SINOPSIS Uncontrollably Fond Episode 4 Bagian 1

SINOPSIS Uncontrollably Fond Episode 4 Bagian 1
Sedikit mundur dari episode terakhir, disini ternyata No Eul sama sekali tak berniat untuk bunuh diri. Dia hanya melihat suatu hal yang menarik, Lee Yu Bi dan Jun Ho sedang ber-selfie dipinggir sungai. Jelas saja No Eul seperti medapat durian jatuh, “Yak, itu Joon Ho dan Lee Yu Bi. Aku pikir kemistri dalam film mereka sudah terkirim ke dunia nyata.”




No Eul berdiri memanjat dinding demi mendapatkan foto kedua artis terkenal itu.
Disaat itulah Joon Young datang dan memarahi No Eul, dia pikir No Eul berniat bunuh diri dan menghargai nyawanya hanya segitu. Sedangkan No Eul yang tak tahu menahu hanya bisa melongo menatap Joon Young.





~~FLASHBACK~~
No Eul berhasil melewati masa kritisnya meskipun detak jantungnya sempat sangat lemah. Dokter memberitahukan kondisi No Eul pada No Jik dan Na Ri, dia menyuruh mereka tak usah khawatir. No Eul sudah melewati masa kritis dan dia tak akan meninggal.

Air mata lega Joon Young mengalir. Dia masih duduk diposisi yang sama selama operasi berlangsung.




Tak jauh dari mereka, Ji Tae juga sudah bisa menghela nafas lega saat tahu No Eul telah melewati masa kritis.


*****
Hari berikutnya, Joon Young menemui profesor untuk mengajukan pengunduran dirinya dari sekolah. Profesor menanyakan keyakinan Joon Young, bukankah ini pertama kalinya dia lulus? Kenapa tiba – tiba ingin keluar.

Joon Young menatap telunjuknya yang terluka, “Aku pikir kalau seorang pria sepertiku menjadi jaksa. Maka tak akan ada harapan untuk negeri ini.” jawab Joon Young tersenyum miris.
 




[JANUARI, 2016]
No Eul menatap pantulan wajahnya didepan kaca, dia tak pecaya kalau wanita itu adalah dirinya. Na Ri memuji kekuatan sebuah make-up yang bisa merubah No Eul sedemikian rupa.

Na Ri kemudian menawarkan No Eul untuk menambahkan dandanan layaknya girl group yang sedang populer sekarang. No Eul menanggapi malas dan mengusap lipstiknya, memangnya dengan begini dia mendapatkan uang apa?

No Eul menghapus lipstiknya. “memangnya kau ingin aku bertemu dengan Shin Joon Young dengan tampilan seperti ini? Kau ingin aku menggodanya atau apa? Aku menemuinya untuk urusan kerja.”




Na Ri hanya meminta No Eul untuk tetap menggunakan make – upnya. Toh Shin Joon Young bukan tipe yang mudah tergoda. Ada banyak wanita kaya dan cantik yang menantikannya jadi ia yakin No Eul tak akan punya kesempatan.

“Jadi untuk apa kau memintaku memakai make-up?”





Na Ri tahu kalau Shin Joon Young bagi mereka sudah terlalu jauh dari batas kemampuan mereka. Dia juga tak menginginkannya. Dan dengan No Eul berpakaian jelek membuatnya hanya mempermalukan diri.

“Memangnya kenapa kalau aku berpakaian menyedihkan? Aku tak perduli dengan apa yang dia pikirkan.”

“Aku perduli!” jawab No Eul. Dia hanya ingin kalau memori buruk mereka bersama Joon Young tak akan lagi terulang. Dia hanya ingin ada memori baik nantinya.

No Eul terdiam. Dia kemudian menyuruh No Eul untuk memberinya make-up seperti idol yang dia tawarkan tadi.


******
Omona~~ Sekarang kita disuguhi pemandangan Joon Young yang baru saja berkaca setelah mandi. Dirinya bangga menatap tubuhnya yang terlatih hingga memiliki otot yang bagus, “Aku telah membuat ototku menjadi sempurna.”




Ketika Joon Young sedang memilih baju, Gook Young datang dengan girangnya dan memberitahukan bahwa No Eul telah sampai ke sana tapi dengan tampilan yang aneh.



Keduanya sudah berada didepan layar, Joon Young tanpa berkedip menatap No Eul yang merias diri dan terlihat cantik.

“Wah, dia habis – habisan untuk terlihat baik didepanmu. Kenapa aku merasa kasihan padanya? Apa karena aku tahu kalau dia akan terus ditolak oleh Shin Joon Young” celoteh Gook Young.


No Eul mulai berlaku aneh dengan berlenggak lenggok didepan ponselnya karena menunggu Joon Young yang tak kunjung muncul. Gook Young melihat tingkahnya berniat untuk mematikan layar tapi Joon Young menghalangi. Dia malah meminta Gook Young untuk mengambil pororo.

Gook Young sebenarnya merasa aneh, tapi dia diam saja dan menuruti perintah Joon Young.






“Semakin lama aku lihat, semakin terlihat jelas kalau aku ini mempesona. Eul, hidupmu pasti sangat berat hingga menyembunyikan kecantikanmu untuk waktu yang lama!” ucap Eul sedih pada layar ponselnya.

Joon Young tersenyum tipis melihat aksi konyol Eul.



Na Ri sampai ke depan rumah Joon Young dengan tergesa gesa, dia meminta maaf kalau dia hanya bisa membawakan anting palsu. Bagi No Eul sih tak masalah, entah palsu ataupun asli.

“Itu akan sangat menyedihkan untukmu. Bahkan dia bisa berfikir kalau kau juga penuh kepalsuan.” Ujar Na Ri.

“Dia akan memperlakukanku dengan buruk, takperduli apapun yang aku lakukan. Dia punya temperamen yang buruk. Dan cara dia menyiksaku sebelumnya tak ada apa – apanya dibanding sekarang.” Kesal No Eul.




Na Ri kagum dengan rumah besar Joon Young. Dia mengingatkan No Eul untuk jangan sampai takut, bukan hanya Joon Young yang punya temperamen buruk, No Eul juga punya temperamen yang sama.

“Baiklah kawan.” Jawab No Eul.

Na Ri juga mengingatkan agar No Eul memanfaatkan semua kesempatan yang ia miliki. Bahkan No Eul harus berpura – pura ingin bunuh diri untuk mendapat kesempatan ini.


“Aku tidak berpura – pura untuk bunuh diri. Aku tak pernah melakukan ataupun mencoba bunuh diri. Dia hanya salah paham. Bagaimana bisa dia bunuh diri dan meninggalkan Jik.”
Na Ri mengangguk mengamini ucapan No Eul.

Sedangkan Joon Young didalam rumah tampak kesal, dia ternyata telah dibodohi. Wkwkw.



No Eul memencet tombol rumah Joon Young berulang kali tapi belum juga ada tanggapan. Dia mulai kedinginan dan menggigil, dia menghubungi Gook Young. Dia memberitahukan kalau dia sudah memencet bel selama lebih dari 10 menit di rumah Joon Young tapi belum juga ada jawaban.

“Benarkah? Aku juga heran kenapa. Aku akan melihatnya dan menelfonmu.”

Dan rupanya Gook Young sudah ada didepan layar pintu memperhatikan No Eul, “Tentu saja ini karena temperamen buruk Joon Young.




No Eul memanggil – manggil Joon Young, dia meminta Joon Young untuk membuka pintunya. No Eul befikir kalau mungkin dia sedang dipermainkan. No Eul kemudian berniat menendang pintu rumah Joon Young.

Bertepatan saat itu Joon Young membuka pintu. No Eul yang terkejut hampir saja jatuh tapi Joon Young membantunya.

“Anyeong...” sapa No Eul informal.
“Anyeonghaseyo..” jawab Joon Young formal.
No Eul canggung, dia akhirnya membungkuk hormat. “Anyeonghaseyo~~”


No Eul memberitahukan kalau mungkin bel pintu sudah rusak, dia bilang kalau crew syuting akan segera datang.

“Mereka tak akan datang. Aku menyuruh mereka untuk tak datang.”

“Kenapa?” tanya No Eul.
Joon Young berkata kalau dia tak akan syuting film dokumenter. No Eul terkejut, bukankah kemarin Joon Young sudah setuju.

“Karena kau menipuku. Aku pikir kau akan lompat dari jembatan karena aku mengatakan tidak padamu.”



No Eul mengedip – ngedipkan matanya bingung untuk menjawab. Itu semua hanya salah paham. Joon Young berkata kalau seharusnya No Eul memberitahunya kalau dia salah paham.

“Aku akan melakukannya...” ucap No Eul lirih. “tapi aku lupa...”
Joon Young pokoknya tak akan melakukan syuting film dokumenter. Joon Young pun memanggil pororo untuk jalan – jalan.



No Eul menghentikan Joon Young, bagaimanapun juga dia telah dirugikan karena Joon Young. Dia kehilangan cerita ekslusif tentang berita kencan Junho dan Lee Yu Bi.
“Ooh, jadi kau sebenarnya sedang mengambil foto mereka?”

No Eul mengamini pertanyaan Joon Young dan dia bisa saja menjual foto itu untuk uang yang banyak. Dia bisa memenuhi kebutuhannya selama dua bulan. Joon Young dengan angkuh menyuruh No Eul untuk mengirimkan informasi akunnya. Dia akan mengirimkan dua kali lipat untuk mengganti uang No Eul yang hilang, “berterimakasihlah padaku.”



Joon Young menyingkirkan No Eul yang menghalangi jalannya.


No Eul mengejar Joon Young lagi, “Berapa banyak uang yang akan kau berikan? Kalau kau ingin memberiku uang, jangan dalam jumlah kecil seperti 300.000 atau 1 juta won. Berikan aku 100 juta won.”

Semakin angkuh, Joon Young mengejek jumlah yang diminta No Eul. Dia bahkan siap untuk memberikan 1 milyar won. Dia bisa memberikan rumah, mobil ataupun bangunan, dan semua yang dia punya. “Ayo katakan padaku!..” teriak Joon Young.



“Kau pasti sangat senang karena kau begitu kaya. Aku bahkan tak punya uang dan kau punya cukup uang untuk meremehkanku. Dan jangan batalkan perjanjian seperti sesuatu hal yang sepele. kau pasti sangat senang, kau b*jingan!”

No Eul menendang betis Joon Young dengan keras. Pororo berlari menyerang No Eul karena tuannya telah diganggu.




*****
Joon Young memanggul No Eul yang pingsan akibat serangan Pororo. Joon Young menanggapi pingsan No Eul dengan santai, dia yakin kalau No Eul hanya pura – pura. Joon Young pamit untuk bekerja, dia menyuruh Gook Young untuk berpura – pura percaya lalu menyuruh No Eul pergi.

Gook Young menatap No Eul dengan penasaran, dia pikir No Eul tak berpura pura.




Saat Joon Young berjalan pergi, Gook Young memanggilnya dengan panik. Dia yakin kalau No Eul tak berpura-pura dan ada yang salah dengan No Eul.

Joon Young kembali menemui No Eul dengan panik, dileher dan di tangannya mulai bermunculan bercak merah.

“Panggil DR Kang.” Perintahnya.


Dr Kang telah memeriksa kondisi No Eul, dan mengatakan bahwa No Eul mempunyai alergi anjing.
“Alergi.. anjing?” tanya Joon Young.

Dr Kang telah memberikan obat peningkat tekanan darah dan akan mengurangi imflamasinya, dia akan segera sembuh.



Joon Young meminta maaf telah mengganggu Dr Kang disaat hari libur. Dengan bercanda, Dr Kang akan menerima permintaan maaf Joon Young jika dia mau memberikan tanda tangan untuk sang putri. Joon Young tersenyum menanggapinya.
“Kau terlihat baik – baik saja.”

“Ya.” Jawab Joon Young lalu bercanda. “Aku pikir ini hanya kesalahan diagnosa. Aku akan menahan diri agar tak melaporkan anda karena anda telah membantu saya.”

Joon Young tersenyum namun raut sedih wajahnya tak bisa ditutupi.


*****
Dibelakang rumah, Joon Young mengikat Pororo agar dia tak pergi kemana – mana.

“Kau disini untuk hari ini ya? Dia akan sakit karenamu. Dan aku sangat senang karena kau telah mengkhawatirkanku, tapi jangan lakukan itu lagi yah. Karena aku akan menendangmu kalau kau menggigit No Eul.” Ucap Joon Young tersenyum.


Joon Young mengecek kondisi No Eul yang masih belum juga sadarkan diri.
Sebuah dering ponsel terdengar, Joon Young menemukan ponsel No Eul tengah berdering. Seseorang menghubunginya. Dan disana tertera nama Hubby (suami) di layar ponsel No Eul.

Joon Young menatap No Eul, rautnya wajahnya sedikit menunjukkan kekecewaan.



****
Ji Tae lah pria yang diberi nama Hubby oleh No Eul. Ji Tae menatap ponselnya dengan heran karena No Eul tak mengangkat panggilannya.


Tak berselang lama, No Jik datang menemui Ji Tae. Ji Tae bertanya bukankah akan lebih baik kalau mereka bisa tinggal disana?

“Kami tinggal disini? Kami tak punya uang untuk menyewa tempat seperti ini.”

Ji Tae mengaku kalau temannya yang dulu tinggal disana pindah tapi mereka tak mau menjual ataupun menyewakan tempatnya jadi Ji Tae dan No Eul bisa tinggal disana. Dengan gratis.

“Tidak. Aku tak mau.”


No Jik menolak karena kakaknya akhir – akhir ini semakin berfikir untuk melakukan apapun demi uang. Kalau sampai dia mendapatkan tempat tinggal dengan gratis, dia akan berfikir kalau keberuntungan adalah yang terpenting dalam hidup. Dan mereka tak butuh kebenaran untuk hidup.

“Aku sangat berterimakasih padamu. Tapi aku tak ingin barang pemberian. Aku akan tinggal dirumah temanku dan kakaku tinggal ditempat temannya, Na Ri. Aku bekerja paruh waktu dan kakakku juga bekerja. jadi aku yakin, kami akan segera mendapatkan tempat tinggal dengan segera.” Jelas No Jik sangat dewasa dibandingkan dengan No Eul.
Ji Tae tersenyum, dia malu karena sekarang dia terlihat buruk dihadapan No Jik.



No Jik memberikan amplop dan berkata kalau dia mendapatkan bayaran karena anak yang dia ajar peringkatnya naik. Dia meminta Ji Tae untuk membeli jaket. Ji Tae menolak tapi No Jik menunjuk lubang di lengan jaket Ji Tae.

“Kau tahu kalau kakaku orangnya materialistik. Aku senang kalau kau bisa menjadi kakak iparku tapi kakakku tak akan berfikir seperti itu karena kau miskin sama seperti kita. Dan kakakku menyukai orang kaya. Jadi, belilah pakaian baru dengan ini dan buat kakakku bertekuk lutut padamu. Okey?”

Ji Tae diam. Tampak banyak pikiran yang berkecamuk dikepalanya.


Ponsel Ji Tae berdering, dan ia mengatakan kalau dia akan datang secepatnya.


*****
Bak superman atau bahkan batman, Ji Tae kini sudah berubah menjadi pria tampan dengan pakaian mahal. Dia berjalan keluar dari mobil dengan gagahnya. Omonaa~~


****
1.    Apa hubungan Hyun Joon dan Ji Tae?
Jelas dia anaknya. Tapi di soompi aku baca, kalau memang Ji Tae ini anaknya, jadi Hyun Joon selingkuh dong dari Ibu Hyun Joon. Kan umur Ji Tae sama atau bahkan lebih tua dari Joon Young. Makannya ada yang bilang kalau Ji Tae ini anak tiri Hyun Joon.
Tapi belum ada kepastiannya sih.

2.    Na Ri si gempal sama Na Ri pas SMA sama?
Ya, sama. Hanya saja memang pemainnya berbeda, tapi coba aja cek di Asianwiki.

3.    OST saat tas No Eul di jambret?
Ini lagu punya A New Empire – A Little Braver. Lagunya bagus, bisa dicek deh.
Selain itu, OST UF ada banyak loh, nih listnya.
-      Suzy – Ring My Bell
-      Ki Na Young – My Heart Speak
-      Seulong ft Kisum – find the difference
-      Midnight Youth – Golden love
-      Junggigo – Only You
-      Hyorin – I Miss You




13 Responses to "SINOPSIS Uncontrollably Fond Episode 4 Bagian 1"

  1. Thanks sinopsisnya^^~~ cepet bgtt yeyyy😁😁😁😁 smangat yaaa

    ReplyDelete
  2. episode 4 part 2 nya belum release ya

    ReplyDelete
  3. Lagi nunggu episode 4 part 2 nya nih, udah g sabar 😂

    ReplyDelete
  4. Unnie part 2 donk....bolak-balik ni

    ReplyDelete
  5. Di tunggu part 2 nya 😃😃😃 gomawo

    ReplyDelete
  6. Di tunggu part 2 nya 😃😃😃 gomawo

    ReplyDelete
  7. Suka banget sama ne drama.. aku gak ngerti kenapa ada yg gak ngerespon drama ini dengan baik di korea sono padahal aku suka dengan jalan cerita yang penulis sajikan serta pengambilan gambar yang sutradara berikan.. aktibg suzy oke kok dan akting woobin juga daebak.. jadi eonni fighting buat sinopsisnya.. walaupun aku nonton filmnya tapi aku juga tetap baja sinopsis eonni... jadi fighting. ��������

    ReplyDelete
  8. Aku bias suzy dan aku senang ecting suzy mengalami peningkatan cukup besar. Terlihat sekali suzy bekerja terlalu keras untuk drama ini.semangat buat sinopsis nya ✊

    ReplyDelete
  9. Aku bias suzy dan aku senang ecting suzy mengalami peningkatan cukup besar. Terlihat sekali suzy bekerja terlalu keras untuk drama ini.semangat buat sinopsis nya ✊

    ReplyDelete
  10. Day by day jalan ceritanya makin keren, seru asik bikin penasaran bgt, yg bilang jelek itu aneh T.T

    ReplyDelete
  11. Aku kepikiran soal Na Ri. Awalnya ga ngeh klo tmnnya yg agak gemuk itu Na Ri yg dulu mantan Joon Young. Knp yg meranin beda ya. Jarak 5 thn dr SMA ga masalah kn pemainnya sama kyk peran utamanya sndiri. Trs agak kaget jg ternyata walau prnh "dikhianati" (walau cuma boongan) tp Na Ri ttp baik2 aja sama No Eul ya. Malah dia ngasih tumpangan.

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^