Sinopsis Gap Dong Episode 18-1



Yang Chul Gon mengingatkan Moo Yeom untuk berhenti seperti apa yang pernah ia katakan. Ha Moo Yeom dengan penuh keyakinan berkata kalau dia tak akan kehilangan apapun dan siapapun. Chul Gon ingin memegang kata – katanya jadi dia ingin Moo Yeom menutup lubang untuk Cha Do Hyuk.

“Atau kita menguburnya...” ucap Moo Yeom penuh kebencian.

Chul Gon mengerti posisi Do Hyuk sebagai seorang monster yang terjebak. Dia bisa saja melakukan apapun jadi mereka harus tepat dalam menentukan waktunya.


Moo Yeom bersama Lee Hyeong Nyeon dan Young Ae mendengarkan rekaman sadapan percakapan Ryu Tae Oh dengan Do Hyuk.



Tae Oh bertanya pada Do Hyuk apakah dia benar – benar akan memberikan ia kebebasan. Do Hyuk membenarkan. Dengan khawatir Tae Oh bertanya apa yang harus ia lakukan karena sekarang ia mulai berfikir untuk berada di pihak Ha Moo Yeom.

Do Hyuk merasa kalau dia memberitahunya sekarang pun tak akan berguna, jadi dia meminta Tae Oh untuk menunggu.



Petugas penyelidikan kasus Iltan sedang mengadakan rapat dan Ketua Yang Chul Gon lah yang memimpin rapat tersebut. Dia menunjuk bukti rekaman Choi Mi Ja. Bagi seorang pria melupakan cinta pertama adalah hal yang sulit tapi psikopat malah membunuhnya.

Chul Gon memerintahkan agar semua petugas mencari keterkaitan antara Cha Do Hyuk dengan kasus pertama dan mencari bukti sekecil apapun itu.


“Ya Pak!” ucap petugas seraya membubarkan diri.

Namun ada dua orang petugas yang enggan melakukan tugas tersebut. Gil menghampiri dan mengingatkan agar mereka mencari bukti kalau tidak maka mereka akan di curigai sebagai kaki tangan Gap Dong.
Kedua petugas itu bukannya langsung bergerak malah menatap Gil sebal.


Seorang petugas mengirimi Do Hyuk pesan dukungan, dia sama sekali tak mempercayai dengan tuduhan pada Do Hyuk yang hanya sebuah esalahpahaman. Bisakah mereka bertemu?

“Kadang-kadang apa yang kau lihat bukanlah kebenaran. Terima kasih karena kau sudah mempercayaiku.” Balas Do Hyuk.

Ponsel Do Hyuk kembali berdering menerima panggilan dari Moo Yeom yang mengajak untuk bertemu. Do Hyuk jelas menolak dan meminta Moo Yeom menghentikannya, dia sudah lelah.

“kau lebih baik keluar. Karena 2 Gap Dong bertemu.” Do Hyuk pun mengernyit mendengar ucapan Moo Yeom.


Moo Yeom mempertemukan Tae Oh dan Do Hyuk. Keduanya sama – sama terdiam. Moo Yeom tanya apakah mereka sekarang sedang dalam pertempuran? Mereka bukan dalam posisi dimana harus dilema karena di penjarakan. Kasus yang menimpa mereka seperti monopoli. Kalau salah satu mendapat hukuman lebih besar maka yang lain akan menurun.

Tae Oh buka mulut. Kalau memang begitu ia ingin bertanya. Tae Oh menatap Do Hyuk lalu meminta maaf karena ia juga ingin hidup. Moo Yeom membenarkan sikap Tae Oh karena psikopat bertahan hidup dengan saling mengkhianati.



Posisi Tae Oh sekarang lebih kritis dibandingkan dengan Do Hyuk karena dimana ada bukti untuk menghukum matinya sedangkan untuk Do Hyuk tak ada bukti. Kalau memang Do Hyuk ingin membantu maka Tae Oh meminta ia meminta mengatakan caranya sekarang.

“Ryu Tae Oh. Aku tidak tahu Kenapa kamu berpikir kamu dapat mengontrolku.” Ucap Do Hyuk.

Tae Oh sekarang lebih memilik untuk menjadi anjing pemburu bagi Moo Yeom kecuali Do Hyuk membantunya sekarang.



Moo Yeom membentak Tae Oh. Bagaimana bisa begitu? Bahkan sekarang Do Hyuk tak memiliki kebebasan tapi Tae Oh meminta bantuan padanya. Suruh saja dia mengurusi diri sendiri.

“Jadi bantu aku melarikan diri dari hukuman mati. Sisi siapa yang harus Aku ambil?” Tae Oh melirik kedua lawan bicaranya bergantian.

Moo Yeom geram. Dia berjanji akan membuat Do Hyuk mengungkapkan kejahatannya sendiri. Sedang Do Hyuk meminta Tae Oh untuk berfikir cerdik. Kalau memang keputusan untuk Tae Oh di tetapkan, hukuman mati maupun penjara seumur hidup itu sama di korea. Do Hyuk yakin kalau mereka tak akan menghukum mati Tae Oh.

“Apa cara yang brutal membujuk dia.” Sindir Moo Yeom pada Do Hyuk.


Tae Oh tak ingin salah langkah maka dia akan mendiskusikan dulu dengan kuasa hukumnya. Kalau nanti Do Hyuk mengaku di persidangan Dr. Han dan mendapatkan hukuman mati. Maka publik akan kasihan padanya. Tae Oh pasti mendapatkan keuntungan, dia lebih memilih kebebasan.

Nafas Moo Yeom memburu lalu menatap marah pada Do Hyuk.



Oh Maria menggenggam peluit pemberian Moo Yeom dengan gusar. Dia memikirkan ucapan Moo Yeom kalau antara Kim Jae Hee (maria) dan Gap Dong tidaklah mungkin bisa bersama. Dengan penuh kemantapan, Moo Yeom berkata kalau dia akan mengakhiri semuanya.



Dilain tempat, Moo Yeom pun memikirkan ucapan Maria yang menyuruhnya melakukan apapun yang Moo Yeom butuhkan. Dan Maria akan melakukan apapun yang ia inginkan. Moo Yeom terdiam memikirkan ucapan Maria.

Lee Hyeong Nyeon melapor kalau ia menemukan daftar orang hilang yang mirip dengan Choi Min Ja. Hyeong Nyeon pun memberikan dokumennya.



Petugas yang tadi ditegur oleh Gil menemui Do Hyuk, dia percaya dengan Do Hyuk karena ia merasa kalau Do Hyuk hanyalah salah satu dari korban Chul Gon yang sangat membenci Gap Dong. Chul Gon terus saja mencari korban untuk di tuduh sebagai Gap Dong. Petugas itu berkata kalau Chul Gon meminta Do Hyuk untuk datang ke pengadilan berarti tandanya Chul Gon telah yakin.

Ucapan Petugas tadi membuat Do Hyuk tersulut emosi, kalau memang dia datang dan ingin mengatakan hal tersebut lebih baik tak usah. Sekarang dia hanya dalam posisi yang tak bisa melakukan perlawanan.



Ryu Tae Oh tengah berbincang dengan Moo Yeom melalui telefon, Moo Yeom memberitahu Tae Oh kalau korban pertama adalah kenalan Do Hyuk lalu Do Hyuk meninggalkan tanda untuk menyamarkan identitas. Tae Oh menduga – duga kalau Gap Dong mulai sejak kasus ketiga kalau dilihat dari foto menara eiffel.

“Dia menjadi Gap Dong sejak kasus ke-3? Ya, mereka datang dengan nama Gap Dong setelah kasus 2 karena ayahku. Gap Dong memeras otak mulai hari ini.” Ucap Moo Yeom.



Cha Do Hyuk terkejut menerima diagnosa kalau dia mengalami kepribadian ganda. Dokter membenarkan, oleh karenanya dia harus mendapatkan pemeriksaan terlebih dulu sebelum memberikan kesaksian.

“Apakah kau pernah mendengar suara-suara orang lain?”

Do Hyuk seolah mengingat – ingat hingga kemudian dia mengaku kalau dia pernah mengalami. Ketika di kantor polisi, dia merasa kalau ada anak – anak yang bermain di luar kantor namun ketika ia mengecek ternyata tak ada orangnya.

“Apa kau pernah hilang ingatan selama percakapan? Bagaimana dengan kehidupan sehari-hari?”

Do Hyuk tidak tahu secara pasti tapi belakangan ini ia merasa kalau ia sangat sensitif. Dia bahkan pergi ke rumah saksi karena merasa kalau dirinya memang Gap Dong seperti apa yang orang lain tuduhkan padanya.



Maria yang melihat jalannya pemeriksaan Do Hyuk dengan Dokter. Dia mengingat kembali saat dimana emosi Do Hyuk tiba – tiba membuncah dan menyerangnya. Dia begitu terkejut karena wajah marah Do Hyuk yang begitu mengerikan namun sepersekian detik kemudian wajah itu melunak lalu mengucapkan maafnya pada Maria.




Dokter berfikir kalau ada sedikit kejanggalan yang ia temukan tapi ia menyuruh Do Hyuk agar jangan khawatir karena semua itu belum di konfirmasi. Mereka akan memberikan suntikan agar bisa mendapatkan hasil akurat. Tapi sebelumnya, mereka meminta persetujuan Do Hyuk terlebih dahulu karena statusnya yang masih menjadi saksi.

Kayu yang di sediakan oleh Ma Ji Wool telah penuh oleh paku – paku yang di tancapkan Tae Oh. Tae Oh menatap Ji Wool seperti orang yang merasa bersalah, dia tak mengira kalau dia akan begitu marah. Dan tak mengira kalau ia ingin membunuh seseorang.

Ji Wool tak merespon ucapan Moo Yeom, dia mengambil palu lalu melepaskan satu per-satu paku yang tertancap. Kini tinggalah potongan kayu yang penuh lubang bekas tancapan paku,
“Ini adalah bekas luka dalam hatimu.” Ujar Ji Wool menatap kayu tersebut.

Tae Oh berdiri pergi, ia merasa kalau kelas Ji Wool begitu sulit. Tapi Ji Wool malah menebak kepergian Tae Oh karena rasa malunya. Tae Oh menghentikan langkahnya.

“Manusia berbeda dari hewan karena mereka punya rasa malu. Apakah kau...” Ucap Ji Wool namun segera di potong Tae Oh yang meminta untuk menghentikan kelas mereka hari ini.



Oh Maria dengan Dokter yang merawat Do Hyuk masih terus memantaunya dari kejauhan. Do Hyuk yang membaca koran terlihat berubah sikap, awalnya dia membaca layaknya orang dengan mata normal. Namun dengan sekejap, ia merubah sikap membacanya hingga ia melihat dengan begitu dekat.

Maria bertanya apakah Do Hyuk mengetahui kalau dia mengalami kepribadian ganda. Dokter berkata jangankan dia tahu, konsep dari kepribadian ganda saja ia tak mengerti. Maria mengernyit, seolah merasakan sebuah kejanggalan.



Young Mi berusaha menyembunyikan isaknya dari Han Sang Hoon, namun percuma karena Sang Hoon kenal betul sang istri. Ia bertanya apakah Young Mi berfikir buruk. Young Mi berusaha menutupi, tapi Sang Hoon berujar kalau sebuah sumpah palsu itu cukup untuk menghukumNya.

Young Mi tak bisa lagi menahan kepedihan. Kesedihan. Hingga ia menumpahkannya di depan Sang Hoon dengan tangisan.

“Aku ibunya. Aku ibunya dan kita tahu apa yang dia lakukan. Apa yang harus Aku lakukan? Apa yang harus Aku lakukan?” tuntut Young Mi yang diiringi dengan tangisan.


Breaking News mengenai liputan langsung sidang akan ditayangkan. Ini lah pertama kalinya sebuah sidang bisa di tayang kan secara langsung karena Ketua Cha Do Hyuk dicurigai sebagai Gap Dong.

Tae Oh berdecak menyaksikan berita yang dibawakan oleh nona Hong.



Do Hyuk menghadiri sidang tersebut seorang diri, di depan gedung sudah di penuhi para wartawan dan juga para demonstran yang menuntut pengakuan mengenai Gap Dong. Mereka memakai masker dengan spanduk yang mereka junjung.

Seorang nenek membawa spanduk yang bertuliskan kalau ia ingin memaafkan Gap Dong. Namun Do Hyuk yang melihat kata Maaf  dalam spanduk tersebut hanya berdesis geli.


Semua orang duduk dengan cemas dalam ruang sidang. Mereka memiliki berbagai pikiran mungkin, kegelisahan kalau sampai seorang yang sudah mereka cari sejak bertahun – tahun silam akan bisa bebas. Mungkin kemungkinan terburuk membuat mereka tampak tegang.


Sedang disisi lain, Ryu Tae Oh memukul – mukul bola basketnya dengan penuh kemarahan. Sama halnya dengan lain, mungkin dia bermaksud menampakkan emosi sebuah kegelisahan namun bagi psikopat sepertinya hanya ada kemarahan yang bisa ia munculkan.


Masyarakat yang menyaksikan jalannya persidangan lewat layar besar yang terpampang di sebuah gedung pun juga merasa terkejut. Tak percaya menatap tampang sang Gap Dong yang daridulu belum lah tertangkap.




Persidangan dimulai dan Do Hyuk mengambil sumpahnya sebagai seorang saksi.

Seusainya, Jaksa Seo maju untuk bertanya dimana keberadaan Do Hyuk pada hari ke-empat 21 Februari 1994? Do Hyuk mengaku kalau dia tengah berada di Susung. Jaksa Seo meminta Do Hyuk untuk membuktikan kalau memang dirinya tak berada di TKP.

“kau bisa memeriksa log kerja.” Ujar Do Hyuk.

Jaksa Seo memeriksa daftar log kerja yang terdapat di dalamnya.  Jaksa Seo berkata kalau pada saat itu di Susung dan Iltan tertutup maka dengan leluasa pelaku bisa masuk kedalamnya. Do Hyuk mencoba memberikan sanggahan. Namun Jaksa Seo segera berbalik, dia memgakhiri bagiannya.


Giliran Jaksa Park yang menunjukkan sejumlah bukti sebuah laporan dari kantor polisi Susung yang ditulis dengan baik, dan laporan tersebut milik Do Hyuk. Do Hyuk membenarkan.

“Tapi...”


Entah kesaksian apa yang di berikan oleh Do Hyuk, tapi scene segera di skip ke bagian Sang Hoon.

“Apa kau mengajarkan tentang MO (modus operandi/ Modus operasi) di kelasmu?” pertanya Jaksa Seo yang segera di benarkan oleh Sang Hoon.

“Apakah saksi Cha Do Hyuk salah satu siswamu?”

Sang Hoon kembali membenarkan. Bahkan ia sangat ingat kalau di antara para siswanya hanyalah Do Hyuk yang memperoleh nilai A+.





Oh Maria menggantikan Sang Hoon, dia berlaku sebagai seorang saksi yang menjadi korban hidup dari kasus Gap Dong. Jaksa Park mulai mengorek informasi darinya dengan bertanya Apakah kriminal yang membunuh temanmu, Song dari kasus-9 di sini, di ruang sidang ini?

Maria diam terpaku menerima pertanyaan tersebut sedangkan orang – orang mulai kasak – kusuk menantikan jawaban Maria. Karena Maria yang terus terdiam membuat Jaksa Park kembali mengulang pertanyaannya, Apakah kau melihat kriminal di sini?

Maria membenarkan. Perlahan dia berbalik ketika ditanya siapa kriminal tersebut. Dengan tangan gemetaran, Maria mengumpulkan segenap keberanian dan menunjuk seorang. Siapa itu? Siapa?

Tak lain tak bukan adalah Do Hyuk yang di tunjuk oleh jemari Maria. Semua orang sekarang gaduh mendapat fakta tersebut. Kesaksian ini membuat Jaksa Park meminta pada hakim agar ia bisa kembali mengundang Do Hyuk untuk sebagai saksi sekali lagi.



Ryu Tae Oh yang tengah menyaksikan jalannya persidangan hanya tersenyum geli, Mungkin dia mendapatkan hukuman mati di depanku. Ck.



Do Hyuk kembali duduk di kursi saksi. “Apa kau mengakui kau Gap Dong?” tegas Jaksa Park.

Do Hyuk tak menjawab pertanyaan tersebut, dia masih sibuk mengusap wajahnya dengan frustasi. Dan dia pun membuka tangan yang sedari tadi menutupi wajahnya, tampak raut seram yang ia tunjukkan.

“Ya. AKULAH GAP DONG YANG ASLI.” Ungkapnya membuat seisi ruang sidang terbelalak. Mereka terkejut dengan ucapan Do Hyuk. Tak menyangka pastinya dengan pengakuan yang begitu mengejutkan.


KOMENTAR :

Baru 22 menit tapi udah aku skip buat aku posting jadi satu part. Kenapa? Mau cari pemotongan yang pas aja, biar ada efek penasarannya. Hihi. Oiya tambahan, gegara galau Baekkie udah punya cewek juga. T_T

Hmm. Agak melenceng sedikit dari sinopsis Gap Dong untuk komentar kali ini, tapi juga salah satu topik yang begitu sering dibahas dalam drama. Gap Dong? Psikopat? Apasih makna sebenarnya dari Psikopat? Mungkin dari para reader banyak yang belum paham makna sebenarnya, kalau aku sendiri sebagai orang awam yang minim pengetahuan hanya menganggap Psikopat sebagai seorang yang memiliki gangguan mental. Mendekati stress. Itusih pendapat aku. Nah jujur, aku juga pengin tambah ilmu dan pengetahuan, akhirnya aku pun mencari – cari apasih sebenarnya psikopat.

Psikopat ini secara harfiah memang berarti ganguan jiwa tapi tak bisa juga di sebut gila, namun para pengidapnya di sebut sebagai Sosiopat (seperti yang di sebutkan Moo Yeom). Sedangkan psikopat memiliki ciri seorang yang anti sosial. Sulit di duga. Pandai bersandiwara. Egoisnya luar biasa. *udahlah. Do Hyuk bangeeet.

Psikopat juga orang yang gak bisa membedakan antara hal yang di benarkan dengan hal yang dilarang. Melakukan segala sesuatu sesuka hati tanpa perduli apakah itu menggangu orang lain atau tidak. Lalu bagaimana dengan nasib Ji Wool yang berusaha ingin menyembuhkan Tae Oh?
Dari artikel yang aku cari, memang kemungkinan sangat kecil untuk bisa disembuhkan. Kecuali Ji Wool bertemu ketika Tae Oh masih kecil, kemungkinan pencegahan masih mungkin. Jadi apakah Ji Wool akan gagal dan hanya menjadi korban ke delapan? Korban penutup untuk Tae Oh? Akankah dia mati? Omegooot.


Dan satu lagi fakta yang membuatku tercengang, seorang psikopat adalah manusia yang pandai merayu. Dalam pikiranku, kenapa seorang yang gak suka bersosialisasi bisa suka merayu. Kenapa? Untuk apa coba? Tapi mungkin ini lah mungkin yang menjadi salah satu modal bagi Gap Dong untuk menyeret para korbannya masuk ke lubang kematian.

Stop. Aku akhiri saja komentar rancu yang random ini. Gak mau sotoy juga karena info Cuma dari googling. Hahaha. Sampai jumpa di part 2. Di episode terakhir juga. Dan sinopsis aku selanjutnya. Bye^^ Anyeong~~


5 Responses to "Sinopsis Gap Dong Episode 18-1 "

  1. aishh.. Bingung ama do hyuk.. Bener gk y dia Gap Dong.. kok langsung ngaku pas d persidangan..

    Pngen bgt Ji wool sama tae oh.. Smoga happy ending deh buat mereka berdua.. :D

    ReplyDelete
  2. ya penasaran part 2 nya mbaaaaaakkk pujiiiiiii....jgn lama² yaaaaa....heheheeee keep fight n healthy

    ReplyDelete
  3. makasih sinopsis ep 18 mbk puji. di tunggu part 2 nya.
    tae oh nya makin ganteng setelah potong rambut.
    kwkwkwkw..
    jd komen gak jelas. :)

    ReplyDelete
  4. Aku juga galao krn baekki T^T terlalu cpet dya go publik am pacall nya ,tp ya mw gmn lg aku jg suka am taeyeon unni hehee *sorry ga nyambung am drama nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya gapapa. aku sendiri kok yang buat topik keluar dari drama. keke.
      pacaran sih gak masalah ya chingu, cuma masih kaget aja. masih rookie loh mereka, scandalnya lagi banyak. tahun cobaan mungkin buat mereka T_T

      Delete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^