Sinopsis King of High School Life Conduct Episode 10 – 1






Yoo Jin Woo tengah membuka – buka email Min Suk, ada sebuah email dari Hyung. Jin Woo akan membuka file tersebut ada Ketua Tim Kim. Jin Woo segera berjongkok, Ketua Tim Kim terkejut melihat ada Jin Woo disana.

Jin Woo beralasan kalau ia tengah mencari – cari ponselnya yang hilang saat dia kesana untuk proyek Y – Tower. Jin Woo bersikap seolah tengah mencari ponselnya, dia lalu menunjukkan ponselnya yang telah ia temukan dengan tersenyum.



Keduanya sudah keluar dari gedung, Ketua Tim Kim meminta maaf karena ia Cuma membelikan kopi padahal semalam ia di traktir minum. Jin Woo tak masalah. Namun Ketua Tim menyinggung masalah semalam saat ia berbicara dengan bahasa informal pada Jin Woo. Dia khawatir.

Jin Woo merasa kalau mereka hanya berdua, bicaralah dengan nyaman.

“Hei, bro.  Kau keren sekali. Orang keren sepertimu, Suka bersikap dingin juga ya.” Ucap Ketua Tim Kim tak formal sambil menepuki lengan Jin Woo. Dari raut Jin Woo sih jelas kalau dia tak suka dengan sikap so’ akrab Ketua Tim Kim.

Ketua Tim Kim mengajaknya untuk pergi minum kopi tapi Jin Woo meminta maaf karena ada sesuatu yang mengharuskannya pergi.




Yang sedang bermesraan pun ada, Min Suk dan Soo Young tengah makan di sebuah restoran. Keduanya bercanda layaknya pasangan pada umumnya.

Min Suk mendapatkan sebuah email, dia segera membaca email dari hyungnya itu.

‘Min Suk, ini aku, hyung. Aku baik-baik saja. Kau pasti sangat benci padaku. Aku sungguh minta maaf karena telah banyak membebanimu Min Suk. Masalahku sudah hampir selesai. Bertahanlah sebentar lagi di sana.
Dari hyung yang paling kau hargai.’


Min Suk segera menghapus email tersebut, Soo Young bertanya itu email dari siapa? Dia segera berbohong kalau email itu dari adiknya yang mengirimkan video porno. Hahaha.


Disisi lain, tepat setelah Min Suk menghapus email tersebut, Jin Woo yang ada di kantor berniat membuka filenya. Namun berkali – kali ia mencoba tetap tak bisa. “Apa dia menghapus emailnya?”


King of High School Life Conduct Episode 10


Min Suk dan Soo Young tak melepaskan tautan tangan mereka, saling bergandengan mesra. Soo Young bingung bagaimana nanti dia akan menjelaskan pada adiknya karena sudah dua hari ia tak pulang. Menyuruh Soo Young untuk mengatakan saja yang sebenarnya, mereka ada rencana lain dan skating semalaman. Mereka kan tidak menginap.

Hmm. Soo Young merasa kalau dia dalam masalah besar. Dia melihat ada sebuah lapak kecil milik peramal. Min Suk mendesah, kenapa wanita sangat menyukai hal seperti itu?

Soo Young hanya ingin untuk senang – senang saja, dia pun menarik Min Suk yang tampak malas.



Peramal mejejerkan kartu tarotnya dalam posisi terbalik. Dia menjelaskan kalau dia hanya melakukan ramalan untuk memberikan saran, bukan sebuah prediksi. Jadi, ingatlah itu dalam pikiran, Saat mereka memilihnya. Dan karena Min Suk dan Soo Young adalah pasangan, maka peramal akan melihat kehidupan cinta mereka. “tolong ambil 4 kartu!”



Soo Young memilih dengan hati – hati tapi Min Suk malah memilih dengan asal lalu menyerahkannya pada peramal.

“Hari musim semi yang indah. Menyenangkan dan Bahagia.” Ramalnya membuat Soo Young senang. “Tapi, apa ini? Aku lihat ada dinding yang besar, Ada penghalang besar di antara hubungan kalian. Di antara kalian berdua Ada yang punya rahasia besar, Atau masalah serius. Seperti itu bisa membuat konflik nanti.” Terang peramal melihat kartu pilihan Min Suk.
Sedang Min Suk hanya bungkam.




Soo Young bertanya – tanya dengan masalah besar yang dikatakan oleh peramal, apa ya kira – kira? Min Suk menyuruhnya untuk tak usah memikirkan. Ini kan hanya senang – senang. Soo Young tersenyum membenarkan ucapan Min Suk.

Keduanya berpapasan dengan dua orang remaja yang tengah saling tindih, mereka ribut di jalanan. Siapa lagi kalau bukan Duk Hwan dan Tae Suk, Min Suk bengong melihatnya.

“Yaa.. Min s...” ucap Tae Suk segera mendapat hantaman tas Duk Hwan. “Ohh.. Ya Hyung Suk Hyung..” sapa Duk Hwan. Min Suk segera mendekati keduanya, dia memeluk mereka akrab.

“Tutup mulutmu.” Bisik Min Suk dalam pelukan mereka.




Mereka berempat berakhir di cafe, Duk Hwan sebagai pembicaranya. dia berkata kalau mereka berdua begitu penasaran dengan siapa Hyung Suk berpacaran maka mereka mencari kesana kemari. Dan ternyata pacar Hyung sekarang ada disana, “Kau cantik juga.”

“Sekarang aku ingat, Kau yang di minimarket itu kan...” ceplos Tae Suk. Min Suk dan Duk Hwan segera mengalihkan pembicaraan dengan tertawa keras. Berpura – pura menepuk nyamuk.

Soo Young memuji mereka yang memiliki kulit yang bagus, sangat beruntung karena umurnya masih begitu muda. Lain dengan Min Suk. Hahaha. Keduanya langsung tertawa puas mendengar itu. Kemudian ada yang membuat Soo Young penasaran, bukannya Min Suk baru datang dari Jerman belum terlalu lama. tapi mereka terlihat begitu dekat.

“Itu...  Aku bertangga.... Mereka semua teman adikku.” Gagap Min Suk. “Mereka bilang aku idola mereka. Jadi, mereka bilang, Mereka ingin jadi seperti Lee Hyung Suk. Mimpi masa depan mereka adalah Lee Hyung Suk. Mereka lucu sekali. Jadi, aku menyemangati mereka agar bisa jadi sepertiku.” Sombong Min Suk sedangkan Duk Hwan dan Tae Suk hanya bisa tertawa garing, ga ikhlas.



Duk Hwan berniat memakan rotinya tapi belum sempat mencicipi secuil pun, Min Suk menegurnya untuk pulang.

“Oh ya, tolong jaga baik baik Hyung Suk hyung kami ya. Walau tampang dia begini, tapi dia punya sisi muda dan polos juga. Bisa kau melakukannya, hyungsoonim?” pinta Duk Hwan pada Soo Young. *Hyungsoonim: istrinya Hyung

Soo Young malu dipanggil Hyungsoonim tapi Duk Hwan menggodanya karena soo young pacar Hyung mereka maka Soo Young adalah Hyungsoonim. “bukankah begitu?” tanya Duk Hwan pada Min Suk.
Min Suk tertawa garing. Dengan suara pelan, dia kembali menyuruh mereka pulang.


Sepulangnya kencan dengan Soo Young, dia menemui Duk Hwan dan Tae Suk. Keduanya segera meledek Min Suk sebagai mata keranjang juga. Biasanya menolak tapi sekarang malah pergi tanpa pulang. Dia pasti telah menginap, mereka meminta Min Suk untuk menceritakan secara detail apa yang terjadi.

Min Suk malah mengambili kerikil, dia melemparnya pada mereka dengan kesal. “Tidak. Sudah kubilang tidak!”

Mereka meminta Min Suk untuk bicara namun Min Suk tetap bicara tidak.



Duk Hwan berkata kalau dia tahu banyak tipe – tipe wanita tapi melihat Soo Young membuatnya tak tahu. Dia seperti berasal dari luar angkasa. Hahaha. Min Suk bukannya marah malah tertawa, “Itulah pesona yang Sekretaris Jung miliki.” Ucap Min Suk membuat kedua temannya bergidik. Sangat aneh mendengar kata sekretaris.

Tae Suk tampak agak khawatir kalau melihat raut wajah Popcorn Unni, jelas sekali kalau dia menyukai Min Suk. Bersinar melihatnya. Apa Min Suk tak apa? Min Suk bingung juga. Dia tak tahu, yang penting pacaran dulu.

“Bagaimana dengan Yoo Ah? Kau sungguh tidak memikirkannya?” tanya Tae Suk.

“Hei. Kenapa tiba tiba mengungkit Yoo Ah? tidak apa. Kau hanya bisa jalani hidup 1 kali, Tidak 2 kali. Apa yang kau inginkan. Jatuh cinta atau hidup bersama, Atau kawin lari dengannya. Lakukan saja semua yang kau inginkan.” Ucap Duk Hwan setuju. Dia dan Min Suk pun toss, satu pikiran.



Ayah Min Suk keluar untuk membuang sampah, dia melihat Min Suk yang sudah duduk di tangga. Dia memarahi Min Suk yang tak pulang semalaman. “Kau harusnya menelponku, Jika kau mau menginap di tempat lain! bersengkokol dengan Hyungmu? Untuk membuat ayahmu marah?”

Duk Hwan dan Tae Suk takut kena ciprat marah Ayah, mereka berdua ngibrit pergi meninggalkan keduanya. Min Suk beralasan kalau dia main game dirumah Tae Suk dan ketiduran. Melihat di tangan Ayah ada sekantong sampah, Min Suk menawarkan bantuan untuk membuangnya.



Yoo Ah mengancam kalau dia akan mengadu pada Ayah Ibu kalau Soo Young seperti ini, dia tak pulang semalaman. Soo Young meminta maaf, di bercerita kalau dalam perjalanan pulang. Dia bertemu dengan teman direktur. Ternyata direktur sangat populer.

Yoo Ah juga sama. Suami Lee – nya sangat populer disekolah. Soo Young menambahkan kalau Direktur jika tersenyum matanya menutup membentu bulan sabit. Yoo Ah merasa kalau itu tuh tipe – tipe playboy. Eeh, tapi suami Lee – nya juga seperti itu.

Soo Young memuji Direktur yang begitu gagah. Haash, Yoo Ah kesal mendengar semua ucapan kakaknya. Dia padahal ingin menceritakan suami Lee – nya juga. Yoo Ah memilih pergi daripada mendengarkan ocehan kakaknya terus.



Min Suk sudah berada di kantor, dia pergi untuk janji makan siang. Ketua Tim Kim menegurnya yang tak biasa – biasanya makan malam. Namun Min Suk yang posisinya disini lebih tinggi, dia malah membentak Ketua Tim Kim. Apa dia harus selalu mengatakan urusan pribadinya? Dia merasa tercekik kalau terus seperti ini. Minta maaf!!

Ketua Tim Kim menatap ke seluruh anggota Tim Retail, dia meminta maaf pada Min Suk. Min Suk pergi dan mengetuk meja Soo Young memberi tanda.

Selepas kepergian Min Suk, Soo Young izin pergi karena temannya akan datang kesana.



Dae Han menatap Yoon Joo penuh dengan sesuatu, dia mondar – mandir di depan Yoo Joo. Dia meminta pendapat bagaimana kalau mereka makan mie dingin? Yoon Joo menolak, dia akan makan nasi. Asisten Manager Park satu selera dengan Dae Han, Yoon Joo pun menyuruh keduanya untuk bersama – sama. Sedangkan ia akan pergi bersama dengan Do Ji.

Dae Han tampak kesal karena hal itu.



Soo Young dan Min Suk makan mie dengan lahapnya, mereka bercanda dan saling berbagi Mie. Tapi kemesraan keduanya segera hilang ketika Dae Han dan Asisten Manager Park datang kesana. Mereka segera membungkuk bersembunyi, mereka berjalan sambil terbungkuk – bungkuk keluar. Bahkan Min Suk membayarnya dari luar toko dengan hanya menyodorkan tangannya masuk. Hahaha.



AM Park membahas mengenai Yoon Joo, dia tertarik padanya. Sangat cantik dan pintar pula. Dae Han tak sependapat, cantik darimananya? Dia menang tinggi dan tak sensual.

“Kau bisa cari yang lebih baik dari dia, Asisten Manajer Park. Kau juga selalu memanggil wanita itu seksi, Jika dia berpakaian minim! Dia potong rambut di pangkas rambut pria ya? Dia seperti mainan lego saja. “

“Kau sungguh pemilih ya. Kalau kau pemilih begini, sulit nanti dapat pacar.”

Dae Han mengelak kalau dibilang pemilih, hanya saja Yoon Joo tak tampak seperti wanita. Dia menyarankan Sang Hee saja untuk AM Park. Hahaha. AM Park kesal bukan kepalang, masa’ dia sudah tua harus dapat yang tua juga. Kau saja sana dengannya!


Soo Young dan Min Suk terpaksa membeli roti dan memakannya dalam perjalanan, sekarang mereka harus lebih berhati – hati dalam memilih tempat untuk makan bersama. Min Suk setuju tapi makan dalam perjalanan juga nikmat.

Soo Young meledeh Min Suk dengan menyenggol bokongnya, Min Suk terdorong. Min Suk membalas lagi.
“WAAA!!! Asisten Manager Park!!!” Tunjuk Soo Young. Min Suk menoleh dan Soo Young kembali menyenggol Min Suk hingga jatuh. Ckckk. Orang kasmaran berasa kembali muda.



Min Suk bertemu dengan Ketua Tim Kim di toilet, dia benar – benar penasan dengan siapa sebenarnya Min Suk makan bersama. Min Suk menatap Ketua Tim Kim aneh, dia heran apa Ketua Tim Kim itu pacarnya, dia tampak sangat terobsesi padanya. Ketua Tim Kim terdiam mengingar kata – kata Min Suk ada benarnya juga. Min Suk menyuruh Ketua Tim Kim agar jangan mengurusinya, setia lah pada keluargamu.

“Ada tempat yang namanya On The Square di Suwon. Kita yang merenovasinya, dan mereka mengadakan pesta pembukaan besok. Presdir memerintahkan seluruh tim manajemen hadiri ke pesta itu.”

“Oh, tapi aku ada tes bakat di sekolah besok.”

Ketua Tim Kim kesal karena sekolah Min Suk banyak ulah, terpaksa deh dia harus menjemput Min Suk besok.



Ketua Tim Kim dan Min Suk terlambat, Ketua Tim Kim meminta maaf dengan ramah pada Jin Woo ketika mereka terlambat. Bahkan dia memberikan permen pentol, Min Suk menatap Ketua Tim Kim aneh. Sekarang dia begitu ramah pada Jin Woo.

Jin Woo merasa kalau hari ini cuaca sangat panas, makannya dia akan memberikan mereka kopi. Semua orang bersorak senang. Jin Woo memerintahkan Soo Young untuk membelikan kopi, tapi bukan yang di basement tapi yang diseberang gedung. Jin Woo meminta maaf karena dia pemilih dalam hal rasa kopi.
Min Suk seolah tak terima dan menatap Jin Woo sengit.

***Bersambung ke Sinopsis King of High School Life Conduct Episode 10 – 1***

Maaf, postingan semakin mendekat kesini semakin lama. serius. Mendekati lebaran sibuk nih, kalian pasti ia juga kan? Apalagi malesnya, makin sampe ke ubun – ubun. Tapi kalau mau yang cepet, di blog Kisah Romance udah ada yang eps 11 looh. Coba ceek^_^ sekali lagi, maaf..

3 Responses to "Sinopsis King of High School Life Conduct Episode 10 – 1 "

  1. please yang part 2 nya mbak....

    ReplyDelete
  2. Part selanjutnya sangat di tunggu kakak :)

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^