Sinopsis Pride and Prejudice Episode 1 – 2

Sinopsis Pride and Prejudice Episode 1 – 2
Dae Young merengek menjelaskan kalau dia itu tak cabul. Ia ada di toko, kenapa mereka tak ada yang mempercayainya. Dong Chi mengetuk mejanya agar dia tak berisik, percaya atau tidak. Saat kejadian, di toko buku ada seorang gadis berusia 6 tahun. Dimana Ho Jong sekarang? Jika ini selamat, kami akan menuntut dengan pidana ringan. “katakan padaku dimana dia!”

Dae Young memutar kepalanya tak percaya.




Dong Chi menunjuk sebuah peta, dia berkata kalau mereka menemukan Dae Young 40 menit di bukit sesudah Ho Jung menghilang. Ho Jung adalah seorang saksi dari kejahatan yang diperbuat Dae Young.

Dae Young kebingungan, ia menghela nafas panjang meminta dipertemukan dengan ibunya.

Hee Min yang tengah memperhatikan jalannya introgasi meminta untuk bertemu dengan Dong Chi dan Yeol Moo.




Hee Min merasa kalau pelakunya memang bukan Dae Young, dia menegaskan apakah benar Ho Jung tak berbohong karena ketahuan akan mencuri? Lalu kenapa dia ada di toko ketika tak ada orang?

Yeol Moo yakin dengan hal itu, Ho Jung kesana karena dia akan mengambil bandonya yang tertinggal. Dia juga bersikap seperti layaknya anak yang menerima kejahatan seksual.

“Lalu, apakah dia berkata kalau pelakunya adalah Dae Young?”





Yeol Moo terpaku tapi yang dikatakan Ho Jung kejadiannya terjadi di toko.

“Ini adalah perbuatan gurunya. Jika Kwon Dae Young keluar dengan menggunakan penutup wajah. Satu – satunya orang yang ada di toko adalah guru itu.” Ucap Dong Chi sambil mengingat bagaimana ekspresi Ho Jung saat bertemu gurunya.

Yeol Moo tertegun dengan fakta ini, DonG Chi segera bertindak.




Jang Won tengah duduk kelelahan sambil melihat foto Ho Jung, mereka belum juga menemukan titik terang keberadaan Ho Jung. Sebuah panggilan masuk, entah apa yang dibicarakan dalam telefon namun Jang Won melihat kearah Kang Moo Sung.

Jang Won mengakhiri panggilannya lalu berbisik pada seorang polisi.



Keduanya mendekati Moo Sung lalu memakaikan borgol ditangannya.

“Kang Moo Sung. Kau berada dibawah tuduhan pelaku penculikan Lee Ho Jung. Kau memiliki hak untuk diam. Seorang pengacara akan ditunjuk apabila kau tak menggunakan. Apapun yang kau katakan bisa membuatmu menerima pidana hukum.”

Moo Sung masih bingung dengan siatuasi yang tengah dihadapinya saat ini, ia pun digiring ke kantor.



Hee Min berkata kalau Moo Sung berarti seharusnya ada ditempat kejadian. Nenek keluar untuk mencari Ho Jung sebentar jadi kemungkinan dia menyembunyikannya tak terlalu jauh. “cuaca sedang sangat dingin. Kalau tak segera ditemukan bisa menjadi bahaya.”

Dong Chi mengangguk mengerti. Gwang Mi masuk memberikan profil mengenai Moo Sung, Hee Min memerintahkan mereka untuk mengk –kopi data tersebut dan segera bertindak.



Introgasi pun dimulai, Dong Chi membaca kalau Moo Sung pernah melakukan sebuah pidana kecil. Moo Sung singkat mengatakan kalau itu adalah salah paham.

“Kau tertangkap tengah bersama dengan murid wanita di sekolah sebelumnya itulah kenapa kau di pindah. Jaksa dikeluarkan setelah kejadian seperti ini, aku rasa ini tak berlaku dengan guru. Mereka berkata pada kepala sekolah kalau mereka telah insaf. Berapa kali kau melakukan kekerasan pada Ho Jung?” tanya Dong Chi tak menerima jawaban. “Kau melakukan pembelaan?”

Moo Sung dengan jengah berkata kalau Dong Chi akan percaya dengannya. Dia merasa tak perlu berkata apapun untuk tuduhan pemerkos**n ini.



Dong Chi menegaskan kalau ini bukanlah masalah pemerkos**n melainkan tentang Moo Sung yang memiliki kesempatan untuk menculik Ho Jung. Moo Sung cukup pintar dan juga bersikap sangat tenang.

Moo Sung menyunggingkan senyum mengerikan.

“Aku punya alibi untuk kasus ini. Pemilik toko, saat insiden terjadi bukankah aku bersama dengan pemilik toko? Kau memiliki struk pembayarannya.” Jelas Moo Sung dengan tenang.

Moo Sung menoleh ke arah Yeol Moo dipandanginya gadis itu dengan senyuman mengerikan.





Disisi lain, Dae Young dengan merengek – rengek berkata kalau bukan dia pelakunya. Dia bahkan sudah memberikan bukti pembayaran struk. Dia menangis meminta kebebasan.


Hee Min dan Dong Chi tengah memperhatikan jalannya introgasi sekarang, Hee Min meminta pendapan Dong Chi mengenai kasus ini.

“Ketika Dae Young masuk melalui pintu belakang ke toko.....”

 Ho Jung berlari meninggalkan Moo Sung dengan ketakutan, tepat saat itulah Dae Young masuk dari pintu belakang. Agar tak menimbulkan kecurigaan, Moo Sung asal mengambil hulahop lalu membayarnya.

Dae Young melayani pembelian itu, entah apa yang dilirik oleh Moo Sung. Dengan senyum peuh arti dia mengambil struk yang disodorkan oleh Dae Young.



“saat keduanya tertangkap, mereka menjadikan satu sama lain sebagai alibi untuk menutupi kejahatan masing – masing.” Dong Chi membenarkan dugaan Hee Min. “Mereka harus melakukan sesuatu. Buat mereka menyalahkan satu sama lain. bukankah itu benar?”



Dae Gi masuk ke ruang introgasi Dae Young, ia masih saja seperti anak kecil yang sesenggukan karena menangis. Dae Gi meminta kerja sama Dae Young, mereka tak berniat untuk menangkapnya melainkan sang guru. Dia meminta Dae Young untuk memberikan mereka bantuan demi menyelamatkan murid yang kemungkinan mati. Kalau untuk Dae Young, mereka bisa melepaskannya begitu saja. dia kan hanya melepas celana dijalanan jadi bukan menjadi masalah untuk mereka, tapi ini masalah untuk Dae Young sendiri.

Dae Young berubah pikiran, apa yang harus ia lakukan?

“kau tak ada di toko ketika guru itu melakukannya pada Ho Jung, kan?” selidik Dae Gi. Dae Young terdiam sejenak sampai akhirnya dia bertanya, apa dia tak mendapatkan makanan?

HMM. Dae Gi hanya bisa elus jidat menghadapi tingkah Dae Young.


Yeol Moo masuk ke ruangan Hee Min, disana sudah ada Dong Chi menjelaskan kalau keduanya memang benar menutupi satu sama lain, atau kalau memang tidak keduanya memang bukan tersangka.

“Jadi kesimpulannya benar atau tidak, kan?” tanya Hee Min. mereka harus menemukan celah antara Dae Young dan Moo Sung.  Mungkinkah kita menolak struk pembayaran sebagai bukti?

Dong Chi menunduk, tidak. Hee Min kesal kenapa dia malah membawa keduanya kesana dan membuat kegaduhan. Bagaimana kalau keduanya bukanlah kriminal?




“Bagaimana jika keduanya bukan kriminal?”

Hee Min membentak keras kalau sampai itu terjadi maka dialah yang salah. Dan berarti Ho Jung telah berbohong. Yeol Moo bertanya kalau semisal Ho Jung diculik oleh orang lain?

Hee Min semakin marah, berarti mereka semua tak fokus dalam mencari anak tersebut. Kalau begitu mereka harus mengeluarkan keduanya, lalu segera buat polisi menangani kasus ini agar tak sampai tersebar. Tanpa perlawanan, Dong Chi setuju saja akan perintah Hee Min.




Yeol Moo berjengit tak percaya, dia menahan lengan Dong Chi yang akan melaksanakan tugasnya. “bagaimana dengan Ho Jung?”

“Mari kita serahkan pada takdir.” Jawab Dong Chi. Yeol Moo benar – benar kesal karena merasa ini adalah sebuah kesalahan. Ia pun pergi mendahului Dong Chi.



Borgol Moo Sung telah terlepas, dia merasa lega telah melewati semua ini. Ia merasa kalau sebuah bukti memanglah memiliki kekuatan.

“Ayo bertemu lagi kalau Ho Jung telah diketemukan.” Ucap Yeol Moo ketus.

Dong Chi memperingatkan kalau ini bukanlah masalah lagi. Yeol Moo berkata kalau mereka bisa saja menggunakan korban untuk memberikan kesaksian.

Hee Min tiba  - tiba muncul memperingatkan sikap Yeol Moo, dia yakin kalau Moo Sung bukanlah pelakunya. Bahkan mungkin Ho Jung menyukai keberadaan Moo Sung yang selalu menjaganya. Dia menyuruh Yeol Moo untuk berfikir secara umu saja. ia memerintahkan untuk segera melepas Moo Sung.
Yeol Moo benar – benar kesal dengan semua ini, ia memilih untuk keluar menenangkan diri.




Yeol Moo mencoba menenangkan diri, dia menepuk dadanya berulang kali untuk menghilangkan kekesalannya.

Dong Chi keluar bersama dengan Moo Sung, ia bahkan dengan ramah mencarikan taksi untuk Moo Sung. Ini benar – benar membuat Yeol Moo semakin kesal saja.



Yeol Moo kembali harus berpapasan dengan Dae Young yang keluar bersama dengan Kang Soo. Ia teringat akan gumaman Dae Young saat ia berapapasan dengannya kemarin, yap. Dia mengucapkan, “bukankah kau menyukainya lebih dulu?

Yeol Moo terbelalak dan mencoba mengejar Dae Young.



Kang Soo menahan tangan Yeol Moo yang hendak mengejarnya. Dia menahan Yeol Moo dan meminta penjelasan akan apa yang terjadi.

Yeol Moo yakin dengan pasti kalau pelaku bertopeng adalah Dae Young dan yang menculik adalah Moo Sung. Kang Soo menarik tangan Yeol Moo untuk menuju lift, namun semua penuh. Keduanya pun memutuskan untuk naik tangga darurat. Bahkan karena saking tergesanya hingga Yeol Moo terjatuh.



Keduanya sampai ke ruangan dan menemukan semua orang tengah berkumpul menyaksikan rekaman CCTV. Rupanya taksi yang mengantar adalah bagian dari tim detektif. Ini membuat Yeol Moo terkejut karena tak menyadari semua ini. Dong Chi berkata kalau mereka berdua tak mempunyai cukup pengalaman makannya tak diberitahu.

“Kita harus mempunyai seseorang yang tak percaya padanya, dengan begitu dia akan jatuh dalam jebakan.” Jelas Hee Min.

“apakah dia akan menuju ke tempat Ho Jung berada?”

Hee Min cukup yakin akan hal itu, Bajingan seperti Moo Sung tak akan mau kehilangan benda berharganya.


Moo Sung tak menuju ke rumahnya, dia malah berbelok menuju ke tempat Ho Jung. Sedangkan Dae Young masuk ke rumah, keduanya sama – sama dalam pengawasan namun Hee Min menyuruh untuk memfokuskan saja pada Moo Sung.

Moo Sung rupanya pergi ke rumah Ho Jung untuk mengambil tas yang tertinggal. Ia pun berjalan kaki menuju rumah, sekarang sudah ada detektif baru lagi yang membuntuti Moo Sung.






Di depan sebuah tempat sampah, Moo Sung menyalan rokok namun sorot matanya menunjukkan ada sesuatu yang lain disana. Dong Chi bisa membaca gelagat aneh tersebut, ia memperlambat dan membandingkan saat dimana ia tengah menatap Ho Jung yang berlari meninggalkannya.

Sorot mata yang sama. Dia menebak kalau Ho Jung ada dalam tempat sampah tersebut.


Analisanya, Moo Sung menggendong Ho Jung dengan khawatir. Namun kemungkinan Ho Jung trauma dengan Moo Sung sehingga ia pingsan ketika Moo Sung membopong tubuhnya. Keadaan sangat mepet, sehingga Moo Sung dengan asal menaruh tubuh Ho Jung di tempat pembuangan sampah besar.


Dong Chi menerima laporan kalau dalam pembuangan sampah tersebut tak ditemukan Ho Jung, mereka masih tetep mengikuti Moo Sung. Sedangkan Gwang Mi mendapat laporan kalau pembuangan sampah itu telah diangkut sekitar 30 menit yang lalu untuk dibuang.

“Lihat apakah Ho Jung juga terbawa.” Perintah Hee Min.


Pengemudi truk sampah memakai headphone sambil bernyanyi ria mengendarai mobil sampah. Ho Jung mulai tersadar, dia terkejut mendapati dirinya ada dalam ruang gelap penuh sampah. Dia mulai menangis dan meminta tolong namun tak seorang pun yang bisa mendengar suara Ho Jung.



Hee Min memerintahkan untuk mengecek rute dari pembuangan sampah tersebut. Dia harus mengeceknya sekarang juga karena sudah lewat lima jam. Lalu dia memerintahkan agar segera membawa Kwon Dae Young kembali untuk menerima pertanyaan.



Semua orang harap – harap cemas sedangkan Ho Jung sendiri sudah sampai ke tempat penghancuran sampah. Petugas tersebut segera menumpahkan isi sampah dalam bak untuk dihancurkan.

Polisi yang sampai ke tempat sampah segera membongkar sampah – sampah yang bertumpukan. Mereka menemukan Ho Jung yang dipeluk oleh petugas sampah tadi, Ho Jung pun selamat.

Kepolisian segera melaporkan pada kejaksaan dan semua orang bisa bernafas lega dengan selamatnya Ho Jung.




Ho Jung segera mendapatkan pertolongan pertama, rupanya tadi petugas pembuangan sampah mengecek terlebih dahulu ketika sampah – sampah mulai ditumpahkan. Ia melihat seorang gadis dan mencoba menolongnya tapi dia malah terkena sampah yang berjatuhan.

Polisi mengucapkan terimakasih akan bantuan dari petugas tadi. Petugas tersebut merasa kalau itu bukanlah masalah.



Kwon Dae Young harus bisa melakukan segalanya dalam waktu 30 detik. Jika tidak, maka kejahatan ini tak akan terjadi. Dengan begitu Moo Sung juga tak akan menjadi pelaku. Mereka tak akan bisa membuat Ho Jung aman dimasa kecilnya.” Ucap Dong Chi.

Yeol Moo yakin kalau Moo Sung akan beralibi bahwa Ho Jung ada di pembuangan sampah karena kecelakaan. Yeol Moo berfikir sambil berjalan, ia menatap ke kaca jendela dan melihat pantulan dirinya sendiri. ia menoleh dengan senang pada Dong Chi, “aku menemukannya.”



Kau belum menggunakannya. Jika kau belum menggunakannya, sangat mungkin untukmu berdiri di balik etalase. Kau tak bisa menggunakan struk pembayaran sebagai bukti.” Ucap Yeol Moo sambil meremas struk pembayarannya didepan mata Dae Young.

Dae Young masih berdalih kalau dia memiliki sebuah tahi lalat di pahanya. Kang Soo menunjukkan bagaimana cara yang Dae Young gunakan untuk membuat tahi lalat palsu menggunakan benda yang ia temukan ditempat sampah toko.



Dong Chi menunjukkan foto paha yang terluka, Dae Young berkata kalau itu bukanlah foto pahanya. Dong Chi membenarkan karena itu adalah pahanya. Ini semua terjadi karena kursi yang diduduki oleh Dae Young terdapat lubangnya sehingga apabila diduduki terlalu lama akan meninggalkan bekas seperti ini.

Ia membandingkan dengan foto yang diambil oleh korban Dae Young, bekas yang ditinggalkan sama dengannya.





Amarah Dae Young meluap. Dia berdiri dimeja lalu melepaskan celananya, dengan sigap Kang Soo mendorong Yeol Moo ke dinding agar tak melihat apa yang dilakukan Dae Young. Polisi segera datang menurunkan Dae Young, namun Dae Young masih meronta. Ia bertanya pada Yeol Moo, “katakan padaku. apa kau menyukainya?”

“Sejujurnya, dia berkata...” ucap Dong Chi menggantung. Dae Young mengulangi pertanyaannya, “apa dia berkata kalau dia menyukainya?”

“Dia bilang punyamu kecil.” Hahahahaha. Jawab Dong Chi membuat Kang Soo tersenyum geli.



Dae Young pun dibawa keluar, sedangkan Kang Soo masih dalam posisi menutupi Yeol Moo. Dong Chi menatap tajam keduanya, dia menggerakkan mata memberitahu.

Seketika Kang Soo menjadi canggung dan segera melepas pelukannya. Yeol Moo sih malah senyum biasa aja. Kekeke.



Hee Min menemui Moo Sung untuk mengucapkan selamat atas ditemukannya Ho Jung, mereka telah menggunakan sedikit waktu untuk bisa menemukan Ho Jung. Ia memberikannya sebuah tepuk tangan, lalu mengatakan bahwa struk pembayaran tak bisa lagi menjadi sebuah bukti karena Kwon Dae Young tak ada di toko ketika semua itu terjadi. Benarkan? Hee Min memberitahukan kalau Ho Jung sekarang tengah beristirahat.

“Apa kau merayunya?” tanya Moo Sung takut – takut. Hee Min membentaknya, dia bukan seorang Psiko seperti dia. ia kemudian memerintahkan agar segera menggiring Moo Sung ke penjara.

Dong Chi melihat semua kejadian itu, dia menatap kepergian Moo Sung ke penjara.




Semuanya sekarang pulang, termasuk Dong Chi dan Yeol Moo. “Kemana kau akan pergi? aku akan memberikanmu tumpangan.” Ucap Dong Chi namun Yeol Moo menolaknya. Ia kembali berjalan.

“Hey Han Yeon Woo. Senang bertemu denganmu lagi.” ucap Dong Chi padanya. Yeol Moo menoleh, ia juga senang bisa bertemu dengan Dong Chi lagi.






Dong Chi masuk dalam mobil bersama dengan Kang Soo yang sedari tadi diam memperhatikan keduanya. Dong Chi menoleh ketika mobil melewatinya, dia menatapnya. Dalam. Lembut. Penuh kasih sayang yang terpendam. Yap. Aku yakin.

Setelah Dong Chi pergi, Yeol Woo terdiam lalu menghela nafas dalam, ada sesuatu yang berusaha ia tekan dalam hatinya. Tampak sulit memang. Ia kemudian memutuskan untuk kembali lagi kearah kantor.


Kang Soo telah berganti pakaiannya menjadi casual, dia kemudian mengambil dua botol bir lalu melemparkan salah satunya pada Dong Chi. Rupanya, dua cowok nan tampan ini tinggal dalam satu rumah.

Dong Chi menebak kalau dibalik Kang Soo memberikan botol pasti ada sesuatu yang terselubung.

“Bagaimana kau bertemu dengannya?” tanya Kang Soo langsung.

“Kecelakaan mobil.”





Dong Chi tengah mengendarai mobilnya, ditengah jalan ia tak bisa melajukan mobil tersebut karena ada kerumunan ibu – ibu yang mengomel pada seorang gadis. Gadis tersebut menabrak mobil Dong Chi dengan ketakutan, dia Yeol Moo.

Yeol Moo yang ketakutan masuk ke mobil Dong Chi dengan nafas tersengal – sengal. Wajahnya tampak sangat sedih sekali sampai Dong Chi terpaku dalam diam.

“Tolong jalankan mobilnya pergi.” lirih Yeol Moo.




Dong Chi berkata kalau pertemuannya menciptakan efek ledakan. Kau tahu maksudku kan?

“Ya aku tahu.” Jawab Kang Soo diluar kesadaran. Dari rautnya sih, mungkin udah jatuh hati beneran.
“Apa? Kau tahu?”

“Lalu, bagaimana....” tanya Kang Soo mengalihkan pertanyaan. Dong Chi terdiam, ia menghela nafas seolah ada kejadian berat yang terjadi setelah pertemuan mereka.



Yeol Moo kembali ke kantor, dengan penerangan senter ia mencoba mencari – cari sesuatu di meja kantor Dong Chi. Dia tampak frustasi belum bisa menemukan apapun, apalagi ketika laci yang paling bawah belum juga bisa dibukanya.



****
Ini baru drama rekomen banget, yah belum apa – apa udah dapet banget deh antara Yeol Moo sama Dong Chi. Seriusan. Aku suka banget interaksi diantara keduanya, ditambah ada Kang Soo yang kayaknya malu – malu meong gimana.
Gak sabar untuk menanti episode – episode berikutnya apalagi episode 1 saja ini sudah menarik perhatian.

0 Response to "Sinopsis Pride and Prejudice Episode 1 – 2"

Post a Comment

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^