SINOPSIS Let’s Fight Ghost Episode 10 Bagian 2

SINOPSIS Let’s Fight Ghost Episode 10 Bagian 2
Sumber gambar dan konten: tvN
Soo Kyung meyakinkan Hyun Min bahwa semua hal yang menimpanya bukanlah salahnya. Hyun Min tak kuasa menahan kesedihannya, operasi ini dia lakukan hanya untuk bisa bersama dengan Soo Kyung. Soo Kyung juga tak mau mati tapi kalau Hyun Min harus bersama sekarang, ini hanya akan membuat dia semakin sedih.



“Aku sangat bahagia bisa bersamamu. Aku hanya akan mengenang kenangan indah kita. Hyun Min, berjanjilah padaku kalau kau tak akan melukai dirimu. Jagalah janjimu.” Ucap Soo Kyung.



“Aku mencintaimu.” Desis Hyun Min dengan air mata yang mengalir membasahi wajahnya. Soo Kyung pun tak bisa menahan air matanya, aku juga mencintaimu. Soo Kyung buru – buru menjauh dari Hyun Min dan tubuhnya perlahan terbang ke langit. Ia pun menghilang menjadi debu yang bercahaya.

Bong Pal melihat reaksi sedih Hyun Ji. Ia kemudian bertanya, “Apa dia baik – baik saja?”

“Aku pikir begitu.” Jawab Hyun Ji prihatin sekaligus sedih.

-oOo-




Duo Lebay mengantarkan Bong Pal pulang, Bong Pal berjanji akan segera mengambalikan baju Chun Sang. In Rang memanggil Bong Pal sebelum pergi, ia menitipkan sebuah surat untuk Hyun Ji.

Hyun Ji tersenyum menerima perhatian dari In Rang sedangkan Chun Sang hanya bisa menggeleng tak percaya. Bong Pal ragu kemudian ia menatap ke arah Hyun Ji.

“Tentang Hyun Ji... dia sudah menyukai seseorang.”

Seketika mulut Chun Sang menganga. In Rang membeku mendengar penuturan Bong Pal.


Selepas kepegian Bong Pal, ia pun berlari menuju pelukan Chun Sang.

“Kau idi*t!” desis Chun Sang.



Bong Pal dan Hyun Ji menikmati udara malam di rooftop. Bong Pal bertanya – tanya apakah akhir dari hubungan mereka juga akan sama seperti Hyun Min. Hyun Ji menenangkannya, tak apa – apa toh mereka sekarang senang. Dia meraih tangan Bong Pal, tak ada gunanya untuk mengkhawatirkan masa yang akan datang.

“Kau benar. Tapi ngomong – ngomong, Apa In Rang Sunbae baik – baik saja?”

Hyun Ji mengangguk, dia pasti baik – baik saja.

-oOo-



Perkiraan mereka benar – benar salah, karena sekarang In Rang dalam mode galau gila. Sampai wajahnya ditekuk dan menenggak soju sampai mabuk. Chun Sang menatap temannya dengan miris, dia kan sudah memperingatkan untuk jangan jatuh cinta pada hantu.

In Rang mengeluarkan surat yang telah ia tulis dan menyobek - nyobeknya, dia tak tahu kalau rasanya akan sesakit ini. Ia menyebar surat itu dengan dramatis, “Aku menyukaimu Kim Hyun Ji. Aku ingin menemuinya.”


In Rang berniat mencebur ke sungai tapi Chun Sang buru – buru menahannya. Dia menarik lalu memeluknya. Dia menepuk punggung In Rang, sedangkan In Rang masih terus meraung. Hatinya sakit!

-oOo-


Myung Chul menemui temannya dan memberitahukan tentang apa yang ia alami. Saat dia bersalaman dengan Hye Sung, dia merasa seluruh tubuhnya gemetaran. Dia merasa kalau ada sesuatu yang buruk dalam diri Hye Sung. Teman Shaman Myung Chul juga berfikiran kalau pria itu pasti bukan pria biasa. Shaman berubah takut, jadi kenapa kau kesini? Jangan bilang aku harus menghadapi orang seperti itu? Aku tak bisa.

Myung Chul tersenyum. Dia tak akan memintanya melakukan hal semacam itu.

“Lalu untuk apa kau kesini?”

“Kau ingat benda ritual yang aku gunakan saat Bong Pal masih kecil? Bisakah aku mendapatkannya?”


Kilasan masa lalu menunjukkan sebuah gelang melingkar ditangan seserang. Hawa gelap tiba – tiba muncul dan gelang itu rusak dan bertebaran.


Shaman itu tak yakin soalnya benda itu langka. Myung Chul memintanya untuk mencari dan juga ia minta jimat. Dia akan memberikannya pada Bong Pal meskipun ia tak yakin akan berguna.

-oOo-



Hye Sung memperhatikan ibunya dalam rumah, dia sedang sibuk memotongi tanaman di halaman. Hye Sung pun kemudian pamit untuk pergi. Seperti pada orang asing, ibu dengan kaku menyuruhnya untuk berkendara dengan hati – hati.

Hye Sung melihat tangan ibunya terluka, kau terluka?

Ibu segera menyembunyikan tangannya, tak apa – apa. Seketika ekspresi khawatir Hye Sung berubah kecewa atas penolakan ibunya. Ia pun permisi untuk pergi.


Tetangga Ibu Hye Sung berlari kegirangan menuju rumahnya. Dia bertanya apakah Hye Sung itu putranya? Wah, dia tinggi dan tampan.

Ibu menjawab dengan lemah, “Dia bukan putraku. Bukan.”

KILAS BALIK




Wajah Ibu Hye Sung babak belur, dia gemetaran melihat putranya yang berdiri di dekat jendela dengan hawa hitam yang keluar dari tubuhnya.

Diluar rumah, seseorang berteriak menemukan seorang pria terkapar direrumputan. Ibu Hye Sung hanya memanggil putranya lirik, “Hye Sung..”

Hye Sung menoleh dengan tatapan mata yang menakutkan.
KILAS BALIK BERAKHIR



Rupanya Hye Sung belum pergi dari rumah Ibu, dia masih memperhatikan dari kejauhan. Ibu mengunci pintu dan melihat Hye Sung didalam mobil, Ibu seolah mengabaikan dan memilih kembali kedalam rumah. Hye Sung pun bergegas melajukan mobilnya untuk pergi.

-oOo-



Tak seperti biasanya, Hyun Ji sedang belajar untuk ujian. Bahkan saat Bong Pal mengajaknya makan pun dia menolak. Ia ingin belajar karena ujian sebentar lagi. Bong Pal menghampiri Hyun Ji lalu merebut bukunya. Dia menyuruh Hyun Ji untuk istirahat dulu, dia bisa kelelahan kalau terus belajar.

Dari buku Hyun Ji berjatuhan foto Seo Yeon yang ia corat-coret. Hyun Ji buru – buru menyembunyikannya, “Jangan liat!”

“Aku sudah melihatnya.” Ucap Bong Pal seraya merebut foto itu dari tangan Hyun Ji.




Bong Pal menyindir Hyun Ji yang sudah membuat wajah Seo Yeon jadi jelek. Jangan – jangan kau cemburu? Bong Pal meledek dengan menunjukkan foto yang digambari dia dan ada tulisan, Hyun Ji love Bong Pal.

Hyun Ji cemberut, semua itu karena dia bahkan tak bisa berfoto bersama.

“Aku juga tak suka berfoto.” Ucap Bong Pal.

Bong Pal menghampiri Hyun Ji dan memegang kedua belah pipinya. Dia mengaku kalau dia lebih suka melihat Hyun Ji secara langsung. Kau terlihat...sangat jelek. Haha. Keduanya pun segera adu mulut.



Myung Chul mendengar gelak tawa Bong Pal dari luar apartemen. Dia tak pernah mendengar Bong Pal tertawa lepas seperti ini. Pintu tak terkunci, Myung Chul pun melihat dari luar apartemen.

Bong Pal sedang bercanda dengan Hyun Ji. Dia ada kelas jam 11 jadi mereka harus makan di kantin.



“BONG PAL! Kau bicara dengan siapa?! Aku tanya kau bicara dengan siapa?” bentak Myung Chul. “Apa ini hantu wanita yang kau temui?”

Myung Chul sepertinya memang sudah merasakan kehadiran Hyun Ji sejak dulu. Apa kau tinggal dengan hantu wanita? Apa kau berkencan dengan hantu itu?

“Ini bukan urusanmu!”

Myung Chul mengajak Bong Pal untuk memeriksakan matanya dan dia juga harus ingat kalau ibunya meninggal karena hantu. Bong Pal menolak karena dia bisa menjaga dirinya sendiri.



“Kau pasti... sangat menyukai hantu itu.”

Bong Pal membenarkan lalu menggenggam tangan Hyun Ji yang gelisah. Dia meminta Myung Chul untuk mengurusi urusannya sendiri. Myung Chul tak bisa berkata – kata ataupun mencampuri kehidupan Bong Pal. Ia pun pergi dari sana.


“Jadi benar kalau ibumu meninggal karena hantu? Kau mengumpulkan uang untuk menghilangkan kemampuanmu?” tanya Hyun Ji.

Bong Pal meminta Hyun Ji untuk melupakan semua itu. Ia mengajaknya untuk berangkat sekolah tapi Hyun Ji masih berdiri ditempat. Dia akan dirumah saja hari ini. Bong Pal tak bisa memaksa dan membiarkan Hyun Ji untuk tetap tinggal.

Hyun Ji berulang kali menghembuskan nafas berat setelah kepergian Bong Pal.

-oOo-


Myung Chul merutuki sikap Bong Pal. Bahkan disaat Ayahnya menghilang, dia malah berkencan dengan hantu. Myung Chul melewati toko kue, ia menghitung dengan jarinya. Oh, ia ingat kalau hari ini adalah hari ulang tahun Bong Pal.


Bong Pal berjalan menuju ke sekolah hanya saja ada perasaan berat yang menghantuinya. Ia pun berbalik arah saat tengah menyeberangi jalan.



Myung Chul sampai ke rumah Bong Pal. Hyun Ji berada dirumah sendirian, dia bingung harus membukakan pintu atau tidak. Hanya saja Myung Chul tahu kalau Bong Pal meletakkan kunci diatas pintu. Ia pun berhasil masuk ke dalam rumahnya.

Hyun Ji langsung berdiri ketika melihat Myung Chul menuju ke arah sofa. Tapi Myung Chul bisa merasakan hawa Hyun Ji. Ah, aku tahu kau ada disini. Tolong jangan pergi, dengarkan aku.

“Aku tak tahu kenapa kau terus berada disini. Tinggalkan Bong Pal, kau bukanlah hantu jahat. Ini untuk Bong Pal, kau harus meninggalkannya. Ketika dia kecil, hantu jahat masuk kedalam dirinya. Semua salahku. Aku harusnya lebih kuat sehingga aku bisa mengusir mereka.”




Dulu saat Bong Pal kecil, tubuhnya diganggu oleh kekuatan jahat. Dia terus merengek dan tubuhnya kejang – kejang. Myung Chul datang kemudian memasangkan gelang ke tangan Bong Pal. Dia melakukan ritual dengan suara kendang dipukul semakin cepat, semakin kencang pula kejang yang dialami Bong Pal.

Tepat saat upacara selesai, hawa jahat keluar dari tubuh Bong Pal kemudian mengepul menjadi hawa hitam. Hawa itu menyerang dada Myung Chul.


Myung Chul terduduk dengan mulut mengeluarkan darah.

Setelah kekuatan jahat itu meninggalkan Bong Pal, aku tak bisa sepenuhnya menghilangkannya. Kesalahan terbesarku, setelah itu kekuatan jahat itu membunuh Ibu Bong Pal tepat didepan matanya. Saat itulah, dia sadar kalau dia bisa melihat hantu.



Myung Chul bercerita bahwa sejak saat itu hantu mulai muncul dalam kehidupan Bong Pal. Temannya yang memandang dia aneh membully –nya dan meninggalkan dia. Kau pikir hantu bisa bersama dengan manusia? Tolong tinggalkan Bong Pal demi kebaikannya.

Hyun Ji menangis mendengar kisah yang diceritakan Myung Chul.


Hyun Ji melihat kue pemberian Myung Chul dengan sedih apalagi mengingat dia yang menyuruhnya untuk pergi.


Bong Pal sampai dirumah dan menemukan kue diatas meja. Tertulis ucapan selamat ulang tahun untuknya.



Hyun Ji menenangkan diri di rooftop, ia mulai menangis. Ia mungkin bimbang untuk memilih keputusan mana yang terbaik. Bong Pal menegur Hyun Ji hingga ia pun bergegas mengusap air matanya. Ia bersikap ceria dihadapan Bong Pal.

“Apa kau berpapasan dengan Myung Chul?” tanya Bong Pal khawatir.

“Iya, aku berpapasan dengannya hanya saja aku menghindar.”

Hyun Ji membahas ulang tahun Bong Pal. Berhubung dia tak bisa memberikan sesuatu, apa Bong Pal ingin pergi ke suatu tempat?

-oOo-



Keduanya sudah berada di atas kapal dan Hyun Ji mengaku kalau ini pertama kali dia naik kapal. Bong Pal mengaku kalau ini bukan pertama kali untuknya, tapi ke tempat ini bersama dengan Hyun Ji membuatnya senang.

Suara letupan kembang api terdengar, Bong Pal langsung menggandeng tangan Hyun Ji untuk bergegas menuju ke bagian atas kapal. Keduanya menikmati pemandangan kembang api yang terlihat cantik.

“Aku harap kau bahagia.” Ucap Hyun Ji.

“Aku sudah cukup bahagia. Aku tak pernah merayakan ulang tahunku sebelumnya. Aku tak pernah suka ulang tahun sebelumnya. Tapi karena kau, aku mulai menyukainya.”




“Aku meminta maaf.”

“Untuk apa?”

“Semuanya. Aku tak bisa melakukan apapun untukmu.”

Bong Pal menyuruh Hyun Ji jangan seperti itu.

“Selamat ulang tahun.”

Bong Pal mengucapkan terimakasih kemudian menarik kepala Hyun Ji dengan lembut. Dikecupnya ujung kepala Hyun Ji hingga Hyun Ji tak kuasa menahan air matanya. Dengan susah payah dia berkata kalau dia ingin minum. Bong Pal menyuruh Hyun Ji untuk menunggu.



Hyun Ji menangis pedih dan berat untuk meninggalkan Bong Pal. Namun ia meyakinkan pilihannya dan langsung menghilang saat Bong Pal kembali.
Bong Pal kebingungan mencari Hyun Ji, dia memanggilnya tapi tak kunjung datang. Ia berlarian ke seluruh kapal dan berhasil menemukan Hyun Ji. Tapi... bukan. Dia hanya wanita yang punya tubuh dan gaya rambut yang mirip dengan Hyun Ji.

Bong Pal kembali berlarian, dia berteriak memanggil Hyun Ji.


Hyun Ji kini ada ditepian menatap ke arah kapal dengan sedih. Air matanya mengalir. Ia merubah gaun putih pemberian Bong Pal dengan pakaian sekolah miliknya. Hyun Ji pun pergi.


-oOo-

7 Responses to "SINOPSIS Let’s Fight Ghost Episode 10 Bagian 2"

  1. Seperti y hye sung kerasukan roh jahat yg dulu y merasuki tubuh bong pal saat kecil.klo menurut nur mungkin roh jahat itu mengincar bong pal karna masih ada sebagian energi y yg tertinggal di dlm tubuh bongpal.

    Bt hubungan hiun ji dan bong pal kaya y di tempa masalah lagi.seperti y hiun ji menyerah akan perasaan cinta y demi kebaikan bong pal.semoga hiun ji beneran cuma koma dan dia nanti y bisa hidup kembali dan bisa ngelanjutin kisah cinta y dgn bong pal.aminnnn itu harapan y nur


    Makasih eonni sinopsis y.

    ReplyDelete
  2. Untung hawa jhat yg smpat mrsuki tubuh bogpal bs di usir klu tdak kan bong pal yg jd jhat..ochh tidak..smngat chingu..

    ReplyDelete
  3. Untung hawa jhat yg smpat mrsuki tubuh bogpal bs di usir klu tdak kan bong pal yg jd jhat..ochh tidak..smngat chingu..

    ReplyDelete
  4. pengen cepet2 mgg depan, buat penasaran

    ReplyDelete
  5. tuch kan ada air mata,, stlh kmrn d bkin baper😥😥😥
    ceritanyamasih banyak teki tekinya,,
    gak sabar nunggu lanjutannya,,
    SEMANGAT n FIGHTING yaa unni😉😉😉

    ReplyDelete
  6. Jadi inget master sun sama 49 days.biasanya roh2 gentayangan yg koma itu bakalan lupa apa yg dialaminya waktu jd roh kecuali mmg jalannya mesti mati gitu kayak di 49 dys.tp....kbtln gong shil master sun enggak lupa dg orang yg dibuntutinya slma 3 taun jd roh...cuman diantara mrk nggak terjalin cinta.kalao bener hyun ji cuma roh dan bkn hantu...apa yah maksud kata2 hye sung sama ayahnya bong pal yg mengtakan kalo anak itu mati krn ayahnya bkng pal.trus psti ada alasannya kan kalo roh hyun ji mesti deket2 bkng pal trs.....molla!!!!!
    Kamsahamnuda puji.....

    ReplyDelete
  7. Beneran kaaan,, abis sweet sweetan pasti ada tear tearan,, hhheeuuuuu

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^