Sinopsis Healer Episode 13 – 2



Sinopsis Healer Episode 13 – 2

Chi Soo sama sekali tak menekan Yeong Shin untuk mengungkapkan siapa orang yang ia maksud. Namun sesungguhnya Chi Soo maupun Paman Chul Min sama – sama penasaran. Paman Chul Min tahu bahwa Yeong Shin jatuh diantara dua pria. Dan ia menunjukkan bahwa Bong Soo adalah salah satu pria yang telah membuat Yeong Shin seperti ini.

Yeong Shin tak pernah mengatakan rahasianya pada siapapun kecuali mereka tapi ternyata dia juga sering bercerita pada Bong Soo.



Makan ketika menangis hanya akan membuat mual, oleh karena itu Chi Soo membawakan Yeong Shin minum dan menyuruhnya untuk beristirahat.

“Ayah....” sahutnya menghentikan langkah Chi Soo. Yeong Shin berkata bahwa mungkin seseorang akan sangat sulit untuk menyukainya. Di panti asuhan ada banyak anak yang lebih muda dan lebih cantik darinya, yang bisa mendengarkan dengan baik. Dia bahkan dulu tak mau mendengar maupun bicara. Kenapa Ayah memilihnya?


Chi Soo pun duduk disamping Yeong Shin.

“Apa kau pikir hanya itu? ketika aku mencoba memandikanmu, kau menggigit. Dan Yeong Shin sungguh bau. Tapi dia tak pernah memilihmu tapi aku hanya menunggu. Menunggu sampai akhirnya kau datang. Kau datang kesampingku dan meraih tangaku lebih dulu.” Tuturnya.



Hanya menunggu. Itulah cara Chi Soo mendapatkan hati Yeong Shin dan ia sudah siap menunggu lama tapi ternyata Yeong Shin mau menghampirinya begitu cepat. Dia mengingatkan kalau Yeong Shin tidaklah se keras kepala itu.

Yeong Shin tersenyum namun matanya meneteskan air mata. Dia menangis dan menyenderkan kepalanya di pundak Chi Soo.



*****
Memantau lewat CCTV, Bibi Min Ja melihat kehadiran Moon Shik dan beberapa penjaganya ke markas Double S. Tak berselang lama, Detektif Yoon juga sampai ke sana. Bibi Min Ja tertawa entah apa maksudnya, dia bergegas menghampiri ponsel yang tertumpuk banyak.


Senyuman Guru menyambut kehadiran Moon Shik, dia mengaku sebagai Healer namun tampaknya Moon Shik sama sekali tak percaya dan tersenyum penuh makna. Dia meminta pada para penjaga untuk meninggalkan mereka berdua, ada hal privasi yang akan mereka bicarakan.

Moon Shik mengulurkan tangan untuk bersalaman namun dengan tawa, Guru menolak. Dan Moon Shik cukup yakin bahwa Guru bukanlah Healer yang asli.

“Apakah Myung Hee tetap tertidur? Berapa jam dia tidur setiap harinya?” tanya Guru langsung.



FLASHBACK

Kembali ke masa dimana Myung Hee masih berada di rumah sakit setelah tragedi keluarganya. Guru tiba – tiba muncul setelah kembali dari penjara dan membuat Moon Shik terkejut namun menyambutnya dengan hangat.



Guru dengan tajam mengutarakan keganjilannya, dan menunjuk Moon Shik sungguh mencurigakan. Ada tiga beruang yang berburu bersama namun dua diantara meninggal menyisakan salah seorang yang selamat. Beruang yang selamat keluar dari tempat rongsokan dan mendapat jabatan tinggi di sebuah surat kabar.

Moon Shik meminta guru untuk mendengarkan penjelasannya namun Guru menolak.



Kembali ke masa kini,
Moon Shik memberitahukan bahwa putra Seo Joon Seok datang menemuinya untuk menanyakan mengenai sang ayah. Dia yakin kalau anak muda tak akan tahu mereka berkorban untuk mendapatkan dunia mereka sekarang. Dan mereka akan menjaga dunia damai mereka tanpa seorang pun akan mengacau. “kita sebut pengacau sebagai orang bawah. Kenapa kau menjadi orang bawah?”

Guru menunjukkan gestur seperti beruang, “karena aku adalah beruang.”



Moon Shik bertanya tentang keterkaitan antara Guru, Moon Ho dan putra Joon Seok untuk mengungkapkan kembali kasus 20 tahun silam.

“jika dua ayah beruang mati maka akan tersisa dua mama beruang dan dua anak beruang. Meskipun seharusnya mereka harus mempunya tiga beruang agar lagunya bisa berjalan.” Ucap Guru kemudian mulai bernyanyi.


Moon Shik ikut tertawa namun sungguh hambar, dia mengubah tawa itu menjadi sebuah ancaman. Jangan sampai mereka membuat dia marah. Guru ingin mengajukan sebuah permintaan pada Moon Shik.

“Katakan. Mungkin Joon Seok dan Gil Han adalah yang terakhir atau ada lagi orang yang kau bunuh? Tapi jangan sampai kau berfikiran menyentuh dua anak beruang. Aku akan melindungi mereka. Karena aku adalah teman dari Ayah Beruang.” Tegasnya.


Diluar, Detektif Yoon terkejut ketika ada polisi patroli yang ikut bergabung dengan mereka. Mereka rupanya mendengar laporan bahwa ada penculikan disana.

Seperti mendapat alasan yang tepat untuk bisa masuk, Detektif Yoon bergegas menuju ke gedung Double S.


Kehadiran mendadak Detektif Yoon membuat mereka terkejut, dia memerintahkan pada Moon Sik untuk segera keluar lewat pintu belakang agar identitasnya tak diketahui. Moon Shik pun mengikuti saran tersebut.

Penjaga Double S juga berniat untuk mengamankan Guru tapi kemampuan guru tak bisa diremehkan dan dengan mudah bisa melepaskan diri dari jagalan mereka.


Yo Yo mengawal masuknya Detektif Yoon. Dia melihat ada Guru yang sekarang mengenakan pakaian serba hitam dan wajah yang ditutup sebagian. “Apa ini orang yang kau culik di Seongmin Mall?”

Double S mencoba mengelak. Guru bersikap seperti orang lemah dan memeluk tubuhnya sendiri, dia mengerang minta diselamatkan.



Sedangkan Ibu Jung Hoo juga belum lepas dari pengawasan seseorang yang terus mengambil gambarnya. Jung Hoo muncul dan langsung memeluk ibunya dengan erat, ia berbisik bahwa ada seseorang yang memperhatikan mereka. Ibunya hanya perlu berpura – pura seperti seorang ibu yang menemui anaknya setelah 10 tahun berpisah.

Ibu tersenyum, hanya untuk berpura – pura senang sangatlah mudah. Karena pada dasarnya tanpa harus pura – pura, dia sudah senang melihat putranya baik baik saja.


Keduanya berhenti disebuah cafe, Jung Hoo mengungkapkan rasa bersalahnya karena sudah menyembunyikan nomornya dan hanya menghubungi ketika ia ingin bertemu ibu. Tapi sekarang dia tak bisa melakukannya lagi untuk beberapa waktu, dia harus membuat ibunya aman.

Mereka sadar akan kehadiran penguntit yang mengawasi ibunya, dia duduk dan merekam pembicaraan Jung Hoo dan Ibu.



Jung Hoo sengaja mengeraskan suara dan berubah ketus pada ibunya. Jung Hoo berkata kalau ini adalah hari terakhir mereka bertemu. Dia ingin ibu bahagia dengan kehidupan barunya  dan lupakan saja dia. semenjak ibu membuangnya, dia juga sudah menemukan jalan hidupnya sendiri.

Ibu terbawa suasana karena pada dasarnya apa yang Jung Hoo katakan memang sebuah kenyataan. Ia mulai meneteskan air mata. Jung Hoo berbicara tanpa suara, “Jangan menangis bu.

Jung Hoo pamit, dia berjalan tanpa menoleh pada ibunya.




Selepas kepegian Jung Hoo, Ibu benar – benar menangis meluapkan emosi yang sempat tertahan. Dia bahkan mencoba membendung suaranya namun tak bisa.


FLASHBACK

Seorang anak kecil tengah bermain dengan riang, Ibu Jung Hoo memperhatikan dari kejauhan sambil membuat boneka. Seseorang mengejutkan Ibu, dia adalah Jung Hoo remaja yang berhasil menemukan ibunya. “Aku menemukanmu.”

Ibu Jung Hoo mencemaskan kondisi Jung Hoo yang mengenakan baju tipis, ia akan memakaikan coat miliknya namun Jung Hoo menghindar. Ibu tak mampu berucap apa – apa lagi, ia menangis bersimpuh ditahan.

Anak kecil yang tadi bermain menggigit kaki Jung Hoo, dia memperingatkan agar Jung Hoo tak membuat ibunya menangis.



Ibu memeluk Putra kecilnya. Jung Hoo sungguh kecewa sekaligus marah, bagaimana Ibu bisa tinggal bersama Anak itu. kenapa ia tak bisa?

Ibu terus menangis, tak ada kata selain maaf yang meluncur dari mulutnya. Jung Hoo meminta ibunya berhenti menangis, bagaimana dia bisa bicara kalau ibunya terus menangis seperti itu.



Ketika ia pergi, seorang pria menangkap Jung Hoo. Dia berkata bahwa dialah yang membuat kesalahan karena dia yang meminta Ibu untuk menikah dengannya dan saat Ibu berbicara mengenai Jung Hoo, dia selalu menangis. Jung Hoo menoleh untuk melihat ibunya yang kini terus menangis, “Apa dia menangis seperti itu setiap hari?”

Jung Hoo memperingatkan pada pria itu agar jangan sampai ibunya menangis lagi. itu sungguh mengganggu.

Mengetahu Pria tadi membawakan jaket tebal untuknya, dia meminta pada pria itu untuk memberikan padanya. Dia tahu kalau ia memakainya mungkin bisa sedikit saja membuat ibunya senang.




Kembali kemasa kini

Keesokan harinya, Jung Hoo menemui Moon Ho untuk berunding. Moon Ho yakin bahwa ibu Jung Hoo memang tak akan apa – apa karena tujuan sesungguhnya hanya untuk memastikan bahwa Jung Hoo adalah Healer. Moon Ho cukup yakin bahwa kakaknya tak akan serendah itu.


Jung Hoo mengingatkan bahwa Moon Shik telah menggunakan ibu sebagai umpan dan berusaha untuk membunuh Yeong Shin. Jung Hoo hanya ingin tahu alasan dibalik natan Moon Shik membunuh Yeong Shin, kenapa dia melakukan itu?

“Itu bukanlah kakakku melainkan seseorang yang disebut sebagai Tetua. Seseorang yang harus kita lawan mulai sekarang.”

“Kita? Siapa Kita?”

“Kau dan aku. Mungkin juga Yeong Shin.”



Jung Hoo meminta penjelasan mengenai siapa itu Tetua. Moon Ho juga tak tahu dan hanya mendengar orang memanggilnya sebagai Tetua. Ia tak tahu nama maupun wajahnya.

Sejujurnya Jung Hoo tak tertarik dengan taktik Moon Ho, dia hanya perlu melakukan tujuannya untuk menemukan siapa itu Tetua. Kedua, menemukan catatan tentang Ayahnya yang mungkin dimiliki orang yang disebut sebegai Tetua. Dan terakhir, dia akan memastikan bahwa tak seorang pun akan mengganggu Yeong Shin.

Moon Ho tertawa, “itu tak akan berguna, jika kau membunuh satu Tetua maka akan ada Tetua lain yang menggantikannya.”



Suara bel berbunyi. Moon Ho berkata bahwa dia adalah seseorang yang ia suka, ia pun meminta Jung Hoo membukakan pintunya.

Meskipun harus mendesis dulu namun ia melakukan saja dengan malas. Ia membuka pintu dan berjalan begitu saja tanpa sadar kalau tamunya adalah Yeong Shin. Setelah melangkah beberapa saat, ia baru sadar kalau tamunya adalah Yeong Shin. Keduanya sama – sama canggung.

“kenapa kau ada disini... maksudku kenapa kau ke di rumah CEO?” tanya Jung Hoo.

Namun pertanyaan itu tak terjawab karena Jong Soo masuk ke ruangan sambil mengeluh. Tandanya mereka kesana untuk bekerja.



*****
Dirumahnya, Moon Shik menyiapkan obat untuk diminum oleh Myung Hee namun Myung Hee menolak. Dia ingn terjaga dan mulai memikirkan sesuatu. Moon Shik bertanya apa yang akan dia pikirkan?

Myung Hee akan memulai dengan bayaran rumah sakit. Dia penasaran darimana Moon Shik mendapatkan uang untuk membayar ruangannya yang termasuk VIP dan hampir satu tahun lebih ia dirawat.

Moon Shik mengaku kalau ia mendapatkan uang dari hasil menjual tempat rongsokan. Myung Hee menyindir bahwa ia akan melakukan sebuah perhitungan, berapa jumlah penjualan penampungan sampah dan juga bayaran untuk rumah sakit.



Moon Shik mencoba membujuk dan memegang tangan Myung Hee namun Myung Hee mengelak. Ia menolak untuk meminum obat.

“Aku bilang aku sedang melakukan kalkulasi.” Tegasnya. Moon Shik sungguh terkejut menerima penolakan tersebut.


*****
Yeong Shin menggali informasi mengenai latar belakang Kim Moon Shik yang menjadi kandidat walikota Seoul dan mewawancarai Moon Ho sebagai narasumber. Dia membuka mengenai perkembangan Kim Moon Shik dari tahun 1992 sampai sekarang sungguh tak masuk akal.

Moon Ho membuka masa dimana Jae Il sempat akan mengalami kebangkrutan namun ada seorang investor dari omega yang melakukan investasi. Semenjak itulah Moon Shik menjadi CEO di Jae Il. “Bukankah itu menarik?” tanyanya.





Bibi Min Ja melakukan kontak dengan Jung Hoo, dia sudah tak tidur selama 36 jam karena harus mengurus dokumen imigrasi Jung Hoo dari Russia. Jung Hoo kemudian menanyakan kabar Guru yang dibawa ke kantor polisi.

Tak perlu khawatir, Bibi Min Ja cukup yakin karena Guru sudah pernah dipenjara selama 10 tahun maka dia tak akan tertangkap lagi. Jung Hoo berinisiatif membawa kabur guru namun Bibi Min Ja melarang.



Jung Hoo akan menemui yang lain. yah dia kini harus berjauhan dengan Yeong Shin, keduanya canggung satu sama lain namun kini ia bisa melihat Yeong Shin yang tertawa dengan riang bersama Moon Ho dan Jong Soo.

Moon Ho memberikan setumpuk tugas untuk Jung Hoo kerjakan namun ia menolak karena ada urusan nanti malam. Tak memaksa, dia berubah menunjuk Jong Soo yang langsung setuju bahkan girang untuk bekerja di rumah Yeong Shin.

Malangnya nasib Jung Hoo, dia menatap keduanya dengan Bete sedangkan Moon Ho tersenyum dibelakang sana melihat itu.



Sampai juga ke cafe Yeong Shin, Jong Soo mencoba akrab dengan Chi Soo dan meminta izin untuk mengerjakan pekerjaan mereka di ruangan Chi Soo. Dengan tangan terbuka ia mengizinkannya.

Yeong Shin sempat melirik ke arah Bong Soo yang terus berdiri dibelakanganya. Dan kemudian berjalan dengan santai bersama Jong Soo menuju ke ruangan Chi Soo.


Bong Soo juga akan ikut namun jalannya ditahan oleh Chi Soo, “namamu Bong Sook?.. Ah Bong Soo?”

Bong Soo membenarkan dan berjalan mengekori Sunbaenya. Chi Soo dan Paman Chul Min kembali berunding, mereka semakin bingung siapa yang menjadi pria yang dimaksud oleh Yeong Shin.


Suasana ruang kerja Chi Soo sungguh panas bagi Bong Soo. Kenapa lagi kalau bukan karena Yeong Shin dan Jong Soo terus menempel. Haha. Jung Hoo pun memilih untuk mencari minum.

Yeong Shin meraih gelas yang dibawa oleh Jung Hoo dan mengisinya, dia memberikan pilihan. “Timur atau barat?”

“timur.” Jawab Jung Hoo.


Yeong Shin setuju dengan pilihan itu lalu berdiri disamping Jung Hoo. Berarti pilihan itu menunjukkan bahwa dia akan berdiri dan berbicara selama satu menit.

“Kalau yang barat?”

“Untuk berpelukan satu sama lain selama 10 detik.”

Seketika Jung Hoo bangkit untuk memeluk Yeong Shin, dia ingin mengubah pilihannya. Yeong Shin hanya tertawa menghindar.


“Baguslah kalau kau tertawa. Aku kira kau marah karena kau tak mau melihatku sekalipun.”

Yeong Shin mengaku kalau ia sama sekali tak marah, dia hanya menahannya. Menunggu untuk memegang tangannya, memeluknya, berbicara sepanjang malam, dan berciuman. Dia ingin melakukan itu dengan seseorang tapi ia menahannya meskipun ia marah untuk menahannya.


Yeong Shin berjalan pergi namun Jung Hoo menahannya.

“Pria itu masih belum muncul.” Ucap Yeong Shin.

“Pasti ada alasan.” balas Jung Hoo. Yeong Shin pun berfikiran demikian tapi tetap saja, pria itu masih menjadi pria jahat. Aku akan tetap menunggunya, menunggunya meskipun marah. Sangat marah.

Yeong Shin menyenderkan kepalanya ke pundak Jung Hoo dan ia berniat membalas memeluknya namun Yeong Shin malah pergi lebih dulu. Ketika tangan mereka bersentuhan, Jung Hoo berniat meraihnya namun hanya angin yang ia tangkap. Jung Hoo tampak sangat kesal.


*****
Dipagi hari, Bibi Min Ja menemukan sebuah aktifitas di dekat kantor polisi tampak mencurigakan. Seorang pria bertemu dengan Sekretaris Oh. Meskipun tak bisa terlihat jelas namun sepertinya Bibi Min Ja mengetahui siapa pria tersebut.



Guru menyantap makan paginya dengan lahap. Detektif Yoon datang untuk melakukan interogasi, dia mulai dengan menanyakan mengenai Detektif Jo Min Ja. Salah satu seniornya di kepolisian cyber. Detektif Jo Min Ja sudah menemui Guru lima kali selama dia dipenjara beberapa tahun lalu. dia menyukai sunbaenya yang memiliki kemampuan hack legendaris. Dan kemarin, ketika ia di parkiran menemukan pattern yang mirip dengan milik Detektif Jo Min Ja.

Guru terdiam. dia melonggarkan kerah lehernya yang tampak tak nyaman, dia akan mengaku. “Dia adalah Healer.”

Sedangkan disisi lain, ada seorang polisi nampak keluar dari kantor lalu membuang sebuah botol kecil ke tong sampah.



Bibi Min Ja telah mengenali siapa pria yang ditemui oleh Sekretaris Oh. Dia pun menghubungi Jung Hoo dan berkata kalau kaki tangan Yoon Dong Won bertemu dengan Sekeratars Oh. Jung Hoo yang kini tengah lari pagi bergegas pergi menuju kantor polisi.


Guru mengaku bahwa dirinya adalah Healer, dia berkerja satu tahun setelah keluar dari penjara. Nama Healer berasal dari majalah yang dirilis oleh temannya. Dia juga bekerja sama dengan seorang hacker tapi ia tak tahu nama maupun wajahnya.

Guru berkata, “aku tak punya banyak waktu.”



Yeong Shin begadang untuk menemukan informasi mengenai Kim Moon Shik dan kini ia terkosentrasi pada sosok wanita yang ada disebelah Moon Shik. Dia tak tahu kenapa tapi ia terus menatap wajah Myung Hee.


Guru mengaku kalau dia habis bekerja sama dengan CEO Jae Il dan juga mengetahui mengenai Go Seong Cheol maupun Hwang Jae Guk.

Belum sempat bercerita lebih jauh. Mulut Guru sudah mengeluarkan busa, Detektif Yoon sangat terkejut. Namun Guru masih bisa berkata, “sudah kubilangkan kalau aku tak punya banyak waktu.”

Dan itulah ucapan terakhir Guru sebelum menghembuskan nafas terakhir.


Jung Hoo buru buru ke kantor polisi namun langkahnya seketika membatu ketika ada ambulans yang sudah menanti didepan sana. Tak lama kemudian seseorang yang mayat dibawa dengan kasur dorong, betapa terkejutnya Jung Hoo melihat tangan mayat itu keluar dari kain penutup. Tangan kiri yang terluka. Tangan milik gurunya.



******
KOMENTAR
Dan orang yang paling menakutkan dalam drama ini adalah Tetua dan Sekertaris Oh. Dan Guru Chae Bum, sungguh OH NOO.
Setiap karakter dalam drama ini memiliki masa lalu yang suram. Melihat kisah Jung Hoo yang ditinggal ibunya dan melihat ibunya tinggal bersama anak lain. itu pasti membuat Jung Hoo sangat amat amat terluka. Sakit mendengar dia bertanya – kau tinggal dengannya? Kenapa aku tak bisa?
Dan reaksi Yeong Shin seperti yang aku harapkan. Dia marah namun menunjukkannya secara sangat dewasa. Dia akan menunggu. Sampai akhirnya Healer datang dan bicara sendiri padanya. YAAAK. Aku suka semua karakter yang ada dalam drama ini. :D

5 Responses to "Sinopsis Healer Episode 13 – 2"

  1. sedih bgt master Chae Bum.... :(( makasi sinopsis nya...semangat ya mba...

    ReplyDelete
  2. Gomawoooo...
    Sedih nya guruu..
    Ditunggu kelanjutan nya yak mbak..

    ReplyDelete
  3. sebenarnya flim healer ne tayang hari apa ya...all na flim nya good banget aku suka sama yg main dan jalan cerita nya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini tayang di KBS2 setiap hari senin & selasa jam 21:55

      Delete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^