SINOPSIS Putri Biru ANTV Episode 3 (Tayang Rabu, 20 Juli 2016)

SINOPSIS Putri Biru ANTV Episode 3 (Tayang Rabu, 20 Juli 2016)

Episode kali ini diawali dengan Ibu Kalpana yang datang kerumah dan memarahinya yang sudah memukul Tapur.

“Andai saja kau tahu apa yang dia lakukan.” Ucap Kalpana.
Ibu Kalpana merasa bahwa seorang anak muda menemui temannya bukanlah hal yang salah. Kalpana berkata bahwa Tapur lebih memilih untuk pergi ke pesta daripada menjaga adiknya.
“Tentu saja, ini karena dia masih muda.”
Apu mulai bernyanyi bhajan. Ketiganya bergabung bersama Apu. Ibu berkata kalau dia sudah sangat lama tak mendengar suara manis putrinya.
Malay mengintip dari rumahnya dan bertubrukan dengan Rasik yang juga sudah mengintip melalui teropong. Dan dia melihat Apu berjalan dirumahnya. Dia mencoba untuk melihat wajahnya, tapi menelan kegagalan.
Apu melepas benang tulsi/neem dari tangannya dan tangannya pun berubah menjadi biru.
Rasik terkejut, dia mengira kalau apa yang dia lihat hanyalah imaginasi semata.
Apu menggunakan benang baru dan tangannya kembali normal. Rasik pun kembali memakai teropongnya untuk melihat, dia semakin mengira bahwa apa yang dia lihat hanyalah imaginasi sesaat.

Keesokan paginya, perayaan holi dimulai. Keluarga Mittal menyapa para tamunya. Nandita dan Kumkum memperkenalkan Malay pada teman mereka. Abhi membawa Malay kesamping dan berkata kalau Malay akan kalah taruhan karena dialah yang akan melihat Anak Kalpana lebih dulu.
“Kalpana baru saja datang dan putrinya mungkin akan datang terlambat, jadi dia belum kalah taruhan sekarang.” Jelas Malay.

Kalpana sampai. Rashik berdoa agar ini menjadi holi-nya yang bahagia dan mencoba untuk mengoles warnanya tapi dia berhenti saat melihat Kumkum. Kalpana berdoa agar ini menjadi Holi bahagian untuk Nandita dan Kumkum, dan dia pun mengoleskan holi pada keduanya. Dia kemudian mendatangi Harshvandhan lalu mendoakan holinya, dan dia berkata bahwa awal yang baru akan segera dimulai.

Malay menghentikan Kalpana dan menanyakan putrinya. Kalpana dengan sangat sengaja meminta Malay untuk bertanya dengan keras.
“Dimana putrinya?” tanya Malay dengan lantang.
Semua orang menatap pada Kalpana. Nandita dan Kumkum mengomel. Abhi pun mencoba untuk mengubah topik pembicaraan. Malay meberikan Abhi uang sebesar 20000 rs dan berkata bahwa Abhi telah memenangkan taruhan karena Kalpana tak membawa putrinya ke pesta ini. Nandita dengan marah menyeret Malay ke rumah.

Nandita memarahi Malay agar dia tak lagi berurusan dengan putri Kalpana, semua hal tak se-normal apa yang mereka lihat.
Rasik terus menatap Kalpana. Kumkum menyeret Rasik dari sana.Kalpana berfikir kalau Nandita sekarang telah mengetahui bahwa putranya menggilai Apu, sekarang tak akan ada yang menghalangi pertemuan antara Apu dan Malay.

Malay mengintip dari rumah untuk melihat Apu.

Ibu Kalpana yang bertanya pada Kalpana jika dia ingin tahu apa yang akan dia lakukan.
“kenapa kau bertanya setelah kau tahu alasannya.” Ucap Kalpana.
Ibu berkata bahwa apapun yang terjadi bertahun – tahun lalu dan dia tak ingin Kalpana untuk membawa Apu keluar meskipun setelah tahu tentang kondisi medis Apu, bagaimana jika Apu panik di pesta saat melihat banyak orang dan kulitnya berubah warna menjadi biru. Kalpana berkata kalau dia akan pergi menemani Apu.
“Meskipun begitu, aku tetap khawatir.” Tutur Ibu.
“Apa kau tak mempercayaiku, ibu?” tanya Kalpana.

Malay bertanya pada Nandita, apa dia tak mempercayainya? Ini bukan menyangkut percaya, dia bahkan tak tahu masalah sebenarnya dan dia tak diperbolehkan untuk bertemu dengan Kalpana serta keluarganya. Kenapa ibu?

Ibu berkata pada Kalpana bahwa hanya dia lah yang sangat perduli dengan Apu, tapi Apu sama sekali tak tahu apa yang terjadi padanya, dia hanya tahu kalau dia sakit. Kalpana berkata kalau dia akan menghias Apu dengan pakaian dan perhiasan, hanya dia sendirilah yang tahu betapa berartinya Apu untuk dia.

Malay meminta maaf pada Nandita. Nandita tersenyum dan meminta Malay untuk berhati – hati diluar karena dia khawatir. Malay berjanji kalau dia akan berhati – hati, dia meminta Nandita segera bersiap untuk pesta.

Ibu bertanya darimana Kalpana akan mendapatkan baju dan perhiasan. Kalpana bilang kalau ibu seharusnya tahu bagaimana anaknya ini, dia akan memecahkan FD-nya. Tapur datang dan mendengarkan pembicaraan antara Ibu dan Kalpana.
“Bukankah itu FD untuk biaya sekolah Tapur?” tanya Ibu.
“Untuk sekarang, Apu lah yang sangat penting.” Jawab Kalpana.
Tapur mendengarnya dengan sedih, dia berfikir bahwa Ibunya lebih menyayangi Apu dibandingkan dirinya.

Apu berbicara pada kelinci bahwa dia akan keluar dari rumah untuk pertama kalinya, tapi dia tahu apa itu pesta, dia hanya membaca dibuku kalau pesta adalah sesuatu yang sangat menakjubkan bersama banyak orang, menari, musik, bercanda dan lain – lain.
Apu teringat saat Malay memberikan dia kelinci dan berfikir tentang bagaimana itu teman dan bagaimana mereka bersikap, dia sangat gugup. Dia berharap kalau orang lain akan menyukainya dan dia juga akan menyukai orang lain. Dia sangat antusias untuk melihat dunia luar. Kalpana datang dan mengetuk pintu.
Apu menjatuhkan kelincinya dan berlari mengejar, kukunya melukai kelinci saat dia memegangnya. Dia menyembunyikan kelinci dilemari dan membuka pintu.
“Apa kau baik – baik saja? Kenapa kau sangat lama?” tanya Kalpana.
Apu beralasan bahwa dia habis berganti pakaian. Kalpana tahu kalau Apu tengah berbohong dan bertanya apa yang dia lakukan, apa yang dia bicarakan sendirian. Apu mengeluarkan kelincinya dari lemari dan menunjukkannya pada Kalpana. Kalpana berkata kalau itu adalah kelinci yang sama yang Apu tangisi dan bagaimana kelinci itu bisa berada disana. Kalpana lalu melihat luka di tubuh kelinci dan darahnya berubah menjadi hitam.
“Malay yang telah memberikannya padaku.” Jawab Apu. Dia bersembunyi dengan takut kalau dia akan dimarahi, dia minta maaf.
“Kenapa kelincinya terluka?” tanya Kalpana. Apu mengatakan kalau kelincinya kabur dan dia terluka. Kalpana mengambil kelinci itu dan berkata kalau kelincinya mungkin akan menginfeksi Apu jika dia menyentuhnya. Kalpana pun meminta Apu untuk mandi dengan herbal dan bersiap untuk pesta.
Kalpana membawa kelinci bersamanya dan menangis saat melihat kelinci itu mati karena terkena racun. Ibu melihatnya dan keduanya pergi ke hutan untuk menguburkan kelinci malang tersebut. Ibu memperingatkan Kalpana untuk tak membawa Apu keluar dan membahayakan hidup orang lain. Kalpana berkata kalau dia telah menantikan saat ini setelah bertahun – tahun dan menyembunyikan kebenaran selama 18 tahun dan menjaganya dengan baik. Dia tidak akan mundur begitu saja.

Apu mandi dengan obat herbal di bathtub dan berfikir kalau dia hanya mempunyai beberapa jam sebelum bertemu orang – orang.

Nandita mengarahkan pelayan dan mencicipi makanan untuk pesta. Malay menunjukkan jus bhang untuk Abhi dan berkata kalau ini adalah tamu spesialnya. Abhi bertanya jika dia lupa untuk memarahinya tadi pagi. Malay menjawab kalau sudah menjadi tugas kakak untuk ceramah dan tugasnya mendengarkan. Dia tahu kalau bhootni akan datang hari ini.
Apu berfikir kalau dia akan bertemu dengan Malay hari ini. Kalpana berfikir kalau tak akan ada yang bisa menghentikan dia untuk menyatukan Malay dan Apu.
Malay melihat ke arah Jus bhang dan berfikir kalau pesta kali ini akan menjadi dhamakedar.

0 Response to "SINOPSIS Putri Biru ANTV Episode 3 (Tayang Rabu, 20 Juli 2016)"

Post a Comment

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^