Sinopsis Love Cells / Dating DNA Episode 6

Sinopsis Love Cells / Dating DNA Episode 6
[Bab 2: Pertumbuhan Sel Cinta]


Seo Rin memberikan CPR untuk Dae Choong.

Seo Rin –ah?” ucap seseorang.


Seo Rin tersadar dari lamunan dan mendapati Ji Woon sudah berada dihadapannya. Dengan senyum Ji Woon bertanya apakah Seo Rin memikirkan sesuatu yang begitu serius?

Seo Rin menggeleng. Ia melihat kesekitar meja makan mereka. Tak biasanya dia melakukan pertemuan ditempat umum. Ji Woon tersenyum, dia memang ingin hanya berdua dengan Seo Rin. Dia pikir tempatnya cukup enak dan ia terakhir kesana bersama seorang teman.

“Sepertinya disini tidak terkenal.” Bisik Seo Rin.




[Koki]
[Sabuk Hitam dari Pasukan Khusus]

Seorang koki lewat, ia bisa mendengar bisikan Seo Rin. Ia tampak kesal.


Manager Ji Woon menjaga didepan pintu dan menolak seluruh tamu yang datang ke restauran ini. Dia berkata kalau steak yang ada hari ini tidak enak. Koki datang dengan kesal dan akan memukul Manager Ji Woon.

“Mereka pikir hanya karena mereka semua artis terkenal. Haruskah aku membuat skandal tentang hal ini.” Geramnya. Manager Ji Woon melarang, ia menyuruh agar Koki menyelesaikan dengan cepat. Ia pun kemudian masuk ke pantry.



Nebi dengan pakaian sekolah masuk ke restauran, dengan ramah Koki mengatakan kalau mereka hari ini tak buka. Nebi menunjukkan sesuatu dari tab –nya pada koki, “lihat ini . . . .”

PLAAAK. Nebi memukul leher si Koki sampai pingsan. Ia pun mengundang Dae Choong untuk segera masuk.



Seo Rin bertanya kenapa bisa Ji Woon melakukan hal itu. Ji Woon meminta maaf, dia hanya sedikit berlebihan kemarin. Seo Rin tersenyum, Ji Woon tak pernah kasar sebelumnya.

“Makanan sudah sampai.” Pelayan menghidangkan makanan. Seo Rin menatap wajah si pelayan, ia sepertinya pernah melihat pelayan itu. Rupanya pelayan itu adalah Nebi, Nebi memutar otak lalu menunjuk ke suatu titik dengan terkejut. “WWOOAAA”

Seo Rin dan Ji Woon pun menoleh. Nihil. Tak ada apapun, ketika keduanya berbalik. Nebi sudah menghilang.




Ji Woon mengajak Seo Rin untuk makan sebelum menjadi dingin. Dan kalian tahu, sekarang Nebi sudah berada dikolong meja. Ia kemudian mengelus kaki Seo Rin.

Seo Rin jelas heran dan menatap Ji Woon tajam, tapi ia tak berkata apa – apa. Ia memakan sepotong steak. Ji Woon dan Seo Rin seketika memuntahkannya lagi. ini sangat asin.

Seo Rin berkata kalau dia merasa dengan mereka hanya berdua saja, itu sangat mewah dan bukan gayanya. Dia lebih suka makan kaki ayam dan juga soju seperti dulu.

“Saat itu kita masih muda dan miskin, kita melalui banyak kesulitan.”

“Saya pikir itu sebagai kenangan, daripada sebuah kesulitan.”




Nebi kembali beraksi, dia bukan hanya mengelus kaki Seo Rin tapi sekarang mengelus – elusnya. Haha. Jelas saja Seo Rin menganggap kalau Ji Woon pelakunya.

“KAUUU SESAAT!!” bentak Seo Rin. “Bahkan hadiah yang kamu kirim ke rumah sakit terakhir kali. Aku tahu apa yang kau pikirkan!”




Nebi dikolong terkikik geli mendengar kemarahan Seo Rin.

“Aku tidak tahu apa yang kamu bicarakan, tapi bisakah kau memberikan ku waktu lima menit?” tanya Ji Woon.

“Untuk apa?” ketus Seo Rin. Ji Woon bangkit dan menyuruh Seo Rin untuk menunggu.



Nebi berniat mengelus kaki Seo Rin lagi tapi Ji Woon sudah pergi, ia merangkak keluar dari kolong meja.


Seo Rin menanti apa yang akan Ji Woon lakukan. Ji Woon memainkan pianonya sebentar, untuk mengeceknya.

“Aku akan mulai. . .”



Nebi bergegas menemui Dae Choong. “Hei, Chun Ji Woon akan bermain piano! Ekspresi Seo Rin berubah!”

“Apa yang harus kita lakukan?”

Nebi menunjukkan sesuatu dengan semangat, ini!



Yo. Jika dua orang berbagi kacang kecil ini. Mereka akan menjadi meniru satu sama lain selama lima menit. Tiru, tiru, tiru. Itu benar, The Copy Bean. Kacang, kacang, kacang, kacang. Cobalah. The Copy Bean.



Nebi menyuapkan sedikit kacangnya ke mulut Dae Choong lalu melemparkan setengahnya ke gelas minum Ji Woon.

Sebelum memainkan piano, Ji Woon lebih dulu meminum minumannya.




Dae Choong menggerakkan tangannya ke atas, disisi lain Ji Woon melakukan hal yang sama.

“lakukan hal yang lain!” perintah Nebi. Dae Choong menggerakkan keduanya tangannya keatas dan menggebrak piano dengan keras.

Ji Woon terkejut dengan apa yang ia lakukan. Sedangkan Seo Rin malah tersenyum dengan tingkah konyol Ji Woon.




Dae Choong memainkan pianonya, Seo Rin mengernyit merasa kalau dia tahu lagu itu. Hahahaha. Ya jelas tahu lah neng, itu lagu kamu neng. Dae Choong semakin menggila dengan menarikan dance 4Minute – Watcha Doing Today (4 Minute itu adalah Girlband –nya Ji Hyun. Yang jadi Seo Rin. Kalian pasti tahu gimana gerakannya. Hahahaha.)

Dalam hatinya Ji Woon meminta agar Seo Rin tak melihatnya. Seo Rin pun merasa ingin menghentikan Ji Woon. Ji Woon berkata kalau dia tak bisa menghentikannya. Seo Rin geram, ia menjerit meminta Ji Woon berhenti.





Manager Ji Woon tersadar dan akan menangkap Dae Choong tapi dia malah kena tangan Dae Choong hingga kembali pingsan. Dae Choong terkejut dan berusaha menolongnya. Ia pun berjongkok.

Disisi lain, Ji Woon sedang berhadapan dengan Seo Rin. Ia pun jadi menyundul wajah Seo Rin dengan kepalanya. Seo Rin tersungkur hingga makin kesal saja.

Seo Rin pergi.



Ji Woon memanggilnya, ia merasa kalau disana ada hantu. Seo Rin menoleh.

Tak berjalan seperti apa yang ia inginkan, bukannya menjelaskan. Ji Woon kembali menari kegirangan seolah dimata Seo Rin pasti mengira kalau Ji Woon seneng banget dia pergi.

Ji Woon bersender di pilar dengan lemas, dilantai atas Nebi bisa tersenyum senang melihat pertemuan yang dirancang Ji Woon berantakan dan gagal total.



Seo Rin menelfon managernya minta dijemput, ia lapar. Managernya heran kenapa tadi dia pergi tak mengatakan kemana? Sekarang dia dimana?

Seo Rin celingukan, ia mendengar ada suara ribut – ribut. Ga tahunya ada Dae Choong yang sedang bermain dengan kayu untuk latihan bela diri. “Dae Choong –sshi?”

“Ya, Seo Rin –shi.”



Di tempat lain, satu manusia terbengong – bengong karena kehilangan kekasih. Siapa lagi kalau bukan Ahjussi tetangga yang kehilangan Kayu untuk latihan beladirinya. Hahaha.


Seo Rin mengakhiri panggilannya dengan manager, ia bertanya pada Dae Choong. “apa kau sudah makan?”
Dae Choong mengangguk tapi segera menggeleng, “belum . . .  Belum”



*****
PREVIEW Dating DNA Episode 8 menunjukkan kalau Seo Rin dan Dae Choong pergi makan bersama, keduanya mabuk bersama dan melakukan hal – hal konyol bareng. Keduanya pun jadi makin dekat.



Nebi memainkan piano dan bernyanyi dia kemudian memberikan pertanyaan pada seseorang, “Apa kamu memilih makanan berdasarkan selera kekasih mu?”


Koki menerima mic –nya dengan gugup untuk menjawab pertanyaan Nebi.
“Ya, restoran kami mempertimbangkan selera individu.”
Disebelah koki, ada Manager Ji Woon yang memakan makanan buatan koki. Ini Asin. Koki merasa harga dirinya diinjak – injak. Ia tak terima dan berniat menyikut Manager Ji Woon namun dengan konyol manager Ji Woon malah mencium penuh cinta sikut Koki tadi hingga akhirnya tak jadi marah.



Episode paling konyol, apalagi pas nari Watcha Doin Today. Hahaha. Pas bagiannya HyunA itu. Hahaha. Gue juga kalo liat model ginian, ilfeel banget daaah. 

5 Responses to "Sinopsis Love Cells / Dating DNA Episode 6"

  1. Ga bisa berhenti ketawa di episode ini.....

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. Kocak abz.... Smp eps. Brp sist?? Maaf, Itu privw Utk eps. 7 ap 8 y? Thx sist...

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf baru sempet bales, ini preview episode 7. dan epsodenya ada 15 sis ^_^

      Delete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^