Sinopsis Gap Dong Episode 18-2


Hakim meminta Do Hyuk untuk kembali duduk, namun ucapan itu tak di gubris. Ia malah mendorong meja tempatnya bersaksi. Semua orang ketakutan menatap wajah mengerikan yang di tunjukkan oleh Do Hyuk. Jaksa Park sekali lagi meminta Do Hyuk untuk duduk namun dia malah membentaknya, dia sudah mengaku sebagai Gap Dong, kan. Kau tuli atau bodoh?

Do Hyuk berjalan kesana – kemari sambil mengumbar tawa layaknya orang gila. Dia mencari – cari keberadaan Kim Jae Hee. Semua orang yang disana pun sekarang gaduh. Oh Maria berniat menampakkan dirinya pada Do Hyuk namun di tahan oleh Moo Yeom.

Ha Moo yeom berjalan menghampiri Do Hyuk.



Do Hyuk bertanya siapa Moo Yeom? Moo Yeom menjawab dengan santai kalau dia adalah temannya. Do Hyuk menunjukkan emosi yang begitu berlebihan berkata kalau Moo Yeom adalah penguntit Cha.

Moo Yeom berterimakasih pada Do Hyuk yang telah menampakkan wajah Gap Dong. Dia khawatir kalau sampai Do Hyuk berpura – pura seperti itu sampai akhir. Do Hyuk bertanya apakah Moo Yeom punya bukti? Apakah punya keyakinan? Bagaimana kau bisa menangkap Aku? Kau adalah bawahan! Kau tidak akan pernah bisa menangkapku.

“Kenapa?” tanya Moo Yeom penuh ketenangan.

Karena Cha adalah bonekanya. Dia akan menghancurkan bukti jika dia ingin. Akan mengacaukan penyelidikan kalau ia perintah.

Namun sepersekian detik kemudian wajah marah Do Hyuk melunak. Perlahan wajahnya kembali seperti biasa. Dia celingukan kesana kemari ketika mengingat Cha akan kabur. Dia mencari – carinya dengan bingung. Dimana Cha? Dimana Cha?

Moo Yeom menunggu kehadiran seseorang di ujung tangga, dia segera mencegat Cha Do Hyuk yang dikawal oleh dua orang petugas polisi. Moo Yeom menyuruh Do Hyuk agar segera melepas topengnya. Jangan menjadi pengecut. Dulu dia berlindung di balik lencana. Dan sekarang topeng?

Do Hyuk menatap Moo Yeom dengan pandangan sayu, seolah memberi kesan kalau dia tengah kelelahan dengan situasi yang ia hadapi. Tak menjawab sama sekali dan pasrah ketika petugas polisi membawanya pergi.


Ibu dan Anak yang malang. Mereka berdua sama – sama berlinang air mata mengingat nasib Sang Hoon yang sekarang semakin tak tentu. Kalau seandainya mereka tak bisa membuktikan Do Hyuk yang bersalah maka posisi Sang Hoon semakin sulit. Maria gamang, dia bingung apa yang harus ia lakukan. Ibu apa yang akan kau lakukan dengan situasi ini?

“Aku akan membunuhnya. Aku akan membunuhnya.” Ucap Young Mi penuh kebencian.

Mereka berdua sama – sama tak bisa menahan tangis dan Maria pun memeluk ibunya. Meringankan sedikit beban berat mereka.

Petugas penyelidik sekarang juga membahas topik hangat tentang kepribadian ganda mereka. Beberapa juga percaya karena nampak begitu meyakinkan.

Lee Hyeong Nyeon datang membawa berkas, dia memberitahukan kalau sebentar lagi Do Hyuk akan melakukan psikoanalisis.

Yang Chul Gon juga mengkhawatirkan posisi mereka karena masalah kepribadian ganda Do Hyuk sudah menyebar di kalangan masyarakat. Kalau memang dia berakting, sungguh menakjubkan. Ha Moo Yeom juga berfikir kalau dia bisa saja tertipu seandainya tak mengenal Do Hyuk.

“Apa yang Dr Oh katakan?” tanya Chul Gon.

Moo Yeom berkata kalau Maria mempercayainya. Tapi cukup bagus juga kalau sampai Maria percaya jadi bisa mencoba untuk memaafkan dan membuatnya jauh dari kasus ini. Chul Gon pun juga sadar betul bagaimana posisinya, tapi kalau seandainya memang Do Hyuk terbukti kepribadian ganda maka akan sangat sulit untuk mereka. Larangan perjalanan akan dicabut dan mereka tak bisa lagi mengundang Do Hyuk sebagai saksi.


Maria dan beberapa dokter lain menyaksikan jalannya psikoanalisis pada Do Hyuk. Ketika di tanya apakah Do Hyuk tak mengingat apa yang ia lakukan, Do Hyuk dengan penuh dramatisasi berkata kalau dia juga sama sekali tak menyangka ia melakukan hal tersebut.

Ma Ji Wool bersama dengan Sang Ibu menyaksikan berita yang meliput tentang Gap Dong. Do Hyuk tampak di layar kaca, repoter mewartakan dugaan kepribadian ganda yang dimiliki oleh Do Hyuk.

Ji Wool pun begumam percaya. Benar saja kalau Do Hyuk sama sekali tak tampak seperti Gap Dong. Namun Ibu Ji Wool sama sekali ga percaya. Mungkin karena efek pernah mau jadi korban kali yah, jadi dia begitu sensitif dan pergi meninggalkan berita tersebut.


Do Hyuk masih dengan psikotes’nya. Dia mendapatkan hipnotis dari salah seorang dokter. Dokter tersebut bertanya siapa nama Do Hyuk. Dengan wajah seram dan kedut di wajah yang menyertainya, dia berkata kalau dirinya adalah Gap Dong.

“Apakah kau tahu Cha Do Hyuk?”

Dengan meremehkan, Gap Dong berkata kalau dia tak melakukannya maka Do Hyuk tak akan berani dekat dengan gadis. Dia begitu menjengkelkan.

“Kemudian akankah kita berbicara tentang korban-2?”

Gap Dong mengaku kalau korban ke – dua memakai mantel merah. Mereka bertemu di halte dan ketika ia bertanya dengan korban akankah dia tak takut pada Gap Dong. Tapi dengan percaya diri si gadis mengataan kalau dia tak takur karena ada polisi di sampingnya.

“Dia memintaku untuk mengantarnya pulang. Dia tidak tahu... siapa aku. Dia menggodaku. Aku mengatakan kepadanya dengan jelas ketika aku membunuhnya. Bahwa aku Gap Dong.” Ucapnya dengan tawa yang menyeramkan.


Di Rumah Sakit Hankuk, para dokter yang ikut dalam pemeriksaan untuk kondisi kejiwaan Do Hyuk mengadakan rapat. Video kemarahan Do Hyuk di sidang kemarin menjadi salah satu acuan untuk keputusan mereka. Seorang dokter yang sudah senior menemukan kalau ada sedikitnya 6 kepribadian pada diri Do Hyuk. Dokter yang juga memeriksa Do Hyuk membeberkan sedikit penemuannya kalau Do Hyuk akan menampakkan kepribadian tersebut ketika stress.

Dokter Senior tak ingin gegabah jadi lebih dulu juga akan meminta pendapat Dr Oh yang menjadi salah satu korban. Maria juga menganggap kalau hal tersebut memang wajar bagi seorang Gap Dong, alasan kepribadian ganda memang mungkin. Jadi dia setuju saja dengan keputusan nantinya. Kemudian dia izin mohon diri dan meminta maaf karena situasi yang agak canggung ketika dia yang sebagai korban ada disana.

Maria memainkan jemarinya sembari menunggu hasil keputusan untuk Do Hyuk. Dokter yang menangani Do Hyuk keluar, Maria segera menayai hasil akhirnya bagaimana?

Dokter itu mengatakan kalau hasil pemeriksaan untuk Do Hyuk di tetapkan sebagai kepribadian ganda. Maria terdiam. Dokter tadi menyuruh Maria agar bisa melepaskan Gap Dong. Maria hanya meng – iya – kan meskipun dalam hatinya pasti tak berfikiran demikian.


Maria berjalan melewati koridor namun tiba – tiba sesuatu menghentikannya. Matanya melebar. Entah apa itu, dia memutuskan berlari untuk menuju ke ruang dimana Do Hyuk melakukan psikoanalisis. Maria segera membuka komputer dan mengulang video dimana Do Hyuk di hipnotis.

Dia memintaku untuk mengantarnya pulang. Dia tidak tahu... siapa aku. Dia menggodaku. Aku mengatakan kepadanya dengan jelas ketika aku membunuhnya. Bahwa aku Gap Dong.” Ucap Do Hyuk dalam Video.

Maria mengernyit menemukan sebuah kejanggalan. Entah apa, dia begitu terfokus saat Do Hyuk mengucapkan kalau dirinya Gap Dong. Gap Dong? Gap Dong?


Maria menghubungi Chul Gon untuk bertanya sejak kapan nama Gap Dong diciptakan. Chul Gon mengingat saat ia menangkap ayah Moo Yeom, ayah Moo Yeom lah yang menyebut Gap Dong. Jadi nama Gap Dong diciptakan setelah kasus ke – dua.

Maria terbelalak. Dia menuturkan kalau Do Hyuk mengucapkan Gap Dong pada kasus ke – dua. Berarti Do Hyuk mengucapkannya sebelum nama itu di ciptakan. Dan itu artinya, menyebut dirinya sebagai Gap Dong saat kasus ke – dua adalah dusta.

Sedangkan di gerbang rumah Do Hyuk sudah di penuhi oleh coretan kebencian dengan cat merah. Menuliskan kalau aku adalah Gap Dong asli. Tulisan tersebut memenuhi gerbang rumah dan mobil yang terparkir disana.

Do Hyuk sedang berjalan kaki. Dua orang gadis yang melewatinya terhenyak takut melihat Do Hyuk tak jauh dari mereka. Mereka berbisik ngeri melihat kehadirannya.

Do Hyuk pun menghentikan taksi. Ketika dia akan membuka pintu taksi, seorang melempari punggungnya dengan minuman Do Hyuk pun menoleh dan menyaksikan orang – orang yang berkerumun mengucapkan makian padanya.

Seperti biasa, Moo Yeom dan Chul Gon melakukan pertemuan berdua. Chul Gon menuturkan kalau Do Hyuk telah melakukan kesalahan dengan menyebut dirinya sebagai Gap Dong bahkan sebelum nama tersebut diciptakan. Moo Yeom memberitahu kalau larang untuk perjalanan telah di cabut jadi mereka harus mengubahnya dengan bukti tersebut.

Namun Chul Gon tak berkata. Dia memerintahkan untuk menjalankan rencana B.

Ryu Tae Oh berteriak marah, Diam!! Jadi apakah Cha mendapatkan hukuman mati atau tidak?

Pengacara Tae Oh tak memperjelas namun di masyarakat banyak yang menginginkan untuk melakukan hukuman mati karena kesal menatap wajah Gap Dong Do Hyuk. Kalau sampai hukuman mati tidak dilaksanankan maka semua akan beralih ke Tae Oh.

Tae Oh menggeram kesal.



Do Hyuk telah menerima hasil pemeriksaannya sebagai seorang yang menderita kepribadian ganda. Maria yang juga berdiri didepan gedung rumah sakit tak jauh dari Do Hyuk, ia menghampirinya. Maria mengungkit mengenai Do Hyuk yang mengatakan dirinya sebagai Gap Dong bahkan sebelum nama tersebut diciptakan. Do Hyuk bertingkah sok polos. Lalu meminta dengan halus pada Maria agar segera mengakhiri kecurigaannya. Semua telah berakhir. Dia juga akan pergi dalam beberapa jam.

Apa kau menikmati kemenanganmu? Aku ingin bertanya juga. Apa kau menikmati kemenanganmu?” tanya Maria dengan nada yang sama dengan Do Hyuk ucapkan beberapa waktu lampau.

Do Hyuk memintanya berhenti. 20 tahun bukanlah waktu yang sebentar. Apa kau tak lelah? Maria jelas merasa lelah. Makanya dia hanya ingin hukuman.

“Kau... mengambil keuntungan dari hati manusia yang lemah dan ingin mengampuni orang yang tidak bisa dimaafkan.”

Do Hyuk berkata kalau dirinya sama sekali tak suka dengan pengampunan seperti itu. Dia menyeringai seraya berjalan pergi. Namun Maria kembali mengatakan kalau mereka akan menentukan siapa yang mati duluan. Dirinya. Atau Cha Do Hyuk. Ketika kau ditikam dari belakang di jalan dan aku akan berdiri disana. Ancam Maria yang hanya ditanggapi dengan senyum meremehkan.


Moo Yeom melihat Do Hyuk yang berlalu melewatinya, Moo Yeom berniat membuntuti namun sebuah pesan masuk menghentikannya. Pesan Tae Oh yang memuji kehebatan Gap Dong dalam menipu seluruh negeri. Moo Yeom yang sedang terburu – buru meminta Tae Oh jangan bermain, dia tak ingin bermain dengan anjing pemburu yang malas.

Aku ingin menjadi anjing pemburu lagi. Apakah kau tahu apa psikopat paling takut?” balas Tae Oh. Moo Yeom pun teringat saat mereka bermain chicken race dan Tae Oh memutar kemudi karena begitu ketakutan dengan jurang dihadapannya.

Kau melihatnya di chicken race. Itulah satu-satunya cara untuk menangkapnya. Hidupmu sendiri sangat berharga.” Balas Tae Oh lagi. Moo Yeom bergumam kalau itu adalah cara satu – satunya.


Do Hyuk menuju ke bandara untuk melakukan perjalanan namun petugas menolak pasportnya karena ada pelarangan. Do Hyuk terkejut karena dia telah menerima diagnosis dari kepolisian Iltan. Dia pun menyuruh petugas tersebut untuk menghubungi Kepolisian Iltan. Petugas seolah malas lalu memberikan identitas Do Hyuk. Dia tidak tahu mungkin juga karena ijin dikeluarkan kembali jadi Do Hyuk tak bisa melakukan perjalanan.

Selepas kepergian Do Hyuk, Moo Yeom muncul lalu mengucapkan terimakasih atas kerja sama si petugas.


Do Hyuk memutuskan untuk menghubungi Young Ae untuk mendapatkan penjelasan. Kenapa dia tak masih ada pelarangan. Young Ae juga kurang tahu, dia akan mencari informasi. Young Ae kemudian menoleh, ternyata dia bersama rekan yang lain. Dia menatap meminta persetujuan, mereka pun mengangguk.

“Tapi bagaimana aku harus memberitahumu? Telfonmu akan di sadap?” tanya Young Ae. Membuat Do Hyuk di seberang telefon pun berfikir.


Moo Yeom tengah memantau posisi Ma Ji Wool. Ji Wool tengah dalam perjalanan dan ia menerima panggilan dari Moo Yeom. Moo Yeom bertanya apakah Ji Woo akan menemui Tae Oh. Ji Wool membenarkan. Dia kemudia menggoda Moo Yeom, apa kau cemburu?

Moo Yeom diam tak merespon. Ini membuat Ji Wool tahu kalau Moo Yeom tengah serius. Dia tanya kenapa Moo Yeom menelfon. Moo Yeom berkata kalau memang Ji Wool berubah pikiran maka semuanya belum terlambat. Ji Wool berubah serius, dia sama sekali tak akan merubah keputusannya. Dia mengucapkannya dengan penuh kemantapan.

Do Hyuk sudah membereskan beberapa perlengkapan miliknya. Dia meyakinkan putrinya kalau dia akan segera bisa pergi. Dia pun menenangkan. Sedangkan istri dan anaknya tampak mengkhawatirkan Do Hyuk.


Do Hyuk membuka laptop miliknya setelah dinyalakan, tampilan awal laptop Do Hyuk di penuhi dengan tema pancing memancing.

Ponsel Do Hyuk berdering menerima panggilan dari Moo Yeom, Moo Yeom bertanya mengenai Do Hyuk yang meminta Young Ae mencabut larangan perjalanan. Bukankah mereka memutuskan untuk mengakhiri masalah lebih dulu?


Tae Oh mengirim pesan chat pada Do Hyuk untuk mengucapkan selamat atas keberhasilannya bebas dari hukum. Do Hyuk membalasnya dengan mengucapkan terimakasih. Tae Oh menuntut penjelasan Do Hyuk tentang apa yang telah ia janjikan, atau kalau tidak ia akan membocorkan rahasia Do Hyuk. Do Hyuk berkata kalau tak ada rahasia menarik dibalik foto menara eiffel. Itu hanya lelucon seperti Zodiak Pembunuh. Tapi bukan itu yang Tae Oh ingin tahu, dia penasaran bagaimana dia bisa mendapatkan kehidupan yang ia harapakan.

Maukah kau memberitahuku ketika Aku dihukum mati? Itu mudah untukmu dibelakang lencanamu. Tapi Aku berbeda. Tapi juga ada bukti. Jika kau menunda lebih lama lagi, Aku tidak akan bekerja sama.” Tae Oh mulai gusar karena pesan yang ia kirim begitu banyak namun tak mendapatkan balasan.


Disisi lain, Do Hyuk juga memikirkan ancaman Maria yang akan menusuknya dari belakang.

Bukankah kau menyelesaikan segalanya denganku sebelum kau pergi? Akulah yang membutuhkannya, jadi Aku akan bekerja sama. Tuan Ha akan mencoba untuk menyelesaikan segalanya hari ini. Haruskah aku memberitahumu bagaimana aku akan bebas? Kau punya Kepribadian ganda. Kau tidak akan disalahkan karena membunuh siapa pun di belakang nama Gap Dong. Kau akan dipandang sebagai Mental Cacat. Jika kau tidak bekerja sama, Aku akan pergi ke Tuan Ha.” Pesan Tae Oh panjang lebar karena tak memperoleh pesan balasan

Kemudian Do Hyuk akhirnya membalas. Dia menyuruh Tae Oh untuk melakukan apapun yang ia inginkan sebelum di eksekusi. Penyelesaian. Batu Gunting Kertas.


Tae Oh mengingat percakapan mereka ketika ia masih di penjara. Do Hyuk menyuruh Tae Oh untuk melakukan Batu Gunting Kertas. Tae Oh bertanya dengan antusias seolah dia berhasil menemukan sebuah jawaban yang ia cari dari dulu, apakah itu untuk menentukan urutan kematian?

Tae Oh kembali mengirim pesan, bagaimana dengan polisi?

“Jika pria tertangkap di pesawat untuk melakukan kejahatan ke -7 membunuh orang lagi di depan semua orang.” Balas Do Hyuk penuh teka – teki.



Moo Yeom melapor pada Chul Gon kalau hari ini adalah hari dimana kasus ke – sembilan terjadi. Maka dia akan melakukan penangkapan dua Gap Dong sekaligus. Dia meminta izin pada Chul Gon karena dia yakin kalau Do Hyuk juga memikirkan hal sama yaitu untuk menangkap dirinya dan Dr Oh.

Chul Gon tersenyum. Ini akan menjadi operasi terakhirnya sebagai harimau seram. Ucap Chul Gon.


Tae Oh kembali berucap kalau Do Hyuk benar – benar tuhannya. Pahlawannya. Tanpa banyak kata, Do Hyuk membalas. Go!

Tepat saat berakhirnya perbincangan antar dua Gap Dong tersebut, Ma Ji Wool datang menemui Tae Oh.

Maria tengah dalam perjalanan, ingatannya masih tertuju pada ucapan Do Hyuk yang mengatakan kalau dia tak butuh pengampunan yang begituan.

Ponsel Maria berdering, panggilan dari Chul Gon.

Chul Gon dan Maria pun bertemu. Chul Gon memberitahukan pada Maria tentang rencana Moo Yeom yang akan menjebak Do Hyuk. Karena akan berbahaya, maka ia ditugaskan untuk menjaga Ji Wool dan Maria. Maria terdiam hingga ia mengingat Ji Wool.

“Lalu dimana Ji Wool? Dimana dia sekarang?” tanya Maria.




Seorang yang di khawatirkan, Ma Ji Wool tengah menggambar dengan tenang bersama dengan Tae Oh. Dan Tae Oh pun memandangnya dengan penuh kebimbangan.

Ji Wool mengajarkan Tae Oh untuk meniup balon seperti yang ia lakukan ketika Tae Oh sedang memiliki pikiran buruk. Tae Oh mencoba apa yang Ji Wool ajarkan. Dia meniup dengan penuh kekesalan. Nafas yang memburu membuat ia dengan segera meniup balon tersebut. Ji Wool berkata kalau Tae Oh telah meniup balon tersebut maka nantinya Tae Oh akan lebih tenang.

Tae Oh terdiam. Kemudian ia bertanya pada Ji Wool untuk mengajaknya keluar.

Tampaklah, alat pelacak yang sebelumnya dipasang pada tubuh Tae Oh telah tertinggal diatas meja.

Gil, Hyeong Nyeon dan Young Ae masih mengawasi keberadaan keduanya lewat monitor. Sepertinya meskipun Tae Oh melepas alat pelacak yang ia miliki tapi Ji Wool membawanya atau dari ponsel Ji Wool.



Ji Wool masih asik menggambar komik miliknya, sedangkan Tae Oh tengah mencukur rambut. Ji Wool teringat bercakapannya dengan Moo Yeom.

[FLASHBACK]


Ji Wool bertanya apakah masih ada kesempatan? Moo Yeom menjawab kalau dia telah memberikan Ryu Tae Oh sebuah kesempatan. Bukan itu maksud Ji Wool, bukan untuk Ryu Tae Oh tapi dirinya. Kalau sampai Ryu Tae Oh melakukan kejahatan ke – 9 padanya. Moo Yeom pasti tak akan membiarkan hal tersebut.

“Kalau itu terjadi.. Jadi Aku bisa memeriksa apakah dia bisa berubah atau tidak. Beri aku waktu untuk mengetahui apakah dia benar benar monster.” pinta Ji Wool.

Moo Yeom menolak karena sangat berbahaya. Tapi Ji Wool masih pada keyakinannya. Dia tak mau terus terseret pada kepercayaanya pada Tae Oh. Dia berjanji.

Moo Yeom meminta Ji Wool menunjukkan KTP’nya. Ji Wool pun menyodorkan KTP yang ia ambil dari dompet.

Moo Yeom memuji foto Ji Wool yang cantik. Dia pun kemudian meminta Ji Wool untuk mempertanggung jawabkan pilihannya.
[FLASHBACK END]


Ji Wool menunggu dengan sabar, menanti rambut Tae Oh di pangkas.

Yeap. Selesai. Rambut Tae Oh telah terpotong rapi dan ini membuatnya tampak lebih tampan. Serius. Ji Wool pun juga berfikiran sama dengan Puji, dia mengelus sekilas rambut Tae Oh dan memujinya. Bagus.

Tae Oh berniat membalas Ji Wool lalu membelai rambutnya namun dengan sigap Ji Wool menampik tangan Tae Oh. Meskipun berani, tapi sepertinya Ji Wool juga memiliki rasa takut juga hingga ia bertindak begitu sigap. Ji Wool menatap tangan Tae Oh, tampak sebuah rasa bersalah di rautnya.

“Tapi kenapa kau memotong rambutmu?” tanya Ji Wool melenyapkan kecanggungan.

Tae Oh mengatakan kalau hari ini adalag hari penting.  Ji Wool tak mengerti dengan maksud hari penting. Tae Oh tak mau membahas lebih, dia mengajak Ji Wool pergi untuk berlatih.

“Berlatih?” tanya Ji Wool.


Mereka berdua pergi ke sebuah tempat yang masih begitu asri. Ji Wool bermain membuat gundukan dari batu, sedangkan Tae Oh membawa seikat bunga yang ia kumpulkan sendiri lalu memberikannya pada Ji Wool.

“Kau bilang memberikan bunga membuat keduanya bahagia. Latihan.” Ucap Tae Oh. Ji Wool pun perlahan menerima bunga tersebut.


Ji Wool menggambar bunga yang Tae Oh berikan padanya dengan telaten. Sedang Tae Oh memandangnya dalam. Raut sedih. Bimbang. Ragu. Apa yang akan ia pilih nantinya?

Tae Oh bertanya apakah Ji Wool yakin ia bisa berubah. Ji Wool tampak ragu, yah. Mungkin.

“yah. Mungkin.” Ulang Tae Oh dan sedetik kemudian wajah yang tadinya ragu tiba – tiba berubah mantap. Pilihan apa yang akan ia ambil?

Chul Gon menunjuk dua tempat yang akan mereka lakukan operasi. Pusat Olahraga Angel. Arboretum Wangneung. Semua pun bersiap.

Do Hyuk berada dalam perjalanan menuju ke sebuah tempat. Dia menunjukkan seringai yang mengerikan. Dalam hatinya ia berkata kalau ia akan melenyapkan jack and jill. Kim Jae Hee dan Ha Moo Yeom.

“Hari ini kita akan menangkap dua monster, Gap Dong asli dan peniru itu. Gap Dong yang asli akan ditangkap Ha dan yang palsunya akan ditangkap Kim. Ha yang bertanggung jawab atas Tim 1 dan aku yang akan bertanggung jawab atas tim 2.” Ucap Chul Gon memberikan arahan.

Ryu Tae Oh dan Ma Ji Wool masih berjalan – jalan di Wangneung.


Do Hyuk sampai ke Pusat Olahraga dengan diikuti Moo Yeom.

Young Ae tengah berenang. Setelah menepi, Do Hyuk bertanya dimana Moo Yeom karena dia tahu kalau Young Ae bersama Moo Yeom. Moo Yeom pun segera menampakkan diri. Memang.

Tae Oh menatap Ji Wool yang bermain di kejauhan. Tampak raut yang begitu enggan. Entah dia tampak berat hati untuk menjalankan kasus ke – 9.

Diapun mengetikkan sebuah pesan. Do Hyuk telah menyuruhnya untuk melakukan kasus ke – 9. Dia melemparkan racun untuk seorang pria gila. Apa yang harus Aku lakukan?

Maria tengah bersama dengan Chul Gon, ia mendapatkan sebuah pesarn dari Tae Oh.

“Kau tidak mau datang untuk melihat Ji Wool? Aku dengan dia sekarang ...”

Maria menatap Chul Gon meminta persetujuan, Chul Gon pun mengangguk.

Tae Oh meniup balon seperti apa yang Ji Wool katakan. Mungkinkah dia tengah menahan rasa ingin membunuhnya? Dimana Ji Wool?


Moo Yeom memberi isyarat pada Young Ae untuk pergi. Young Ae segera mematuhinya, tampaklah ketika Young Ae mengambil handuk ada sepucuk pistol tersembunyi dibaliknya.

Do Hyuk tahu kalau Moo Yeom melakukan semua itu untuk menjebaknya. Namun Moo Yeom segera mengingatkan Do Hyuk, kalau dia bisa saja membunuh Moo Yeom sebagai kepribadian Gandanya. Apa Ryu Tae Oh tak mengatakan itu?


Tubuh Ji Wool telah di ikat di pohon besar. Dia tak bisa menahan rasa takutnya dan terus menangis. Ketika di menatap lurus, tampaklah Tae Oh yang tengah meniup balonnya.





Moo Yeom menyuruh Do Hyuk untuk menampakkan wajah Gap Dongnya. Do Hyuk siaga, dia melirik ke beberapa CCTV yang terpasang disana. Dia pun segera mengusap wajahnya dengan frustasi, kemudian tampaklah wajah menakutkan Gap Dong.

Moo Yeom bersiap mengeluarkan pistol di sakunya. Namun dengan cepat Do Hyuk mendorong tubuh Moo Yeom dan merebut pistol tersebut.

Skip. Scene berpindah menampakkan gedung olahraga tersebut. DDOOOR!!


Ji Wool semakin terisak menatap Tae Oh. Tae pun menghentikan tiupan balonnya. Dia menatap Ji Wool dengan dingin tak lagi dengan pandangan bimbang seperti sebelumnya.

KOMENTAR :
Aku kira, Moo Yeom sengaja deh buat menampakkan pistolnya. Dia sengaja memancing Do Hyuk. Kan mereka juga udah punya bukti kalau Do Hyuk gak berkepribadian ganda kan?

Tebak – tebakan aja deh. Tinggal 2 episode ini.

1.       Siapa yang meninggal? Tae Oh? Ji Wool? Moo Yeom? Maria? Chul Gon? Do Hyuk? Atau bahkan Young Ae?
2.       Suara pistol siapa itu? Do Hyuk? Young Ae? Atau malah suara balon meletusnya Tae Oh :D?
3.       Siapa yang akan di penjara? Do Hyuk? Sang Hoon? Tae Oh?


2 Responses to " Sinopsis Gap Dong Episode 18-2 "

  1. ga sabar untuk episode 19...
    makin seru nih cerita, kira" siapa yang tertembak ya?
    semangat untuk mba ayu dan mba puji

    ReplyDelete
  2. Lg seru² nya kok kontinyuuuuuuu...haaaddeewwwww.....tenkyu mbak puji

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^