SINOPSIS Prince of Wolf Episode 1 Bagian 1

SINOPSIS Prince of Wolf Episode 1 Bagian 1
1991
Episode awal ini dimulai dengan suara teriakan seorang anak laki – laki yang mencari orang tuanya. Dia meminta maaf karena telah pergi sendirian. Anak itu terus berteriak memanggil keluarganya.

Tapi bukannya Ayah atau ibunya yang datang, malah muncul segerombolan serigala yang siap menerkam anak tersebut. Anak itu lari ketakutan hingga akhirnya terjatuh dan beberapa eko serigala sudah mengepungnya.




*****
“Ze Ming, kau dimana?!” teriak keluarga Anak kecil yang tersesat di hutan. Mereka mencari – cari tapi tak menemukan jejak. Ibu Ze Ming sangat khawatir, apalagi disana ada sungai yang cukup deras. Hingga paman Ze Ming berfikir kalau ia terbawa arus sungai.

Ibu menangis. Kakek menenangkan karena anak kecil tak mungkin bisa pergi terlalu jauh sendirian. Mereka pasti akan menemukannya.




*****
Tak jauh dari tempat Ze Ming terjatuh, ia melihat seekor serigala terperangkap dalam jaring dan kakinya terluka. Ze Ming menghampiri serigala itu, “Jangan marah, teman kalian terluka. Aku akan membantunya keluar dari sini, okay?”

Ze Ming perlahan menarik jaring yang menjerat si serigala sedangkan serigala lain yang tadinya mengejar Ze Ming, kini diam dan waspada. Ze Ming berkata kalau ibunya selalu bilang kalau luka harus dibersihkan agar cepat sembuh. Ia pun mencuci kaki serigala dengan air minum nya, lalu mengikatnya dengan kain.

“Ini indah, kan? Aku akan menggunakan sapu tangan untuk menghentikan pendarahan. Yap, selesai. YAY!” ceria Ze Ming diikuti dengan auman srigala yang sekarang berubah tenang dan duduk, seolah mereka memberikan penghormatan.




*****
Keluarga Ze Ming telah meminta bantuan pada Tim Sar untuk  melacak keberadaan Ze Ming. Kakek menyalahkan dirinya karena telah mengajak mereka untuk berkemah disana.

Ibu tak membenarkan, dia tahu betul kalau Ze Ming sendiri yang meminta agar bisa berkemah disana. Dia yakin, Ayah Ze Ming di surga akan menjaganya. Ia yakin dengan bantuan Tim SAR, mereka akan segera menemukan Ze Ming.



Siang berganti malam, hujan deras terus mengguyur lokasi perkemahan Ze Ming. Tim pencarian memfokuskan pencarian di aliran sungai tapi sampai saat ini belum membuahkan hasil.

Karena hari telah malam dan cuaca tak mendukung, Kepala Tim memerintahkan untuk menghentikan pencarian sebelum jatuh korban. Dan akan kembali melakukan pencarian esok siang.


****
Ditempat Ze Ming berada, disana sedang Hujan Salju (kok bisa yah? Tadi ujan air loh ditempatnya Tim Pencarian) dan bekal yang ia punya tingga sepotong kue. Ze Ming tak tahu harus bagaimana karena belum juga menemukan keluarganya, dia juga kelaparan.

Ze Ming yang bosan mengeluarkan kelereng yang ia bawa di tas dan mulai memainkannya hingga tertidur.




Sepasang mata mengawasi keadaan Ze Ming. Sepasang mata itu milik serigala yang kini erlahan Ze Ming yang sedang tertidur. Ze Ming membuka matanya dan melihat ada serigala.

Sepertinya Ze Ming yang tak begitu sadar mulai menaiki punggung serigala dan memeluknya dengan erat.

Serigala itupun membawa Ze Ming ke sarangnya.


*****
Keluarga Ze Ming merasa amat terukul dengan hilangnya Ze Ming. Ibu Ze Ming bahkan tak henti – hentinya menatap foto Sang putra. Apalagi saat dia menerima kiriman dari Tim Pencarian yang menemukan sarung tangan penuh darang. Ibu Ze Ming semakin khawatir, dia takut anaknya terluka.

Sedangkan Kakek menyuruh untuk kembali melakukan pencarian dengan orang mereka kalau memang Tim Pencarian tak mau. Dia tak perduli berapapun biayanya.
Paman Kedua menyanggupi untuk melakukan pencarian Ze Ming.






*****
Tengah malam Ze Ming menangis tanpa henti karena merindukan Ibunya. Serigala mencoba menghibur dengan membawakan ikan.

Ze Ming berhenti menangis, “Aku tak suka ikan mentah.”

Serigala lain datang dan memberikan buah. Ze Ming tak berkutik, ia memilih tidur sambil menangis dan akhirnya ia pun tertidur pulas karena kelelahan.



****
Keesokan harinya, Ze Ming ditemani serigala pergi ketempat perkemahan. Dia melihat seorang ibu yang membopong dengan kasih sayang.

“Ibu, aku selalu disini. Kenapa kau tak datang mencariku?” pikir Ze Ming.

“Ayah serigala. Aku ingin mencari ibu. Apa ibu tak menginginkanku sama sekali?” Ze Ming memeluk serigala dan kembali menangis sedih.





****____****
Hari berganti hari, tanpa terasa Ze Ming kecil sudah tumbuh dewasa. Dia jadi pria yang tampan dan lincah. Berlari kesana kemari dengan ditempani oleh serigala.

Dan ketika ia tertidur diatas pohon, Ze Ming bermimpi mengenai masa lalulanya.





Ze Ming saat itu meminta izin pada ibunya untuk pergi mencari serangga. Ibu mengizinkan dan Ze Ming pergi bersama dengan Paman Kedua. Dalam perjalanan, Paman membetulkan tali sepatunya yang lepas sedangkan Ze Ming yang tertarik melihat seekor kupu – kupu perlahan mengikutinya.

Paman melihat kesekitar, Ze Ming sudah tak nampak lagi dan dia tersenyum jahat.




Paman bersikap seolah mencari Ze Ming dan Ze Ming pun juga mencari Pamannya. Tapi saat Paman benar – benar menemukan Ze Ming, tatapannya berubah tajam. Dia membuah penangkap serangga dan berlari meninggalkan tempat tersebut.



Ze Ming melihat Pamannya, dia berlari mengejar namun tak bisa. “Paman, Tunggu aku!!”



Ze Ming terbangun dari tidurnya, “Paman kedua, kenapa kau membuangku?”

Geraman Ayah serigala menyadarkan Ze Ming dari lamunannya. Ze Ming segera turun dari pohon dan mengajak Ayah pergi ke tempat camping, mereka akan mencari benda yang masih bisa mereka gunakan.



Ze Ming kembali ke sarang dengan membawa ransel yang ditinggal pemiliknya. Dia menemukan senter. Ze Ming pun menggunakan baterai dalam senter untuk mengganti baterai radio miliknya yang sudah habis.

Ze Ming tersenyum puas karena radio jadul miliknya kembali mengeluarkan suara.



Ze Ming mendengarkan radio dengan antusias, dia mungkin bisa belajar dunia luar dari radio. Meskipun Cuma belajar kata – kata dari sana.



****
Suatu pagi, Ayah Serigala sudah tak bisa untuk berjalan lagi. Ia terus membaringkan tubuhnya dengan lemas. Serigala yang menemani Ayah Serigala mengaum, seolah memberikan pertanda.

Ze Ming yang sedang bermain dengan kelinci di padang terkejut, dia langsung berlari menuju ke sarang.



Ze Ming menemukan Ayah Serigala tergeletak meregang nyawa dan ia tak bisa menahan tangisnya.

Ze Ming membojong tubuh Serigala yang kini sudah mati itu. sepertinya dia membuang tubuhnya ke aliran sungai.




Hari telah petang, Ze Ming meluapkan kekesalannya dengan berteriak dibukit. Seekor serigala yang menemaninya semenjak kecil, saat ia hanya bisa menangis dan membantunya mencari makan kini sudah tiada.


*****



3 Responses to "SINOPSIS Prince of Wolf Episode 1 Bagian 1"

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. ceritanya seru!!!!ditunggu kelanjutannya....

    ReplyDelete
  3. wah kasian sih ze ming , jadi pengen baca lanjutannya :)

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^