Sinopsis Trot Lovers Episode 5-2



Soompi
***



Soo In berlatih keras untuk mempersiapkan penampilannya di acara KBC Survivor Immortal Classics. Geun Woo mengetuk pelan pintu ruang latihan, dia menyapa Soo In yang tampak sedikit kurus. Apa dia melakukan diet? Ini akan membuatnya tampak lebih cantik di layar kaca. Geun Woo takut mengganggu latihan Soo In, dia pun berniat pergi.

Soo In memanggil nama Geun Woo, ada sesuatu yang ingin ia tanyakan. Sesuatu yang telah membuatnya penasaran, kenapa Geun Woo mencalonkan Chun Hee  padahal di Shine Star masih banyak trainee yang lebih baik karena Chun Hee masih membutuhkan banyak latihan dasar.

“apa kau merasa harga dirimu terinjak?” tanya Geun Woo yang segera mendapat elakan dari Soo In.

“Tidak. Hanya apa yang membuat dia menjadi istimewa?”

Pertanyaan ini membuat Geun Woo tersenyum konyol, dia sendiri sama sekali tak pernah berfikir kalau Chun Hee itu istimewa. Dia bahkan tak tau dasar sama sekali tapi selalu merasa benar. Dan ini sangat berbeda dengan Soo In.

Geun Woo pun pergi setelah mengatakan itu, sedangkan Soo In tampak merenung dengan sedih.
***



MC menyuruh pada para peserta Survivor Immortal Classics untuk mengambil bola undian. Dari luar stage, Joon Hyun menunjukkan angka satu. Dia menyuruh Chun Hee untuk mendapatkan angka satu tapi menyilang angka dua. Itu pantangan.

Chun Hee menunjukkan bola kuning yang sudah ada dalam genggamannya, lalu mengedipkan mata sambil membentuk huruf O dengan jemarinya.




MC menyuruh mereka semua untuk membuka bola undian tersebut, Chun Hee melihatnya dengan senyum masam. Dia perlahan menunjukkan pada Joon Hyun dengan senyum manis yang dibuat – buat. Hahaha, Chun Hee mendapatkan angka dua. Angka pantangan tadi. Joon Hyun hanya bisa melengos kesal karena dia sudah menebak dari awal.

MC membacakan peraturan kalau peserta nomor satu maka akan berhadapan dengan dua, dia meminta peserta nomor satu dan dua maju. Chun Hee berjalan maju dengan senyum lebar yang dipaksakan.

Pemilik nomor satu belum bangkit, Joon Hyun ketar – ketir menanti siapa yang akan mendapatkan angka satu. Benar saja, Soo In adalah gadis yang akan melawan Chun Hee. Ini cukup membuat Chun Hee dan Joon Hyun hilang kepercayaan diri.

MC memuji pertarungan pertama nanti, ini akan sanga menari karena pertarungan antara dua penyanyi dari agency yang sama.



Chun Hee berjalan berdampingan dengan Joon Hyun, keduanya berpapasan dengan Soo In yang tengah berdiri di luar ruangan. Joon Hyun menyapanya dengan lembut, dia mengajak Soo In untuk melakukan yang terbaik. Soo In menjawab kalau dia juga akan melakukan yang terbaik. Dia mengulurkan tangannya pada Chun Hee, “Ayo kita lakukan yang terbaik, Nona Choi Choon Hee.”

Chun Hee meraih jabatan tangan Soo In dengan penuh hormat, “Baik Sunbae.”

Chun Hee dan Joon Hyun pun berlalu, Soo In masih memandang keduanya dengan tak suka.
***



Ibu Soo In, Yang Joo Hee masuk ke ruangan Geun Woo dengan kesal. Dia menebak kalau Geun Woo telah mengetahui kalau Soo In dan Chun Hee akan bersaing di panggung yang sama. Geun Woo membenarkan. Joo Hee meminta pada Geun Woo agar memastikan kalau hal seperti itu tak akan terjadi lagi karena pertarungan sesama anggota perusahaan itu tidaklah baik.

“Apa kau mengatakan itu sebagai Direktur Shine Star atau ibu Nona Park Soo In?” tanya Geun Woo datar menghadapi ucapan Joo Hee yang penuh emosi. Sontak Joo Hee langsung bungkam, tak bisa berkutik mendengar pertanyaan Geun Woo.
***



Suara Chun Hee menggema di rumah, berlatih bernyanyi dengan menarik rambutnya. Metode aneh ini tak membuat Chun Hee lebih baik, dengan bersender lemah pada tembok, dia memelas agar Joon Hyun membantunya keluar dari acara Survivor Immortal Classics.

Joon Hyun merasa Chun Hee sangat menggangungnya yang sedang berusaha tidur. Dia kesal karena Chun Hee harus menyelesaikan apa yang telah mereka mulai. Joon Hyun bangkit pergi sebab untuk hari ini dia ingin tidur.



Sebuah tangan menahan bahu Joon Hyun, Yoo Shik lah yang menahan Joon Hyun pergi. Dia kesal karena Chun Hee sudah berlatih bahkan sampai tenggorokannya mau meledak tapi kenapa Joon Hyun malah mau tidur. Dia mendorong Joon Hyun untuk berdiri di samping Chun Hee. Joon Hyun tanya sejak kapan mereka ada disana?

Tak menjawab, Chul Man malah mengatakan kalau dia kesana untuk melihat dan mendukung mereka. Dia menyuruh Chun Hee untuk kembali berlatih. Chun Hee pun kembali bernyanyi dengan asal.




Chul Man tak begitu saja menerima tampilan Chun Hee, kalau seperti itu tak akan mengibur. “Kau harus menarik kekuatanmu dari perutmu, dan biarkan suara itu pergi dari bawah ke atas.”

Chul Man membuat ketiga anak manusia itu berjejer, dia menyuruh Yoo Shik untuk mengeluarkan suaranya pertama.

“BAYAR HUTANG!!” teriak Yoo Shik dengan nada. Chul Man membenarkan teknik Yoo Shik dan menyuruh yang lain mengikuti mereka. 

“Bayar Hutang!” teriak ketiganya dengan malas.
***




Tae Song berdiri menahan tubuhnya yang didorong oleh Presdir Ho keluar dari ruangannya. Tae Song memohon agar Presdir Ho mengembalikan sisa uang miliknya. Presdir Ho berpura – pura tak tahu, sisa uang apa? Tidak ada yang tersisa.

Tae Song terjerembab keluar sedangkan Presdir Ho segera menutup pintu rapat – rapat. Tae Song hanya bisa mewek meratapi nasibnya karena sudah mengkhianati Joon Hyun.

Tae Song berjalan pergi tapi sesuatu membuatnya kembali lagi, ada Pil Nyeo ternyata. Tae Song menempelkan tubuhnya ke tembok agar Pil Nyeo tak menyadari keberadaanya.


Pil Nyeo menerima sambutan baik dari Presdir Ho, lain dengan apa yang dialami oleh Tae Song. Pil Nyeo pun masuk sedangkan Tae Song yang masih berada diluar ruangan jadi panik. Dia takut kalau Pil Nyeo akan tertipu juga.





Presdir Ho membawa Pil Nyeo menuju mobilnya lalu ia mendudukkan Pil Nyeo. Dia berjanji akan segera membuatkan Music Video untuk Pil Nyeo. Pil Nyeo kembali bangkit, kurang yakin karena dia kan baru masuk. Presdir Ho kembali meyakinkan Pil Nyeo, dia kan penyanyi satu – satunya disana.

Tae Song merangkak untuk menguping apa yang sedang terjadi.

Presdir Ho semakin kurang ajar, dia meraih pundak Pil Nyeo dan memaksa ingin menciumnya. Pil Nyeo panik dengan kelakuan Presdir Ho. Tae Song yang sedari tadi bersembunyi akhirnya tak bisa lagi terus berdiam diri. Dia menarik Pil Nyeo, entah di sengaja atau tidak tapi tubuh Pil Nyeo yang berbalik malah menubruk dan mengecup tepat di bibir Tae Song. Keduanya sama – sama terkejut terlebih Presdir Ho. Tanpa kata, Tae Song menarik tangan Pil Nyeo untuk pergi.




Keduanya berlari dengan tangan terus bergandengan, nafas Tae Song tersengal – sengal akibat kabur tadi. Sedangkan Pil Nyeo hanya terdiam. Terdiam menatap Tae Song yang sekarang tampak begitu mempesona. Bahkan dengan peluh yang memenuhi sekujur wajahnya pun tak membuatnya jijik. Mungkin malah semakin tampak seksi. *Inisih tulisan gue aja yang mendramatisir. Biar ngena aja..

Barang sedetik pun Pil Nyeo tak berkedip, Tae Song melepaskan tautan tangan mereka. Dia tak bermaksud untuk menarik Pil Nyeo tadi dan dia tak sengaja. Tae Song berlalu, Pil Nyeo masih terpesona dengan Tae Song. Dia tak mempermasalahkannya namun paling tidak dia ingin tahu nama Tae Song.
***




Chun Hee masih berlatih untuk melenturkan tubuhnya, dia berusaha membentangkan kedua kakinya hingga lurus. Geun Woo menyapa Chun Hee, dia menebak kalau sekarang Chun Hee tak bisa berdiri namun Chun Hee mengelak. Dia berusaha mengangkat tubuhnya yang kaku. Geun Woo memberikan Chun Hee pegangan tapi Chun Hee yang sudah tak kuat malah jatuh terduduk. Keduanya tersenyum bersama dan Geun Woo lalu menyodorkan tangannya untuk membantu Chun Hee berdiri.

Diluar, Soo In memperhatikan kedekatan keduanya dengan sebal.


Soo In mencoba berlatih sekuat tenaga, kalau aku ada diposisinya pasti akan merasakan hal yang sama. Betapa malu dan merasa hina kalau sampai dia dikalahkan oleh seorang junior, mungkin akan lebih terhormat kalau dia kalah oleh senior atau lawan yang sepadan.

Namun sekeras apapun dia mencoba tapi nada tingginya tak kunjung capai.



Soo In berniat memakan obat yang telah ia genggamnya, namun sejenak ia termenung mengingat pesan dokter agar ia istirahat dulu dalam bernyanyi karena pita suaranya terluka. Soo In sepertinya tak berniat untuk menggubris pesan itu, dia menenggak obat  tersebut dengan cepat.

Direktur Wang yang tak sengaja lewat melihat Soo In yang meminum obat. Soo In mencoba menyembunyikan namun dengan segera Direktur Wang meraih obat tersebut.


Direktur Wang melaporkan kondisi Soo In pada Joo Hee namun wanita itu sama sekali tak khawatir. Meskipun putrinya sakit tenggorokan tapi mana mungkin bisa kalah oleh Chun Hee. Direktur Wang tetap khawatir karena kondisi Soo In terlihat sangat buruk.

“kalau membuat keributan selama dia sakit, maka dia tak akan mampu meraih posisi ini.” Ucap Joo Hee tak khawatir sama sekali.


Chun Hee merengek kesal tak bisa membuat suaranya keluar dengan indah. Joon Hyun bangkit memberikan Chun Hee arahan, dia menggetarkan pundah Chun Hee agar rileks lalu menekan perut Chun Hee agar suaranya keluar dari perut bukannya dari tenggorokan.

Chun Hee berteriak mencoba menekan dari perutnya. Walhasil, suara Chun Hee lebih lantang sekarang.




Joon Hyun memberikan lembaran kertas berisi note lagu yang akan Chun Hee nyanyikan, dia menyuruh Chun Hee membaca note lalu segera nyanyikan dihadapannya. Chun Hee kebingungan menghadapi kertas tersebut. Chun Hee kembali menyodorkan notenya pada Joon Hyun lalu meminta ia bernyanyi sekali saja. Joon Hyun menolak dan menyuruh Chun Hee membacanya saja lalu bernyanyi. Chun Hee terdiam, bingung menatap tak mengerti.

“Apa? Jangan bilang kau tidak tahu bagaimana membaca note musik. Kau benar-benar tidak tahu?” tanya Joon Hyun terkejut. “Apa yang telah kau lakukan sepanjang hidupmu? Apa kau tertidur di kelas musik?” olok Joon Hyun.

Chun Hee mendelik membenarkan saja dengan sinis. Joon Hyun mewanti – wanti agar Chun Hee jangan sampai ketahuan kalau dia tak bisa membaca note musik apalagi ketika di Survivor Immortal Classics. Chun Hee mengerti, dia memberikan lembaran tadi dan menyuruh Joon Hyun menyanyikan sekali saja.

Dan. Tanpa keduanya sadari, ada sepasang mata yang memperhatikan mereka. Siapa? Dia Direktur Wang yang terkejut mengetahui fakta bahwa Chun Hee tak tahu note musik.
***


Staf membagikan daftar lagu yang akan para peserta Survivor Immortal Classics nyanyikan. Mereka menyuruh semuanya untuk mengecek lagi daftar lagu tersebut, Chun Hee mengangkat tangan untuk interupsi. Dia menunjukkan judul lagu yang harus ia nyanyikan, dia panih karena bukan lagu yang itu yang akan dia nyanyikan.

Joon Hyun datang segera menyambar lembaran kertas di tangan Chun Hee.



Joon Hyun jelas tak tinggal diam, dia menemui staff yang bertanggung jawab atas siaran tersebut. Dia marah karena mereka telah berlatih untuk lagu yang mereka pilih tapi kenapa lagu Chun Hee malah diubah? Meskipun dia adalah seorang penyanyi baru, bagaimana bisa kau bermain lelucon seperti ini padanya

Staff memberitahukan kalau lagu Chun Hee berasal dari lagu yang dipilih peserta ke – lima. Joon Hyun mengelak karena tak ada pemberitahuan seperti itu sebelumnya. Staff mendesah karena hari ini siarannya. Mereka menyediakan ruang latihan untuk Chun Hee.



Joon Hyun menarik Chun Hee menuju ke sebuah ruangan, Chun Hee masih saja panik bagaimana ia nanti akan bernyanyi tanpa tahu note musik. Joon Hyun menenangkan karena masih ada dia yang bisa membaca. Dia meminta Chun Hee untuk menyanyikan setelah dia bernyanyi setiap bagiannya.

Joon Hyun mulai bernyanyi se – bait demi se – bait lalu Chun Hee mengikuti apa yang Joon Hyun lantunkan.


Tiba giliran Soo In untuk bernyanyi, dan itu tandanya Chun Hee juga harus segera tampil setelah Soo In.




Chun Hee semakin panik, takut kalau dia tak menang. Joon Hyun mencoba menenangkan, tak perduli entah nada atau lirik yang terpenting adalah hatinya. Chun Hee harus bernyanyi dengan hati. Joon Hyun mengenggam tangan Chun Hee lalu membimbingnya untuk bernyanyi. Dia akan bernyanyi untuk terakhir kali sebelum Chun Hee tampil.



Soo In selesai bernyanyi, tibalah giliran Chun Hee. Dia berjalan dengan ragu namun Joon Hyun memberikan semangat. Dia menembakkan peluru semangat dengan kedua tangannya, Chun Hee membalas dengan lucu. Hehehe.






Diatas panggung, Chun Hee terdiam dengan mata terpejam. Mencoba mengendalikan dirinya yang gugup, dia mulai melanunkan lagunya segera setelah musik berbunyi namun dengan suara pelan takut – takut. Tak buruk memang tapi untuk sebuah penampilan tak bisa dikatakan menghibur karena dia terfokus mengendalikan dirinya.

Tiba – tiba, sebuah tangan meraih tangan Chun Hee. Bayangan Joon Hyun tersenyum, Joon Hyun mulai membimbing Chun Hee seperti saat latihan tadi. Chun Hee tersenyum, suaranya berubah lantang dan begitu apiknya suara Chun Hee.

Penampilan berakhir, sejenak tak ada suara apapun tapi beberapa saat kemudian tepuk tangan mulai bergemuruh. Bahkan banyak yang standing applaused untuk Chun Hee.




Chun Hee segera turun dan menghambur pada Joon Hyun, “apakah aku baik?”

Joon Hyun diam tak menjawab. Chun Hee berkata kalau penampilannya cukup bagus kok. Joon Hyun tersenyum lalu menempelkan kepalan tangannya ke kedua belah pipi Chun Hee, “Dan , kukira aku sudah melatihmu dengan baik.”



MC mempersilahkan Chun Hee dan Soo In untuk naik panggung. Dia membacakan peraturan penilaian, yaitu 50% dari pemirsa da 50% dari netizen.

“Pertama, Nona Park Soo In. Kami dengar pita suaramu terluka. Bagaimana kamu tampil pada hari ini?”

Soo In membenarkan dan awalnya dia memang takut namun ia mencoba meyakinkan dirinya. Dia sudah berusaha menampilkan yang terbaik.

“Juga Nona Choi Choon Hee, aku dengar ini penampilan pertamamu. Apa rasanya seperti bertemu dengan lawan yang kuat di penampilan pertamamu?”

Chun Hee tersenyum karena tak ingat dengan apa yang tadi ia tampilkan.


MC akan segera menunjukkan hasil voting penonton studio pada mereka, namun Chun Hee meng – interupsi. Dia ingin mengatakan sesuatu, MC mempersilahkannya.

“Ya. Ada sesuatu yang ingin aku beritahukan kepada ayahku. Ayah, aku tidak tahu di mana Ayah berada sekarang. Tapi aku percaya Ayah menontonku kan. Aku baik - baik bersaman Byul, jadi jika Ayah lihat siaran ini Ayah harus menghubungi kami. Mengerti?” ucap Chun Hee dengan mata berkaca – kaca.

Semua orang agaknya ikut terharu dengan Chun Hee.






MC melanjutkan pada sesi selanjutnya untuk memberitahukan siapa pemenang yang berasal dari penonton. Semua orang harap – harap cemas.

“135 suara melawan 63 suara. Nona Choi Chun Hee menang!” ucap MC tersebut dan seketika lampu yang menyinari Soo In pun mati. Chun Hee membungkuk dengan hormat pada para penonton.

Selanjutnya, setelah diakumulasi dengan hasil dari vote netizen. Pemenang Survivor Immortal Classics adalah NONA PARK SOO IN!!

Chun Hee menerima kekalahannya tanpa beban karena dia tahu kalau dirinya sudah menampilkan sebisa dia. Sedangkan Joon Hyun yang tadinya sudah percaya diri menang langsung kesal. Presdir Jo yang sedari tadi menonton tampak kurang suka dengan hasil tersebut. Janggal bukan? Sebagai seorang Presdir yang sudah kawakan pasti dia tahu ada sesuatu di balik sesuatu. Tak mungkin ini hasil murni.


Chun Hee menghampiri Joon Hyun, dia meminta maaf karena telah mengecewakannya. Dia tahu kalau Joon Hyun sudah bekerja keras. Joon Hyun sama sekali tak menggubris ucapan Joon Hyun. Dia berlalu pergi meninggalkannya dengan kesal.



Bukan kesal dengan Chun Hee melainkan tim produksi acara, dia mendatangi staff yang rese tadi. Bagaimana bisa hasil suara netizen mengubah hasilnya? Penonton memberikannya banyak suara. Staf tak mau mengaku begitu saja dan berdalih kalau memang itulah hasilnya.

“sejak kapan suara netizen seperti itu. Choi Choon Hee mengungguli begitu banyak.”

“Jadi apa yang kau tanyakan kepadaku tentang itu sekarang? Tuan Jang Joon Hyun, kau masih belum sadar juga. Jika kau terus bertindak seperti ini, bukan hanya kau, tapi Choi Chun Hee tidak akan mampu muncul di TV.”

Joon Hyun kesal namun tak bisa berbuat apa – apa, uang mengalahkan segalanya.
***


Joo Hee menghubungi Direktur Penyiaran, dia mengucapkan ras terimakasihnya.

Panggilan berakhir, dia juga mengucapkan terimakasih karena Direktur Wang sudah memberitahukan lebih awal jadi dia bisa mengantisipasi.
***


Semua orang memberikan selamat pada Soo In, dua orang yang ada disamping Soo In memujinya. Kalau saja tenggorokan Soo In tak sakit pasti semua orang akan pingsan mendengar suaranya.



Dua orang yang tadi bersama Soo In sekarang berada di toilet. Mereka membicarakan masalah tadi, meskipun Soo In melakukan penampilan yang bagus tapi Chun Hee juga menarik. Suaranya penuh dengan kekuatan dan semakin baik ketika di bimbing oleh senior mereka, Joon Hyun.

“Kau tidak merasa ada skornya aneh? Berapa banyak suara dari netizens yang dibutuhkan untuk mengalahkan Chun Hee?”

“Apa itu pertama kalinya ini terjadi?” ucap gadis satunya sebagai tanda kalau bukan rahasia umum lagi kalau hasilnya manipulasi.


Selepas kepergian keduanya, seseorang muncul dari balik pintu. Soo In ada disana pula mendengar dua wania tadi menggunjing masalah hasil vote. Soo In tampak kesal dengan mereka, didepannya mereka memuji sepenuh hati. Tapi sekarang?



Soo In keluar dari WC dengan sedih, Joon Hyun yang tengah terburu – buru berpapasan dengan Soo In.  “Oppa. Apa kau masih belum pergi? Dimana Nona Choi Choon Hee?”

Joon hyun mengatakan kalau mungkin saja Chun Hee sudah pergi. Soo In mengajak Joon Hyun untuk makan dengannya namun Joon Hyun menolak karena dia sedang dalam mood buruk.

“Apa kau tidak akan mengucapkan selamat kepadaku?” tanya Soo In.



Hujan turun dengan lebatnya, Chun Hee melihat Joon Hyun menggunakan payung. Chun Hee berteriak dan berlari mengejarnya namun sayang tak terdengar oleh Joon Hyun.

Langkan Chun Hee terhenti ketika tahu kalau Joon Hyun pergi bersama dengan Soo In, hingga akhirnya Chun Hee hanya bertudung pada tangannya tetap berjalan pulang.
***



Joon Hyun melamun tak terlalu memperdulikan Soo In sampai akhirnya terdengar lagu Soo In yang ia ciptakan.

“Soo In, lagumu diputarkan.”

“Itu lagumu juga kan.”

“Sepertinya kau benar-benar populer sekarang.”

“Ini semua berkat kamu.”
***




Byul memegang perutnya yang lapar, dia mengajak Chun Hee untuk membuatkannya makanan namun Chun Hee masih terus diam. Lama – lama Byul jadi penasaran dan mendekati kakaknya yang berkeringat dingin. Badan Chun Hee panas.

Byul panik hingga akhirnya menelfon Joon Hyun.
***



Ponsel Joon Hyun tak berdering, sepertinya teringgal atau entahlah. Soo In menggenggam tangan Joon Hyun yang sedang melamun. Dia meminta Joon Hyun untuk kembali seperti dulu. Dia ingin Joon Hyun berhenti menjadi manager Chun Hee dan membuat lagu lagi untuk Joon Hyun.

Joon Hyun tak menjawab, dia masih terbengong mendengar ucapan Soo In.
***



Ibu Soo In meraih album ibu Chun Hee, Oh Sung Joo. Dia menatap dengan penasaran. Entah hubungan apa yang sebenarnya dulu terjalin diantara mereka.


Joo Hee menemui Direktur Wang dan memintanya untuk mencari tahu tentang Myung Sik. Direktur Wang bingung, untuk apa?

“Aku melihat orang itu, apa dia serupa beberapa waktu lalu. Aku perlu tahu dimana Myung Sik dan apa yang dia lakukan.”
***



Geun Woo menepikan mobilnya untuk menghubungi Chun Hee, panggilan Geun Woo pun diangkat. Geun Woo berkata dengan senang kalau dirinya memilih Chun Hee. Kau tidak bersembunyi di suatu tempat karena menangis sekarang, kan? Halo?

Geun Woo bertanya – tanya kenapa tak ada jawaban. Sampai suara anak kecil terdengar, dengan panik Byul berkata kalau Unninya tampak begitu sakit. Geun Woo terdiam, dia segera melajukan mobilnya dengan kencang.


Geun Woo menggendong tubuh Chun Hee menuju ke mobilnya.




Dalam perjalanan, Byul begitu khawatir dengan Unninya yang masih terus saja diam.
***


Joon Hyun berterimakasih dengan usulan Soo In tapi sepertinya dia memiliki hal yang harus ia lakukan dan Soo In pun punya hal yang harus ia lakukan. Joon Hyun permisi pergi.

Joon Hyun bangkit dan memeriksa ponselnya, terdapat 15 panggilan masuk dari Chun Hee. Dia segera menghubungi Chun Hee dan yang mengangkat Byul. Joon Hyun panik dan segera pergi.



Joon Hyun mencoba menghentikan taksi namun tak satupun yang berhenti. Mobil merah Soo In menepi didepan Joon Hyun. Dia menawarkan Joon Hyun untuk mengatarkannya menemui Chun Hee, dia yakin tadi Joon Hyun mendapatkan telfon dari Chun Hee.

Joon Hyun terdiam, tak terlalu suka sepertinya. Dengan sedikit terpaksa, Joon Hyun menerima tawaran Soo In.
***




Chun Hee telah tersadar. Geun Woo berkata kalau dia sudah menolong Chun Hee lagi walau sebenarnya dia bukan orang yang seperti itu. Chun Hee berterimakasih.

“Ajhussi, kau Presdir kan?” tanya Byul membuat Chun Hee menegur agar Byul jangan kasar.

“Ya. Aku presdir perusahaan entertaiment kakakmu.”

“Presdir sebuah perusahaan entertaiment?” tanya Byul semakin tertarik lalu memandang kakaknya dan Geun Woo bergantian. “Tapi... semuanya?”

“Ya..  Semuanya.... untuk sekarang.” Jawab Geun Woo. Hahaha. Entah maksud dari All disini, aku buka di dramabeabs juga All. Kayaknya semuanya untuk Chun Hee kali yah.. intinya Byul mikir mereka pacaran sepertinya..




Joon Hyun bergegas masuk ke ruangan Chun Hee, dia segera lega ketika Chun Hee sudah tersadar namun terkejut melihat Geun Woo ada disana.

Soo In juga terkejut melihat keduanya.

***
Bersambung Ke Episode 6 di Blog Drama Populer
Untuk saat ini aku belum merasakan sebal pada Soo In, dia masihlah seorang penyanyi yang berusaha se baik mungkin untuk bisa sampai ke posisinya sekarang. Meskipun ibunya banyak campur tangan tapi Soo In masihlah tetap berusaha semampunya.

Hingga menurutku begitu wajar kalau sampai dia membenci Chun Hee, ibarat bubur instan dan Soo In bubur buatan sendiri. Dia begitu banyak mendapatkan kesulitan sampai pada akhirnya meraih posisiny sekarang namun bagi Chun Hee. Seolah dia sekejap mata bisa sampai disana dan mau melangkahi Soo In malah. Kalau aku jadi Soo In? Iri pastinya.

Untuk sekarang, dia sama sekali bukanlah masalah.

Feel. Aku kok ya ngga dapet feel Joon Hyun sama Chun Hee. Masih ngena kalau sama Geun Woo meskipun Cuma sekilas – sekilas tapi aku dapet aja. Apalagi aku semakin terpesona dengan Geun Woo. Hahaha. Bukan tipe ganteng orang korea sana tapi dimata gue tetap ganteeng aja. Haahaha. Apa aku dibutakan cinta? Omoo.


3 Responses to "Sinopsis Trot Lovers Episode 5-2 "

  1. akhirnya yang ditunggu muncul juga :D

    ReplyDelete
  2. ntah kenapa aq jd simpati dikitt sm si So In, gak berharap dia jd peran antagonis..kasian dong masih muda udah jahat, meski ada bibitnya sihhh...

    ReplyDelete
  3. Sama, sejauh ini aku juga belum dapet chemistry Joo Hyun-Chun Hee. Padahal Trot Lovers salah satu yang aku tunggu2 tayang-nya gara2 Hyun Woo Oppa jadi lead male pasca wamil. Yah, semoga di episode2 selanjutnya lebih dapet ya chemistry keduanya. :)

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^