Sinopsis High School: Love On Episode 1-1



*Note : Narasi Seul Bi aku miringin dan ku beri warna pink^^
***

Musim Semi – 2016 -



Suasana cukup ramai di pagi yang cerah, seorang pria berjalan dengan tergesa menaiki tangga menuju ke kampusnya. Karena tergesanya, Pria itu tak melihat ada seorang gadis yang tengah menuruni tangga. Pria itu, Shim Woo Hyun tak sengaja menabrak gadis tadi. Woo Hyun merapikan beberapa buku yang terjatuh dan segera memberikannya pada gadis yang ia tabrak.

Tanpa sepatah katapun, gadis itu meninggalkan Woo Hyun setelah menerima buku yang tadi terjatuh.

Sebuah buku masih ada yang tergeletak, tadinya buku itu luput dari pandangan Woo Hyun. Namun setelah dia menemukannya, Woo Hyun segera berlari mencari gadis tadi.



Woo Hyun mencoba mencari kesana – kemari tapi tak membuahkan hasil. Dia menatap buku berjudul To You tersebut. Tiba – tiba awan bergumul di musim semi yang cerah, entah kenapa pagi yang cerah tersebut turun hujan dengan lebatnya.

Woo Hyun pun berlari mencari tempat berteduh.





Woo Hyun menengadahkan tangannya, membiarkan titik – titik air yang turun itu menerpa tangannya. Seorang gadis berdiri tepat di samping Woo Hyun lalu membuka payungnya. Woo Hyun menoleh, tampak gadis yang tertutup payung namun pandangan Woo Hyun segera tertuju pada kalung pasangan yang dikenakan sang gadis. Woo Hyun menatap lekat kalung tersebut, dia meraih kalungnya yang bentuknya seperti kalung pasangan tersebut.

“Kau...” ucap Woo Hyun.

Namun belum sempat ada kata lain yang terucap, gadis di balik payung tersebut pergi meninggalkan Woo Hyun.

Disetiap hari kulalui, kami saling mencintai. Dan saat ini, aku melihatmu.” Narasi Woo Hyun.
***
Musim Semi – 2014 –




Woo Hyun mengendarai skuternya dengan santai, menikmati jalanan yang lengang. Di sisi lain, seorang pria tengah berjalan dengan santainya. Dia Hwang Sung Yeol yang mendengarkan musik dengan headphone yang terpasang di kedua sisi telinganya.

Seorang gadis dengan pakaian serba hitam, duduk bersantai dipuncak gedung sambil mebolak – balikkan lembar bukunya.



Woo Hyun mengendarai skuternya namun begitu terkejut ketika Sung Yeol yang mengenakan headphone melintasi jalan tanpa menengok. Woo Hyun terkejut segera mengerem dadakan, dia nyaris terjatuh.

Namun keanehan terjadi, waktu berhenti. Semua berhenti kecuali si gadis berpakaian serba hitam yang sedang duduk santai diatas gedung. Entah kekuatan magis apa yang membuat gadis itu tiba – tiba berpindah dengan cepatnya, dia sudah berdiri diantara Sung Yeol dan Woo Hyun. Dengan enteng, gadis tadi menarik tubuh Sung Yeol menepi.

Gadis misterius berpakaian hitam itu sekejap kembali menghilang, waktu pun kembali berputar.





BRRAAK. Woo Hyun terpelanting jatuh dan sayuran yang dibawanya jatuh berserakan sedangkan Sung Yeol hanya menatapnya datar. Woo Hyun bangkit, dia menjentikkan tangan menyuruh Sung Yeol memberikan bawang yang jatuh tepat di kakinya. Namun bukannya membantu, Sung Yeol malah menginjak bawang itu. Tanpa kata, dia ngeloyor pergi meninggalkan Woo Hyun yang kesal bukan kepalang.
***

Episode 1
An Undeniable Bolt Out of the Blue!




Sebuah restoran kecil tepampang sebuah pengumuman untuk pekerja paruh waktu. Di dalam, ada Shin Woo Hyun yang mengenakan helmnya didalam dapur, apa yang dia lakukan? Woo Hyun memotong bawang sambil meneteskan air mata. Ibu Woo Hyun keluar, dia bertanya apa yang terjadi. Woo Hyun menangis mendekati ibunya, ibunya menghapus air matanya. “Kau menangis hanya karena bawang?”

“Aku tak menangis.” Elak Woo Hyun seraya menengadahkan tangannya tanda meminta uang pada sang ibu. Terpaksa ibu merogoh sedikit uang untuk putranya itu. Woo Hyun menerima uang tersebut lalu pergi dengan senang.
***



Sung Yeol keluar dari sebuah toko dengan membawa semangkuk mie, seorang ahjussi menghampiri Sung Yeol. Dia bertanya apakah Sung Yeol akan terus melakukan hal itu? Ibunya tidak suka kalau Sung Yeol makan ramen.

“Ibu yang mana?”

“KEDUA! Mengapa kau tidak menyukai ibu barumu?”

“Bohong. Dia bukan style – ku.” Jawab Sung Yeol dingin.

Sebuah teriakan terdengar oleh Sung Yeol dan ahjussi tadi, Ahjussi itu bernama Hwang Woo Jin.



Woo Hyun mencoba menekan dada seorang pria tua yang tergeletak di jalan, dia mencoba melakukan pertolongan pertama dan memberikan nafas buatan untuk orang tadi. Namun tak ada perubahan, pria tua itu masih belum sadarkan diri.

Woo Jin menghampiri Woo Hyun, dia menyingkirkan para pejalan lain yang sibuk mengabadikan moment tersebut. Mereka sama sekali tak membantu, Woo Jin segera menghubungi ambulan lalu menolong Woo Hyun memberikan pertolongan pertama.




Seorang gadis misterius dengan pakaian serba hitam tiba – tiba muncul di tengah kerumunan tadi. Dia berdiri disana lalu menyuruh seseorang untuk keluar.

Yap. Nyawa dari pria yang tengah pingsan itu pun terangkat. Gadis misterius itu, Lee Seul Bi pun membuka sebuah kitab besar yang di bawanya. “Lee Yeon Dong, pria berusia 59 tahun. Meninggal pd 13 Juni.”

Yeon Dong terkejut, dia menatap tubuhnya dan bertanya apakah dia benar – benar mati?

“Ya. Semua manusia akan mati.” Jelas Seul Bi.

aku memandu manusia yg mati. Oleh manusia aku disebut malaikat.





Ambulan telah membawa tubuh Yeon Dong pergi, Woo Hyun merogoh sakunya. Woo Hyun mengumpat kesal karena dia telah telambat, sesegera mungkin Woo Hyun berlari.

Seul Bi yang sedang membimbing nyawa Yeon Dong sontak terkejut melihat Woo Hyun yang berlari kearahnya, dia mundur beberapa langkah menghindar.

Woo Jin berteriak memanggil Woo Hyun karena seragamnya tertinggal, Woo Hyun berlari kembali. Seul Bi yang terkejut, dia tak bisa lagi menghindar dari Woo Hyun. Memang Woo Hyun berhasil melewatinya namun ada sesuatu yang aneh, Seul Bi merasakan nyeri yang membuatnya meringis kesakitan.

Kami dan manusia adalah makhluk yang berbeda. Karena itulah meski hati kita serasi, namun kita tidak bisa merasakannya. Tapi setelah aku bertemu mereka, hal hal yang tidak biasa terjadi.
***





Kesibukkan pagi di sebuah SMA sudah mulai tampak. Mereka yang datang segera menaruh ponsel bututnya ke tempat pengumpulan ponsel. mereka dihebohkan dengan video Woo Hyun menolong seorang pria yang tergeletak di pinggir jalan. Para pelajar wanita semakin terpesona dengan aksi heroik Woo Hyun.

Seorang gadis cantik dengan kawannya yang agak gendut sedang membicarakan Woo Hyun juga, dan datang lagi seorang gadis yang rambutnya di gelung rapi. Dia menyerahkan uang pada gadis yang gendut dan menyuruh gadis itu mengatakan apa yang terjadi.

Gadis yang berparas cantik tak mau kalah, dia malah menumpuk dompetnya. Gadis yang rambutnya di gelung semakin tertantang, dia juga menumpuk dompetnya.

“aku dengar kau melewatkan les kemarin untuk mengikuti suami-ku.” Tanya si gadis cantik.

“Urus dirimu sendiri.”

“Pada tingkat ini, bisakah kau menjadi mahasiswa populer?” sindir si gadis cantik.



Woo Hyun sampai di kelasnya dengan kelelahan, dia duduk. Di mejanya sudah dipenuhi dengan puluhan bungkus kado yang tertumpuk disana. dan gadis yang berparas cantik serta gadis yang rambutnya di gelung segera menghampiri Woo Hyun dan memberikannya kado pula.

Woo Hyun tak menerima uluran itu, dia malah meraup hadiah yang ada di meja. Dia memberikan pada siswa lain yang belum sarapan. Jelas saja siswa pria mengerubuti dengan senangnya sedangkan para gadis malah mendengus kesal.




Keributan segera reda ketika guru mereka masuk, semua kembali ke tempat duduk mereka.

Tapi bukannya mengajar, guru itu hanya memutarkan sebuah video agar para muridnya mendengarkan tapi bapak guru malah tidur. Woo Hyun memiliki inisiatif jahil, dia mengambil ponselnya lalu memantulkan cahaya dengan kaca ponsel dan mengarahkannya pada Pak Guru.

Jelas pak guru kesal, dia melempar spidol ke arah Woo Hyun, namun dengan gesit Woo Hyun malah menangkap spidolnya. “Nice catch.” Ucap sorak Woo Hyun ceria.




Pak guru semakin geram, dia berniat menghampiri Woo Hyun namun seorang wanita datang ke kelas tersebut dengan angkuh. Dia adalah Ibu Jin Young yang menanyakan siswa bernama Shin Woo Hyun.

Woo Hyun berdiri. Ibu Jin Young menghampiri Woo Hyun, dia menatap name tag Woo Hyun untuk memastikan. Dan tanpa basa – basi, ibu Jin Young menampar Woo Hyun.

“Beraninya kau merayu putriku? Jika dia tidak bisa melanjutkan ke perguruan tinggi karena membolos kelas dan kencan, apa kau yg akan mengurus Jin Young? Orang sepertimu, hanya pantas berada bawah, sehingga dia bisa tetap di atas.” Geram Ibu Jin Young.





Pak guru meminta para siswa jangan merekam kejadian itu atau dia akan menghukum siapa saja yang membawa 2 ponsel.

Pak Guru juga kena omel ibu Jin Young, dia bertanya bagaimana bisa Pak Guru membiarkan putrinya dekat – dekat dengan Woo Hyun. “Bagaimana bisa kau sangat berani saat kau tidak tau posisimu dimana?” tanya Ibu Jin Young pada Woo Hyun.

Jin Young angkat bicara. Dia berkata kalau dirinyalah yang merayu Woo Hyun.




“Aku tidak pernah merayunya. aku juga tidak jatuh cinta.” Tegas Woo Hyun.

Ibu Jin Young mendorong tubuh Woo Hyun, kalau sampai Woo Hyun tetap merayu anaknya maka semua tak akan berakhir sampai di sini. Jin Young tak bisa menahan malu lagi dengan kelakuan menyebalkan ibunya. dia pergi meninggalkan kelas.

“Sepertinya Jin Young tidak menyerupai ibunya, melihat betapa malunya dia.” Sindir Woo Hyun. Ibu Jin Young memandang remeh Woo Hyun, dia akan memperhatikan seberapa besar kemampuan Woo Hyun. Ibu Jin Young pun berbalik pergi.


Selepas kepergian Ibu Jin Young, Woo Hyun pun disuruh untuk menghadap ke ruang kepala sekolah.

Dalam perjalanan, sesuatu membuat Woo Hyun berhenti. Dia menatap ke tangga yang menuju ke puncak gedung sekolah.
***



Di sebuah toko elektronik, Seul Bi tengah tiduran dengan santainya sambil menonton drama. Haha. Seseorang berjalan menuju ke layar dimana Seul Bi menonton drama, Seul Bi pun kesal karena pandangannya jadi tertutup. Dia berdiri mencoba melihat drama tadi.

Seorang datang menegur Seul Bi, dia bertanya kenapa Seul Bi sangat menyukai drama? Padahal drama hanya menampilkan seorang manusia sebagai objeknya.



“Sakit itu bagaimana dan bahagia itu seperti apa? Bagaimanakah perasaan cinta? Mengapa orang itu saling cinta ketika mereka tahu bahwa mereka akan putus? Mengapa orang hidup ketika mereka tahu mereka akan mati? Sepertinya aku akan sedikit tahu kalau aku menonton itu.” Jelas Seul Bi masih terfokus pada layar televisi.

Buku Sunbae Seul Bi bergetar menandakan panggilan kematian, dia bergumam kalau manusia tak akan pernah memberikan mereka waktu istirahat. Seul Bi menyuruh Sunbae untuk pergi.





Seul Bi kembali menyaksikan layar televisinya. Dia terbelalak ketika pemeran pria menarik tubuh pemeran wanita dan mengecup bibirnya. Seul bi jejingkrakan senang sekaligus malu, “Ahh. Apa yang harus aku lakukan? Apa yang harus aku lakukan?” tanya Seul Bi dengan menutup mulutnya kegirangan.

Kitab besar milik Seul Bi bergetar, Seul Bi mencoba mengabaikan dengan terus menonton drama. Tapi getaran itu tak berhenti, Seul Bi menggerutu kesal karena adegan itu adegan terpenting. Apa boleh buat, Seul Bi harus tetap melaksanakan tugasnya. Dia membuka kitabnya, terpampanglah wajah Jin Young disana.
***



Jin Young berdiri di tembok gedung sekolah dengan Seul Bi yang duduk santai memperhatikannya. Menunggu kematian Jin Young. Namun Woo Hyun datang, Seul Bi seedikit terkejut melihat kehadirannya.

Woo Hyun meminta Jin Young untuk turun namun Jin Young menolak. Dia sudah biasa disana. disana ketika malu dengan ibunya. setiap frustasi dan sedih. Dia selalu berdiri disana. Woo Hyun ikut naik ke tembok pembatas itu, dia mengulurkan tangannya pada Jin Young.

“Apa ini drama? Aku sedang sibuk.” Keluh Seul Bi.

Woo Hyun meminta Jin Young meraih tangannya karena kalau seandainya Jin Young jatuh maka dia ingin bersama – sama dengan Jin Young. Dia percaya Jin Young. Jin Young tak mau, perlahan dia mundur dengan teratur.




Awan gelap tiba – tiba bergumul di sana, petir menyambar seperti hampir hujan.

Seul bi menatap bingung melihat keadaan yang tiba – tiba berubah. Kitab Seul Bi kembali bergetar, dia penasaran dan membuka lembarannya. Entah apa yang terjadi, gambar siapa yang mati jadi bergetar – getar. Antara wajah Woo Hyun ataukah Jin Young.

Seul Bi panik karena tugasnya yang tak jelas, dia menggoncang – goncangkan kitabnya tapi tanpa sengaja kitab itu malah terjatuh.


Seul Bi sekejap mata langsung menghilang dan berpindah tempat untuk menangkap kitabnya.


Woo Hyun meraih tubuh Jin Young yang sedang lengah. Dia mendorong Jin Young kembali ke gedung namun dia malah kehilangan keseimbangan dan terjatuh.



Seul Bi yang tengah berada di mobil karena menangkap kitab jadi terkejut ketika melihat tubuh Woo Hyun akan menjatuhinya, Seul Bi tanpa sengaja mengeluarkan kekuatannya hingga ia malah menahan tubuh Woo Hyun yang akan terjatuh.

Kitab Seul Bi tergeletak di tanah, terpampanglah wajah Woo Hyun disana. namun sekarang Woo Hyun malah diselamatkan oleh Seul Bi, Kitab tadi pun akhirnya menghilang menjadi butiran yang bercahaya.

Tempat dimana Woo Hyun dan Seul Bi pun bersinar dengan terangnya.




Mobil menyuarakan alarm karena ada Woo Hyun dan Seul Bi yang tak sadarkan diri diatanya. Ibu Jin Young panik melihat mobilnya karena takut lecet.

Sedangkan Jin Young hanya melongok bingung dari atap gedung.
***



Keduanya, Woo Hyun dan Seul Bi terbaring tak sadarkan diri di rumah sakit. Woo Hyun mengerjapkan matanya dan tersadar. Dia menatap Seul Bi yang masih terpejam di ranjang sebelah.

“apa temanku baik-baik saja?” tanya Woo Hyun pada seorang suster.

“Dia hanya terkejut. Dia hanya perlu mendapatkan beberapa cairan infus lalu boleh pergi.”






Woo Hyun menatap wajah Seul Bi yang mulai mengerjapkan matanya. Seul Bi pun tersadar dengan agak aneh melihat Woo Hyun terbengong menatapnya.

“Apa kau baik – baik saja?” tanya Woo Hyun membuat Seul Bi bertanya – tanya apakah Woo Hyun bisa melihatnya. “Apa kau terluka? Apa kau baik-baik saja? Apa kau benar-benar baik-baik saja?” lanjut Woo Hyun.

Seul Bi bangkit, dia bertanya tak percaya. “Kau tak bisa melihatku kan?”

Woo Hyun merasa aneh dengan pertanyaan Seul Bi, dia berniat memegang dahi Seul Bi namun Seul Bi malah ketakutan dan menggigit tangan Woo Hyun. Dia memegangi tubuhnya sendiri dengan ketakutan. Mencoba melihat tubuhnya.


Seul Bi menapakkan kaki ke lantai untuk pergi, Woo Hyun mengekorinya. Dia teringat sesuatu dan berbalik mencari – cari catatan. Catatan hitamnya.

Seul Bi mengobrak – abrik ranjang tempat ia berbaring, Woo Hyun menyuruh Seul Bi untuk menjelaskan apa yang tengah dicarinya. Nanti dia bisa membantu. Tapi Seul Bi malah terdiam lemas.
****

KOMENTAR :

Episode pertama. Sukaa. Sebenarnya sih lebih ke aku yang suka genre fantasi. Mau di suguhi apapun kalau genrenya fantasi jadi suka. Apalagi di sini Sae Ron lucu. Dia tuh unyu bingit. Mau di buat apapun, namanya umur gak bisa boong. Dia tetep keliatan bocahnya.

Seperti biasanya, episode satu akan panjang. Kemungkinan malah jadi 3 part. Jadi ditunggu aja yah.. 



34 Responses to "Sinopsis High School: Love On Episode 1-1 "

  1. selama ini jd silent reader. jujur, udah lama jd visitor blog nya mbak.
    salam fighting ..
    Laila

    ReplyDelete
  2. Ih seru deh, d lanjutin ya puji :)

    ReplyDelete
  3. Chingu, salam kenal yo pertama kali nih ke blogmu. HSLOnya terus diupdate. Oh iya, mohon info ya klw ada HSLO INAsub, syukron before :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. cari aja di subscene.com
      disitu banyak pilihan kok, buka aja coba

      Delete
  4. Ha ha ha ,kyaknya bnyak drama drama baru yg genrwnya romcom,he he penyegaran,slth kemaren2 bnyk yg melo2,thanks puji,meski sdh bukan anak sekolahan aku ttp suka drama2 macam ini.gumawoyoooo....

    ReplyDelete
  5. Gomawo undah buat sinop ini drama, oh ya jgn lama2 ya update untuk part 2 nya

    ReplyDelete
  6. Thankyu Sinopsisnya
    Please Jangan lama-lama updatenya yah??

    ReplyDelete
  7. Sung yeol "dia bukan style ku" knp langsung ke inget kris *salahfokus
    Sii seul bi peran nya di sni mirip sceduler di 49days ,mngkin ini yg versi cwe hehehee !!

    ReplyDelete
  8. Kira kira bisa hari ini part 2 nya? Ditunggu y. Bagus bangeeetttttt

    ReplyDelete
  9. hallo aku bukan readers baru di sini,, pi ru sempat coment sekarang. mian
    akhirnya da drama yang aku pingin banget,, genre school life campur fantasi. suka ^^
    chingu,, bkal da drama fantasi baru 'the mermaid',, masih lama sih tayangnya 'september'.
    kira" bkal mau bkin sinopnya gac y??
    ,,yanz,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. mian^^ tayangnya ternyata,,
      tvN | Airing dates : 2014/08/07~Upcoming
      ,,yanz,,

      Delete
  10. Anonim : Tau aja aku lg ngebet drama ini. tapi.. banyak project ching.. aku liat posternya aja udh ngileer..
    ntar coba nyari temen deeh

    part 1-2. aku posting nnti malem ato besok pagi. aku ga jd buat 3 part.. jd 2 aja

    ReplyDelete
  11. Lucu....biar pun udh buka abg lg,tp tetep aja suka ama drama bergenre fantasi....yg nama nya hoby nton drakor susah hilang nya.....*haduh jd curcol*tepok jidat....
    ditunggu part selanjutnya ya sis^_^

    ReplyDelete
  12. Wah..... Seru seru seru........ Suka banget sama drama ini.... Semangat terus untuk sinopsisnya.....

    ReplyDelete
  13. Nice post :)
    Huaaaa kerenn
    jadi pengen cepet2 nonton

    ReplyDelete
  14. Silent rider yg mulai angkat bicara :-D,dr awal preview aja ni drama udh kereeeen,makin ga sabar nunggu episode2 slnjutnya..makasih sinopsisnya *gomawo*

    ReplyDelete
  15. Daebakkkk.....continue mb....fighting...

    ReplyDelete
  16. Huaaa seruu . Knpa zutradanya gak milih kim myungsoo aja ya -_" sbgai pemain peran woohyun

    ReplyDelete
  17. Ayo dong chingu lanjutin sinopsis nya, mau tanya tayang nya dimana? Jam berapa?

    ReplyDelete
  18. Ayo lanjut yaah kren.
    Mau tanya tayangnya kapan? Dimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. setiap jumat di KBS2 TV. jamnya kalo ga salah 20:55..

      Delete
  19. sekadar pembenaran, itu bukan ibu Woohyun, tapi neneknya Woohyun

    ReplyDelete
  20. Udah tau drama nya tapi baru pertama kali ini baca sinopsisnya seruu juga

    ReplyDelete
  21. keren filmnya jadi pengen nonton drama ini ..
    thanks ya chingu buat sinopsisnya :D

    ReplyDelete
  22. suka banget sama drama ini, apalagi sama song yeol :*

    ReplyDelete
  23. sae ron umurnya masih muda banget, dia beruntung banget bisa main drama sama bang woohyun :'D

    ReplyDelete
  24. Baru sekarang nyadar klw Drama 1 ini keren banget...makasih sinopsinya min... :D hehe

    ReplyDelete
  25. It's my new hobby now watching this drama series

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^