SINOPSIS Putri Biru ANTV Episode 5 (Tayang Jumat, 22 Juli 2016)

SINOPSIS Putri Biru ANTV Episode 5 (Tayang Jumat, 22 Juli 2016)

Kalpana meminum minuman dingin dengan pandangan menatap ke arah Harshvardhan. Dia berjalan kearahnya dan Harshvardhan segera memutar kursi rodanya, tapi dia tak bisa pergi terlalu jauh. Kalpana mendekatinya dan bertanya apa dia marah, putra Harshvadhan dan putrinya sangat sempurna ketika bersama. Kalpana sengaja menyulut kemarahan Harsvardhan dan dia menunjukkan wajah kesal diwajahnya.

Tapur membawa Kalpana menepi dan berteriak padanya, karena Apu-lah Malay yang sudah bersamanya pergi meninggalkan dia. Apu tanya apa yang sudah dia lakukan. Tapur bilang kalau kelahiran Apu saja sudah menjadi masalah. Kalpana mendengar keributan mereka dan menarik Apu kearahnya. Dia memarahi Tapur karena sikapnya yang tak baik pada Apu. Tapur berbalik berteriak padanya ibunya yang lebih perhatian pada Tapu dibandingkan dirinya.
Orang – orang mulai menatap mereka. Tapur berkata pada mereka dan berkata kalau anak jaman sekarang memang tak mau mendengarkan ucapan orang tuanya. Kalpana pun bergegas menyeret Tapur.
Malay bersikap aneh karena pengaruh bhang. Kumkum berteriak bahwa Kalpana dan putrinya telah melakukan sihir hitam pada Malay dan mengatakan pada Nandita bahwa dia tak akan memanggil mereka ke pesra. Abhi berkata kalau itu adalah efek bhang, Malay yang sudah mencampurkan jus dan bhang untuk Apu dan dia tanpa sengaja meminumnya sendiri. Nandita menyuruh Kumkum untuk membawakan makanan pedas. Kumkum membawakan sup lada hitam dan memberikannya pada Malay. Malay meminumnya dan berkata kalau itu enak.
Apu berjalan di pesta untuk mencari ibu dan kakaknya. Seorang pria nakal mencoba mendekatinya dan bersikap bersahabat dengan Apu. Dia menanyakan nama Apu dan Apu menyebutkan naanya. Dia pun pergi.
Pria tadi masih mengikuti Apu dan memegang tangannya lalu bersikap tak sopan pada Apu. Apu mulai panik dan kulitnya berubah menjadi biru. Dia ingat kalau dia telah menjatuhkan benang tulsi-nya di suatu tempat. Dia kemudian lari dari sana dan berdoa pada tuhan untuk segera menyembuhkannya, atau dia tak bisa kembali ke rumah.
Kalpana membawa Tapur pulang dan memarahinya karena sudah menggunakan gaun Apu. Ditambah dia bersikap tak sopan padanya. Tapur berkata kalau gaun itu adalah miliknya. Ibu datang dan bertanya dimana keberadaan Apu. Kalpana mengatakan kalau dia meninggalkan Apu di pesta. Ibu pun langsung memarahi sikap ceroboh Kalpana.
Malay yang mabuk melihat Kalpana di koridor dan tertawa. Dia tanya berapa banyak warna yang Apu punya dan dia meminta Apu mengulurkan tangannya. Dia bertanya kenapa. Malay mengatakan kalau dia ingin melihat apakah ini asli atau hanya dia yang sedang mabuk. Apu mencoba pergi tapi Malay menahan tangannya.
Apu teringat dengan peringatan Kalpana agar tak seorang pun sampai menyentuh Apu.

Malay masih menahan tangan Apu. Apu mendengar suara pria yang sedang menangis, dia penasaran siapa yang sedang berteriak sekarang. Pria yang tadi menyentuh Apu datang dengan memegangi tangannya dan jatuh di halaman didepan semua orang. Seseorang mendekatinya dan mengecek, dia bilang kalau pria itu mabuk.
Kalpana terburu-buru menuju ke rumah keluarga Mittal berfikir bagaimana bisa dia meninggalkan Apu sendirian dipesta. Dia menemukan benang tulsi dilantai dan langsung panik, berfikir kalau dia harus membawa Apu keluar sekarang juga bagaimana pun caranya.
Sebuah ambulan datang untuk mengecek kondisi pria mabuk. Kalpana melihatnya dan berdoa pada tuhan agar Apu baik – baik saja. Dia melihat bekas jari terbakar pria itu dan Kalpana langsung memikirkan kondisi Apu saat ini. Dokter memeriksa kondisi pria itu dan berkata kalau penyebab pingsannya pria itu karena luka, hingga racunnya menyebar ke seluruh tubuh. Seseorang bertanya tentang tanda terbakar dijari pria itu, tanda apa ini. Dokter berkata kalau seekor hewan telah menyerangnya.
Malay yang mabuk membawa Apu kekamarnya dan mulai berbicara dengannya. Dia tanya kalau Apu sudah dikunci dalam rumah, dia pasti tak bisa belajar, dia hanya punya pilihan untuk menikah dan siapapun yang menikahinya akan sangat beruntung. Dalam hatinya Apu berterimakasih karena Malay berfikir dia berubah menjadi biru karena holi. Apu kembali mencoba untuk pergi. Malay menahan tangannya dan mendorong Apu mendekat kearahnya. Kedua mata mereka saling berpandangan.
Kondisi Pria mabuk semakin parah. Dokter berkata kalau dia perlu segera dioperasi. Seseorang bertanya bagaimana bisa seekor hewan masuk ke dalam rumah ini. Nandita meminta penjaga untuk mencari keseluruh rumah keluarga Mittal. Semua orang pun akhirnya ikut mencari hewan misterius tersebut. Kalpana semakin takut.
Malay yang mabuk masih mencoba berbicara dengan Apu dan mulai tertidur. Apu mendengar teriakan orang – orang diluar dan berdoa pada tuhan agar dia selamat. Dia pun keluar dari kamar dan mencari tempat persembunyian. Nandita dan Rasik datang kesana, dia pikir kalau hewan itu pasti pergi ke tempat lain. Keduanya pun pergi ke tempat yang lain.
Apu bisa sedikit tenang dan bersembunyi dibalik korden. Kumkum dan Abhi mencari hewan juga, dia melihat kearah korden yang begerak-gerak dan berkata kalau hewannya pasti ada dibalik sana. Apu terkejut.

Kalpana diam-diam pergi dan keluar dari kerumunan. Kumkum meminta mereka untuk mengikutinya, tapi mereka semua diam karena takut. Kumkum mengambil kayu dan berjalan ke arah korden. Kumkum takut, akankah Apu akan tertangkap?

0 Response to "SINOPSIS Putri Biru ANTV Episode 5 (Tayang Jumat, 22 Juli 2016)"

Post a Comment

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^