Sinopsis Love Cells / Dating DNA Episode 13

Sinopsis Love Cells / Dating DNA Episode 13
Chapter 3: Sel Cinta Matang
[RAHASIA]

Dae Choong menonton drama Seo Rin bersama dengan Ji Woon, dia memperhatikan sampai terpaku.
Nebi tengah mencoba menggunakan lipstik, dia menyarankan pada Dae Choong untuk memberikan Seo Rin lipstik dengan warna yang ia kenakan sekarang. Cantik.


Tak ada sahutan, Nebi pun menoleh dan mendapati Dae Choong sedang melamun menatap laptop tak mengacuhkannya. Dia menyadarkan Dae Choong, ia rasa rencana mereka hampir berhasil. Seo Rin juga tampaknya mulai menyukai Dae Choong.
Dae Choong tampak kurang bersemangat, dia merasa kalau perasaan Ji Woon benar – benar tulus.
“Siapa yang peduli dengan orang lain lagi sekarang? Lagipula, kau juga tulus. Cinta adalah sesuatu yang kau menangkan. Hatimu menjadi sedikit melemah. Jangan merusak semuanya, kau idiot.”

Dae Choong pesimis, ia tak merasa pantas untuk menjadi partner Seo Rin. Nebi sedikit kesal karena sikap Dae Choong padahal dia juga sudah melakukan banyak hal dan juga membuat masalah untuk dirinya sendiri.
“Akankah aku bisa mencapai  titik ini tanpa bantuanmu? Jujur, Perasaanku tidak enak, menjadi lebih dekat dengan Seo Rin.”
“Perasaan? Kau seperti ini hanya karena perasaan? Bagaimana bisa kau hanya memikirkan dirimu sendiri?” kesal Nebi meninggalkan Dae Choong.

Dae Choong bingung harus berbuat apa , saat ia menoleh. Ia mendapati Paman Tetangga yang bermain jeet kune do sedari tadi memberikan tanda silang untuknya. Lalu ia pun menunjuk ke arah perginya Nebi, ia ingin Dae Choong menyusulnya.

Dae Choong mencari Nebi ke sekitar tempat tinggal mereka dengan menenteng tas kecil milik nebi. Ia berlari kesana kemari namun tak bisa menemukan keberadaannya. Dalan perjalanan itupula Dae Choong teringat kebersamaan mereka selama ini. Sampai akhirnya Dae Choong kembali lagi ke jalan rumah, ia terduduk lelah lalu membuka tas milik Nebi. Ia menemukan sebuah kacamata disana.

IKLAN
GPS tidak berguna. Itu sesuatu dari masa lalu. Hari ini, ini lihat semua itu di kacamata. Dimana dia, apa yang dia lakukan, dan apa yang dia dengar. Jangan berpikir seperti penjilat. Kau bisa melihat segalanya. Lihat semua itu dikacamata.

Dae Choong tanpa pikir panjang menggunakan kacamata itu, ia mengedarkan pandangannya.


Nebi duduk dengan sedih memandangi lampu malam dikota, ia berada di rooftop. Dae Choong memanggil Nebi.
Nebi tetap tak menoleh. Banyak orang mencintai. Tapi mengapa kau tetap mengatakan bahwa kau tidak bisa?
“Aku tidak tahu bagaimana perasaanku lagi.”
“Bagaimana kau akan tahu, tanpa melakukan apapun?” kesal Nebi.

Dae Choong berjongkok, ia meraih tangan Nebi dan mengusap pipinya. Ia tahu sekarang dan ia akan melakukan apapun sesuai dengan keinginan Nebi. Dia salah hanya memikirkan dirinya sendiri.

Nebi yang tadinya kesal jadi terkejut dengan perlakuan sekaligus tatapan Dae Choong yang terarah padanya.

Keduanya sudah berada di lift, Dae Choong akan menuju ke lantai satu tapi tiba – tiba lift terhenti. Lift macet. Dae Choong mencoba menghubungi seseorang tapi tak ada sinyal dalam lift. Dae Choong menghampiri Nebi yang duduk, apa dia takut?
Bagi Nebi, ini hanyalah hal kecil. Dae Choong pun demikian, elevatornya lebih besar dari kamarnya. Tapi apa Nebi tak punya alat yang bisa ia gunakan saat ini?
Nebi menggeleng. Untuk menghilangkan keheningan, Nebi meminta Dae Choong untuk bernyanyi.

Dae Choong menyanyikan lagunya dengan baik namun perlahan suaranya melemah, melemah hingga terbatuk seperti kehilangan nafas.
“Hey, ada apa?”
“Jujur, Aku tidak bisa tinggal di tempat yang sempit untuk waktu yang lama.”
Nebi kesal Dae Choong tak memberitahunya, ia membiarkannya bersadar dipundaknya. Ia menyuruh Dae Choong tenang. Nebi kemudian menggerakkan gelang loncengnya agar Dae Choong bisa semakin tenang dan melupakan traumanya.
“Kemana kau sekarang, Ma Dae Choong?” tanya Nebi setelah Dae Choong tenang dalam pundaknya.

Perpustakaan
Pikiran Dae Choong membawanya untuk pergi kemasa lalu menemui cinta pertamanya. Gadis yang disukai oleh Dae Choong bekerja part time di perpustakaan. Ia sering menatapnya.
Dae Choong berniat memberikan sebuah kertas berisi pertanyaan, apa kau menyukai bunga?
Namun ketika memberikan kertas tersebut, ia menemukan gadis pujaanya tergeletak tak sadarkan diri dilantai. Dae Choong segera menggendongnya menuju ke elevator untuk mencari pertolongan. Namun elevator macet dalam waktu yang lama. keduanya pun pingsan didalam sana.

Elevator terbuka, tim penyelamat menggendong Dae Choong dan gadis –nya untuk menerima perawatan. Saat Dae Choong membuka matanya, ia bisa melihat gadisnya itu adalah NEBI.
“Aku tidak pernah melihatnya lagi setelah itu.”

Dae Choong tersadar dengan mata terbelalak.

*****
“Apa ada seseorang yang  membuatmu untuk tidak mengakui bahwa mereka spesial?”
Nebi melakukan wawancara seperti biasa namun kali ini tak ada seorang pun yang menerima uluran mic Nebi. Ia tampak sedih kali ini.

3 Responses to "Sinopsis Love Cells / Dating DNA Episode 13"

  1. aku pengen lihat nih... kalau boleh tahu lihat videonya dimana? bisa kasih tahu alamat webnya"?

    ReplyDelete
  2. Sis. Apa judul lagu yg dinyanyiin dae choong di lift ?

    ReplyDelete
  3. Aduhhhhh.....suka banget tp di youtube g ada cari dmn y....

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^