SINOPSIS Let’s Fight Ghost Episode 14 Bagian 1

SINOPSIS Let’s Fight Ghost Episode 14 Bagian 1
Sumber gambar dan konten: tvN
Setelah berhasil menenangkan Hyun Ji di taman, Bong Pal membelikannya sendal karena Hyun Ji berjalan tanpa alas kaki. Hyun Ji bertanya mengenai reaksi Bong Pal saat pertama kali bisa melihat hantu.


Bong Pal mengaku ketakutan, menangis dan sesenggukan. Dia bahkan pernah kencing dicelana. Dulu, ia tak bisa berfikir apa apa dan membeku gemetaran seperti Hyun Ji saat ini. Tapi suatu hari, dia tak takut sama sekali.



Saat masih kecil, Bong Pal bermain bola sendirian tengah malam. Dia melemparkan bolanya kedinding dan bola itu terpental jauh. Anehnya, bola menggelinding kembali pada Bong Pal. Dia takut – takut untuk mengambilnya. Dan tangan pucat seseorang menggenggam tangan Bong Pal, hantu wanita mengerikan kini tepat berada dihadapannya.

Bong Pal menangis ketakutan. Untungnya Myung Chul datang dan menenangkannya. Dia menunjukkan kalau hantunya sudah pergi. Semua orang hidup dengan ketakutan dihatinya. Jadi, Bong Pal tak boleh lari setiap kali ketakutan. Dia harus menghadapinya.
“Apa yang harus aku lakukan saat ketakutan? Ini menakutkan sendirian.” tanya Bong Pal masih sesenggukan.

Myung Chul mengingatkan bahwa dia selalu ada bersama Bong Pal, dia tak sendirian. Myung Chul mengajaknya pulang setelah agak tenang.



Bong Pal tersenyum menenangkan, dia meminta Hyun Ji jangan takut lagi. Dia ada disampingnya. Ia pun mengulurkan tangan untuk mengajak Hyun Ji pulang.


Hyun Ji sudah ada dikamarnya dan masih terjaga meskipun malam sudah larut. Ia menelfon Bong Pal lagi untuk menemaninya bicara. Apa kau sudah sampai rumah?

Bong Pal mengaku baru saja sampai rumah. Namun kenyataannya Bong Pal masih setia menemai Hyun Ji didepan rumahnya. Ia menyuruh Hyun Ji untuk cepat tidur. Hyun Ji mengaku masih sulit untuk tidur begitu saja. Bong Pal berinisiatif menyanyikan sebuah lagu untuk menenangkannya. Hyun Ji tersenyum mendengar suara Bong Pal yang menyanyikan lagu cinta.

Bong Pal menatap kamar Hyun Ji yang kini sudah gelap, “tidur yang nyenyak.”

-oOo-



Sesampainya dirumah, Bong Pal bertemu dengan Myung Chul yang masih sibuk membaca buku. Myung Chul melihat wajah loyo Bong Pal, kenapa dengan wajahmu? Apa ada yang terjadi?

Bong Pal mengatakan kalau Hyun Ji bisa melihat hantu. Myung Chul mendesah, intuisinya memang benar - benar terjadi. Bong Pal meminta bantuan Myung Chul untuk menyembuhkan Hyun Ji. Dulu dia bisa menyembuhkan matanya jadi dia pasti bisa membantu Hyun Ji. Soalnya Hyun Ji tak mau hidup seperti ini, Bong Pal berjanji akan mencari uang untuk biayanya.

“Bong Pal, dia sudah koma selama lima tahun. Wajar kalau dia melihat hal mengerikan saat kesadarannya kembali. Melihat hantu bisa saja hanya sementara. Jangan khawatir, aku yakin kemampuannya akan hilang saat ingatannya kembali. Sebelum itu, kau harus menjaganya dengan baik, okay?”

Bong Pal mengangguk dengan sedih, dia masih mengkhawatirkan kondisi Hyun Ji pastinya.



Keesokan paginya, Bong Pal sudah mengirimkan sms tepat saat Hyun Ji baru saja bangun. Dia bertanya apakah dia tidur dengan nyenyak dan apa acaranya hari ini? Hyun Ji cengengesan, dia mengatakan akan ada pertemuan dengan Prof Joo Hye Sung pagi ini. Bong Pal mengerti, mereka bisa bertemu nanti siang.

Wajah Bong Pal menunjukkan kalau dia sedang ada banyak pikiran. Ia kemudian mengirimkan pesan, “Aku merindukanmu.”

Hyun Ji senyum - senyum, ia berniat membalas sms itu hanya saja Ibu memangilnya untuk cepat – cepat bangun. Hyun Ji baru sadar kalau dia sudah telat, ia pun meninggalkan ponselnya tanpa membalas pesan.



Seorang pemburu tengah berada dihutan, hanya saja hari ini sangat sepi hingga ia belum berhasil menangkap apapun. Pemburu itu berniat pulang untuk sarapan. Tapi anjing yang digandengnya tiba – tiba menyalak dan berlari menuju ke arah dedaunan kering. Dibalik dedaunan kering itu ada tangan membusuk yang muncul kepermukaan. Pemburu itu jelas ketakutan dan berlari pergi meninggalkannya.


Hyun Ji bertemu dengan Hye Sung ditaman. Hye Sung menjelaskan bahwa anak anjing yang baru lahir ketakutan berada dikeramaian. Dia harus mengajaknya jalan – jalan agar ketakutannya perlahan menghilang. Mereka harus melakukan penyesuaian. Dan ia juga menyarankan agar Hyun Ji lebih sering untuk bertemu dengan Happy.

Hyun Ji menolaknya, dia tak enak kalau harus mengganggu Hye Sung terus. Hye Sung sama sekali tidak keberatan malah dia suka kalau Hyun Ji semakin dekat dengan Happy. Itu akan memicu meningkatnya endorpin dan menghilangkan trauma yang dialami Hyun Ji. Emosinya akan semakin stabil sehingga akan membantu penyembuhannya.  



Kepala Hyun Ji tiba – tiba mendengung dan kepalanya terasa nyeri. Hye Sung bertanya apa yang terjadi? Dia pun memegang kepala Hyun Ji yang terlihat kesakitan. Saat itu juga, suara jam tangan Hye Sung seolah sangat familiar untuk Hyun Ji. Suara detikan itu memicu ingatannya saat kecelakaan terlintas.

Hyun Ji ingat saat itu ada seseorang yang menepuk – nepuk wajahnya, pria itu menggunakan jam tangan dan bertanya, “dimana benda yang seharusnya diberikan padaku?

Hyun Ji mengatakan pada Hye Sung kalau dia sepertinya mengingat kejadian saat kecelakaan.


Hye Sung terlihat tak suka mendengarnya. Dia meminta Hyun Ji untuk tak memaksakan diri. Dia akan mengingatnya ketika waktunya tiba, tinggalkan ingatan buruk dan cobalah untuk mengingat yang baik – baik saja. Tak ada gunanya untuk mengingat ingatan buruk.

“Ya, aku akan melakukannya.”

Pembicaraan keduanya terputus saat Hyun Ji menerima telfon dari seseorang.



Hye Sung mengantarkan Hyun Ji untuk menemui Bong Pal. Dia bertanya kapan pertama kalinya Hyun Ji bertemu dengan Bong Pal? Hyun Ji tersenyum, dia merasa kalau mereka ditakdirkan untuk bertemu. Sulit untuk menjelaskannya, hanya saja dia selalu berakhir menemui Bong Pal.

Hye Sung menepikan mobilnya saat melihat Bong Pal ada dipinggir jalan. Hyun Ji mengucapkan terimakasih atas tumpangannya. Mereka berdua pun pamit pergi.

Hye Sung tersenyum sinis, “kau ditakdirkan untuk bertemu? Menarik.”


Entah apa yang direncakanan oleh Bong Pal, dia membawa Hyun Ji ke toko baju olahraga dan meminta untuk membeli baju. Hyun Ji heran, baju olahraga?

-oOo-


In Rang dan Chun Sang sedang berjalan bersama sambil makan es krim. Chun Sang mengaku aneh dengan permintaan yang diucapkan Biksu Myung Chul.


Kemarin saat mereka berdua ada didepan kantor polisi, Myung Chul bertanya mengenai Prof Joo Hye Sung dan meminta bantuan pada mereka berdua. Myung Chul meminta mereka untuk selalu bersama dengan Bong Pal.

“Itu artinya kita boleh mengusir hantu..”

PLAK! Myung Chul mendaratkan pukulan dikepala Chun Sang. Dia menyuruhnya untuk selalu dekat dengan Bong Pal dan segera menelfon Myung Chul kalau sampai Prof Joo Hye Sung melakukan hal aneh pada Bong Pal.


Chun Sang merasa curiga dengan hubungan Hye Sung dan Biksu Myung Chul. In Rang hanya mengernyit, itu artinya Myung Chul meminta mereka untuk menjadi bodyguard. Chun Sang buru – buru meletakkan tasnya dan membusungkan dada tinggi – tinggi. Jadi aku terlihat bisa dipercaya?

“Kemana kita akan pergi?” tanya In Rang malas untuk menanggapi tingkah konyol Chun Sang. Chun Sang mengatakan kalau Bong Pal hanya menyuruhnya untuk datang kesini.



Bong Pal sudah ada ditempat latihan bersama dengan Hyun Ji. Bong Pal menyuruh Hyun Ji untuk menganggapnya sebagai hantu. Dia merangkul leher Hyun Ji dari belakang. Hyun Ji tanpa ragu langsung memelintir tangannya dan menekuknya. Bong Pal buru – buru berbalik dan menahannya. Mereka berdua saling bergulat sampai akhirnya Bong Pal berhasil mengunci pergerakan Hyun Ji dengan menindihnya di matra.

Hmmm... Chun Sang berdehem ketika sampai ke tempat latihan mereka. Dia meledek mereka yang terlihat cocok bersama. Bong Pal dan Hyun Ji buru – buru bangkit sambil mengipasi badannya. Wah, panasnya..



Chun Sang menyuruh Hyun Ji untuk berlarih dari sang ahli. Mereka berdua masih amatir, kalau mereka hanya berlatih gerakan diatas matras, itu bisa bahaya.

“Ah, dia ahli?” tanya Hyun Ji pada Bong Pal.

“Dia di jurusan kinesiology.”


Chun Sang pun akhirnya memperkenalkan diri karena Hyun Ji lupa pada mereka. In Rang pun sama, dia melambai dengan kesenangan pada Hyun Ji. Chun Sang mengaku sebagai CEO dari soondae sup dan juga master kumdo, judo, dan jujitsu.



Chun Sang akan memulai latihan hari ini dengan latihan pertahanan diri. Dia pun bersikap seperti anak jalanan yang nakal dan meledek Hyun Ji. Chun Sang kemudian merangkulnya. Hyun Ji melihat tangan Chun Sang dengan tak suka, dia memelintir lalu memutarnya dan menendang alat vital Chun Sang.

In Rang dan Bong Pal Cuma bergidik ngeri tak bisa membayangkannya bagaimana sakitnya. Chun Sang kelabakan dimatras sehingga Bong Pal dan In Rang segera menghampirinya dengan wajah kasihan. Hahaha.



Mereka berempat mengakhiri latihan dan makan di minimarket. Hyun Ji meminta maaf atas apa yang sudah dia lakukan pada Chun Sang. Chun Sang sebenarnya masih melengos dengan malas. Dia kesal gegara Hyun Ji tak memberitahunya kalau dia sabuk hitam di taekwondo. Tak heran kalau dia jago berkelahi saat menjadi hantu.

“Ngomong – ngomong, aku harap ingatanmu cepat kembali.” Sela In Rang.

“Tak usah terlalu terburu – buru.” Imbuh Bong Pal.

In Rang tetap berharap supaya ingatan Hyun Ji cepat kembali. Dia ingin agar pelaku menerima hukuman yang setimpal. Chun Sang yakin kok kalau ingatan itu pasti akan segera kembali. Tapi yang dia heran, bagaimana bisa Hyun Ji melupakan Bong Pal? In Rang juga, dia mungkin terlihat kuat tapi didalam hati dia sangat sedih.



In Rang menjejalkan makanan ke mulut Chun Sang yang ember. Chun Sang berganti topik, kenapa kau tiba – tiba ingin bejalar pertahanan diri?

“Aku harap itu bisa membantu Hyun Ji.”

Chun Sang menganggap membantu atau tidaknya, itu tak bisa diperkirakan. Dia harus bersikap dengan natural agar pertahanannya bisa berjalan dengan baik. Dalam masalah Hyun Ji, dia butuh sesuatu yang mestimulasi pikiran dan kecerdasannya.

“Bagaimana caranya?” tanya Bong Pal.

Chun Sang menjawabnya dengan senyuman yang sulit diartikan.



Bagaimana cara Chun Sang? Dia malah membawa mereka berempat untuk karaoke. Dia dan In Rang menyanyi dan menari gila – gilaan. Sedangkan Hyun Ji dan Bong Pal hanya bisa tertawa melihat tingkah konyol mereka berdua.

Tapi meskipun sudah semangat banget, ternyata mereka hanya mendapat nilai 50. Chun Sang langsung sebal dibuatnya.


Bong Pal pun mengantarkan Hyun Ji setelah mereka selesai bernyanyi – nyanyi ria dikaraoke.


Sampainya dirumah, Hyun Ji bertemu dengan bapak – bapak yang bertamu kerumahnya. Bapak itu pamit setelah selesai ngobrol dengan ibu. Ibu mengatakan kalau rumah mereka akan segera dijual. Hyun Ji terkejut, secepat itu?

Ibu mengatakan kalau Ayah sendirian didesa, jadi mereka harus segera bergabung bersamanya. Mereka akan segera pindah setelah rumah terjual. Hyun Ji sempat terdiam sedih.



Dalam perjalanan, Myung Chul menerima panggilan Petugas Choi dari kepolisian Yangchul. Mereka bertanya, bukankah dia adalah orang yang telah mengisi laporan orang hilang bernama Park Ji Hoon?

Myung Chul membenarkan dengan sumringah karena mengira mereka berhasil menemukan Ayah Bong Pal.

Polisi itu kini berada di hutan, mereka sedang mengangkat mayat seseorang yang ditemukan oleh pemburu tadi pagi. Dia meminta Myung Chul datang ke kantor polisi untuk melakukan identifikasi. Myung Chul heran, identifikasi?



Myung Chul sudah sampai ke kantor polisi dan bergegas menuju mayat yang baru saja ditemukan. Polisi membuka kain putih yang menutupinya, saat itu juga Myung Chul langsung mengiyakan kalau mayat itu memang Park Ji Hoon. Myung Chul berdiri memebeku, jiwa yang malang. Apa yang harus aku lakukan? Apa yang Bong Pal harus lakukan?


Myung Chul duduk diruang tunggu sambil melamun. Seorang polisi menawarkannya air dan dia pun menerimanya. Polisi menyarankan agar Myung Chul memindahkan tubuh mayat itu ke Seoul dan melakukan autopsi disana. Dokter mengatakan kalau lehernya patah. Dan kemungkinan bukan karena terjatuh.

“Apa maksudmu dia dibunuh?” tanya Myung Chul yang segera dibenarkan oleh polisi. Myung Chul meremas gelas kertasnya dengan geram.


Berita mengenai ditemukannya mayat di Yangjugoon disiarkan stasiun tv. Polisi mengidentifikasikan bahwa mayat itu meninggal dua bulan lalu. Mayat itu diketahui bernama Park Ji Hoon.

Dikliniknya, Hye Sung melirik ke televisi saat mendengar berita itu. Dia hanya menanggapi dengan senyum sinis.



Myung Chul menemui Bong Pal dirumahnya. Bong Pal berniat pergi ke minimarket. Myung Chul memberitahukan kalau Ayahnya sudah ditemukan. Bong Pal menanggapi dengan dingin, Oh ya.

“Bong Pal, ayo lihat ayahmu.”

“Lupakan. Kau pergi sendiri saja.”

Myung Chul berteriak memanggil Bong Pal yang hendak pergi. Ayo pergi bersamaku.



Polisi membuka kain putih yang menutupi mayat Ayah Bong Pal. Bong Pal membeku tak tahu apa yang harus diperbuatnya. Matanya mulai berkaca – kaca, “Biksu Myung Chul, kenapa ayahku disini?”


Tak lama setelah itu, Detektif Yang menerima laporan bahwa ada mayat yang ditemukan dengan cara pembunuhan yang sama seperti No Hyun Joo.

Detektif Yang pun menemui dokter yang mengindentifikasinya untuk melakukan konfirmasi. Dia bertanya apakah DNA pelaku tertinggal pada mayatnya? Dokter belum bisa memastikan sebelum melakukan autopsi. Mereka akan menunggu sampai keluarga memberikan persetujuan.



Myung Chul memberikan surat persetujuan untuk melakukan autopsi. Dia menjelaskan bahwa polisi menemukan kejanggalan pada kematian ayah Bong Pal, mereka menyarankan untuk melakukan autopsi. Dia memintanya untuk berfikir masak – masak sebelum menandatanganinya.

Bong Pal menatap form itu dengan tatapan kosong. Pikirannya masih kalut dan sulit untuk mencerna semua ini.

Ponsel Bong Pal bergetar menerima panggilan dari Hyun Ji tapi Bong Pal tak menanggapinya.

-oOo-


9 Responses to "SINOPSIS Let’s Fight Ghost Episode 14 Bagian 1"

  1. Poor bong pal ayah na meninggal dan mw d tunggal hyun ji pindah rumah

    #pukpku sini oenni peluk

    ReplyDelete
  2. Ane ngrasa tokoh si bongpal spanjang episode tu ngga ngeh/ngga tau apa2 mslh terkait dgn prof hyesung, atau ttg ayahnya ya. Jd si biksu aja yg ada curiga2 sm hyesung n nyelidikin dia. Dan si hyunji sbnrnya pas jd hantu jg smpet bbrp kali diliatkn entah barangnya atau pas itu di video ada sosok hyesung, tp dia abaikn n g ngasitw bongpal. Dan baru stlh kjadian bpknya ditemukn mninggal ini deh mgkn bakal diliatkn bongpal mulai dikasitw sm biksunya mgkn atau nyaritw sgala sesuatunya.. duh gemes bgt, penjahatnya deket bgt sm kalian, tp bongpalnya kek bnr2 "ngga liat" (msh blm), krn dia mayan acuh jg sih, yg dipentinginnya skrg hyunji doang.eiii..
    Slain liat yg 2 ini lg lope2, seru jg liatin 2 sunbae nya yg kdg2 aneh, kdg bener,bromance nya tu lucu bgt dah.
    Tinggal 2 episode lg ya.. 11-14 ini g smpt catch up krn no wifi buat nonton, jd baca sinop aja dah.hhehe
    Thankyou buat para pnulis sinopsis nya.. tertolong buat ngejar critanya

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^