Sinopsis Love Cells / Dating DNA Episode 5

Sinopsis Love Cells / Dating DNA Episode 5
[Kesalahpahaman]
[Menemukan Sel Cinta]

Nebi dan Dae Choong datang ke pesta ulang tahun Seo Rin, keduanya bukan asik berpesta tapi malah makan dengan bahkan mengantongi beberapa untuk dibawa pulang.


Seo Rin dikamar rias tengah bersama dengan Ji Woon, keduanya sangat mesra saat Ji Woon memeluknya dari belakang. Ji Woon bertanya apakah ia harus mengungkapkannya dengan kata – kata agar Seo Rin bisa mengetahuinya?

“Pernahkah kau mengatakan padaku dengan benar?” rajuk Seo Rin.

Ji Woon pun membalikkan tubuh Seo rin, “Saranghae . . Saranghae. .” ucapnya dengan lembut sambil membelai rambut Seo Rin. Ji Woon pun mengecup bibirnya.




Dae Choong mematung memperhatikan keduanya dari mulut pintu. Dae Choong sekarang membenarkan kalau disamping Seo Rin sudah ada manusia sempurna. Nebi bertanya apa rencana Dae Choong selanjutnya?

Dae Choong tak menjawab. Nebi pun mengajaknya untuk pergi.


Tapi tunggu dulu, setelah kepergian keduanya. Ternyata bibir Seo Rin dan Ji Woon sama sekali tidak bersinggungan. Ji Woon menjauh, ia ingat sekarang perasaan apa yang ia rasakan. Seo Rin memuji kalau Ji Woon sudah lebih baik dalam ber –akting tapi lain kali jangan bersamanya.

Ji Woon menjelaskan kalau bagian yang ia lakukan ini adalah yang terpenting. . .

“Hey! Apakah aku masih terlihat seperti partner akting bagimu?”

“Seo Rin, bukan itu...”

“Sudahlah.” Potong Seo Rin. “Bahkan pada hari seperti ini...”

Dengan kesal, Seo Rin pun meninggalkan Ji Woon.


Nebi dan Dae Choong masuk dalam sebuah ruangan yang penuh dengan balon. Lebih romantis lagi karena warnanya pink. Dae Choong sudah kehilangan semangat sekarang, dia meminta pendapat Nebi. Akankah dia bisa mengalahkan Ji Woon.

Nebi geregetan karena mereka sudah tak memiliki banyak waktu. Kalau memang Dae Choong tak bisa mendapatkan Seo Rin maka Ji Woon pun tak bisa. Dae Choong bingung akan maksud Nebi.

Nebi mengeluarkan kuku tajamnya dan tersenyum licik. Ia meletuskan balon – balon disana, Dae Choong paham dan mengikuti apa yang Nebi lakukan.




Terdengar suara Seo Rin dan Ji Woon mendekat, keduanya sigap bersembunyi dibawah kolong meja.


Ji Woon membawa Seo Rin masuk, dikegelapan ia menyalakan lilin untuk ditiup oleh Seo Rin. Ia bertanya lagu selamat ulang tahun. Tapi suaranya aneh, suara Ji Woon yang besar berubah menjadi kecil namun Ji Woon masih mencoba bernyanyi untuk Seo Rin.

Bukannya Ilfeel, Seo Rin malah tertawa lucu dan mengikuti suara Ji Woon. Ia meniup lilinnya.

Ji Woon mengalakan lampu, ruangan berantakan dengan balon – balon yang sudah pecah. Anehnya, Seo Rin melihat ini sebagai hal yang menarik. Ia kemudian izin untuk ke depan menemui teman – temannya.




Ji Woon kesal, siapa yang telah melakukan semua ini? Ia pun mencari disetiap sudut ruangan untuk menemukan pelakunya. Ia menatap ke arah kolong meja dengan penasaran karena hanya itu yang belum ia cek, Ji Woon menyibak kain yang menutupi meja.

Tak ada siapapun, ia hanya menemukan bunga matahari yang tergeletak dilantai.



Dae Choong tak berani menampakkan diri, ia bersembunyi dengan rangkaian bunga matahari ditangan. Ia hanya melihat Seo Rin yang berbincang dengan kawannya dari kejauhan.


Nebi menunjukkan sebuah parfum, “Ta – Da. Parfum cowok segar.


Tukang iklan kembali muncul. Ia menerangkan tentang parfum yang sekarang berada ditangan Nebi.

Cukup penting aroma bagi laki-laki dan perempuan. Bagi wanita, itu adalah aroma. Aroma yang menyebar saat kau berjalan. kau menyemprotkannya di sini. Pada daerah-daerah ini. Tempat yang paling penting. Tempat yang paling penting. Parfum yang dapat kau rasakan tanpa menyentuhnya. Pleasant Boy, untuk laki-laki. Sexy baby.” Ucapnya kocak. Ia menyemprotkan ke seluruh tubuhnya.


“Dari tiga hambatan untuk mengatasi dan memenangkan hati seorang wanita. yang kedua untuk hari ini adalah indera penciuman. Apakah kau tahu apa yang wanita pikirkan kebanyakan setelah putus?”

Dae Choong tak tahu. Nebi tak berkata apa – apa langsung menyemprotkan parfum ke tubuh Dae Choong, ga ding. Itu lebih tepatnya ke wajah Dae Choong.

“Bau.” Nebi pun menghirup wangi Dae Choong. Setelah siap, ia menyuruhnya untuk beraksi.


Dae Choong berbalik dengan ragu tapi Nebi menyuruhnya untuk tetap maju.



Dae Choong tak menyapa Seo Rin dan berdiri tak jauh darinya, tapi Seo Rin bisa membau parfum Dae Choong yang langsung terhirup hidungnya. Ia menyapa Dae Choong dengan ragu, “Apakah kau, kebetulan...”

Dae Choong langsung memperkenalkan dirinya kalau dia bernama Ma Dae Choong.

“kau adalah orang yang menyelamatkan aku waktu itu, kan? Aku benar-benar menghargai itu. Aku mungkin sangat berat. kau memiliki waktu yang sulit, bukan?”



Disisi lain, Ji Woon mencari – cari si pemilik bunga matahari. Ia melihat seikat bunga matahari yang dibawa oleh Dae Choong. Dengan geram ia pun menghampiri Dae Choong yang sedang bersama dengan Seo Rin.



Dae Choong mengulurkan tangan memberikan bunga seikat bunga matahari pada Seo Rin, belum diterima. Ji Woon sudah datang dan menarik kerah baju Dae Choong. “kau adalah orang yang menghancurkan kejutanku.”



Nebi memperhatikan keributan yang dibuat oleh Ji Woon dari kejauhan.


Ji Woon bertanya bagaimana caranya Dae Choong masuk ke pesta. Seo Rin menghentikan Ji Woon, ia yang mengundang Dae Choong.

“Siapa orang ini?”
“Dia menyelamatkan hidupku. Jadi hentikan!”


Dari jauh, DJ pesta ini sekaligus manager Ji Woon menyuruh para hadirin untuk tidak salah paham. Ji Woon hanya berakting. Buat apa menjadi bintang hallyu kalau tidak berakting?

Manager Ji Woon mengalihkan perhatian dan kembali menyalakan musiknya.


Dae Choong meminta maaf, ia tak enak hati telah merusak acara ini. Seo Rin merasa kalau ini bukanlah salah Dae Choong. “Hanya orang ini  saja yang aneh.” Sindir Seo Rin menatap Ji Woon.

Ji Woon mengajak Seo Rin bicara sebentar, tapi Seo Rin menoleh mentah – mentah. Ia lebih memilih mengajak Dae Choong ngobrol dengan teman – temannya.



Seo Rin memperkenalkan pada teman – temannya. Mereka memuji Dae Choong yang tampan. Seo Rin menoleh, ia menatap Ji Woon dengan benci.

“Wilayah makan di kananmu, bar di sebelah kirimu. Bagaimana kalau kita pergi ke sana?”
Nebi mengintai dari kejauhan, ia tersenyum licik melihat Dae Choong.



Nebi tiba – tiba sudah ada didekat Seo Rin dan memelanting kakiknya hingga jatuh dalam kolam. Dae Choong terkejut, apa yang kau lakukan?!!

Nebi semakin tersenyum lebar dan mendorong Dae Choong ke kolam juga.


Ji Woon terkejut, ia mencoba menolong Seo Rin tapi ditahan managernya.


Seo Rin berdiri, rupanya kolam itu hanya sebatas dada saja. ia pun berdiri dengan heran menatap Dae Choong yang masih kelabakan. Dae Choong rupanya tak bisa berenang dan takut air.

Dae Choong sudah diangkat, Seo Rin menyadarkan Dae Choong dengan menampar wajahnya kuat – kuat. Tapi Dae Choong tak sadar juga.

Ia pun memberikan CPR untuk Dae Choong, ia memberikan nafas buatan.





******
Disebuah ruangan gelap, seorang dengan stelan jas memainkan pistolnya dengan santai. Setelah kamera berputar, rupanya ia tengah menonton layar televisi yang menunjukkan saat dimana Seo Rin memberikan nafas buatan untuk Dae Choong.



1 Response to "Sinopsis Love Cells / Dating DNA Episode 5"

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^