Sinopsis High School: Love On Episode 1-3




***



Lee Seul Bi tengah melatih kemampuannya memakai sumpit dengan menyumpiti kedelai hitam. Dia di temani Sunbaenya, Seul Bi bertanya sampai kapankah ia akan menjadi manusia. Sunbae tak tahu pasti tapi dia akan mencari caranya.  Seul Bi juga meminta pada Sunbae agar cepat menemukannya atau malah dia akan mati karena hidup sebagai manusia.

“Jika aku tidak bisa, kau mungkin akan...” ucap Sunbae gamang.

“Aku akan mati? Sunbae, temukanlah jalan nya.” Pinta Seul Bi khawatir.

Sunbae tanya apa yang sedang Seul Bi lakukan. Dengan senang, Seul Bi menjelaskan kalau dia tengah berusaha makan seperti manusia. Sesuatu hal untuk makan dg baik layaknya manusia.

Sunbae menatap Seul Bi tajam, dia menjetikkan jarinya lalu butiran kacang hitam milik Seul Bi terangkat. Sunbae memindahkan kacang – kacang itu kedalam piring. “kau bukan manusia, jangan lupa itu.”

Sunbae sepertinya kecewa dengan sikap Seul Bi yang seolah menikmati kehidupannya sekarang. Sunbae pergi meninggalkan Seul Bi.



Seul Bi memanggilnya, dia meminta maaf. Sunbae tanya maaf untuk apa? Karena telah menjadi manusia?
Seul Bi tertunduk sedih, “Untuk semunya.”

Sunbae berjalan pergi. Woo Hyun keluar dari kamar tiba – tiba. Seul Bi berteriak dengan kencang, Menghindar!!

Woo Hyun kebingungan menatap kesana – kemari karena tak ada siapapun tapi Seul Bi malah berteriak kencang.



“Kau bicara dengan siapa?”

“Sendiri.” Jawab Seul Bi. Woo Hyun khawatir jangan – jangan Seul Bi sakit, ia pun memegang dahi gadis itu.

“Apa itu Sakit? Apa itu?” tanya Seul Bi polos.

Nenek Gong keluar ruangan, Woo Hyun melaporkan kalau Seul Bi agak kurang normal. Tapi nenek malah menegur Woo Hyun, ucapan adalah doa. Nenek Gong menyuruh Seul Bi agar membantunya memasak.


Sedangkan Woo Hyun pergi untuk menerima panggilan pesanan makanan.
***



Sung Yeol tengah disibukkan dengan tugas – tugasnya. Seorang wanita masuk kesana, dan mengajak Sung Yeol untuk makan bersama namun dia malah menutup telinganya dengan headphone. Wanita tadi adalah ibu tiri Sung Yeol, dia An Ji Hye.

Ji Hye menuliskan ajakan makannya pada selembar kertas di meja Sung Yeol, tapi Sung Yeol meremas kertas tersebut. Dia meminta agar mereka bisa makan secara terpisah. Ji Hye hanya bisa mendesah menghadapi sifat keras kepala putranya itu.

Woo Jin sepertinya adalah Ayah Sung Yeol, dia mengatakan kalau makanannya telah siap.



Suara bel rumah berbunyi, Ji Hye merasa kalau seharusnya tak ada tamu jam segitu. Ternyata tamu itu adalah Woo Hyun yang mengantarkan makanan pesanan. Ji Hye merasa kalau dia tak memesannya namun Woo Hyun yakin dengan alamat yang ia tuju.

Didalam, Woo Jin bertanya pada Sung Yeol, apakah kau yang melakukannya?

“Aku lapar.” Jawabnya singkat.




Woo Jin membertahukan kalau Sung Yeol lah yang memesan makanan, Ji Hye segera berkata kalau mungkin karena sudah tua jadi dia lupa ketika sudah memesan. Ji Hye memberikan selembar uang pada Woo Hyun, uangnya terlalu besar jadi tak ada kembalian.

Ji Hye akan memberikan kartu kredirnya tapi Woo Hyun lupa tak membawa mesinnya. Karena kalau memakai kartu maka dia harus memberitahukan dulu. Woo Hyun akhirnya mempersilahkan mereka untuk memakannya saja karena kesalahan Woo Hyun yang tak membawa mesin dan kembalian yang cukup.

Woo Jin memberikan selembar uang pas untuk membayar.

“Oh, dan selanjutnya hanya memungkinkan untuk memesan pengiriman jika itu lebih dari 10.000 Won. Harga bahan bakar sangat mahal.”

“Benarkah? Lalu, aku kira kita harus memesan dari tempat lain.” Balas Jin Hye malas.

Woo Hyun menjelaskan kalau di tempat lain kalah dari restoran mereka yang mengandalkan cita rasa. Mereka juga akanmemberikan beberapa pelayanan gratis. Mereka pun kembali masuk dan Woo Hyun keluar.



Ji Hye menghidangkan kue beras pesanan Sung Yeol. Sambil mengusap ujung kepalanya, dia berkata kalau ingin pergi ke kursus memasak. Mungkin karena Sung Yeol semakin dewasa makanya nafsu makannya menurun.

“Kalau kau mau menghidangkan makanan. Hidangkan makanan istana.” Ucapnya sengit.

Jin Woo bertanya apakah Sung Yeol tak penasaran pada pria kemaren yang tergeletak, apakahah mati atau hidup.

“Aku lebih ingin tahu tentang ibuku.” Ujarnya seraya pergi. Jin Woo kesal dengan sikap kasar putranya, Ji Hye menenangkan karena mungkin Sung Yeol masih belum bisa menyesuaikan diri.



Ji Hye mengantarkan makanan ke tempat Sung Yeol memainkan drum kecilnya. Sung Yeol menyindir akting Ji Hye yang begitu baik dihadapan ayahnya.

“kau juga sudah cukup untuk memenangkan penghargaan aktor terbaik. Beberapa kepura-puraan adalah sikap yang baik. Jika kau menunjukkan kepada mereka semua, mereka pasti akan sakit karenamu.” Balas Ji Hye.

“Seseorang yang menghancurkan keluarga orang lain mengajarkan tentang etika? Bukankah itu benar-benar lucu?”

Ji Hye hanya menganggap dirinya mengambil tanggung jawab di dalam keluarga yang hancur. Tapi Sung Yeol tak berfikir demikian, karena Ji Hye lah ayahnya lepas dari ibunya. Ji Hye berdecak, dia menyuruh Sung Yeol jangan mengurusi masalah orang dewasa. Dia menyuruhnya untuk belajar karena tes –nya akan sulit.

Ji Hye pergi sedangkan Sung Yeol melampiaskan kemarahannya dengan menabuh drum kuat – kuat.
***



Woo Hyun sampai ke restoran dan bertemu dengan ibu Jin Young yang mengajukan tuntutannya lagi. Woo Hyun tetap tak akan mau kalau harus pindah. Dia akan tetap disana.

“jika kau mendekati Jin Young ku sekali lagi, kau akan diusir. Tapi kau memanggilnya lagi kemarin malam.”
Seul Bi membela Woo Hyun kalau bukan Woo Hyun yang memanggil Jin Young. Woo Hyun menyuruh Seul Bi untuk diam dan dia kembali menegaskan kalau dirinya tak akan pindah.

“kau akan membayar harga untuk kejahatan mu dan aku akan menerima 10 juta won.”

Woo Hyun menuruh Ibu Jin Young untuk memindahkan Jin Young saja, kan mereka juga punya banyak uang. Ibu Jin Young tak mau karena tak bisa memastikan putrinya bisa peringkat satu kalau di sekolah lain.

Nenek Gong kesal, dia akan membayarnya. Nenek mengambil sendok sayur lalu mengarahkannya pada Ibu Jin Young agar ia pergi. Seun Bi ikut – ikutan untuk mengusirnya namun Woo Hyun malah memanggil Seul Bi lalu membawanya keluar.




“Apa itu benar-benar kau yang melakukannya?” Seul Bi diam. “Aku bertanya apa itu kau?”

“aku merasa bahwa itu tidak adil untuk mu. Wanita itu adalah orang jahat.”

“Kau lebih buruk. Kau lebih buruk karena kau hanya mengganggu dan menyebabkan kerusuhan.”

Woo Hyun menyeret Seul Bi ke taman. Dia menyuruh Seul Bi untuk pergi. Seul Bi memohon karena hanya Woo Hyun lah yang ia kenal di dunia ini. Woo Hyun seolah menutup mata. Kalau memang akan tersesat ya tersesat lah. Woo Hyun meninggalkan Seul Bi yang terdiam mendengar ucapan Woo Hyun.


Sekembalinya. Woo Hyun membuang baju hitam milik Seul Bi ke tong sampah.


Seul Bi berjalan – jalan, dia tersenyum bahagia melihat sebuah buku yang mirip seperti kitabnya. Catatan hitam itu.


Seul Bi pun menuju ke perputakaan, tapi karena tak terbiasa dengan kehidupan di bumi, dia kembali berbuat rusuh. Saat mengambil buku – buku disana, ia bukannya mengembalikan kembali tapi malah menjatuhkannya seenak hati.



Sedangkan Woo Hyun mecoba mengalihkan perhatiannya dengan memainkan gundam, ia mencoba merangkai gundam tapi tak bisa fokus. Akhirnya dia memutuskan pergi dengan mengendarai sepeda motornya dengan kencang.


Seul Bi mencari ke pembuangan sampah, dan tak ada pula. Dia merasa kalau ucapan Sunbaenya memang benar. Mempercayai manusia memang ga baik.

Mata Seul Bi terbelalak melihat boneka usang yang sudah kotor dan jelek. Ia memungut boneka tersebut. “Kau mirip denganku.”




Seul Bi berteduh di depan sebuah toko ketika hujan turun, ketika ia menoleh ada seorang pria yang tengah menyeruput mie dengan nikmatnya. Pria itu, Sung Yeol memakannya dengan lahap sedangkan Seul Bi memperhatikannya.

Sung Yeol melihat Seul Bi yang sedang menontonnya makan, dia mencoba mengabaikan. Tapi saat ia menoleh lagi, Seul Bi masih menatapnya. Sung Yeol risih hingga ia pergi.




Seul Bi terpekur di depan toko, sangat tidak adil untuknya ketika ia menolong Woo Hyun tapi Woo Hyun malah menganggapnya sebagai musuh.

PRIA JAHATT!!” kesal Seul BI.

Sung Yeol yang baru keluar toko mendengar teriakan Seul Bi, dia menatapnya bingung.
“Bukan kau. Ada pria lain yang jahat.” Jelasnya.




Seul Bi berlari ke arah Sung Yeol lalu berteduh di depannya yang sedang menggunakan payung. Sung Yeol menggeser payungnya ke kiri. Seul Bi mengkutinya dengan girang. Sung Yeol menggeser ke kanan, Seul Bi lagi – lagi ikut bergeser.

Sung Yeol menarik baju Seul Bi lalu meninggalkannya.

“kau sama seperti Shin Woo Hyun.” Kesal Seul Bi.



Sejurus kemudian, Sung Yeol berbalik dan memberikan payung miliknya. Seul Bi menerimanya dengan senang hati.

“aku menarik ucapanku kalau kau seperti Woo Hyun.”





Seul Bi berjalan dengan sedih. Dia tak memiliki tempat tinggal, tak ada catatan hitam. Dia hanya ingin kembali.

Seul Bi melihat ada mobil yang berlari kencang ke arahnya. Dia menatapnya dengan mantap. “Aku ingin kembali.”

Seul Bi berjalan ke tengah jalan dan menunggu truk tersebut menghantam tubuhnya.
*********

Siapa malaikat penolong Seul Bi? Woo Hyun, Sung Yeol apa si Sunbae.
Note : drama ini tanya seminggu sekali. Kalian harus menunggu episode 2 yang tayang tanggal 18 Juli 2014. Selamat menanti^^

14 Responses to "Sinopsis High School: Love On Episode 1-3 "

  1. Hem, harus sabar menanti deh
    18 juli masih lama ya...

    ReplyDelete
  2. 18 Juli? masih lama:(
    semangat terus Puji buat sinopsisnya ^^

    ReplyDelete
  3. -_-" lama bingits.
    semangat yah kak puji nulis sinopnya ^^
    Fighting ^^

    ReplyDelete
  4. Drama'y bagus... tapi tayang'y lama.?
    huffff harus sabar nunggu


    Fighting Puji

    ReplyDelete
  5. uwah,, knp juga kalo drama bgus pasti seminggu sekali. :( jadi ingat jamannya reply 1997,,
    hrs sbr nunggu ne dramatiap minggunya,, SEMANGAT ^^
    chingu,, bleh teu link download ne drama gc??
    ,,yanz,,

    ReplyDelete
  6. Wahh penasaran!!! Cepetan Đ̤̥̬̈̊ɪ̤̥̬̇̈̊ update yaa :) S̤̥̈̊є̲̣̥є̲̣̣̣̥♍ªªªηGªª†̥†̥̥ !!

    ReplyDelete
  7. drama nya udh keluar. cari aja di Viki
    episode 1-2

    ReplyDelete
  8. ❤❤❤❤ this drama so much!!!

    ReplyDelete
  9. Episode 2 udh ada dek Pujii. Semangat nulis sinopsisnya. Ditunggu sangaaattt ^^

    ReplyDelete
  10. Trimakasih telah menulis sinopsis dramanya ^^
    Semangat....

    ReplyDelete
  11. Sebenernya aku udah nonton drama nya sampai episode 4. Tapi karena eng sub, jd aku baca sinopsisnya...
    Jadi makasih banget ya untuk sinopsisnya... Hehe

    ReplyDelete
  12. Ad yg tw prfil cwo yg jd sunbaeny?trims

    ReplyDelete
  13. ehm, gmn kalau pengen nnton? download atau beli CDny ?
    trims bnyak jg sdh buat sinopsisnya...

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^