Sinopsis Love Myself or You Episode 6 - 1

Sinopsis Love Myself or You Episode 6
Kai Qi meminta Ah Jie untuk melepaskan genggamannya. Okey, sekarang Ah Jie telah memberikan kesempatan terakhir dan Kai Qi telah memilih untuk tak meminta maaf. Untuk kedepannya, dia akan membiarkan Kai Qi sendirian.

“Baguslah.” Ucap Kai Qi.

Keduanya berpisah, Xiao Yi berkomentar kalau sikap bibi dan Ah Jie sangat kekanakkan. Ah Jie yang tadinya sedikit kesal jadi tersenyum mendengar komentar lugu anak TK itu.


Kai Qi tengah membaca komik bersama dengan Xiao Yi, keduanya ada dalam dunianya sendiri. Kai Qi yang masih terngiang ucapan Ah Jie.

Kita makan bersama, berbicara bersama dan pergi ke pantai bersama. Apa menurutmu ini yang membuat kita asing? Juga, aku sudah berusaha dan aku berharap kamu bisa percaya padaku.”

Aku juga mencoba mempercayai orang lain sebelumnya dulu.” Ucap Kai Qi dalam batinnya.


Kai Qi mengingat saat Ah Jie yang ketakutan ketika mati lampu. Dia mengingat wajah Ah Jie yang memelas meminta bantuan. “Jangan menatapku dengan ekspresi wajah seperti itu!

Xiao Yi bertanya siapa yang tengah menatap bibi? Kai Qi langsung salting dan berkata ada lalat yang memperhatikan dia. Dia menyuruh Xiao Yi untuk makan pudingnya saja.

Ini tidak seperti aku tidak pernah memperingatkannya. Aku menyuruhnya untuk tidak mendekatiku tanpa alasan apapun. Harus ada jarak yang aman antara orang-orang. Aku tidak melakukan kesalahan.” Yakin Kai Qi.



*****
Kai Qi memungut karet rambutnya yang terjatuh saat berganti pakaian, dia melihat di dinding pintu ada coretan. Coretan ini yang dibuat Ah Jie saat mati lampu, dia sangat ketakutan. Kai Qi sedikit berfikir tapi akhirnya mengabaikan coretan tersebut.



Suasana pun menjadi canggung ketika Kai Qi harus berpapasan dengan Ah Jie. Bahkan Ah Jie yang biasanya cerewet hanya meliriknya dalam diam.

“Aku ingin melakukan hal atas adanya timbal balik. Aku akan memperlakukan orang lain sebagiamana mereka memperlakukan aku.” Ucap Ah Jie. Tapi Kai Qi masih diam menanggapi Ah Jie.


Perilaku diam keduanya segera menjadi topik diantara pelayan dan koki di Figaro. Xiao Qiang rupanya mendengar ucapan Ah Jie dalam ruang ganti, dia membeberkannya pada teman – teman yang lain. Da Zhi jelas yang paling marah karena Ah Jie bersikap tak sopan pada Kai Qi.


Le Xuan membuat pengumuman sebelum masuk jam kerja, untuk hari ini mereka harus membagikan brosur karena sekarang pelanggan dengan usia muda sangat jarang. Bahkan lebih sedikit daripada yang usia tua. Jadi dia memutuskan untuk membuat brosur dan membagikannya selama jam istirahat makan siang. Dia dan chief kepala tak akan ikut, dia meminta maaf karena telah merepotkan yang lain.

Semua tampak tak suka karena waktu istirahat mereka akan berkurang. Da Zhi menebak kalau semua ini agar Kai Qi dan Ah Jie tak bisa memenangkan lomba masak besok.



Kai membagi – bagikan selebaran di pinggir jalan, meskipun tak semua orang mau menerima apa yang Kai QI berikan, Kai Qi tetap mebagikan selebarannya. Dan saat ia berjalan, tak sengaja seorang gadis yang tengah terburu – buru menabrak Kai Qi. Kai Qi terkejut hingga ia terdorong ke tengah jalan.

Beruntung, Kai Qi di tangkap oleh Ah Jie hingga dia tak terjatuh. Tapi tunggu dulu, rupanya ini Cuma angan Kai Qi semata. Dan Ah Jie masih berdiri jauh dari Kai Qi, dia memandangnya dengan Miris.



Naasnya lagi, selop yang digunakan oleh Kai Qi juga rusak. Kai Qi berjongkok karena kesulitan berjalan. Dalam pikirannya, ia percaya kalau dia bisa mengerjakan apapun sendiri. kenapa harus ada Ah Jie? Pikirnya.
Seorang lagi – lagi tak sengaja menabrak Kai Qi, Kai Qi terduduk dan wanita yang menyenggol Kai QI menawarkan tangan untuk berpegangan. Dengan keras kepala, Kai Qi menolak tawaran wanita itu. Namun tiba – tiba Ah Jie datang, tanpa sepatah kata pun. Dia menarik lengan Kai Qi untuk berdiri. Lalu menggantikan selop Kai Qi yang rusak dengan milik dirinya. So, Ah Jie memilih untuk bertelanjang kaki demi Kai Qi.




Ah Jie membelikan sepasang sendal baru untuk Kai Qi. Dia menawarkan diri untuk memasangkannya untuk Kai Qi, namun seperti biasanya Kai Qi selalu menolak. Dia membayar sepatu itu pula, Ah Jie menolak.

“Aku dengar kalau memberikan sepatu itu artinya kamu ingin orang itu pergi. Jadi apa kau memintaku untuk pergi?” tanya Kai Qi dengan masih so’ jual mahal. Ah Jie membuka genggamannya yang berisi uang, namun rupanya Kai Qi tak benar – benar membayar sepatu itu. Dia hanya memberikan sebuah koin untuk Ah Jie.

Ah Jie pun tersenyum dibuatnya.




Kai Qi mengobati luka dikaki Ah Jie akibat tak memakai alas kaki. Ah Jie mengerang kesakitan dan menyuruh Kai Qi untuk lebih pelan.

Kai Qi tiba – tiba mulai terbuka pada Ah Jie lalu menceritakan siapa sebenarnya Kakak Le Xuan. Dia adalah kakak seniornya di club anime. Sangat baik padanya seperti Ah Jie. Ketika ia lapar maka Hao Wei akan membelikan telur rebus untuknya. Saat marah, dia akan membawa Kai Qi melihat bintang. Alasan kenapa Kai Qi tak mau berteman karena dalam hubungan itu, 6 bulan berisi semangat. 2 tahun dalam sikap dingin dan saling menyakiti untuk selamanya. Tapi, Hao Wei mampu menggoyahkan prinsipnya itu. Dia hampir membuat berfikir kalau Hao Wei berbeda.

Sampai suatu hari, Ayah Kai Qi terbelit hutang dan memaksanya untuk keluar sekolah demi pekerjaan tetap. Tapi saat kembali ke sekolah, Hao Wei dkk mengeluarkannya dari klub anime. Kai Qi menebak kalau itu semua karena mereka takut dipinjami uang oleh Kai Qi.

“Dan ini membuatku yakin, sekali kau memiliki harapan pada seorang dan harapan itu pupus. Kau akan merasa lebih sakit dari pada kalau kau tak memiliki harapan itu sama sekali. Oleh karena itu, saat kau berkata kalau kau akan berada disisiku dan mempercayaimu. Itu hanya sebuah janji yang sulit dipercaya.”




“Percayalah padaku. Membosankan jika harus tertawa sendiri, dan bahkan lebih menyakitkan menangis sendiri. Oleh karena itu, cara terbaik adalah menemukan seseorang untuk berbagi.” Ucap Ah Jie seraya memberikan tangannya pada Kai Qi. Sekarang, tanpa keraguan Kai Qi menerima uluran tangan Ah Jie.

Ah Jie berjanji akan berada disisi Kai Qi disaat sulit. Selama Kai Qi membutuhkan maka ia akan berada disisi Kai Qi. Keduanya pun tersenyum.

“Oh benar, kau bilang harus ada timbal balik dalam sebuah hubungan. Jadi aku ingin menanyakanmu sebuah pertanyaan.”

“Apa?”

“Kenapa kamu takut gelap?” tanya Kai Qi membuat Ah Jie bungkam.






Pertanyaan yang sulit untuk Ah Jie, namun ia menjawab kalau semua ini karena ulah kakaknya kalau dia marah maka akan mengunci dirinya dalam lemari. Kai Qi merasa kalau pun seperti itu tak sepantasnya Kakak Ah Jie bersikap demikian dan sekarang Ah Jie malah jadi trauma.

“Boleh aku menanyakanmu pertanyaan yang sangat penting?” tanya Ah Jie. “Apa takut gelap itu sangat memalukan?”

Kai Qi tersenyum kecil menerima pertanyaan itu. Dia menjentikkan jarinya, sedikit!

“Kenapa aku rasa seperti sedikitmu itu sangat besar?” tanya Ah Jie dengan malu. Hehehe. Keduanya pun tersenyum senyum. Hayooloooh, kena panah asmara apa ye?



****
Waktu berlalu, waktu kompetisi masak pun digelar. Kai Qi berjanji kalau dia tak akan membuat Ah Jie ditendang dari restoran. Ah Jie mengajak Kai Qi untuk tos tapi Kai Qi menolak dengan memalingkan wajahnya. Dia tak mau meskipun Ah Jie berkata kalau mereka kan teman baik?

Le Xuan datang bersama Young Qian, dia berkata kalau dirinya lah satu – satunya yang akan menang. Kai Qi membalas ucapan Le Xuan dengan senyum dibuat – buat. Le Xuan pun membalasnya dengan senyum yang sama.



Dan kompetisi pun dibuka, para peserta memasuki ruang kompetisi dengan penuh keyakinan mereka masing – masing.

Dalam kompetisi akan dibagi menjadi dua tahap, tahap pertama untuk penyisihan dan tahap dua untuk final. Tim akan dibagi menjadi dua kelompok, utara dan selatan. Disini, Kai Qi dan Le Xuan berada di dua kelompok yang berbeda. Dan nantinya akan diambil dua grup dari masing – masing kelompok dengan nilai tertinggi untuk masuk ke babak final.

Juara tahun lalu, Enzo berpartisipasi dalam kampanye melawan pengambilan sirip hiu di India. Maka untuk kompetisi kali ini, tak ada menu hiu yang akan mereka gunakan.


Kai Qi berbisik pada Ah Jie, bukannya Enzo yang meminjamkan kita saus kaviar waktu itu? Ah Jie menggeleng. Dia pura – pura lupa dan tak tahu, tapi Kai Qi masih berkedip – kedip heran.


Tahap babak penyisihan sangat mudah, yaitu menyelesaikan hidangan dalam waktu 60 menit. Sole Meunière. Kedua, penyajian diatas piring. Ketiga, tampilan dan rasa. Kami akan menggunakan ketiga kriteria ini untuk menilai hidangannya.”

Dan pertandingan dimulai, semua orang berusaha untuk menghidangkan hidangan terbaik mereka tak terkecuali Kai Qi – Ah Jie dan Young Qian – Le Xuan.



Waktu berakhir, setiap grup menyajikan makanan mereka yang bervariasi dan tentunya dengan tampilan yang menarik hati. Akhirnya, ada makanan juga. Kek gini semakin banyak, gue semakin suka.




Untuk Kai Qi dan Ah Jie, keduanya menggunakan tujuh saus dengan warna berbeda yang pastinya mengeluarkan banyak tenaga untuk pembuatan saus saja.

“Anda membuat hidangan ini tampak seperti lukisan palet. Darimana ide ini berasal?”

“Hidangan Perancis menghargai pentingnya rasa asli dari bahan. Jadi kami menekankan pada sausnya. Menggunakan warna alami buah-buahan, itu membuat indera perasa terdorong oleh indera penglihatan.” Jelas Kai Qi.

Juri merasa kalau hidangan Kai Qi dan Ah Jie sangat artisitik. Mirip pelangi dimusim panas, tak hanya enak dan tampilan yang bagus. Tapi ada sisi menarik dari hidangan Kai Qi.




Kesan pertama untuk makanan Le Xuan dan Young Qian adalah tampak mewah dengan hiasan daun emas. Juri menebak kalau anggur yang digunakan oleh mereka bukan anggur putih ataupun merah.

“Ini anggur kuning (Huangjiu). Saya ingin mengganti kebiasaan memakai anggur merah dan putih yang umum, dengan memilih anggur kuning fermentasi sebagai ganti. Setelah disarikan, lalu dicampur dengan krim.” Jelas Young Qian.

“Lalu mengolesnya pada filet ikan, menggunakan aromanya yang lembut. Sempurna!” puji juri.



Juri menunjukkan beberapa jajaran sendok yang dihias dengan menarik. Mereka telah melakukan sebuah diskusi untuk menentukan siapa saja yang lolos ke babak ke – dua.

Dalam industri kuliner Perancis, sendok ini mewakili penghormatan tak terbatas dan akan dihadiahkan pada keempat tim pemenang. Silakan naik, bila nomor peserta dipanggil.


SKIIP. Dan rupanya, Kai Qi berhasil mendapatkan sebuah sendok perak sebagai tanda lolosnya. Dia menatap sendok itu dengan penuh kebanggaan tersendiri. Ah Jie menghampiri Kai Qi, apa kau sangat bahagia?

Kai Qi segera merubah wajahnya menjadi serius, ini masih putaran pertama dengan sendok perak. Masih ada putaran kedua dengan sendok emas. Ah Jie merasa kalau Kai Qi kurang suka dengan sendoknya, kalau begitu buatnya saja.

“Kenapa aku harus memberikannya padamu?”

“Jarang bagiku untuk melangkah maju dalam kompetisi. Jika aku punya pacar suatu saat, aku akan menghadiahkan padanya sebagai tanda cinta.”

“Menghadiahkan ini sebagai tanda cinta? Apakah kau tidak terlalu pelit?” ejek Kai Qi.


Young Qian dengan pamer menuju ke tempat Kai Qi dengan Ah Jie. Baginya mendapatkan sendok tersebut seperti mematahkan ranting, sangat mudah. Kai Qi kesal, mereka juga punya keleus. Le Xuan yang mengekor dibelakang Young Qian mengucapkan selamat atas lolosnya mereka.

“Jika kau akan menyelamati kami, maka tolong bersikaplah tulus. Kembalikan waktu istirahat makan siang kami.”

“Baiklah.” Ucap Le Xuan begitu saja.



Young Qian bertanya pada Le Xuan saat akan masuk ke mobil, kenapa Le Xuan tiba – tiba mempermudah Kai Qi padahal sebelumnya ia mempersulit Kai Qi?

“Aku tidak membuat keadaan sulit baginya. Aku membalas dendam untuk kakakku. kau tidak mengerti.”

Young Qian bingung hubungan antara Kakak Le Xuan dengan kompetisi. Namun sepertinya ada alasan lain juga, sepertinya sih menyangkut dia yang mulai menyukai Ah Jie. Soalnya Le Xuan langsung masuk dalam mobil dengan senyum orang kasmaran gitu. Duiileh.



Young Qian bahkan untuk sejenak terpesona dengan tingkah manis Le Xuan. Sampai – sampai tak tersadar ketika ditinggal Le Xuan.


Kai Qi mengajak Ah Jie untuk menemukan menu baru untuk kompetisi besok. Tapi Ah Jie ingin istirahat, bagi Kai Qi membaca komik dan bekerja saja sudah termasuk istirahat. Ah Jie masih minta untuk istirahat dulu.

“Kalau begitu, kamu boleh beristirahat dengan santai.” Ucap Kai Qi melajukan motornya meninggalkan Ah Jie yang sudah menenteng helm.

Young Qian menertawakan nasih Ah Jie, “kau sudah berjuang, karyawan magang!”

Ah Jie hanya tersenyum kecut membalasnya. Namun tak diduga, Kai Qi malah kembali lagi untuk membawa Ah Jie pulang bersamanya.

“Kau tidak mau naik ? Apa yang Kau lihat? Cepat! Kau jadi sangat lambat dan membuang-buang waktu! Kau bahkan tidak bisa memakai helmmu!” omel Kai Qi.

Ah Jie pun duduk membonceng. Giliran dia membalas ejekan Young Qian, “Hei, Kau sudah berjuang, Chief! Sampai jumpa!” ucapnya membuat Young Qian cengo sendiri.



Sinopsis Love Myself or You Episode 6 - 2



14 Responses to "Sinopsis Love Myself or You Episode 6 - 1"

  1. ahirnya...
    Terima kasih

    ReplyDelete
  2. ƪȃğȋ banyak proyek Ɣªª??? Lama menunggu... :* ♏αα º°˚ ˚°κ᧧ϊϊϊн....¨;;) Ɣªª....

    ReplyDelete
  3. Tolong lanjutin dong pleaaaaaaaaase bangeet

    ReplyDelete
  4. lanjutin ya dek....di tunggu
    lagi jenuh sama drama korea.nya cari selingan

    ReplyDelete
  5. Iya mbaaaa....
    Lanjutin dong mbaaaa... sinopsisnya iniiii...
    Aku seneng banget.. sm tulisannya mba juga.. enak bwt dibaca..
    makanya aku menanti bgt lanjutan sinopsis ini.. apalagi ceritanya emg beda.. dan emang iya siy.. agak jenuh sm k-drama.. hehehe..
    Makasiy banyak ya, mbaa.. semoga mba masih mau ngelanjutin nulis sinopsis ini smpe selesai.. :-)

    -aqi

    ReplyDelete
  6. ditungguin kelanjutannya ya mbaakkk, :)

    ReplyDelete
  7. Bulak balik nunggu kelanjutan sinopsis yg satu ini.. hikz hikz..
    ceritanya yg menarik n penulisannya gak bikin bosen.. smoga cpat dilanjut yaa.. mkasih ya puji bwt sinopsis2 yg slalu bkin penasaran n slalu ditunggu2..

    ReplyDelete
  8. ditunggu kelanjutannya kaka..

    ReplyDelete
  9. Udah ga dilanjut lagi ya ka nulisnya? :\

    ReplyDelete
  10. Eemm terabaikan , pdhl bgus crtnya semangat min lanjutin dr 2014 - skrg 2016 msh stya menunggu :-)

    ReplyDelete
  11. kenapa enggak dilanjutin eonni ?? bagus lho ceritanya ,, slalu ditunggu

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^