Sinopsis A New Leaf Episode 16-2 [END]




***



Kim Seok Joo dan Presdir Jin pun hadir memenuhi panggilan pengadilan.




Jaksa mulai membacakan tuntutan penggelapan uang perusahaan oleh Presdir Jin sebesar $3.5 juta. Seok Joo berdalih kalau uang tersebut bukan digunakan untuk keperluan pribadi melainkan keperluan hadiah ketika hari besar berlangsung.

Jaksa Shin meminta pertimbangan penahanan karena kalau tetap dibiarkan bebas maka bisa saja Presdir Jin menghilangkan bukti. Jaksa Shin juga memberikan sebuah bukti yang menunjukkan penggelapan Presdir Jin tak hanya segitu, melainkan lebih besar. Itu surat pernyataan yg ditanda tangani oleh saudara tiri Predir Jin sendiri. Jaksa Shin juga menghadirkan Young Han sebagai saksi.


Presdir Jin terhenyak melihat kehadiran saudaranya disana, Young Han pun memberikan kesaksian.
“Saudara tiriku mengambil pabrik minuman keras Baekdu dan uang jutaan setiap tahun Dia juga mengambil $3.5 juta tunai tahun lalu.”
***



Presdir Jin mulai putus asa, sebagai seorang Presdir tapi dia malah akan di tahan. Dan betapa kecewanya ia pada Young Han. Dia telah memberikan apa yang Young Han minta tapi dia malah ditusuk dari belakang.
Seok Joo menenangkan, kalau memang mereka bisa menjual Baekdu Jepang maka masa penahanan percobaan untuk Presdir Jin akan dicabut.
***


Disisi lain, CEO Cha menerima laporan kalau mereka telah menerima surat pernyataan Young Han dan juga sudah menghentikan rencana Fujiyama Bir. Kalau memang Presdir Jin jatuh, maka Kim Seok Joo juga akan jatuh.

“Ada satu hal lagi. Cabut semua akarnya.” Perinta CEO Cha.
***





Seok Joo akan menyiapkan rencana untuk bekerja sama dengan serikat pekerja. Dan dia akan melaporkannya pada Presdir Jin. Sebelumnya dia juga menyarankan untuk mencari beberapa orang yang Presdir Jin percaya mengurus perusahaan. Presdir Jin geram, dia sudah pernah mempercayakan itu pada Ketua Moon tapi malah dikhianati di lapangan golf.

“cari beberapa orang yang cerdas.” Perintah Seok Joo. Presdir Jin menyebutkan beberapa nama.

“Tidak ambisius.” Ucapnya Seok Joo. Presdir Jin menyebutkan lagi seseorang yang tak serakah dan tak berusaha mengejar posisinya.

“Yang bertanggung jawab.” Pinta Seok Joo.

“Kim Hak Sang dan Hong Jun Gi. Kim pandai membuat rencana bisnis. Hong hebat dalam hubungan sosial. Siapa yang lebih baik?” tanya Presdir Jin. Seok Joo menyuruh untuk menggunakan keduanya. Namun sekarang Presdir Jin gamang, dia takut perannya akan terganti oleh dua ora tersebut. Dia meminta waktu untuk berfikir.

Seok Joo tak setuju karena kalau bukan hari ini maka Baekdu akan beralih menjadi milik Goldrich. Presdir Jin meyakinkan dirinya, dia setuju. Dia berjanji akan memberikan 20% saham untuk serikat kerja. Dia membuat surat perjanjian dengan direkam oleh Seok Joo.



Presdir Jin digiring menuju penjara, Seok Joo meyakinkan kalau dirinya akan berusaha mencari jalan keluar.




Ji Yoon menemui serikat kerja untuk melakukan perundingan, dia pun membawa mereka untuk bertemu dengan Kim Hak Sang dan Hong Jun Gi. Pihak serikat kerja tak begitu yakin dengan kerjasama keduanya karena Presdir Jin saja masuk penjara. Ji Yoon meyakinkan kalau masih ada kesempatan bebas pada sidang banding hak managemen.

Hak Sang mencoba menenangkan. Bukan lagi Presdir Jin yang akan menjadi CEO, melainkan Hong Jun Gi dan dirinyalah yang akan menggantikan.



Hak Sang menyerahkan surat pernyataan yang ditulis oleh Presdir Jin mengenai penyerahan saham 20%. Tapi salah satu dari serikat kerja seolah tak yakin, kebaikan ini malah dikiranya ada sesuatu yang pihak Baekdu inginkan.

“Jika kalian memotong gaji sebesar 30% selama 6 bulan yang nilainya sama dengan bunga untuk 6 bulan . kami akan membatalkan prosedur reorganisasi dan menjual Baekdu Jepang untuk menstabilkan manajemen. Gaji yang dipotong dan bonus akan diganti setahun kemudian.” Jelas Hak Sang.

Serikat kerja meminta waktu untuk berunding. Hak Sang pun berniat pergi, dia meminta agar mereka katakan saja apa yang mereka inginkan dalam perjanjian.



Hang Sang dan Jun Gi merasa ada yang aneh. Ji Yoon menelfon ayahnya dan bertanya mengenai Serikat kerja. Ayah tanya dimana?

“Baekdu Soju.”

“Maksudmu Mun Yong Tae? Biar ayah urus.” Jawab Ayah Ji Yoon.
***



Didepan gedung Goldrich, para serikat kerja masih mencoba memnuntut keadilan. Meminta Goldrich untuk berubah.

CEO Cha bersama dengan asistennya memperhatikan dari dalam gedung, Asisten mengatakan kalau mereka telah mengirimkan pesan ancaman jadi mungkin itu akan membuat mereka sedikit reda. CEO Cha tak yakin melihat kegigihan para pen – demo.

Asisten akan melanjutkan ke rencana ke – dua jika mereka tak mereda. Dia akan melakukan serangan fisik dan menahan beberapa pekerja.
***



Ternyata serikat kerja masih belum bergeming, ini membuat Presdir Jin takut. Seok Joo memberikan pilihan, kalau Presdir Jin memilih bebas maka dia tak akan memiliki perusahaan atau dia di penjara maka perusahaan akan terus berjalan.

Presdir Jin gamang, “apa lebih baik aku menyerah?”

Seok Joo juga tak bisa memastikan karena kalaupun menyerah bisa saja orang – orang Firma Cha akan membuat proses hukumnya berjalan lama bahkan sampai bertahun – tahun. Presdir Jin sungguh takut harus berada di penjara sampai mati. Dia siap menunggu beberapa bulan, jadi dia meminta Seok Joo mempertahankan perusahaanya.
***


Seok Joo mencoba menemukan beberapa file dalam laptopnya. Sampai dia menemukan sebuah rekaman perjanjian licik CEO Cha dengan salah para jaksa dalam kasus Serikat kerja dengan iming – iming bekerja di Blue House. Jaksa setuju, dan Goldrich akan membeli obligasi Baekdu Jepang dan di lanjut dengan Baekdu Korea.
***



Seo Joo memberikan kopian dari file rekaman pada Sang Tae. Sang Tae tahu rencana Seok Joo, dia berniat menjaga rahasia dan menggunakannya sebagai perantara informasi. Untuk keamanan Seok Joo juga pastinya.

Sang Tae menyarankan Jaksa Lee sebagai seorang yang dititipi rekamannya saja.

Woow, daebak rencananya. Jadi gini, kalau seandainya Sang Tae itu jadi perantara untuk rekaman tersebut. Sudah jelaskan kalau Sang Tae akan tahu isi rekamannya. Lalu dia memberikan rekaman itu pada CEO Cha. Nah seandainya nanti Seok Joo kenapa – kenapa maka Sang Tae yang bakal jadi saksi, kalau CEO Cha yang mencelakai Seok Joo dengan modus Seok Joo memiliki rekaman kejahatan CEO Cha.
***



Seok Joo menghubungi Jeong Seon untuk mengajaknya bertemu. Jeong Seon heran dan bertanya ada apa. Dengan gombalnya, Seok Joo berkata kalau dia merindukan Jeong Seon. Apakah harus ada alasan kalau mereka bertemu? Mereka merasa nyaman satu sama lain kan?

Jeong Seon menggeleng. Mereka merasa nyaman karena tak perhatian satu sama lain. Jeong Seon berbeda dari wanita lain. Dia tak marah ketika Seok Joo tak menghubunginya. Itulah kenapa Seok Joo merasa nyaman dengannya.

“memangnya ada apa?” tanya Jeong Seon.

“Mungkin kalau seandainya aku tak bertemu denganmu sekarang. Aku akan menyesal.” Ucap Seok Joo.

***


Sang Tae memberikan rekamannya pada wakil CEO dan tak terlalu lama rekaman itu pun sampai ke tangan CEO Cha.

“Kalau ini bukan rekaman asli maka tak akan berguna. Tapi kenapa dia menggunakan Pak Park?” tanya wakil CEO.

“Sebagai sarana penyelamat. Kalaupun Seok Joo mengalami kecelakaan mobil maka merekalah yang akan disalahkan.”

“maka kita harus membiarkan Seok Joo hidup?”
***


Seok Joo kembali ke apartemennye dengan penuh ke hati – hatian. Benar saja, kondisi rumahnya sudah begitu berantakan.
***


Firma Cha belum juga menemukan rekaman aslinya. CEO Cha memutuskan untuk melakukan negosiasi karena tujuan mereka bukan hak managemen melainkan uang. Kalau rekaman itu terungkap maka Goldrich akan jatuh.

“Jadi Kim Seok Joo akan menyerah?”

“sepertinya dia membenci kliennya.” Ucap CEO Cha.




Seok Joo kecil bermain dengan tanah yang ada dilantai rumah, dia mengusapnya penuh kesendirian. Sedangkan orang – orang sibuk hilir mudik dirumahnya.

“Dia punya pengalaman trauma. Dia tidak akan ingat. Ayahnya adalah pengacara. Saat ayahnya terlibat dalam HAM , salah satu korban menyerbu rumahnya. Pekerja tersebut agak terbelakang. Dia tidak bisa mengontrol emosinya. Ibu Kim terluka. Itu sebelum ayahnya menjadi politikus. Dia sedang pergi memancing saat itu. Mereka tidak dekat sejak itu. Kemudian, dia melihat ayahnya bekerja sebagai politikus. Dia menjadi sinis akan nilai-nilai ayahnya. Mereka semakin jauh. Dia tidak bisa menyembunyikan instingnya.” Jelas CEO Cha.

Dia memiliki rencana untuk melakukan negosiasi dengan Presdir Jin yang tak tahu akan arti kesetiaan. Mereka akan membebaskan Presdir Jin dan pasti akan menguntungkan mereka. Aku akan memberi pelajaran pada Seok Joo, kalau pengorbanannya sia – sia.
***


Seok Joo dan Ji Yoon ke pengadilan, rekaman sekarang ada di tangan bibi Ji Yoon. Seok Joo memperingakan agar Ji Yoon jangan membicarakannya lewat telefon karena bisa saja akan disadap.
Ji Yoon mengerti.
***





Seok Joo menemui Presdir Jin, namun tak diterima dengan baik. Dia malah menyuruh Seok Joo untuk segera pergi. Dia juga tak mau menepati janji dan tak mau membagi hartanya.

Seok Joo menunjukkan sebuah rekening gelap milik Presdir Jin, sontak diapun terkejut.



Ketua Serikat kerjalah yang memberikan buku rekening rahasia tersebut, disana tertulis berbagai aliran dana. Seok Joo bertanya apakah mereka tak mempercayai Presdir Jin?

Ketua serikat merasa keadaan terus saja berubah – ubah. Kalau seandainya perjanjian benar – benar transparan maka ia akan membakar buku – buku tersebut.



Seok Joo menyuruh Presdir Jin untuk bernegosiasi dengan salah satu pihak, Goldrich atau Serikat kerja. Presdir Jin tanya sampai kapan Seok Joo akan membebaskannya?

Seok Joo memberikan pilihan. Kalau Presdir Jin mau memiliki uang lebih banyak maka penjaranya akan lebih lama, tapi kalau mau membuang keserakahan maka dia akn lebih cepat. Dia tak bisa memiliki keduanya. Harus memilih salah satu.

Presdir Jin tampak menghela nafas berat.
***




Seok Joo, Ji Yoon dan Sang Tae makan bersama dikantor kecil mereka sekarang. Sepertinya Presdir Jin memilih bekerja sama dengan Goldrich. Sang Tae merasa kalau Presdir Jin benar –benar dewasa. Ji Yoon pun tak percaya, setelah memohon pada Seok Joo tapi dia malah seperti itu sekarang.

“itu adalah hidupnya.” Ucap Seok Joo. Mereka pun kembali makan. Menikmati kebersamaan.
***


Ji Chang Chul diangkat menjadi Presdir, dia melakukan kerja sama dengan para serikat kerja.
***




Seok Joo mengajak ayahnya untuk memancing, sekarang dia tahu kenapa ayahnya membenci mancing. Shin Il terlihat sedih karena telah membuat jalan Seok Joo sulit.

“Aku tidak akan menjadi dewasa lebih awal jika ayah sudah memberitahuku lebih dulu. Ayah pernah memberitahuku hidup sesuai dengan arti namaku.”

Dengan semangat, Seok Joo mengajak ayahnya untuk pergi memancing. Mereka tak memiliki banyak waktu.
***




CEO Cha menerawang jauh keluar kaca gedungnya.

“Kau tahu siapa yang meletakkan dasar program serikat pekerja?” tanya CEO Cha.
“Pengacara pekerja, bukan?”

“Saat Kim mengerjakan tim M&A, dia melakukannya. Masalah serikat pekerja selalu mengiringi M&A. Manajemen menginginkan masalah itu diselesaikan juga. Dia bekerja dengan pengacara pekerja.” Jelas CEO Cha.

“Apakah Kim sudah tahu bahwa programnya akan sangat bermanfaat?”

“Itu sebabnya mengapa kehidupan begitu menarik.”
THE END
KOMENTAR :
Tanpa kata, aku mengakhiri episode A New Leaf ini. Sungguh bungkam saat menontonnya. Entah bingung. Apa saking takjubnya.
Mungkin memang benar kalau membuat cerita itu sulit, tapi kenapa akhirnya begini banget yah. Nyesek karena sekitar 6 episode awal cukup menjanjikan cerintanya. Tapi epsiode terakhir ini malah bikin aku gimnaaa gitu. Apalagi pas bagian Seok Joo menunjukkan rekening gelap Presdir Jin lalu tiba – tiba Seok Joo malah makan – makan. Emang ada alurnya sedikit, tapii terkesan di skip panjang banget. Gak ada api tapi ada asepnya. Kekeke.
Puaskah dengan ending ini? Masih ada yang baca kah tulisanku? HAHAHA.
Butuh mood ekstra banget buat nulis hal yang ngebosenin, suweer.
Udah yah, makasih kalau ada yang baca dari episode 1 – 16. Makasih buat recapper yang udah bareng buat. *kita bareng – bareng rasain bosen kan mba ayu? Mba Nia? Omaaygoood.
OK THANKS SEMUA. Cium atu – atu.

14 Responses to "Sinopsis A New Leaf Episode 16-2 [END] "

  1. Wks gk ada api tapi ada asepnya :D
    Sepakat ama puji,drama ini PHP ,aku kira bakal seru bgt
    Pas aku baca endinnya ,aku tarik tarik ke bawah ,eh ternyata gk ada lanjutannya ,dan aku langsung speechless...,diantara gantung ending di drama lain ,drama ini lebih gantung ending ,niatku cari kasetnya di lapak langsung luntur...
    Pokoknya makasih buat puji ,dll
    Aku tunggu project selanjutnya

    ReplyDelete
  2. Masih puji, masih ada yg baca
    Rada boring aja eps terakhirnya
    Rasa, kurang greget gitu

    ReplyDelete
  3. Dikira ada episode tambahan ...jd nganga liat episode akhirnya

    ReplyDelete
  4. kirain seok joo sama ji yoon bakalan bersatu tapi malah gantung ceritany :-(

    ReplyDelete
  5. Ihh endingnya aneh bgt.....baru nemu drama dgn ending seaneh ini.....

    ReplyDelete
  6. Jarang sekali ada drama korea yang memiliki ending seperti drama.Masih banyak teka teki yang belum terpecahkan.Apakah ada kemungkinan dibuatnya sekuel drama ini ,seperti drama vampire prosecutor?Atau ini hanya angan angan saya belaka.

    ReplyDelete
  7. Awal2 bkin pnasaran tpi akhirx g jelas yah lmyan buat hiburan walau aagk mkir sih hehe gomowo oenni

    ReplyDelete
  8. hahahhaaaa akhirnya kurang siiipp ya menurut ku :)

    ReplyDelete
  9. Awal2 ceritanya seru, pas kesiniin sampai endingnya gak bgt. Sayang banget padahal pemainnya actingnya ok semua, cuma jalan ceritanya kurang menggigit. PMY kyk cuma pelengkap...sayang bgt...

    ReplyDelete
  10. Niat nya liat akting jin lee han....disini dia cool dan keceh kekekek....tp bumbu percintaannya gapuguh jd gaenak ditonton. Sayang lah ya. Pdhl aktor utama nya kim myung min, aktor dgn akting berkelas.

    ReplyDelete
  11. Minhyuk BTOB cuma jadi cameo ya istilahnya disini, padahal dia supporting cast -_-
    Cuma muncul sedikit banget, aku lihat teaser A New Leaf di akhir episode Cunning Single Lady, aku sedikit tertarik, lah setelah aku baca sinopsis, Endingnya ngambang di tengah samudra :3
    Ya ampun writernim ini bagaimana? Kau membuat drama ini menggantung, terus Minhyuk? Aku baca sinopsis ini hanya cuma pengen lihat si Minhyuk dan PMY ahhh, mengecewakan dramanya :3

    ReplyDelete
  12. Waduuh critanya terkatung katung....kpn crita lovenya ji yoon ma seok joo haduuuuuuuuch

    ReplyDelete
  13. aku masih tak faham cerita ni.. kenapa tergantung??.. sungguh mengecewakan.!!

    ReplyDelete
  14. Awal nya udah seru..
    Akhirnya kya gini..sdkit kesel..
    Gak djlasn lagi gmna sma tunangan nya, si pengacara mntan hakim jga kmna..
    Pngn ada lnjtn rasanya..

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^