Sinopsis Love Cells / Dating DNA Episode 2

Sinopsis Love Cells / Dating DNA Episode 2
Chapter 1: Fate


Lagi – lagi disuguhi dengan penampakan Instruktor kita yang tengah berlatih beladiri. Ia menoleh menatap Nebi dan Dae Choong yang berada di rooftop.


Dae Choong penasaran dengan apa yang tengah Nebi makan, apa itu bisa dimakan? Apa itu makanan? Kau berniat untuk memakannya sendiri?

Nebi mendesis sebal, Dae Choong itu sudah tinggi. Memangnya dia mau tumbuh lebih tinggi lagi?

Dae Choong penasaran, perlahan ia mencoba mendapatkan apa yang tengah Nebi makan. Tapi Nebi sadar dan segera menepuk tanga Dae Choong.


Intruktor Jang Hyuk mendengar percakapan Dae Choong dan Nebi, pipinya tampak bersemu merah. Apa mereka menggunakan peribahasa, kok ahjussi ini jadi malu.


“jaman sekarang, wanita kasihan pada pria miskin bukannya jorok. Eh, ngomong – ngomong memangnya kau belum pernah bicara dengan wanita?”

Jangan bercanda!” sungut Dae Choong.


Rupanya, Dae Choong sudah melakukan pertemuan dengan beberapa wanita hari ini namun tak ada satupun dari wanita – wanita itu yang tertarik dengan Dae Choong. Mau bersikap so’ manis pun tak ada yang tertarik. Mereka malah sebal dan ada yang menyiram air ke wajah Dae Choong.




Nebi menyiramkan sebaskom air ke wajah Dae Choong, namun Dae Choong diam saja. ia sungguh putus asa, apa bedanya kalau sel cintanya tak ada?

Nebi kembali menyiramkan sebaskom air tepat diwajah Dae Choong. Disini Dae Choong emang udah hidup segan mati tak mau. Hahaha. Ga punya semangat bahkan Cuma buat marah – marah pun udah males.

Tak tahu berapa kerasnya kau mencoba, aku tak bisa melakukannya.


Nebi menunjukkan sesuatu pada Dae Choong, ada kacamata. Krim pemutih. Kaca mata. Dae Choong penasaran dan mengambil sebuah benda namun Nebi melarangnya dengan keras. Benda itu hanya bisa digunakan sekali saja. Dae Choong merutuki sikap pelit Nebi.

Alarm berbunyi. Nebi menyadari kehadiran seseorang, dengan mengejutkan ia segera berlari untuk sembunyi.





Anak muda, kau disini yah?” tanya seorang ibu dengan rambut poni yang tengah di roll. Sambil membawa penyiram bunga, ia berjalan mencari Dae Choong.

[Ibu Kos: Fashionista]


Ibu tadi menghela nafas dan duduk di dipan, ia heran dengan sikap aneh Dae Chong. Kapan pula ia akan membayar sewa kos –nya yang sudah nunggak tiga bulan?

Ibu Kos makin kesal. gimana ga? Wong Dae Choong sembunyi dengan cara tiduran dibawah bangku tapi karena kakinya kepanjangan jadi kelihatan. Haha.




Ibu Kos menunjuk hamparan bangunan yang ada dihadapannya. Semua orang ingin untuk bisa menyewa kamar ini. “lihat sana. Sana. Disana!”

Dimana?” tanya Dae Choong polos. Ibu Kos makin kesal lalu memukul lengan Dae Choong keras.

sebenarnya aku tak mau mengatakan ini, tapi. Karena kau aku tak bisa mengirimkan uang pada putriku yang ada diluar negeri.” Curhat Ibu Kos serius. Ia menoleh dan melihat Dae Choong yang menirukan ucapannya, hahaha. Kayaknya Ibu Kos udah beribu kali bilang kaya gini sampai Dae Choong hapal kalimatnya.

Kau mau mati??!!” sungut Ibu Kos.




Ibu Kos melihat alat – alat milik Nebi yang tergeletak diatas bangku. Dia bertanya apa ini? Dae Choong gelagapan, ia menoleh kearah Nebi yang memberikan kode agar Dae Choong menyelamatkan peralatannya.

anu... itu....

Aku benar – benar tak mengerti. Kalau kau mempunyai uang untuk membeli benda – benda tak berguna ini, jadi bayarkan sekarang juga kos –nya.” bentak Ibu Kos. Ia pun pergi setelah itu pula, takut darting mungkin. :D




Nebi keluar dari tempat persembunyiannya, ia merasa tempat mereka sekarang tak aman. Ia mengajak Dae Choong untuk melihat bagaimana tipe idelanya.

Tipe ideal?”


*****
Nebi dan Dae Choong sudah berada disebuah cafe, Nebi menyuruh Dae Choong untuk mencari mana yang tipe ideal Dae Choong kalau memang merasa Seo Rin terlalu tinggi untuk didapatkan. Dae Choong memainkan tangannya malas, ia tak tertarik dengan hal – hal semacam itu.

Tinggal pilih saja satu!!!” kesal Nebi. Ia mengedikkan dagu kearah seorang gadis, “bagaimana kalau yang itu?


Dae Choong melihat gadis yang tengah berbicara dengan seseorang, kaki wanita itu ngangkang padahal memakai rok pendek. Dae Choong mengeluarkan kritikan yang begitu panjang, ia menilai sikap gadis itu.

Dia gadis yang congkak. Mereka memiliki kepribadian yang melelahkan. Kau harus memegangkan tasnya ketika ia pergi ke kamar mandi atau sedang belanja. . . .”

Bagaimana dengan yang disana?” tukas Nebi saat Dae Choong berbicara tanpa titik koma.





Perempuan dengan alis tebal itu keras kepala dan melakukan apa yang mereka inginkan. Mereka pilih – pilih saat makan.”

Nebi mengeluh, sekarang Dae Choong sangat ahli masalah seperti ini. Dae Choong kemudian menunjuk pada wanita berambut blonde dan wanita yang menggerakkan hidungnya. Ia menganalisis kepribadian mereka, bicara tanpa henti.




Nebi memegang dagu Dae Choong supaya berhenti bicara kaya kereta, gandeng – gandeng ga keruan. haha. Kalau nonton kalian tahu gimana ngomongnya. “KAU BERCANDA!” kesal Nebi.

Dae Choong mengeluh, dia memang tak bisa dari awal. Bukan itu maksud Nebi, hanya saja kalau semua tipe wanita disana tak menarik minta Dae Choong. Maka Cuma Seo Rin saja kan? Lalu kenapa dia tak bisa mendapatkannya?


Nona Seo Rin adalah . . . Dewi.” Ucap Dae Choong dengan mantap.


Scene berpindah, menggambarkan Seo Rin yang menggunakan sarung tangan plastik sebelum makan. Ia pun memasukkan satu demi satu makanannya dengan lembut.

dengan sentuhan jarinya yang lentik. Ini serasa seperti membawa kehidupan setelah kematian. Dan apapun yang dimasukkannya dalam mulut, akan menjadi embun. Karena dia adalah dewi. Bukankah begitu, Nona Seo Rin?”



Seo Rin menghentikan makannya, ia celingukan seperti orang bingung. Temannya yang sedang bermain ponsel bertanya, ada apa?

“Tidah. Hanya saja aku merasa ada yang membicarakanku.”

[Seo Rin: Dewi Korea; Idol]


Seorang pria membuka pintu mobil, ia menyuruh Seo Rin untuk berhenti memakan kaki ayam karena itu simbol c*bul.

Apa? C*bul? Apa aku harus menunjukkan padamu apa itu c*bul? Kenapa kau melarangku makan kaki ayam?”

Orang tadi mencoba membuju Seo Rin namun Seo Rin sama sekali tak perduli, dia malah mengusir pria tadi lalu menutup pintu mobil dengan kakinya.


[Stylist: Clueless, honest.]
Stylist Seo Rin berkata kalau Manager khawatir dengan sesuatu yang ga penting.  Tak bisa dipercaya kalau dia telah bekerja sebagai manager selama 20 tahun.


[Manager Seo rin: Romantis, Gambaran dari harapan]


Nebi menyadarkan Dae Choong yang masih melamun, ia meyakinkan Dae Choong kalau dialah yang bisa menyelamatkan orang seperti Dae Choong. Ia menunjukkan benda – benda miliknya yang tadi. “Percayalah.”

“Bagaimana caranya?”

Nebi menepuk dada penuh kesungguhan. “jangan pikirkan mulai sekarang. Aku yang akan mulai memikirkannya.”




*****


4 Responses to "Sinopsis Love Cells / Dating DNA Episode 2"

  1. Kerreeennnn.. lanjut terus yaa kak :(

    ReplyDelete
  2. Dua2nya yg main di gold rainbow... kayanya sih lucu ney drama gumawoyo

    ReplyDelete
  3. Cool...yoo jung..kyknya bs ditebak...jgn2 ntr suka ama nebi dech..

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^