Sinopsis Love Cells / Dating DNA Episode 8

Sinopsis Love Cells / Dating DNA Episode 8
Pengorbanan
Bagian 2: Pertumbuhan Sel Cinta


Manager Ji Woon berjalan diarea tempat tinggal Dae Choong. Ia bertemu dengan Ahjussi tetangga yang memainkan Jeet Kun Do –nya.

“Apa kau seorang master seni bela diri?” tanyanya pada Ahjussi tapi seperti biasa, Ahjussi hanya diam tanpa kata dan menatap Manager Ji Woon.

“Lingkungan disini tidak baik.” Gumam Manager Ji Woon.

[H-20 kematian sel cinta ]

Nebi menatap laptonya, dia bingung apa yang harus mereka lakukan. Kaki Nebi menedang Dae Choong agar bangun dari tidurnya. Dae Choong bangkit, ia langsung mengambil galon dan meminumnya tanpa gelas.

“Gimana kau bisa minum air saat ini?” tanya Nebi sambil membalik laptopnya agar Dae Choong bisa membaca berita hot hari ini. Dia terkejut membaca headline, Seo Rin tertangkap nge-date rahasia tadi malam. Belum ada yang mengkonfirmasi pria yang bersamanya semalam. Mereka makan kaki ayam di Gangnam dan pergi ke karaoke. Untuk menikmati hari mereka bersama-sama.

Dae Choong seketika melempar galonnya, dan sungguh kebetulan galon itu mendarat tepat dikepala Manager Ji Woon.

“Air kendi ... dan sakit kepala.” Ucap Manager datar. Tanpa teriak. Tanpa kesel. Dataaaar. keke





Dae Choong masih terbelalak menatap laptop.
[Eksklusif: Topstar Seo Rin ngedate]
[Siapakah pria itu?]



Agency Seo Rin seketika ramai ditanyai berbagai media meminta konfirmasi dari perusahaan. Seperti adat banget kan, di korea skandal pacaran aja bisa buat heboh apalagi kalau Idolnya terkenal.

Manager Seo Rin menyeret Dae Choong dengan menjewer telinganya sampai Dae Choong kesakitan.

“Bagaimana bisa seorang pria dengan tulang cumi ini. Hey! Apa kau tahu berapa banyak waktu yang aku habiskan untuk Seo Rin? B*jingan-- cumi-cumi ini.”


PLAAAK. Seorang pria yang merupakan Direktur Agency menggeplak Kepala Manager Seo Rin. Ini semua adalah salah manager yang telah membiarkan lalat seperti ini berkeliaran bersama Seo Rin. Dae Choong meminta maaf.

“Perusahaan ini rugi berkat kejadian ini?” tanya Direktur pada Manager Seo Rin.

“Dengan pemutusan kontrak iklan gabungan. Bisa mencapai 20 juta won?”


Dae Choong membayangkan uang 20 juta won hilang dalam sekejap dan menjadi debu.

“Bagaimana dengan citra dirinya? Apa yang akan kau lakukan dengan kerusakan citra ber-kelasnya dia? Segala sesuatu yang kita telah punya dan yang akan datang di masa depan . Secara keseluruhan, itu lebih dari 500 juta won!” kesal Direktur.

Dae Choong kembali membayangkan uang sebanyak itu ludes dalam seketika.

“Untuk saat ini, hanya ada satu solusi ...” kata Manager Seo Rin serius.



[Reporter bermuka dua]
“Baru-baru ini, pria dalam skandal Seo Rin diangkat menjadi manajernya. Jadi kita telah melaporkan pada hari yang sangat istimewanya Seo Rin. Bagaimana kalau kita lihat? Mari kita pergi! Kalian dapat melihat salah paham diantara mereka,kan?”


Dae Choong melatih Seo Rin bermain bowling. Keduanya tampak dekat dan bisa tersenyum bersama.

“Ini seperti, suasana hangat seperti keluarga. Aku cemburu!” ucap Reporter mengakhiri reportasenya dengan manis. Namun seketika wajahnya berubah menyebalkan ketika kamera sudah off, dengan jutek ia mengajak kru untuk pindah ke bagian yang lain.



Dae Choong akan melakukan wawancara. Seo Rin menebak kalau ini pasti akan sulit untuk Dae Choong. Dia akan bicara pada perusahaan agar tak melibatkan Dae Choong.

“Apa kau bisa?”

“Huh?” Seo Rin menggaruk kepalanya yang tak gatal, sepertinya ia tak terlalu yakin bisa melakukannya. Seorang kru mengajak Dae Choong untuk segera melakukan wawancara.



Dae Choong duduk dengan tegang, seorang pelayan datang. Rupanya dia adalah Nebi, ia memberikan sebuah permen karet dan meminta Dae Choong memakannya.


Berapa lama kau akan bergumam di depannya seperti yang kulakukan? Permen Cuckoo. Saat kau mengunyah ini.

Ahjussi badan kekar menunjukkan bagaimana cara kerjanya, ia memakan permennya dan saat permen sudah terkunyah. Kata – kata yang keluar dari mulut ahjussi terdengar manis.

Aku mencintaimu. Kau milikku. Kau kekasihku. Aku menjadi pembicara handal? Ini untuk orang-orang seperti kau, Yo. Permen Cuckoo. Kunya, kunyah saja!”


Interview dimulai, Dae Choong segera mengunyah permennya dan mulai berkata.

“Seo Rin bukan hanya cantik di luar, tapi dia lebih cantik di dalam. Meskipun dia dicintai banyak orang. Banyak juga yang membenci tanpa alasan. Karena itu, Seo Rin kami terluka dan juga sangat menderita. Setiap kali aku melihat Seo Rin yang mengobati staf dengan senyum. Aku bertanya-tanya bagaimana seseorang bisa begitu tulus untuk orang lain.”




Seo Rin mendengar interview Dae Choong dengan tersipu malu.


Berbanding dengan Ji Woon yang segera mematikan TV –nya. manager Ji Woon datang, dia telah mencari informasi mengenai Dae Choong.



Dae Choong mengantar Seo Rin ke rumah, tapi Seo Rin masih asik menatap layar ponselnya. Kembali mengulang ucapan Dae Choong yang manis banget. Dae Choong, bagaimana kau bisa berbicara begitu manis dan baik?

“Aku hanya mengungkapkan bagaimana perasaanku. Aku dipekerjakan dan bisa melihatmu setiap hari. Tapi bagaimana dengan manajer sebelumnya?” ucap Dae Choong manis tapi akhirnya permen Dae Choong tertelan.

Seo Rin berkata kalau sekarang managernya akan peternakan dan ia kira itu memang cocok untuknya.



“Tapi, Apa aku bisa minta tolong, Dae Choong?” tanya Seo Rin. Dae Choong jelas mempersilahkannya.

“Tidak peduli apa yang orang katakan, atau bahkan jika itu sangat sulit. Tetaplah di sisiku seperti sekarang. Sangat sulit menemukan seseorang yang hangat sepertimu, Dae Choong. Kau juga tampak berbeda dari orang lain.”

Dae Choong berjanji akan menjadi manager sekaligus teman baik Seo Rin. Keduanya pun melakukan janji jari kelingking.



Nebi menatap dari kejauhan, ia bergumam kalau Dae Choong sudah lebih baik sekarang.

Seo Rin masuk dalam rumah.
Seseorang tiba – tiba menarik kerah baju Dae Choong. Ia adalah Ji Woon, “Siapa kau?!!” tanya Ji Woon.


******




“Apa kau bisa mengorbankan dirimu demi cinta?” tanya Nebi pada Su Ah.
Dengan malas Su Ah berkata kalau cinta itu egois. Su Ah dan Nebi menoleh, ada Manager yang sudah membawa koper untuk pergi.
“Itu juga hal yang bodoh untuk dilakukan.” Ucap Su Ah. Nebi melambai pada Manager untuk perpisahan.


0 Response to "Sinopsis Love Cells / Dating DNA Episode 8"

Post a Comment

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^