Sinopsis Healer Episode 10 – 1

Sinopsis Healer Episode 10 – 1

Memang benar kalau konferensi pers ini sengaja dikondisikan agar segala pertanyaan yang muncul tak membahayakan pihak Kim Eui Chan. Stasiun Televisi Min Jae adalah stasiun satu – satunya yang diijinkan untuk meliput oleh karena itu atasan Min Jae mewanti – wanti agar pertanyaan yang muncul jangan sampai membahayakan terutama mengenai wanita yang mengalami pelecekan s*ksual.

Min Jae menerima tugas itu dan meyakinkan kalau semua sudah terkondisi.


Dikantor Someday, Moon Ho mengambil beberapa foto untuk promosi siaran langsung mereka. Dia tersenyum cerah kearah kameran dan Direktur Jang rasa foto yang diambil sudah cukup bagus. Direktur Jang membahas tentang kerdibilitas Moon Ho sebagai salah satu simbol hati nurani masa kini, apa tak apa kalau sekarang dia mempromosikan diri seperti selebriti? Tidakkah ini membuatmu terlihat buruk?


“Salah satu temanku (Min Jae) bilang bahwa aku kecanduan popularitas. Jika aku memang memiliki popularitas, mohon jual semuanya. Kim Moon Ho membebaskan diri dari kekangan siaran publik, kini memulai acaranya sendiri. Mari kita lihat betapa lucunya itu.”

Direktur Jang mengerti, mereka juga punya beberapa koneksi di dunia hiburan jadi mari mereka membuat beberapa masalah. Keduanya siap untuk membuat sebuah gebrakan.


*****
Jong Soo menyamar menjadi seorang pelayan, dia terkejut ketika melihat Jung Hoo dan Yeong Shin melintas dengan penampilan yang berbeda.



Jung Hoo dan Yeong Shin berjalan dengan penuh percaya diri layaknya pasangan para chaebol yang tak takut pada siapapun. Penjaga menahan mereka masuk karena hanya untuk kalangan terbatas.

“Siapa dan untuk alasan apa, membatasiku?” tanya Yeong Shin dengan arogan tapi tenang. Ia menekan lengan Jung Hoo agar ikut bersandiwara.



“Kristal Room... pesta pertunangan. Kami datang untuk memeriksa persiapan. Kami sepupu pengantin pria.” tambah Jung Hoo.

Penjaga hampir percaya tapi melihat tas besar yang dijinjing oleh Jung Hoo, penjaga itu sedikit berfikir. Yeong Shin menyadari gelagat itu, ia segera bersandar pada bahu Jung Hoo sambil sedikit merengek. “Oh... Oppa? Aku mau marah. Lakukanlah sesuatu.”




Jung Hoo mengiyakan lalu berpura – pura mencari orang yang bisa ia hubungi.

“Panggil saja pemilik tempat ini. Katakan padanya untuk datang sebelum aku marah. Jika orang-orang seperti kami marah, kami akan berperilaku tidak masuk akal.” Ketus Yeong Shin, sandiwaranya benar – benar meyakinkan.

Penjaga pun mulai menciut nyalinya, dia langsung menunjukkan arah ke ruang krystal tempat pertunangan berlangsung.


Keduanya lolos dengan senyum mengembang. Jong Soo yang menanti dibelakang segera mengekor masuk.


Mereka bertiga bergegas ke toilet untuk berubah penampilan menjadi reporter lagi. tapi mereka masih harus ribut, Yeong Shin mengajak Jung Hoo dan Jung Soo untuk ikut ganti toilet wanita. Keduanya tak mau dan memaksa Yeong Shin masuk ke Toilet pria.


Semuanya telah siap, mengenakan coat layaknya para reporter dan mempersiapkan alat tempur mereka. Kamera.

Moon Ho menelfon Yeong Shin, dia memberikan tugas Yeong Shin untuk mencari kesempatan melemparkan pertanyaan. Tak perduli menerima respon atau tidak, ajukan saja pertanyaan dan mereka akan mengubahnya menjadi siaran langsung.

Yeong Shin mengerti. Ia mantap akan mengajukan pertanyaan nanti.


Jung Hoo masuk ke toilet, dia mengaktifkan alat komunikasinya dan bertanya ada apa Bibi Min Ja terus menghubunginya. Dia kini sedang sibuk, dia sedang bekerja untuk mengambil gambar. Bibi Min Ja rasa disana akan banyak kamera. Apalagi kini ada Detektif yang berkeliaran disekitar Chae Yeong Shin dan mereka memiliki foto – foto Jung Hoo juga. Sebelum ada masalah besar, dia memerintahkan Jung Hoo untuk pergi.

Jung Hoo menolak karena dia sekarang punya tugas baru.

“Tugas apa? Tanpa sepengetahuanku? Dari siapa?”

“Dari diriku sendiri untuk tinggal di samping Chae Yeong Sin.” *Awwwww....yaaak.... mulai gila gegara Healer



Setelah sambungan terputus karena Jung Hoo dipanggil Yeong Shin. Bibi Min Ja giliran menghubungi Chae Bum tapi Chae Bum sama so’ sibuknya dengan Jung Hoo.

“Entah itu yang tua atau muda, mereka ini, dasar...!” geramnya. “Muridmu akhirnya susah dikendalikan. Apa yang mau kau lakukan?”




*****
Detektif Yoon juga sudah menerima profil para pekerja di Someday. Dia memerintahkan pada bawahannya untuk mengecek detail latar belakang mereka dan juga foto – foto mereka, akankah cocok atau tidak.


Moon Shik menyambangi kediaman Tetua yang berdesain rumah tradisional korea. Dia mengajaknya untuk menonton acara konferensi Kim Eui Chan hari ini bersama - sama.



*****
Tepat pukul empat, Kim Eui Chan membuka pidatonya dengan begitu bijak membahas mengenai kekuatan Seoul.

Disisi lain, Trio Reporter mencari kesempatan untuk bisa masuk ke dalam ruang konferensi. Dia melihat seorang pria yang sepertinya memiliki jabatan, mereka bertiga segera berlari mengekori dan bersikap seolah bawahannya. Orang yang diikuti tak sadar karena sibuk dengan filenya sendiri.



Moon Ho menghubungi Min Jae yang sibuk memonitor jalannya konferensi pers. Tapi Moon Ho berkata kalau ini sangat penting dan bersikap seolah begitu mendesak sehingga Min Jae pun meminta izin pada produser untuk keluar meninggalkan van.



*****
Diruang konferensi

Tibalah waktunya sesi pertanyaan, Jung Hoo menatap Yeong Shin untuk segera mengambil momen ini, tapi dimenit – menit terakhir Yeong Shin ragu dan menggelengkan kepalanya. Yeong Shin memejamkan matanya, dia mengingat kembali ucapan Moon Ho. “Kau harus mengambil kesempatan untuk menanyakan tentang Hwang Jae Guk dan Joo Yoon Hee. Tanyakan langsung pada Kim Eui Chan di depan ribuan kamera dan mic.

Yeong Shin akhirnya mampu memantapkan diri dan mengangguk ke arah Jung Hoo.


“Dewan Kim Eui Chan, anda tahu siapa Joo Yoon Hee, kan?” tanya Yeong Shin lantang.

Wajah Kim Eui Chan langsung berubah terkejut dan menatap ke arah seorang yang mengatur jalannya konferensi pers ini. Pria itu pun segera melemparkan pandangan dan memberi kode sehingga seorang Reporter dari Harian Yo Han langsung diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan.

Kim Eui Chan sudah tak fokus dan menjawabnya dengan tergagap.



Tak mendapatkan jawaban, Yeong Shin teringat akan ucapan Moon Ho kalau dia harus mengambil perhatian agar bisa menerima sebuah jawaban. Yeong Shin pun langsung membuka jaket tebalnya dan dengan percaya diri melangkah menuju ke tengah – tengah konferensi.

“Hwang Jae Guk dari Konstruksi Jae Guk memperkenalkan wanita itu (Yoon Hee) pada anda, kan? Apa yang dia inginkan sebagai imbalan? Tahun 2011, ketika Jae Guk Konstruksi memenangkan tender untuk proyek pipa saluran pembuangan, Anda adalah ketua komite keuangan pembangunan. Benarkah itu? Segera setelah itu, anda membeli sebuah kondominium di Kabupaten Seo Cho. Yang digunakan sebagai tempat untuk pertemuan anda dengan Joo Yoon Hee.”



“Apa – apa ini?” kesal Kim Eui Chan.

Penjaga yang sudah bersiaga bergegas untuk menangkap Jung Hoo yang merekam Yeong Shin.

Selama Jung Hoo dan Yeong Shin melancarkan serangan, Moon Ho meminta maaf pada Min Jae karena dia hanya membutuhkan waktu 30 detik dan dia meminta maaf karena Min Jae harus menjadi korbannya.

Min Jae tersadar setelah mendengar ucapan Moon Ho, dia berlari kembali ke van. Dia sadar telah membuat sebuah kesalahan.



Jung Hoo tertangkap oleh penjaga, tapi Yeong Shin masih punya sedikit kesempatan untuk mendapatkan sebuah informasi. Dia berbalik ke arah kamera dan menginformasikan pada penonton kalau Moon Ho akan segera memberikan informasi lebih lanjut mengenai masalah ini, dia kemudian langsung menutup liputan langsung.

Dia berlari kabur dari kejaran sekuriti tapi karena hak tingginya, dia terpeleset dan menubruk kamera. Hahaha. Good Job ^_^


*****
Siaran ini rupanya tayang di televisi nasional (karena keributan ini pihak penayangan langsung menayangkan acara blusukan ala Kim Eui Chan ke pasar), Moon Shik menyaksikannya juga. Dia meminta maaf pada Tetua dan akan mengaktifkan protokol untuk menghentikan media dalam penerbitan cerita. Tetua rasa seorang reporter mengajukan sebuah pertanyaan bukanlah sebuah kejahatan.

“Itu kejahatan. Saya akan menjadikan itu sebuah kejahatan.” Tegas Moon Shik.

“Itu sudah... dilaporkan langsung melalui berita nasional. Selain itu, dia reporter yang cukup cantik. Jika kita melakukan sesuatu padanya sekarang itu akan menjadi berita teratas sekarang. Ini peringatan langsung dari Kim Moon Ho: Jangan sentuh gadis ini!




Sekretaris Oh melaporkan kalau mereka telah memulai protokol darurat untuk departemen politik dan berita nasional. Tapi berita malah menyebar dari sumber tak terduga, media hiburan online menggunakan berita ini sebagai headline berita dan dengan popularitas Kim Moon Ho. Dalam sekejap semua sudah menyebar.

Tetua tertawa keras, dia memuji akal Moon Ho yang cerdik. Moon Shik sekali lagi meminta maaf dan akan mengatasinya.

“Kurasa kita perlu menarik turun Kim Eui Chan. Kursi itu, apa kau ingin memilikinya?” tanya Tetua pada Moon Shik.



*****
Moon Ho melanjutkan siaran langsung tadi, dia mendeskripsikan tentang pelecehan s*ksual  yang didapatnya dari informan rahasia dan juga menayangkan wawancara dengan Yoon Hee.

Some Day News tidak akan mampu untuk menyiarkan setiap hari. Siaran kami mungkin secara mingguan atau mungkin tak sesering itu. Namun, ketika kami melakukan siaran itu tidak akan menjadi siaran yang dapat diabaikan. Kami tidak akan menyiarkan perbuatan para penguasa yang ditutup-tutupi. Ketika ada sesuatu yang bisa dikatakan, kami akan melakukan siaran lagi.” tutup Moon Ho mengakhiri siarannya.



Semua orang dibuat tertegun dengan kalimat penutup Moon Ho bahkan tak bisa berkedip. Sekejap, berita Moon Ho menjadi pencarian yang paling dicari. Dering telfon pun menghujani Someday News.


Moon Ho mengucapkan terimakasih atas kerja keras mereka semua. Reporter Yeo melaporkan kalau semua sistem hampir meledak karena semua orang berusaha mendownload dan mengulang video siaran mereka.
“Biarkan saja meledak. Biarkan saja meledak sampai membahana. Hey, kurasa aku akan terkencing-kencing di celana.” Ucapnya terhuyung saking tegang dengan siaran langsung pertama mereka.


Setelah Yeong Shin melihat siaran langsung Moon Ho yang mengagumkan, dia kini bersiap untuk pergi tapo ponselnya berdering. Ia pun mengangkat panggilan dari Moon Ho dengan antusias.

Jung Hoo yang sudah akan pergi jadi terhenti memperhatikan tingkah Yeong Shin, dia menatapnya dengan cemburu. Jong Soo juga tak luput memperhatikan Yeong Shin, dia menebak kalau yang menelfon Yeong Shin adalah Moon Ho. Ada dua kemungkinan hubungan mereka, Sunbae dan Hoobae yang saling perduli atau sebagai wanita dan pria.

Jung Hoo tetap diam tak merespon ucapan Jong Soo.




“Ah dinginnya (sikap Jung Hoo).” Desah Jong Soo berjalan pergi. setalah pergi, Jung Hoo menoleh menatap Jong Soo, dia menatapnya sambil berdecak sebal. Haha. Panas. Panas dah.


Yeong Shin merasa puas dengan hasil yang mereka dapat, dia tak menyangka kalau dia bisa sampai seperti itu padahal biasanya dia pemalu.

“Bagus. Kau melakukan sedikit lebih baik dari yang kupikir.” Puji Moon Ho membuat Yeong Shin semakin antusias. Moon Ho memperingatkan kalau mulai dari sekarang, akan ada bahaya yang lebih besar dan hal – hal tak terduga. Yeong Shin harus melawannya.


“Aku tahu. Ajari aku agar aku bisa siap. Kau juga orang yang lebih baik dari yang kupikir. Aku salah menilai untuk sejenak.” Ucap Yeong Shin sebelum menutup panggilannya.

Ucapan penutup Yeong Shin memiliki makna yang dalam untuk Moon Ho, dia bergumam. “Terimakasih, Ji Han.”


Ditempat parkir, Jung Hoo memasukkan perlengkapan yang mereka gunakan kedalam bagasi. Tanpa sengaja dia melihat dua orang detektif tengah memata – matainya.



Saat ia melihat Yeong Shin berjalan dengan kesulitan mengenakan hak tinggi, Jung Hoo meraih boot Yeong Shin dan meletakkan tepat didepan kakinya. Yeong Shin menatap Jung Hoo meledek, “Wow, Park Bong Soo, kau menjadi semakin peka. Seperti jagung yang tumbuh setelah diberi hormon pertumbuhan.”

Jung Hoo pun Cuma tersenyum tapi sepertinya dia punya rencana kenapa memberikan sepatu boot Yeong Shin.



Dalam perjalanan, Jung Hoo tak bisa tenang karena mobil detektif terus menguntit mereka. Dia mengambil kesempatan saat sebuah truk menghalangi mobil detektif, dia segera meraih kendali mobil dan berbelok dengan paksa padahal Jong Soo yang sedang mengemudikannya.

Detektif kelabakan karena kehilangan jejak mobil Yeong Shin.



Jung Hoo menghentikan mobilnya selagi Detektif kehilangan jejak mereka, dia menarik Yeong Shin yang kebingungan karena Jung Hoo bersikap begitu. “Kenapa? Kenapa? Kenapa?”

Jung Hoo tak perduli dan membimbing Yeong Shin menuju ke sebuah gedung. Yeong Shin meminta penjelasan kenapa Jung Hoo membawanya begitu saja. Jung Hoo sempat terdiam, “Ayo kita... tamasya kerja.”

“Kau ingin pergi minum-minum? Hanya kita berdua? Ya, jujur, aku tak nyaman dengan adanya Jong Soo itu, kan? Yah... karena kita berpakaian seperti ini, tidakkah sebaiknya kita minum wine?” tanya Yeong Shin percaya saja. dia menarik tangan Jung Hoo untuk mencari wine.



Jung Hoo menghentikan langkah mereka, ia menyarankan untuk pergi ke tempat yang ia tahu saja tapi disana tak ada wine.

“Lalu apa? Soju?” tanya Yeong Shin. Jung Hoo tak berniat menjelaskan dan menarik tangan Yeong Shin.


******
Ketika Moon Shik pergi dari tempat Tetua, dia mengingat kilas balik saat pertama kali datang ke kediaman Tetua. Seperti seorang tersangka, dia dibawa kesana dengan dua orang pengawal yang menjagalnya.

Dengan wajah penuh darah, dia menatap kearah Tetua dengan sengit. Tetua berkata, “Jika kau memelototi dunia seperti itu kau takkan memiliki apa-apa, selain air mata. Hanya sekali, tutup matamu. Dan kemudian, buka lagi. Kemudian, kau akan melihat hal-hal yang tidak kau lihat sebelumnya. Itulah yang disebut pertumbuhan.”




Moon Shik mencengkeram bajunya, “Menipu dunia, memberikan pernyataan palsu, dan mengkhianati teman. Apakah itu yang disebut pertumbuhan?”

Tetua membenarkan. Begitulah cara seseorang untuk hidup, dengan begitu juga maka Gadis yang dikhawatirkan oleh Moon Shik akan hidup. Dia akan menerima perawatan dokter terbaik.

“Untuk saat ini, kau harus hidup. Itulah caramu mencapai apapun. Entah itu penebusan atau cinta. Sadari, itulah yang disebut pertumbuhan.” Ucap Tetua.



******
Jong Soo kembali ke kantor dengan kepayahan membawa barang - barang, dia merutuk kesal karena rekannya meninggalkan dia sendirian. Tapi kekesalan itu berubah saat Park Chan berkata kalau Moon Ho mentraktir mereka. Keduanya pun pergi.

Setelah kepergian mereka, kamera menyorot kearah tas yang berisi pakaian ganti milik Jung Hoo dan Yeong Shin, ini mengindikasikan sesuatu terdapat pada tas tersebut.


*****
Yeong Shin dan Jung Hoo sudah ada didepan lift, namun ketakutan Yeong Shin membuat dia menyarankan untuk mencari tempat yang rendah saja atau bawah tanah. Dia akan pergi namun Jung Hoo menahannya.

“Aku suka tempat-tempat yang tinggi. Aku suka menonton orang-orang dari atas sana. Ada beberapa tempat lagi seperti ini di Seoul. Beberapa tempat yang kudatangi adalah bangunan berkeamanan, dan lainnya tak terpakai. Ini seperti... tempat rahasia... buatku.”

“Jadi, kau ingin menonton orang dari tempat tinggi?” tanya Yeong Shin mulai tertarik.

“Aku bisa melihat orang-orang, orang-orang tak bisa melihatku. Tempat rahasia.”



Yeong Shin setuju dan tanpa banyak kata langsung masuk dalam lift. Dia memejamkan mata dipojokan. Melihat reaksi itu, Jung Hoo menghampirinya dan menyentuh tangan Yeong Shin yang gemetaran. Yeong Shin reflek menyahut tangan Jung Hoo dan menggenggamnya erat.

Sekarang bukan hanya Yeong Shin yang deg – degan, Jung Hoo pun ikut merasakan jantungnya berpacu.

Perlahan ia mendekatkan bibirnya ke arah dahi Yeong Shin Tapi.... Pintu lift terbuka dan Yeong Shin bergegas keluar. Acara kecup jidat pun gagal.



*****
KOMENTAR:
Tuh kan, Moon Shik awalnya memang tak sejahat itu dan mungkin sampai sekarang pun dia masih punya hati nurani tapi karena saking seringnya berbuat licik jadi dia kebiasaan deh. Ini semua tak lepas dari pengaruh Tetua yang mendorongnya untuk berbuat kejahatan.

Yeong Shin – Jung Hoo selalu buat hati melted. Tapi ini kayaknya Jung Hoo kelupaan deh, gegara pake baju keren dia jadi lupa buat nyamar jadi Bong Soo. Kan biasanya dia jalan bungkuk terus ga pedean eeh, dia lupa dan jalannya gagah gitu. AAAAAHHHH. . . Mulai gila nunggu hari selasa pagi biar bisa liat mereka.

Kayaknya reader yang menanti drama ini semakin lumayan aja, padahal diawal – awal pada bingung yah. Semoga aja nanti kalo udah tamat ada stasiun teve nasional yang nayangin lah, biar kita semua bisa liat bareng – bareng Cucoknya si Healer.



14 Responses to "Sinopsis Healer Episode 10 – 1"

  1. Aku selalu suka sama drama yg dibawakan 2 actress korea yaitu Gong Hyo Jin dan Park Min Young, ai dunno why,tapi aku punya alasan tersendirilah,hehehe. Trus semangat ya nulisnya, tertarik bgt sama drama ini,thanks juga buat penulisan sinopsisnya,yg menurutku sederhana dan mudah dipahami. Fighting

    ReplyDelete
  2. Adegan di lift juga bikin yg nntn sport jantung,mungkin blm saatnya kali park bong soo nunjukin kemesraannya ma youngshin,tau sendiri kan young shin lg cintanya ma sunbae moon ho ma healer si misterius,gue yakin nih klo mereka berdua dh menyadari klo mereka saling cinta bnyk adegan romantisnya.di tunggu lg deh sinopsisnya...makasih,semangat!!! Dari semua drama PMY kyy dia pling cocok ma YG INI and yoochun oppa pastinya...ada yg se7???

    ReplyDelete
  3. Yang penting bkan artis jeung eun ato siapa itulah
    Bosen.
    Akhirnya ak bisa tau adgan di lift makasih

    ReplyDelete
  4. Kyaaaaaaaa... Makin seruuuu...
    Aisssshhh,,, bong soo mulai berani yaaa... :D :D
    pake mau nyium" segala...
    Mungkin naluri'y lg liar itu.. Hahaha...
    Pingin cepet tamat, biar beli kaset'y... :D :D
    fighting terus pujiiiii... :) :)

    ReplyDelete
  5. Dari diriku sendiri untuk tinggal di samping Chae Yeong Sin -- melted sama kata2 ini hahaha.
    Mesem sendiri pas mereka masuk dg cara ngikutin 1 orang yg lg fokus sama kertasnya pura2 jd pengawalnya.
    Awal2 baca aq udah suka tp krn masih bingung dg karakternya jd ga komen mba heheh.
    Apa mungkin tetua yg membunuh gil han trus membuat seolah2 pembunuhnya ayahnya jung hoo? trus moon shik tau tapi karena diiming-imingi tetua bisa menyelamatkan myung hee jd moon shik licik begitu.
    Bener2 penasarannnnn kelanjutannya. Enjoy banget dengan alurnya. Semoga nantinya ga dibikin seperti klise nya drama korea yang saling mencintai tapi karena sesuatu hal harus saling menjauhi.

    ReplyDelete
  6. wahh.. makin seru aja ceritanya. >_<
    aku suka banget dengan drama ini, junghoo dan Yeong Shin paling best couple deh..
    di tunggu ya sinopsis berikutnya.. :D

    ReplyDelete
  7. aku baru ngeh kalo itu park min young mantannya lee min ho ~tepok jidat~
    tapi sinopnya bagus pupu di tunggu kelanjutannya.

    ReplyDelete
  8. Terima kasih,sinopsis nya ditunggu kelanjutanya,,ampun deh healer keren bgt siih

    ReplyDelete
  9. Kasian healer ngak jd kiss nya
    Hehhee

    Semangat mbak

    ReplyDelete
  10. Jujur dari eps 1 dan 2, aku bener2 gak ngerti sama sekali. Dan itu bikin moodku down. Tapi semakin kesini-sininya serruuuu pake banget. Fighting and gomawoyo.

    ReplyDelete
  11. Tambah menarik deh ...tambah cemangat untuk episod berikutnya...semangat nulis sinopsisnya ya...thanks

    ReplyDelete
  12. Cayoooo kakak 😍😍 gak SBR bangt nih tggu sinopsis berikutna

    ReplyDelete
  13. iya ,,, semoga ada TV nasional yang nayangin drama ini .. \(^_^)/
    biar smw reader2 bisa nyaksikan adegan action nya si Healer (Kakoii). . momen romantis nya. . . dan adegan lucu di cafe bpknya Yeong Shin. .
    Bakalan seeruuu . .

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^