pada shaman untuk menjaga pedang pengusir hantu miliknya.


Hyun Ji pulang ke rumahnya. Ibu sudah membenahi barang – barang mereka karena besok sudah ada yang akan menempati rumah ini. Hyun Ji terkejut, dia meminta pada Ibu untuk membiarkannya tetap tinggal disana. Dia akan tinggal dirumah paman.

Ibu dengan keras menolak permohonan itu. Dia baru satu bulan mengenal Bong Pal dan karena sikapnya yang baik mungkin sudah membuat Hyun Ji luluh. Tapi kalau dia kembali ke rumah mereka, Hyun Ji pasti lupa setelah bertemu kawan lama. Hyun Ji mencoba membujuk ibunya, karena Bong Pal dalam keadaan yang sulit sekarang.

Ibu sekali lagi menolak, dia harus segera masuk ujian kesetaraan kemudian masuk perguruan tinggi. Ibu tak menyuruhnya untuk putus dengan Bong Pal, dia bisa bertemu dengannya lagi saat kuliah nanti.

Hyun Ji kembali berfikir, dia meminta izin pada ibu untuk pergi sebentar.



Hyun Ji berlari menuju ke rumah Bong Pal. Dia mengetuk pintu rumah Bong Pal tapi tak menerima jawaban. Bong Pal rupanya ada didalam sana, dia termenung menatap foto keluarganya dengan sedih. Dia tak menggubris kehadiran Hyun Ji.



“Aku akan pergi besok. Aku akan pindah kembali dengan Ayahku. Jadi, sebelum aku pergi, aku ingin melihatmu. Aku akan segera kembali, tunggu aku Bong Pal.”

Didalam rumah, air mata Bong Pal kembali mengalir. Dia tak bisa mengatakan apapun. Setelah Ayahnya pergi, akankah Hyun Ji akan pergi juga? Hyun Ji akan menghubungi Bong Pal. Dia harus mengangkat telfonnya, yah?



Hyun Ji berjalan pulang dengan murung. Celakanya Hye Sung harus melihatnya dan menyapa Hyun Ji. Dia bertanya apakah Hyun Ji sedang ada masalah? Ada apa dengannya?
“Bukan apa – apa.”

Hye Sung merasa kalau Hyun Ji sedang dalam keadaan yang tak begitu baik. Ia menawarkan untuk minum teh bersama. Hyun Ji awalnya ragu tapi kemudian dia setuju dan masuk ke klinik bersama Hye Sung.



Tengah malam, Bong Pal bangun dan mengecek pesan dari Hyun Ji, dia menanyakan keadaan Bong Pal dan memintanya untuk menjaga diri lalu segera menghubunginya.

Seseorang mengetuk pintu,  rupanya Detektif Yang datang bertamu.


Dia meminta maaf telah mengganggu Bong Pal padahal upacara pemakaman baru usai. Bong Pal tak mempermasalahkannya. Dia bertanya apa hasil autopsinya sudah keluar? Detektif Yang membenarkan dan Ayahnya sudah dipastikan menjadi korban pembunuhan. Dia ingin menanyakan beberapa hal, apa dia tahu bagaimana Ayah Bong Pal mengenal Prof Joo Hye Sung?

Bong Pal mengernyit, Prof Joo Hye Sung? Memangnya pembunuhan Ayahnya ada hubungannya dengan Prof Joo Hye Sung.

Detektif Yang membenarkan. Dia meminta agar Bong Pal memberitahukan apa yang dia ketahui.


Detektif Yang permisi pamit. Bong Pal langsung menghubungi Myung Chul dan keduanya pun bertemu. Dia tanya apa Myung Chul sudah tahu keterlibatan Prof Joo Hye Sung dengan semua ini?

Myung Chul mengatakan kalau Prof Joo Hye Sung bukanlah manusia melainkan setan jahat. Setan yang dulu merasuki Bong Pal. Kini dia mengincar Bong Pal dan Hyun Ji. Bong Pal keheranan, Hyun Ji?

“Dia punya sesuatu yang diinginkan olehnya.”



Hyun Ji tengah meminum teh di klinik. Entah kenapa, tiba – tiba Hyun Ji merasa pusing. Dia permisi menuju ke toilet. Dalam perjalanan menuju toilet, Hyun Ji makin lemas. Nafasnya seperti tertahan dan ia merasa sesak.




Bong Pal mencoba menghubungi Bong Pal, tapi panggilannya di –reject oleh Hye Sung. Bong Pal makin panik karena panggilannya tak menerima jawaban. Dia berlari dengan kencang untuk mencari Hyun Ji.

Nafas Hyun Ji makin tersengal – sengal, dia terduduk lemas sebelum sampai ke toilet. Hye Sung memperhatikannya dengan tatapan dingin.

-oOo-




9 Responses to "SINOPSIS Let’s Fight Ghost Episode 14 Bagian 2"

  1. Arkh,,, tidak...

    ReplyDelete
  2. Hye sung ini kayaknya pass banget meranin zoe/claude kalau winter woods diadaptasi jadi drama :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha iya setuju banget. Mukanya kayak misterius" gimana gitu πŸ˜‚πŸ˜‚

      Delete
  3. Wahh.. udh terlanjur komen di part 1, lupa baca part 2 nya. Dan bbrp pertanyaan terjawab sdh, terkait hyesung, kyk dia ini sbnrnya msh org atau asli setan, trs ngapain msh nyari "benda" tsb klo tau itu membahayakan dia, lama bgt dia nyariin, ngikutin kmana2, klo emg sudh yakin g ktemu, mnding dia jgn dideket mreka n oergi aja yg jauh sana. Eh ini malah tmbh menampakkan diri.. duh emesh bgt sm prof nya ni,, ayo bongpal.. akhirnya yg jd penyambung ke bongpalnya malah detektifnya, br konfirm ke biksu. Mestinya dr td2 tu dy critain, ya emg sih, waktunya kyk msh blm pas, org msh berduka gt.. tp kuncinya di bongpal e, klo dy gtw apa2, ngga buyar2 dong critanya.hhehe

    ReplyDelete
  4. Tuhkaaaaan bener,, roh jahat yg d tubuh bongpal keluar trus masuk ke tubung hyesung !!!!

    ReplyDelete
  5. gasabar nunggu kelanjutannya gumawo πŸ˜™πŸ˜™

    ReplyDelete
  6. Nooo hyun ji..cpat bong pal larinyaa..

    ReplyDelete
  7. kapan dilanjutnya min? u.u nggak sabar penasaran u.u

    ReplyDelete
  8. lagu penutup di episode ini apa yaa?? hahhaa thanks

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^