Sinopsis Healer Episode 11 – 1

Sinopsis Healer Episode 11 – 1

Kim Moon Ho kembali ke penthouse –nya dan menemukan koper tua yang ia jadikan sebagai meja telah terbuka. ponselnya bergetar saat menerima panggilan dari nomor yang tak diketahui. “Siapa ini?”

Orang tersebut mengaku sebagai Healer namun suara –nya sudah diubah sehingga tak terdengar seperti suara Jung Hoo. Moon Ho agaknya tak percaya sebab yang ia tahu, Healer tak akan melakukan panggilan sendiri. Healer membenarkan namun berbeda dengan situasi sekarang. Bahkan dia akan bertatap muka dengan Moon Ho.

Lampu ruangan seketika padam dan siluet seseorang muncul di kegelapan. Healer berkata kalau dia akan meminta sebuah informasi dan ia akan membayarnya dengan layanan gratis pada Moon Ho. Moon Ho tak mau menerima tawaran begitu saja, masalah timbal balik itu nanti. Tapi apa pertanyaanya?

Foto yang ada dalam kotak itu. Kau mengenal kelima orang yang ada disana. Benar kan?” Moon Ho membenarkan. “apa kau tahu yang terjadi kepada mereka di bulan Februari 1992? Apa syarat yang  Kau inginkan jika aku meminta jawabanmu?


Moon Ho tahu sebanyak apa yang ia lihat dan dia meminta Healer menampakkan wajahnya sebagai syarat. Moon Ho menunjukkan ponsel milik Yeong Shin, “Park Bong Soo. Ponsel ini terjatuh dari saku seorang reporter yg namanya kusebutkan. Sulit untuk dimengerti mengingat ini ponsel milik Chae Yeong Shin tapi dia kehilangan ponsel ini saat kecelakaan lift. Disana Cuma ada orang yang men –sabotase dan juga Healer.

Moon Ho mengajukan syarat tersebut karena dia ingin memastikannya saja. Dia akan menjawab semua pertanyaan kalau Healer mau menunjukkan wajahnya.

Healer menyalakan lampu lalu berjalan menghampiri Moon Ho. Yah. Jung Hoo melepas kacamata dan menatap lurus kearahnya. “Jadi, apakah kita bisa memulainya sekarang?

Moon Ho menunjukkan foto lima serangkai, dia meminta Jung Hoo memilih siapa yang ia ingin ketahui ceritanya.

Orang yg paling kiri. Yang berbaju merah. Kau tahu apa yang telah dilakukan orang itu pada tahun 1992?” tanya Jung Hoo menunjuk sang Ayah, Seo Joon Seok.

Apa ini kebetulan, kau tahu pulau yang disebut Moru – Moru? Karena tidak ada seorangpun yang tahu dimana letaknya dan tidak tahu nama sebenarnya, Pulau Moru Moru (Moru = tak diketahui).

Jung Hoo seketika mendengar suara anak kecil menyebut Moru – moru tapi ia abaikan. Dia meminta Moon Ho untuk lebih serius karena dia sudah bertanya. Namun suara anak perempuan menyebut Moru – moru kembali berdengung ditelinga Jung Hoo. “Lanjutkan saja ceritamu..” pintanya.


Moon Ho menatap Jung Hoo dalam. Dia bercerita kalau beberapa hari yang lalu, Noona (Myung Hee) menelfon untuk memberitahukan kalau ada pencuri datang ke rumah tapi wajahnya sangat mirip dengan Joon Seok. Mungkin Myung Hee memang lebih ingat daripada dirinya. Alasan seorang kurir tengah malam menampakkan merahasiakan diri sangatlah penting namun sekarang Healer muncul dihadapannya demi mengetahui seorang dalam foto, Seo Joon Seok. “Kau memiliki mata yang sama dengan Seo Jung Hoo. Apa kau Jung Hoo?

Jung Hoo terdiam. Dengungan suara anak perempuan kembali memenuhi pendengarannya, anak itu memanggil – manggil dia dan mengajaknya untuk bermain.

FLASHBACK

Suara yang berdengung ditelinga Jung Hoo tak lain adalah suara Ji Han alias Chae Yeong Shin kecil. Ji Han berlarian mengejar Jung Hoo agar bisa bermain bersama. Moon Ho menangkap mereka karena tak bisa tenang, dia sudah membuat rumah – rumahan dengan selimut dan di keempat sisinya memakai kursi sebagai pilar. “Jangan lari-larian! Jika kalian terus begitu,  Aku tidak akan memasukkan kalian ke pulau.


Itu pulau Moru – moru.” Tunjuk Ji Han. Moon Ho membenarkan, pulau dimana tak diketahui nama dan tempatnya. Moon Ho pun menyuruh mereka untuk masuk ke rumah – rumahan yang disebut sebagai pulau Moru – moru. Dia meminta mereka untuk jangan berisik.

Sebenarnya semua ini hanya alasan agar Moon Ho bisa belajar dengan tenang. Dia pun kembali membaca buku setelah dua anak kecil tadi masuk ke pulau Moru Moru.


FLASHBACK End

Moon Ho menceritakan kedekatan mereka dan ia selalu bertugas menjaga kalian saat para orang tua makan dan minum bersama. Jung Hoo sedikit bingung, “Kalian? Aku dan gadis itu? Yang usianya hampir sama denganku?

“Ya. Gil Han memiliki seorang anak perempuan.”

“Gadis itu....”

“Meninggal. Dia meninggal tahun 1992.” Tukas Moon Ho. Jung Hoo terkejut mendengar kematian Ji Han, banyak orang yang meninggal di tahun 1992. Dia kemudian kembali bertanya mengenai Ayahnya. Siapa yang dibunuh Ayahnya?

Moon Ho menunjukkan bahwa pria yang dibunuh adalah Pria yang berada disebelah Joon Seok, Oh Gil Han. Jung Hoo semakin terkejut dan sulit baginya untuk kembali berucap, “Dia.... Membunuh te.. temannya?”


Moon Ho mengoreksi pertanyaan Jung Hoo, lebih tepat adalah terduga bukan pelaku pembunuhan. Jung Hoo tahu bedanyakan? Dia meninggal sebelum kasus tersebut tuntas untuk diselidiki. Karena itu, sampai sekarang ayahnya menjadi orang yang diduga sebagai pembunuh. “Apa kau ingin membersihkan tuduhannya? Apa itu yang menyebabkan kau datang kepadaku ?”


******
Kini Jung Hoo sudah berada di rooftop sambil memandangi langit malam. Ia memberitahukan pada Bibi Min Ja bahwa Moon Ho mengajaknya bekerjasama membersihkan nama ayahnya. Jadi dia akan berada disisi Moon Ho menjadi Park Bong Soo untuk bekerja di Harian Someday.

Bibi Min Ja sebenarnya menentang karena ia tak suka dengan Moon Ho dari awal. Dia adalah seseorang yang bisa berbohong dengan mudah namun terdengar seperti kenyataan. Dan ia paling tak suka karena Jung Hoo sudah membuka identitasnya pada orang semacam Moon Ho.

Dia bilang, dia selalu bermain denganku saat masih kecil, dan sepertinya aku juga mengingatnya.

Aku juga ingin bertanya padamu. Kenapa begitu pentingnya untuk membersihkan nama Ayahmu sekarang? Apa Ayahmu akan mengirimkan surat ucapan terimakasih dari atas sana lewat jasa pengiriman?

Jung Hoo tersenyum, dia sudah memiliki rencana untuk menunjukkan jatidirinya pada Chae Yeong Shin. Dia akan mengaku sebagai seorang pencuri namun perasaannya sedikit berbeda kalau dia mengatakan Sang Ayah adalah pembunuh. Bibi Min Ja sendiri yang mengatakan kalau dia boleh suka dengan wanita yang mau ikut dengannya ke pulau tak berpenghuni. Itu adalah yang sedang dia lakukan.

Senyum simpul Jung Ho terus terulas saat bercerita membuat siapapun meleleh. Mungkin Yeong Shin akan memukulinya saat pertama bercerita karena sudah berbohong selama ini. Dia akan menerima semua pukulan dan tendangan Yeong Shin, tapi ia rasa Yeong Shin akan sadar. Yeong Shin memang orang semacam itu, ia akan menyanyikan lagu aneh dan menari dengan lebai. Dia pasti akan menerimanya dengan segera.

Bibi terus terdiam membuat Jung Hoo berfikiran kalau Bibi pasti sedang mengumpatinya dalam hati dan berencana mencari orang baru. Dia tahu tapi dia harus membersihkan nama Ayahnya. Kadang ini membuatnya tak nyaman dan sangat mengganggu. Jadi ia meminta bantuan Bibi Min Ja sedikit lagi.

Bibi Min Ja masih terus tak berucap, pandangannya tertuju ke layar komputer menunjukkan email Yeong Shin yang ia terima.


******
Pagi hari, suasana kantor berita Someday sudah ribut saja karena kematian Hwang jae Guk bahkan server harian Someday sampai crush saking banyaknya yang berkunjung. Moon Ho memberikan arahan pada semua pekerja disana.

Yeong Shin yang baru datang jadi bingung sendiri, ia menghampiri Jung Hoo di dapur. “Park Bong Soo. Apa yang sedang terjadi diluar sana? Kudengar Hwang Jae Gook bunuh diri. Itu bukan karena aku, kan?

Bong Soo entah kenapa bersikap cuek pada Yeong Shin bahkan tak menjawab pertanyaanya.


Yeong Shin masih terbengong kebingungan tapi kemudian Moon Ho memberikan dia tugas untuk mengamankan Joo Yoon Hee. Dia menjadi seseorang yang terkait dengan kematian Hwang Jae Guk jadi kemungkinan akan banyak wartawan yang memburunya.

Mewawancarainya dan menyembunyikannya. Roger!” jawab Yeong Shin sigap lalu memanggil Bong Soo tapi dengan segera Moon Ho menyebut Jong Soo untuk bekerja bersama dengan Yeong Shin. Dan Bong Soo akan mengerjakan tugas luar bersamanya.


Yeong Shin kembali menghampiri Jung Hoo yang ribut untuk bersiap pergi. dia tanya apakah Bong Soo menghindarinya? Apa semua ini karena pembicaraan mereka di tempat rahasia?

Sunbae..” tegur Jung Hoo. Yeong Shin mengerti dan meminta Jung Hoo jangan membuat semua menjadi tak nyaman. Mereka bisa membicarakannya. Tapi bukan itu maksud Jung Hoo, dia berbisik apakah Yeong Shin belum akan berangkat? Dia akan berangkat tapi Yeong Shin terus memegangi tas –nya?

Yeong Shin tersadar dan memindahkan tangannya dari tas Jung Hoo. Jung Hoo pun segera meraih tas miliknya.

Hei. Apa kau tidak mau bicara dengan ku ?” tanya Yeong Shin lagi.

Ya.” Jawab Jung Hoo dengan tersenyum.


Moon Ho keluar dan berjalan dengan merangkul Jung Hoo. Yeong Shin pun sampai bingung dengan sikap Bong Soo hari ini. kedekatan Jung Hoo dan Moon Ho pun juga tampak sangat aneh dimata Yeong Shin.

*****
Dalam perjalanan, Moon Ho berkata kalau seharusnya dia segera curiga segera setelah mendengar nama Healer. Jung Hoo membenarkan karena nama itu memang sering digunakan dalam game online.

Aku pernah satu kali bertemu dengan ibumu sungguh sulit mencari dia. Dan dia bilang kau belajar diluar negeri.” Tutur Moon Ho. Jung Hoo sepertinya memang tak begitu mempercayai Moon Ho juga, ia tanya apakah Moon Ho akan terus bersikap so’ akrab padanya?

Boleh aku bertanya, kenapa kau bisa menjadi kurir tengah malam?” tanya Moon Ho.

Sewajarnya, aku tak akan menanggapi pertanyaanmu Bos.

Moon Ho tersenyum dengan sebutan Bos dari Jung Hoo, “kau dulu memanggilku Paman.

Jung Hoo mendesah, dia itu paling tak suka kalau ada orang yang mengganggunya ketika makan, tidur dan menyetir. Aiish.


Keduanya sampai di tempat barang rongsokan, tempat dimana Lima Serangkai melakukan semua kegiatan mereka seperti membajak penyiaran. Itulah saat dimana mereka bisa ditangkap karena salah dalam berucap. Mereka semua sangat pemberani, apa kau tahu sesuatu saat itu?

Tidak. Dan aku juga tidak benar-benar ingin tahu, bisakah kau langsung ke pokok pembicaraan?” pinta Jung Hoo.

Moon Ho menunjuk disebuah titik dimana mereka biasa bertemu.

Tempat Ayah Jung Hoo, Joon Seok selalu memperbaiki mesin. Dan ada pula Myung Hee yang menyusun naskah untuk siaran ataupun Mereka saling bercanda dan berkelahi. Suasana hangat seperti itu.

Kapan itu terjadi?” tanya Jung Hoo.

Tahun 1981.

“Dari Tahun 1981 sampai Tahun 1992, saat dia meninggal, kau tidak berpikir untuk membicarakan kronologinya secara terperinci, kan? Kita tak perlu melakukan itu.” potong Jung Hoo setiap Moon Ho bernostalgia dengan masa lalu mereka.



Moon Ho membenahi jaket yang dikenakan oleh Jung Hoo, ia bertanya dengan bersahabat. “Apa kau memiliki teman? Apakah ada seseorang yg menanyakan apakah kau memiliki teman?”

Jung Hoo tak bisa menatap kedua mata Moon Ho karena pertanyaan yang ia lontarkan memang tak melenceng sama sekali. Jung Hoo mengaku kalau ia belum sepenuhnya percaya dengan Moon Ho yang mau menghamburkan banyak uang hanya untuk mengetahui latar belakang seseorang. Lalu membeli tempat kerja orang tersebut dan membuatnya memanggil Moon Ho dengan sebutan Sunbae. Tapi Moon Ho sama sekali tak mau mengatakan alasannya pada Chae Yeong Shin. Jung Hoo juga sebenarnya penasaran dan ingin bertanya namun ini sebuah kebijakan dalam pekerjaan untuk tidak menanyakan rahasia klien. Jadi Moon Ho harus berhenti berbicara mengenai rahasianya.


FLASHBACK
Pada tahun 1992, tempat rongsokan ini dikelola oleh Moon Shik. Joon Seok dan Gil Han datang untuk berkunjung. Keduanya adalah wartawan yang cukup terkenal dimasanya karena meliput beberapa berita eksklusif. Gil Han menulis artikel dan Joon Seok bertugas untuk mengabadikan gambarnya.

Mereka berdua berbincang dengan Moon Shik rencana untuk memuat sebuah berita. Mereka akan meminjam mobil Moon Shik. Mereka akan meliput tentang dana kotor dan melihat siapa saja yang menerima aliran dana tersebut.

Aku akan mengambil gambarnya, dan memenangkan Fotographi Award tahun ini.” Canda Joon Seok.

Aku hanya harus meminjamkanmu mobil?

Tentu saja tidak. Jika kita meninggalkan si raja nyetir, Kim Moon Sik . Maka akan terjadi drama mobil yg menyedihkan, bukan aksi kebut-kebutan!” gurau Joon Seok lagi. mereka pun kembali tertawa bersama.



FLASHBACK END

Esok harinya,  mereka ada dimobil yg dikendarai kakakku dan mereka bertiga pergi bersama. Kemudian Gil Han dan Ayahmu meninggal. Yang dituduh menjadi pembunuh Hyung ditahan.

Bagaimana dengan orang satunya? Kakakmu?” tanya Jung Hoo.

Saat itu Moon Shik menjadi saksi. Dan yang sekarang mereka butuhkan adalah catatan atas pengakuan Joon Seok saat investigasi. Joon Seok sudah jelas akan berbicara mengenai masalah itu. Moon Ho telah menyelidiki kesana kemari namun ia selalu dihadang. Selalu beralasan kalau mereka tak bisa menunjukkannya dan hasil otopsi telah hilang.


Moon Ho memberikan amplop berisi hasil penyelidikannya selama ini. “Berhati – hatilah. Aku juga tak mempercayaimu karena dibodohi beberapa kali. Orang yang telah aku sewa pergi ke musuhku esok harinya. Itu sebabnya, aku memberitahukan kepada polisi. Healer akan selalu ada disisi Chae Yeong Sin.”

Jung Hoo sudah mengetahuinya dan sekarang ia izin untuk meninggalkan pekerjaan. Ada banyak hal yang harus ia selidiki. Moon Ho pun mengizinkannya.


Melihat kepergian Jung Hoo seolah mengingatkan bagaimana Joon Seok  berjalan. Sungguh mirip dan bagaimana ia menendang kaleng dijalan pun tampak mirip dengan apa yang Joon Seok lakukan. Joon Seok yang seolah berjalan disebelah Jung Hoo menoleh, ia tampak tersenyum kepada Moon Ho.

Moon Ho hampir meneteskan air mata karena hal itu.


*****
Kantor Polisi Seoul

Detektif Yoon dikejutkan karena sesampainya dikantor polisi, semua orang sudah keluar dari ruang pembahasan dan kasus telah ditutup dengan sangat cepat. Dia tertawa sarkatis karena begitu mudahnya mereka menutup sebuah kasus.

Hasil otopsi dari President Hwang Jae Gook sudah keluar. Hasil tes jenis obat terlarang yang kami duga digunakan untuk bunuh diri sudah keluar. Obat itu sama dengan obat yg digunakan utk membunuh Go Seong Cheol. Kau melihatnya! Ada juga tiket kereta disana. Jadi, Hwang Jae Gook telah membunuh Go Seong Cheol.” Ucap Kepala Polisi belum terlalu yakin dengan hasilnya.

Kepala polisi setengah berbisik, bahwa dalam surat yang ditinggalkan oleh Hwang Jae Guk juga ada catatan suap dari Kim Eui Chan. Detektif Yoon semakin curiga karena mereka seolah dijejali dengan banyak bukti tanpa harus mencarinya. Ia semakin yakin bahwa Healer memiliki koneksi dengan kalangan atas. Detektif Yoon berkata kalau dia akan menangkap Healer dengan caranya sendiri.

*****
Disisi lain, Bibi Min Ja sedang ngebut meretas kembali sistem kepolisian dan mengubah ID Park Bong Soo dan mengubah fotonya dengan Foto Jung Hoo sebeum Detektif Yoon memeriksanya.


*****
Pemberitaan kematian Hwang Jae Guk sudah tersiar ke seluruh penjuru kota. Joo Yoon Hee sudah berkemas untuk pergi ke Sokcho. Dia akan mengungsi ke tempat dimana seorang yang diselamatkan Chi Soo dari penjara tanpa bayaran. Yeong Shin dan Chi Soo menoleh dengan canggung ucapan terimakasih dari Yoon Hee namun Yoon Hee tetap membungkuk hormat pada Chi Soo. “Gomawo.”

Dan ia juga tak lupa untuk memeluk Yeong Shin sebelum pergi.



Detektif Yoon menyambangi cafe Yeong Shin secara tiba – tiba, dia memuji tempat kerja yang langka. Sebuah cafe disatukan dengan kantor hukum. Yeong Shin menjelaskan kalau Pengacara adalah pekerjaan Ayahnya dan cafe adalah hobi.

“Ayahmu bekerja sebagai pengacara, kan? Apa dia juga diam-diam merekam mereka semua yang datang untuk minta nasihat hukum disini?” tanya Detektif Yoon yang menemukan kamera tersembunyi di pot. Waaah jeli juga, baru masuk sudah nemu.

Dia kemudian berjalan kesisi sudut yang lain diruang kerja Chi Soo dan ia kembali menemukan sebuah kamera disela – sela tatanan buku.

Yeong Shin sempat terkejut.



“Kau tahu Healer, kan? Seseorang memberikan kami sebuah tip kalau Healer akan ada di sisimu. Apa kau tak menyadarinya?”

Yeong Shin bersikap dingin dan mengaku kalau ia sebatas tahu Healer sebagai kurir tengah malam. Biayanya sangat mahal dan tak ada seorang pun yang tahu wajahnya. Detektif Yoon mengaitkan hilangnya rekaman video milik Hwang Jae Guk dan kemudian video itu muncul di Harian Someday. Tapi sekarang Hwang Jae Gum meninggal. Bukankah menarik?

“Apanya yang menarik?” tanya Yeong Shin seolah tak begitu paham.

Menurut pemahaman Detektif Yoon, Healer yang mengambil video tersebut jadi kemungkinan Healer yang telah membunuhnya. Tapi Yeong Shin tak yakin, yang dia dengan Healer itu tak mungkin membunuh seseorang. Tapi Detektif Yoon berkata kalau kabar itu sudah ketinggalan jaman karena kemungkinan Healer sudah melakukan dua kasus pembunuhan. Dan kemungkinan surat pengakuan yang ditulis Hwang Jae Guk kalau dia membunuh Go Seong Cheol kemungkinan karena paksaan Healer. (terlalu banyak kemungkinan :D)

Yeong Shik sejujurnya syok tapi ia menutupi dengan tersenyum dihadapan Detektif Yoon.


*****



6 Responses to "Sinopsis Healer Episode 11 – 1"

  1. Hmmm...siapa sih dalang dibalik ini semua..

    ReplyDelete
  2. Mungkin dalang dri pmbunhn itu adalh tetua.critax makin seru

    ReplyDelete
  3. Waaaaaahh makin penasaran!!!!
    Semangat semangat ><

    ReplyDelete
  4. TQ Cantik....... Sinopnya keren... Semangat, kami tunggu sinop slanjutnya. Bikin makin penasaran neeehhhh >_<

    ReplyDelete
  5. Dari awal kemunculan Detektif Yoon aku langsung gg suka sama dia ... sebellllllllllllllll .... kok dia lgsung nuduh healer gitu . . uuhhhh .

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^