SINOPSIS Putri Biru ANTV Episode 2 (Tayang Selasa, 18 Juli 2016)

SINOPSIS Putri Biru ANTV Episode 2 (Tayang Selasa, 18 Juli 2016)

Episode diawali dengan Malay yang tertawa dan berkata pada Bibi Kumkum bahwa dia tak percaya pada nazar dan semacamnya. Nandita berkata kalau dia mempercayainya. Malay bilang kalau dia sudah berada di London selama 10 tahun dan sampai sekarang dia percaya kalau semua itu hanyalah takhayul.

Nandita memarahi Malay. Abhi bertanya apakah dia boleh meminjam jaket Malay untuk dia pakai ke pesta. Kumkum mulai menangis dan bilang kalau dia telah mengundang Kalpana/Mamuni dan keluarganya ke pesta dan Kalpana memaksanya agar dia bisa datang ke pesta menggunakan sihir hitam padanya. Suaminya bertanya kenapa dia mengundang Kalpana, dia kan sudah mengajarkan anaknya  untuk tak berhubungan dengan keluarga Kalpana, tapi dia sendiri malah mengundang mereka.
Kumkum kembali menangis. Malay pusing karena luka yang disebabkan racun pada air mata Apu.

“Bagaimana penampilan bhootni/Apu, apa dia punya hidung besar, lidah panjang, tangan panjang, dan kaki cebol?” tanya Abhi.
Alay tersenyum mengingat bayangan Apu. Dia berkata kalau Abhi akan melihatnya secara langsung besok.

Apu mengingat perkataan Kalpana bahwa kalau dia keluar dan akan bertemu dengan banyak orang mulai besok. Dia mengintip dari jendela dan melihat kelinci kesayangannya di taman. Malay datang mengambil kelinci dan berfikir Apu akan keluar untuk mengambil kelincinya. Malay mengabil tangga dan memanggil Apu untuk keluar dan mengambil kelinci itu.
Apu mengintip dari jendela lalu menyibak korden dan mengambil kelincinya. Malay mencoba melihat wajah apu tapi tak berhasil melihat wajahnya. Malay kemudian mengundang Apu untuk datang ke pesta besok, mengatakan shubh ratri, turun dari tangga dan jatuh pingsan akibat racun air mata Apu.

Apu melihatnya dan dengan cemas turun menemui Malay. Dia mencoba membuka pintu tapi berhenti dan berlari menuju kamar ibunya dan mengetuk pintu. Kalpana membuka pintu lalu bertanya apa yang terjadi?
“Malay jatuh pingsan di jalan.” Jawab Apu lalu menjelaskan apa yang terjadi.

Kalpana bertanya apakah Apu menyentuh Malay. Apu lupa dan meminta Kalpana untuk membantu Malay. Kalpana meminta Apu untuk pergi beristirahat dan berfikir kalau Apu-lah penyebab pingsannya Malay. Jika benar, maka rencananya akan gagal.

Kalpana mengantar Malay kerumahnya. Suami Kumkum berdiri terpaku melihat Kalpana. Kalpana segera menyadarkan Suami Kumkum dan meminta bantuan. Keduanya merebahkan Malay ke sofa.

Semua anggota keluarga berkumpul. Nandita meminta untuk menghubungi Dokter. Dokter sampai dan mengatakan kalau Malay mengalami demam tinggi, Kalpana melihat luka ditangan Malay dan berfikir kalau Apu pasti tak tahu apa yang telah dia lakukan.
Malay dibawa ke kamarnya. Nandita meminta Suami Kumkum untuk memesankan tiket ke London untuknya, suaminya dan untuk Malay. Mereka akan kembali sekarang juga dan tak akan membuat kesalahan untuk kembali kesana. Dia juga meminta untuk membatalkan pesta.
Kalpana kesal dan berkata kalau Malay mengalami jetlag setelah perjalanan dan akan kembali membaik esok harinya, jadi tak ada alasan untuk membatalkan pesta.
Nandita berkata kalau dia bisa mengurus keluarga dan anaknya sendiri, dia menyuruh Kalpana untuk keluar. Kalpana berjalan sambil teringat dengan insiden yang sudah lama terjadi.

Kalpana pulang, dia melihat photo dirinya bersama dengan ibu serta dua anak dan berfikir kalau dia sudah menanti selama 10 tahun dan tak ingin usahanya terbuang sia – sia, dia tak ingin mereka membatalkan pestanya.

Pagi harinya, Kumkum bertanya pada Nandita bagaimana kondisi Malay sekarang. Nandita berkata kalau Malay masih mengalami demam. Keduanya saling berpandangan dan melihat Suami Kumkum berterimakasih pada Kalpana diluar kamar Malay dan memujinya sepanjang jalan. Kumkum dan Nandita melihatnya dengan terkejut.
Suami Kumkum mengatakan bahwa Kalpana telah membawakan teh herbal untuk Malay. Kumkum bertanya apakah suaminya memberikan teh tersebut. Suami Kumkum mengatakan bahwa itu adalah obat herbal tanpa efek samping.
Nandita mengatakan bahwa dokter telah menyarankan untuk tidak memberikan obat lain. Malay turun dengan kondisi sehat dan baik baik saja. Malay mengatakan dia baik karena obat Bibi dan berterimakasih padanya.
Kalpana bilang kalau Malay seharusnya langsung saja mengucapkan terimakasih pada Apu, tapi pesta hari ini dibatalkan, jadi bagaimana dia bisa melakukannya.
Malay pun membujuk Nandita untuk tidak membatalkan pestanya. Nandita setuju. Malay lalu meminta Kalpana untuk memastikan mengajak Apu ke pesta nanti malam. Kalpana tersenyum licik pada Nandita dan pergi.
Kumkum berkata pada Nandita bahwa Kalpana tahu tentang apa yang terjadi pada Malay, jadi dia membawa obat. Nandita malah yakin kalau Malay membaik karena obat dari dokter dan Kalpana hanya ingin akrab dengan mereka.
Suami Kumkum bertanya, memangnya apa yang salah?
Kumkum memarahi suaminya untuk berhenti menatap Kalpana lag.
“Aku pikir aku akan melihatnya dalam pikiranku.” Ucap Suami Kumkum.

Kalpana pulang dan melihat Apu tersenyum. Dia tanya apakah Apu ingin sekali bertemu dengan Malay?
Apu mengangguk, “Iya.”


“Kau akan bertemu dengannya nanti malam di pesta.” Ucap Kalpana.

0 Response to "SINOPSIS Putri Biru ANTV Episode 2 (Tayang Selasa, 18 Juli 2016)"

Post a Comment

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^