Sinopsis Vampire Detective Episode 1 bagian 2

Sinopsis Vampire Detective Episode 1 bagian 2
Penyelidikan tentang Han Gyu Min dimulai, Goo Hyung terus mengeluh karena biaya mereka untuk melakukan penyelidikan semakin membengkak. dia pun menyerahkan tanggung jawabnya pada Yoon San karena dia yang menerima pekerjaan gratis ini.

“Hey, Goo Hyung. Dalam hidupmu, apa kau pernah melindungi seseorang?”

“Aku ingin melindungi diriku sendiri dan kebanggaanku. Bekerja tanpa dibayar itu sangat menyakiti kebanggaanku!” Jawab Goo Hyung ketus.



Goo Hyung berniat mencari makan tapi didepan pintu mobil sudah berdiri Gyeo Wool yang membawa makanan.

Setelah ngomel, pada akhirnya Goo Hyun makan dengan lahap.

“Kau pasti punya banyak kebanggaan.” Sindir Yoon San.



Target penyelidikan keluar, mereka bertiga mengkutinya yang berjalan melewati keramaian. Gyu Min memasuki sebuah club malam, Yoon San menyarankan pada Gyeo Wool untuk menunggu diluar. Akan semakin ruwet kalau Gyu Min melihat kehadirannya.



Didalam club, Yoon San kehilangan jejak Gyu Min dan Goo Hyung lebih memilih bermain dengan wanita disana. Yoon San naik ke lantai dua dan mengecek satu persatu ruangan. Sampai dia masuk ke dapur dan menemukan beberapa orang sedang membersihkan ruangan dari darah.

Yoon San meminta maaf, dia mengira kalau ruangan itu adalah kamar kecil.

Yoon San akan pergi tapi dari arah pintu ada orang yang masuk.




Orang itu langsung tahu akan kebohongan Yoon San. Yoon San dengan sopan membungkuk, meminta maaf. Orang tadi merasa kalau masalah ini tak bisa diselesaikan hanya dengan meminta maaf. ia pun mengedikkan dahunya, rekannya pun langsung mengepung Yoon San.


Beruntung Goo Hyung datang tepat waktu dan menodongkan senjata pistol listrik pria tadi. Ia menganggap Yoon San amatir, harusnya dia menyiapkan peralatan sebelum berperang.

Keduanya pun menembakkan pistol itu, efeknya mereka langsung tergeletak.

“Aku akan bertanya untuk terakhir kalinya. Ada seorang pria dengan hoodie kesini?” tanya Yoon San.


Gyu Min muncul hingga membuat Yoon San dan Goo Hyung mengarahkan pistol padanya. Tapi Gyu Min sigap menemukan ada saklar lampu didekatnya, dia segera mematikan saklar itu.

Ruangan jadi gelap, Yoon San waspada dan menembakkan pistolnya pada lawan yang berada didekatnya.


Gyu Min kabur saat mereka sibuk berkelahi. Yoon San dan Goo Hyung langsung mengejarnya tapi keramaian membuat mereka kesulitan apalagi Yoon San merasakan sakit didadanya.

Gyeo Wool menunjukkan kearah mana Gyu Min berlari dan ia ikut mengejar. Sedangkan San masih merasakan sakit, akhirnya ia pun memilih meminum obatnya terlebih dulu.


Goo Hyung kehilangan jejak Gyu Min, ia ngedumel sendiri kemana perginya Gyu Min? Apa dia terbang?

Dan tebakan Goo Hyun tak sepenuhnya salah, Gyu Min melopat dan menyerang Goo Hyung dari atas. “Siapa kau? Apa kau polisi?”

“Ya bisa dikatakan mirip.” Jawab Goo Hyung dengan nada bercanda.


Gyu Min geram, tapi San datang tepat waktu dan memukulnya. San berniat membantu Goo Hyung tapi Gyu Min balik menyerang dan satu tendangan Gyu Min membuat San tak sadarkan diri.


“Oppa, apa yang kau lakukan?” tanya Gyeo Wool menghentikan Gyu Min. Gyu Min terkejut melihat kedatangan Gyeo Wool.

“Aku sudah katakan padamu untuk meninggalkan aku sendiri.” Bentak Gyu Min dan meninggalkan mereka bertiga.



*****
San tersadar setelah menerima perawatan, ia terbangun dengan nafas terengah engah karena memimpikan tentang Yoo Jin. Goo Hyung menanyakan keadaan San, ia ngomel karena San tak mendengarkan ucapannya untuk terus minum obat.



Dokter datang, ia bukan dokter biasa dengan tampang kalem dan pinter. Dokter yang mereka gunakan lebih mirip preman, ia memeriksa dada San. Luka San belum sembuh total, apa kau meminum obatmu?

San diam. Goo Hyung menggelengkan kepala karena San tak meminum obatnya.

“Aku minta kau melakukan tiga hal. Pertama, jangan berlari dan minum obatmu. Kedua, jangan berlari dan minum obatmu. Ketiga, jangan berlari dan minum obatmu. Kau akan mati saat kau berlari. Kau akan mati tanpa peringatan jika kau melewati batas, mengerti?”


Ponsel Goo Hyung berdering, “Halo?”

Apa kau bisa segera datang kesini?” tanya Gyeo Wool.


*****
San dan Goo Hyung pergi ke sebuah ruangan yang gelap tak terawat. File berserakan dan beberapa alat penelitian yang sudah lama tak digunakan. Goo Hyung menunjukkan foto seorang wanita, apa kau pikir ini wanita itu?

“Ah, bukan. Dia tak memakai liontin.” Jawab San.

“Itu pacar Oppa. Yeon Joo Unni.” Ucap Gyeo Wool. Goo Hyung mendesis, kalau memang itu pacarnya. Lalu dimana orang yang mengaku sebagai pacar (Gyeo Wool)?

“Tak tahu. Aku tak bisa menghubunginya.”

San tersenyum sinis, “Konyol. Kekasih Han Gyu Min menghilang dan dia pergi meninggalkan semua ini. Han Gyu Min tidak terlibat dengan seorang wanita tapi dengan beberapa orang yang tidak dikenal.”



Gyeo Wool meminta maaf, ia telah berbohong dan mengaku sebagai pacar Gyu Min. Dia sebenarnya adalah Adik Gyu Min. Dia sudah berbuat kotor semenjak usia tiga tahun dan kakaknya yang menolong dan membesarkannya. Dia hanya tak mau membuat buruk nama kakaknya, Jadi hanya ini yang bisa ia lakukan.

San menerima alasan Gyeo Wool, tapi ia memperingatkannya agar jangan melakukan hal semacam ini lagi kalau ia memang ingin membantu saudaranya.



San kembali mencari sesuatu dan ia menemukan sebuah kartu. San menerangi kartu itu, terlihat sebuah logo nampak di kartu tersebut.



*****
Logo yang terdapat di kartu milik Gyu Min sama dengan logo di logo club malam kemarin. Mereka kembali ke tempat club malam dan memerintahkan Gyeo Wool untuk berjaga diluar.


San dan Goo Hyung mengaku sebagai perwakilan dari dinas pangan dan ingin mengecek tempat mereka. Dia menerima laporan bahwa makanan di tempat mereka tidak higyenis.

Pelayan mencoba menghadang, dia akan meminta persetujuan dari bos lebih dulu. Goo Hyung tak mau tahu dan memaksa masuk, apa aku tampak sedang bermain – main?



Keduanya langsung menuju ke dapur. San menduga kalau dapur itu Cuma kedok dan tak ada tanda – tanda kalau dapur itu digunakan untuk memasak. Goo Hyung membenarkan, karena peralatan disana terlalu bersih.


San curiga dengan ruang pendingin yang ada didapur itu karena kemarin ia melihat Gyu Min keluar dari sana. Tapi ruangan itu terkunci. San menemukan sesuatu yang aneh, dia menggunakan kartu yang ia temukan di tempat Gyu Min. Rupanya cocok dan pintu ruang pendingin terbuka.


Wow. Ruang kerja dalam ruang pendingin dan ruang kerja itu juga terdapat peralatan canggih. San kembali menggunakan kartu milik Gyu Min untuk mengakses komputer di ruangan itu.

San menunjukkan apa yang ia temukan pada Goo Hyun tapi keduanya sama sekali tak mengerti. Komputer itu dipenuhi banyak sekali folder dan semuanya bertuliskan HELPER.



Diluar, gerombolan pemilik club datang. Gyeo Wool melaporkan kedatangan mereka, “Mereka datang, ada 7 anjing.”



Goo Hyung bergegas mengcopy semua file yang ada di komputer. San masih sibuk meneliti setiap jengkal ruangan itu, dan ia menemukan sebuah ruangan rahasia lagi.

“Hey, tidak ada waktu. Ayo pergi dari sini.” Ajak Goo Hyung. Tapi keduanya terhenti melihat ruangan rahasia itu terbuka. Ruang itu adalah ruang pendingin yang berisi ribuan kantung darah yang tertata rapi.


*****
Kini, Gyu Min sedang berada disebuah ruangan gelap dan mengecek persediaan darah dalam frezeer. Dia menemukan darah disana masih penuh. Gyu Min marah pada seseorang wanita, dia Yeon Joo. Gyu Min menyuruh Yeon Joo tetap meminum darah itu meskipun dia tak menginginkannya. Apa kau mau mati?

“Tapi yang lain harus mati karena aku. Apa yang bisa kulakukan jika aku bertahan? Kalau harus melakukan ini, aku  lebih baik mati.” Sedih Yeon Joo.



Yeon Joo berlari menarik tirai di ruangannya tapi Gyu Min langsung mendorong Yeon Joo agar menjauh. Akhirnya Gyu Min yang terpapar sinar matahari, ia menggeram kesakitan dan taringnya muncul. Yeon Joo menjerit khawatir.



Gyu Min teringat saat dimana Yeon Joo terbaring sakit. Ia merawatnya dan tiba – tiba taring Yeon Joo muncul. Lensa matanya berubah warna menjadi merah. Yeon Joo hilang kesadaran, ia menyerang Gyun Min dan menghisap darahnya.

Gyu Min meyakinkan Yeon Joo, “Aku akan memastikan untuk menemukan darah yang kau butuhkan. Tunggulah sedikit lebih lama. Aku akan menyelamatkanmu. aku akan memastikannya.”



*****
Lagi lagi, San dan Goo Hyung terkepung oleh gerombolan preman club. San mencoba bersikap lebih santai, ia meminta pistol listrik pada Goo Hyung tapi Goo Hyung tak membawanya.

“Kau tau caranya melucu. Kau cukup lucu...” ledek Boss Club.



DAK!! Gyeo Wool muncul dan menumpahkan sebotol cairan kearah preman club. Ia menunjukkan korek yang sudah ia nyalakan, ia mengancam untuk tak mengganggunya. Beri jalan!

San tersenyum, ia berjalan dengan santai menghampiri Gyeo Wool.

“Semuanya, ini tidak akan berakhir dengan kau seperti ini.” ancam Boss Club.

“Benarkah?” tanya San tersenyum. Ia mengabil korek ditangan Gyeo Wool lalu melemparkannya. “Mari kita akhiri disini.”


Preman club panik dan mencoba menangkap korek itu. Ketiganya berhasil kabur.
Boss Preman behasil menangkap koreknya tapi dia makin geram saat tahu kalau cairan yang ditumpahkan Gyeo Wool hanya air. Wkwkwkw.


Mereka berhasil kabur meskipun ada preman yang berhasil mengejar mereka. Dan asiknya lagi, saat Boss Club akan menggunakan mobil rupanya bannya sudah digembesi oleh Gyeo Wool. Suka nih kalau karakter cewenya ga menye-menye. Hehe.


*****
Gyu Min masih sibuk dengan penelitian darahnya. Entah ini dari penglihatannya atau memang dia tahu kronologinya, jadi Yeon Joo terinfeksi jadi vampire juga karena dia terkena gigitan oleh seseorang saat ia masih bekerja di rumah sakit. Seorang pasien yang mengalami luka parah tiba – tiba berubah menjadi vampire dan menggigitnya.



*****
Boss Club kena marah oleh atasannya dan atasannya adalah wanita yang menggunakan liontin matahari. Boss Club menyalahkan semua ini pada Gyu Min, “Aku sepenuhnya tidak memahami apa yang sedang terjadi. Tapi jika aku mengikuti mereka, kita mungkin bisa menangkap mereka.”

Wanita itu menyuruh Boss Club untuk diam, ia pun kembali memperhatikan rekaman CCTV.

“Aku akan segera mengirim orang.” Ucap Boss Club tapi Wanita berliontin menghentikan niatan Boss Club.

Entah apa perintahnya, karena wanita itu sama sekali tak berbicara apapun. Boss Club berkata kalau dia akan menyelesaikannya.



*****
San masih mempertanyakan arti dari HELPER di file yang mereka dapatkan.

“Dugaanku, Mereka adalah organisasi yang menjual darah secara ilegal. Dan mereka mendapat sesuatu dari Han Gyu Min, jadi dia bekerja sama dengan mereka. Aku mendapatkan firasat buruk tentang ini. Masalah ini mungkin lebih besar, jadi mari kita beritahu polisi sebelum melakukannya.”

San menghela nafas, ia tak yakin karena ia juga mengkhawatirkan tentang Gyeo Wool kalau ia tahu masalah kakaknya.

“Sejak kapan Yoon San begitu  peduli dengan orang lain? Kenapa kau menjadi manusia berperasaan saat ini?” tanya Goo Hyung. San mengaku kalau ia ingin tahu akhir kisah dari kasus ini.


Gyeo Wool datang membawakan makanan untuk mereka. Ia tanya, apakah kalian mendapatkan sesuatu?

San masih mencoba mengorek informasi. Ia tanya, “Apa kau tahu sesuatu? Seperti tempat yang dimiliki kakakmu. Atau tempat yang sering ia kunjungi dari waktu ke waktu?”

Gyeo Wool kurang begitu yakin, tapi kakaknya itu sering ke rumah Yeon Joo yang ada didesa.



Ketiganya sudah bersiap mengendarai mobil, mereka akan menuju ke rumah Yeon Joo yang berada didesa.

Tanpa mereka sadari, Boss Club sudah menantikan mereka. Ia pun menguntit dibelakang.



*****
Keesokan harinya, San dan Goo Hyung akan menyusup ke rumah Yeon Joo. Goo Hyung meminta Gyeo Wool untuk berjaga diluar dan melapor kalau sesuatu yang bahaya terjadi.


San dan Goo Hyung memasuki rumah Yeon Joo yang gelap. Baru beberapa langkah menginjakkan kaki dalam rumah itu, Gyu Min sudah menghadang dan menghajar mereka. San tertendang. Gyu Min mencekik leher Goo Hyung.

San menodongkan pistolnya tapi Gyu Min tak bergeming. Dia semakin keras mencekik leher Goo Hyung, ia menyuruh San meletakkan senjatanya.

“Apa kau benar-benar berpikir ini adalah cara terbaik?” tanya San.

“Jika itu untuk seseorang yang kucintai, Aku tidak peduli dengan metode apapun yang kugunakan.”

“Bagaimana dengan adikmu?”

“Gyeo Wool tidak tahu apapun tentang ini. Jangan bawa-bawa dia!”


San meminta Gyu Min menjawab satu pertanyaan, “Dalam daftar USB ini, apa yang dimaksud dengan helper?”

Gyu Min marah, bagaimana mereka tahu? Kalian lah yang sudah membuat situasi semakin berbahaya. Aku.. Aku sudah berjanji untuk membuat strain darah baru.

“Siapa yang memerintahkanmu?”

“Kalian tak tahu betapa menakutkannya wanita itu.”


“Wanita itu, wanita yang mengenakan liontin?” tanya San.

Gyu Min terkejut karena San sudah mengetahui sampai sedalam itu. tapi saat ia akan menjelaskan, Yeon Joo muncul dan menghentikan ucapannya. Gyu Min menegaskan kalau ia melakukan semua ini untuk Yeon Joo.

Yeon Joo mengerti tapi dengan semua yang ia lakukan, itu malah membuatnya merasa semakin sulit. Gyu Min mengeluarkan darah yang sudah ia siapkan, “Baiklah. Ini saatnya kita mengakhiri semua ini.”



Hey! Han Gyu min! Apa kau mendengarnya? Aku akan membunuh adikmu sekarang! Jadi, bawa USB ketika aku bertanya baik-baik! Dan darah yang kau janjikan!” Ancam Boss Club menodongkan pistolnya ke kepala Gyeo Wool.

San dan Goo Hyung mencoba menyelamatkan Gyeo Wool tapi mereka tak bisa berkutik. Gyeo Wool meyakinkan kakaknya kalau dia baik – baik saja.




Gyu Min ragu untuk bertindak. Yeon Joo meyakinkan kalau apa yang sudah ia dapatkan dari Gyu Min sudah cukup. Ia meminta Gyu Min membiarkannya pergi, ia sudah mendapatkan cukup cinta dari Gyu Min.

Gyu Min memberikan darah pada Yeon Joo, “Ini pemberian terakhirku untukmu. Ini bisa menyembuhkan segala penyakit. Bahkan jika itu adalah penyakit yang fatal Ini adalah harapan terakhir kita untuk menyelamatkan hidupmu.”

Yeon Joo menolak, baginya yang harus hidup adalah Gyu Min. Yeon Joo langsung berlari keluar rumah untuk menyelamatkan Gyeo Wool.




Cahaya matahari membuat kulit Yeon Joo melepuh dan taringnya muncul. Dia berlari kearah Boss Club dan mendorong Gyeo Wool. Ia mencengkeram tangan Boss Club. Ia tak melepaskan cengkeramannya, sampai baju yang dipakai Boss Club terbakar karena panas tubuhnya.

San tercengang, tak mengerti apa yang terjadi.


Boss Club terbakar dan ia dengan sembarangan melepaskan peluru dari pistolnya. San melihat Gyeo Wool tergeletak dan ia pun mencoba menyelematkannya tapi sebuah tembakan mengenai dadanya.

Goo Hyung panik, dia berteriak ketakutan dan mencari bantuan. San meringis kesakitan.



Gyu Min keluar dari rumah, dia melihat Yeon Joo tersenyum dengan wajah yang semakin melepuh. Yeon Joo pun berubah menjadi abu.



Gyu Min menghampiri San, ia menyuntikkan darah yang sudah ia persiapkan untuk Yeon Joo.

Seketika tubuh San bereaksi, ia meregang kesakitan dan lensa matanya berubah keemasan. Luka didadanya kembali menutup dan ia pun tersadar.



Gyu Min menatap adiknya, “Gyeo Wool, maafkan aku.”

Gyu Min membuka hoodienya, saat kulitnya terkena matahari, ia pun berubah menjadi abu. Ia memilih mengakhiri hidupnya bersama dengan Yeon Joo.
San yang sudah tersadar melihat Gyu Min yang berubah menjadi abu.



Goo Hyung kembali setelah menelfon 911, ia meminta San bertahan lebih lama. Gyeo Wool juga tersdar, ia khawatir dengan kondisi San.


Dunia terus berubah dan sama halnya denganku. Angin ini terasa sejuk, bertiup diatas tajamnya pisau. Apapun yang menungguku diujung terowongan. Akankah itu sebuah berkah ataupun sebuah kutukan?” narasi San.


****BERSAMBUNG****
Anyeong, terimakasih kawan yang sudah mendoakan kesehatanku. ^_^

Hayooo siapa yang penasarakan kelanjutannya?

Masih banyak banget misteri nih di episode 1. Pertama, tentang kematian Yoo Jin dan Tae Woo. Apasih sebenarnya yang membuat mereka meledakkan diri? Atau memang karena atasan mereka yang membuat mobil mereka meledak?

Alasan Yoo Jin menembak San? Untuk menyelamatkannya dari ledakan?

Dan Identitas Wanita Liontin. Aku yakin dia vampire sih, dia ingin membuat dirinya terbebas dari efek cahaya. Jadi strain darah itu untuk membuat mereka kebal cahaya matahari sepertinya.

Dan akhirnya hasil eksperimen satu – satunya ada ditubuh San, dan file juga berada di tangan San. Strain darah itu, akan jadi berkah untuk San atau malah kutukan untuknya?



8 Responses to "Sinopsis Vampire Detective Episode 1 bagian 2"

  1. jadi tambah penasaran di next unni, semoga sehat selalu biar bisa nulis. hehe

    ReplyDelete
  2. Daebak diepisode saja udh bikin ketagihan lanjut ya chingu semoga sehat dan diberi kelancaran. Amin ^^

    ReplyDelete
  3. woow daebak .
    lee joon ganteng.
    unni sehat selalu fighting..

    ReplyDelete
  4. bagus mbk ceritanya lanjut terus y.... gomawo mbak :-)

    ReplyDelete
  5. Lanjut trus yah cinggu, penasaran nih soalnya,,,
    Gumawo,,,

    ReplyDelete
  6. Smoga drama ini sukses..dan semngat trus ya buat author.

    ReplyDelete
  7. Jadi penasaran lihat akting Lee Joon selanjutnya...
    Fighting...^_^

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^