Sinopsis Healer Episode 13 – 1


Sinopsis Healer Episode 13 – 1
Scene awal menunjukkan kejadian pertemuan antara Sekretaris Oh yang rupanya juga dikenal oleh Ibu Jung Hoo sebagai Pengacara Baek. Ibu Jung Hoo mencoba menahan ketakutannya namun tetap tergambar jelas dimimik wajah Ibu.

“Aku dengar Anda bertemu dengan istri Ketua. Apa yang kalian bicarakan?” Sekretaris Oh tenang. “Mungkinkah putra anda Seo Jung Hoo? Apakah dia meminta ada untuk menemukan sesuatu dari Istri Ketua?”



Ibu Jung Hoo mengaku kalau ia sudah tak bertemu dengan Jung Hoo selama sepuluh tahun, selama itu pula ia tak pernah melakukan kontak. Jung Hoo berkata kalau dia akan belajar ke luar negeri namun ia tak tahu dimana tepatnya. Bukankah Sekretaris Oh tahu kalau dia meninggalkan Jung Hoo dan menikah lagi?

“Aku rasa kau memiliki janji. Dengan siapa?”

“dengan teman.” Tukas Ibu Jung Hoo segera.

Sekretaris Oh berkata kalau dia juga sedang menunggu temannya jadi mereka bisa menunggu bersama – sama.


Keduanya memang tak duduk bersama tapi tak berjauhan juga. Ibu Jung Hoo pamit pergi ke toilet, dan tepat saat Ibu melewatinya. Sekretaris Oh dengan cepat meraih ponsel Ibu Jung Hoo yang terdapat di tas.



Jadi ibu sama sekali tidak dalam bahaya. Dia kabur sambil berharap kalau Jung Hoo tak akan menemuinya namun Jung Hoo yang tak menyadari hal itu. dia masuk dalam perangkap dan harus melawan Double SS sendirian.



Jung Hoo kabur menuju ke rooftop, ada Guru Chae Bum yang menghadang dan merampas topi beserta kacamatanya. Dia mendorong Jung Hoo ke rooftop lalu menyarat lengan sendiri agar penyamarannya meyakinkan.

Yo Yo menyapa Healer dengan senang, sudah lama tak berjumpa. Namun ketika menoleh, Yo Yo tampak mengernyit tak yakin. Guru Chae Bum tersenyum, “Ah tidak, aku tertangkap.”



Telfon Yeong Shin berdering, Bibi Min Ja memberitahukan kondisi buruk Bong Soo. Dia sama sekali tak memberitahukan identitas Bong Soo yang sebenarnya dan meminta Yeong Shin untuk menemukan Bong Soo.

Yeong Shin berlarian dengan khawatir mencari keberadaan Bong Soo di restauran. Ia juga turun ke parkiran tapi dia malah melihat gerombolan Double S yang melajukan mobilnya. Mereka tampak sangat terburu – buru.

Yeong Shin juga mendapati Detektif Yoon ada disana, dia melaporkan bahwa seseorang telah tertangkap. Yeong Shin cukup heran dengan semua ini tapi dia lebih fokus untuk mencari Bong Soo.


Ponsel Yeong Shin kembali berdering, dia mengatakan pada Bibi Min Ja bahwa kemungkinan tadi para gangster membawa seseorang. Ada banyak darah yang berceceran jadi ia rasa mungkin Bong Soo dibawa oleh mereka.

Bibi Min Ja memperhatikan sinyal keberadaan Jung Hoo, dia sama sekali tak berubah tempat. Dia menegaskan kalau Bong Soo ada disana.

Yeong Shin jadi curiga, “Siapa kau? Bagaimana kau bisa tahu?”

Setengah berseru Bibi Min Ja menyatakan tak ada waktu lagi. mereka harus menemukan Park Bong Soo.



Setiap sudut ruangan dalam gedung ditelusuri oleh Yeong Shin namun belum juga bisa menemukan keberadaan Bong Soo. Sampai akhirnya dia ingat ucapan Bong Soo bahwa ia menyukai tempat tinggi. Tempat dimana ia bisa melihat banyak orang tapi orang lain tak bisa melihatnya.

Yeong Shin bergegas menuju ke rooftop dengan menaiki tangga.


Dia mencari – cari di rooftop dan kembali menemukan ceceran darah. Yeong Shin mengikuti alurnya dan menemukan Bong Soo kini terkapar tak sadarkan diri. Tubuhnya dingin, Yeong Shin langsung mengenakan jaket yang ia gunakan ke tubuh Bong Soo.

Yeong Shin pun menghubungi ambulans dengan panik.



Bong Soo dilarikan ke rumah sakit, ia kini berada di ruang gawat darurat. Yeong Shin mencemaskan luka menganga di lengannya tapi Dokter meyakinkan bahwa luka tersebut tak dalam karena pasien sangat berotot.

Yeong Shin cukup heran mendengar Bong Soo yang terkesan seperti anak mama, sekarang malah dikatakan berotot.


Kini Yeong Shin menghubungi Detektif Yoon. Keduanya sama – sama tak bisa hadir, mereka akan melakukan pertemuan lain waktu lagi. Selepas memutuskan panggilan, Yeong Shin menghubungi nomor wanita yang tadi memberitahukan keberadaan Bong Soo. Dia dibuat makin heran karena nomor itu tak terdaftar.


Yeong Shin kembali menemani Bong Soo yang sudah menerima perawatan. Banyak pertanyaan yang bergentayangan dalam pikiran Yeong Shin, kenapa kau bisa berada di tempat yang dingin seperti itu? kau berdarah dan tak sadarkan diri. Kau tahu berapa khawatirnya aku? Dan siapa wanita yang menelfonku tadi?

 Dia menatap Bong Soo lebih dekat, ia seolah membangunkan Bong Soo. “Bong Soo, bangunlah. Bong Soo?”



Setengah sadar, dengan pandangan yang masih mengabur. Bong Soo memanggil – manggil nama Yeong Shin dan mengangkat tangannya. Yeong Shin heran, ia pun memegang tangan Bong Soo.

Seketika Bong Soo kembali terlelap. Yeong Shin kira ini salah satu efek pengobatan, ia berniat melepas genggamannya namun dia malah mengeratkan genggamannya.



Kilasan saat Healer menggenggam tangannya dan ketika ia menyentuh tangan Bong Soo, dia merasakan kesamaan diantara genggaman mereka. Yeong Shin tertegun menatap tangannya yang digenggam Bong Soo.

Dan ketika Healer memberikan obat penenangnya. Yang tahu jumlahnya hanyalah Healer namun Bong Soo waktu itu membantunya memberi obat. tanpa bertanya Bong Soo langsung memberikan dua biji obat.

Yeong Shin semakin terbelalak, dia menarik tangannya dengan syok.


Untuk menguatkan dugaannya, Yeong Shin berlari menuju mobil Bong Soo. Ia mencari sesuatu yang bisa membuatnya semakin yakin. Sampai akhirnya ia menemukan bintang kertas, bintang kertas yang ia buat saat menelfon Bong Soo di telfon umum.

Yeong Shin gemetaran memegang bintang itu. kini kilasan ketika Bong Soo mengungkapkan perasaan padanya. Bong Soo siap untuk tinggal disisi Yeong Shin seperti ini dan mengikuti Yeong Shin.



Kini Bong Soo sudah bersama dengan Dae Young yang menjemputnya. Yeong Shin hanya memperhatikan dari kejauhan sampai akhirnya Bong Soo sadar akan kehadiran Yeong Shin.

Yeong Shin mencoba menyembunyikan keterkejutannya, dia berjalan menghampiri mereka berdua. Apa Bong Soo sudah selesai tidur? Kata dokter Bong Soo tertidur. Kau merasa baikan?

Bong Soo membenarkan, dia mengucapkan terimakasih karena Yeong Shin sudah mengantarkannya ke rumah sakit. Yeong Shin menebak kalau Dae Young yang sudah mengatakan kalau dia yang membawa Bong Soo kesini. Yeong Shin memperkenalkan diri sebagai Sunbae Bong Soo di kantor.

Bong Soo memegang kepala Dae Yeong untuk menunduk hormat. “Dia adalah seseorang yang aku kenal.”



Dae Yeong bergegas menyahut kunci mobil ketika Yeong Shin memberikannya pada Bong Soo. Dia memilih pergi meninggalkan keduanya.

Suasana pun jadi semakin canggung, Yeong Shin sama sekali tak mampu untuk menutupi perasaannya. Bong Soo beralasan kalau dia memiliki pil tidur karena punya masalah tidur, tapi ini bekerja sedikit terlambat hingga dia tertidur dan jatuh hingga berdarah – darah. Yeong Shin mungkin tahu kalau ini alasan yang janggal tapi ia membiarkannya saja.

“bagaimana dia tahu kau disini? Kau kan tidur sepanjang waktu.” Tanya Yeong Shin curiga.


Bong Soo bisa menangkap kecurigaan Yeong Shin hingga ia terdiam menatapnya. Yeong Shin mencoba menutupi keingintahuannya, aaah. Dia menebak kalau ahjumma yang menelfonnya tadi adalah Ibu Jung Hoo. Jadi mungkin ibunya sudah mengecek ke rumah sakit sekitar sini, benarkan?

“Mungkin.” Jawab Jung Hoo lemah. Yeong Shin kemudian menyuruh Bong Soo untuk menemui gadis tadi. Mungkin dia sudah menunggu.

“Apa kau cemas? Karena aku?” tanya Bong Soo.

“Ya. Aku sangat cemas.”

“Maafkan aku.”



Bong Soo pergi untuk menemui Dae Yeong namun Yeong Shin kembali memanggilnya. Yeong Shin berucap dengan agak kaku, suaranya seolah sulit untuk ia keluarkan. “Kau besok akan bekerja kan? Kau besok berangkat kan?”

Bong Soo menoleh, dia menunjukkan tanda OK dengan jarinya sambil tersenyum.



Selepas kepergian Bong Soo, Yeong Shin meneteskan air mata. Entah mungkin dia memang sudah menyadari betul kalau Bong Soo adalah Healer atau hanya karena dia merasa bingung dengan semua ini.


*****
Dalam perjalanan, Bibi Min Ja memberitahukan bahwa Ibu Jung Hoo sudah sampai rumah dengan kondisi selamat. Sedangkan Guru kini dibawa oleh Sang Soo.

“Kenapa dia melakukan itu..” gerutu Jung Hoo.

Bibi Min Ja kira untuk saat ini kondisi Guru masih baik – baik saja dan masih hidup. Lalu bagaimana dengan kondisi Jung Hoo? Apakah dia tak apa setelah terkena obat bius yang bisa membunuh seekor gajah?

Jung Hoo tak henti – hentinya memikirkan kedok yang mungkin telah terbongkar oleh Chae Yeong Shin. Dia teringat dengan kertas bentuk bintangnya. Dia mengecek dan masih ada dikotak tempatnya berada namun ini masih menjadi beban pikiran Jung Hoo.


Bibi Min Ja memerintahkan Dae Yeong untuk mengantarkan Jung Hoo beristirahat. Jung Hoo menolak, dia akan menemui Kim Moon Shik yang sudah berani mengusik Ibunya dan Chae Yeong Shin. Dia akan membunuhnya.

Dae Yeong menolak untuk menepi namun dengan kasar Jung Hoo merebut kemudi dan menepikan mobilnya. Dia bergegas keluar dan menarik Dae Yeong dengan paksa. Dae Yeong tetap diam tak mau menyerahkan kursi kemudi pada Jung Hoo.



Jung Hoo pun menariknya, dia memukul melawan Dae Yeong lalu bergegas masuk dalam mobil. namun sayang sekali karena kunci masih aman ditangan Dae Yeong.

Jung Hoo mengumpat dengan kesalnya.


Bibi Min Ja ikut terpancing emosi, Jung Hoo kini berniat untuk membunuh seseorang dan membersihkan nama ayahnya tapi sekali dia sudah membunuh orang maka akan ada orang lain lagi. apa dia tak mau bertemu dengan Chae Yeong Shin lagi? tak akan ada yang berubah jika mereka membunuh Moon Shik.

Jung Hoo sekarang akan menemui Moon Shik untuk menanyakan sesuatu. Mungkin dia akan merespon jika ia memukulnya hingga mati.

“Ibu Chae Yeong Shin ada disana. Ibu dari gadis yang kau sukai. Dirumah itu.” tegas Bibi mengingatkan.

Mendengar itu semua membuat Jung Hoo terhenti. Dia memukul kemudi dengan begitu frustasi.



*****
Paman Chul Min memperhatikan Yeong Shin dengan penuh kecurigaan, dia terus tertunduk memilih piringan hitam untuk ia putar. Chi Soo berniat menghampirinya namun ditahan Paman, “Dia sedikit aneh. Tak tercium bau alkohot tapi pandangan matanya kosong.”

Chi Soo menegur Yeong Shin namun ia terus tertunduk bahkan sampai menjatuhkan salah satu piringan hitam. Dia berjalan pergi dan berkata akan membereskannya nanti.

Paman Chul Min terus mempertaikannya, “Hyung – nim, Yeong Shin menangis.” Serunya.


Chi Soo membali tubuh Yeong Shin dan air mata sudah menenuhi wajahnya. Apa yang terjadi?

“Orang jahat itu membohongiku sampai sekarang.”

“Siapa tepatnya?” tanya Chi Soo serius.

“Kata – kata yang ia keluarkan seluruhnya adalah kebohongan. Aku tak tahu dan hanya mempercayainya, mengatakan segalanya padanya. Orang jahat ini sudah membohongi ku dari awal sampai akhir. Tapi ayah....”



“Apa?” tanya Chi Soo. Tangis Yeong Shin pun semakin menjadi.

“Aku tak bisa berkata apapun. Jika aku berkata sesuatu, berkata aku telah mengetahuinya. Aku takut dia akan pergi. aku tak bisa mengatakannya karena kupikir aku tak bisa melihatnya lagi. apa yang harus aku lakukan?”

Chi Soo tak memberikan komentar apapun, dia memberikan pundaknya untuk Yeong Shin bersandar dan menenangkan.


*****




2 Responses to "Sinopsis Healer Episode 13 – 1"

  1. Waaaaa makin seru nih healernya lanjut terus mba puji^^

    ReplyDelete
  2. Omooo cuman sedikit amat..semangat mbak ditunggu kelanjutannya

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^