Sinopsis Gap Dong Episode 16-1




“Lupakan tentang manipulasi. Kalau kau melakukannya Gap Dong akan membeberkan manipulasinya. DNA Gap Dong sudah rusak sejak awal. Mungkinkan dia melakukannya untuk membuktikan dirinya tidak bersalah? Bagaimana kau akan mengatasinya? Dan permintaan maaf seseorang. Apakah ada yang ingin minta maaf?” ucap Cha Do Hyuk.

Ha Moo Yeom mendengar ucapan itu telihat tak menyangka. Dia menyodorkan buku milik Do Hyuk, buku ini tempat dimana surat Kim Eun Ji terselip. Kejahatan dan hukuman. Moo Yeom menyuruh Do Hyuk mengambilnya karena buku tersebut milik Do Hyuk.

Do Hyuk mengatakan kalau dia tak membutuhkannya. Moo Yeom bertanya, bukankah itu berat?
“Itulah kenapa... aku membuangnya.” Ucap Do Hyuk seraya menampakkan senyum menakutkan.


Maria menunggu diluar mobilnya dengan cemas. Dia mengirim pesan teks untuk seseorang.

Bagaimana jadinya? Aku akan memeriksa ulang jika memang diperlukan.



Ryu Tae Oh menatap hasil pemeriksaan dengan geram, Oh Maria telah memberinya hasil normal. Ini membuatnya kesal setengah mati, kalau dia normal maka dia akan menerima hukuman mati.

“Siapa yang normal? Supaya aku percaya pecundang itu adalah Gap Dong? Seseorang yang membunuh sudah tahu kalau aku tertangkap? Supaya aku menempel pada gadis yang tidak akan pernah menolongku?”
Ryu Tae Oh meremas kesal hasil tes tersebut.




Do Hyuk marah-marah ketika Gil Dan Lee Hyeong Nyeon menjemputnya dikedai. Gil menawarkan borgol pada Do Hyuk. Do Hyuk tak percaya bahkan kalaupun dia pendosa maka tetap saja illegal ketika proses hukum telah kadaluarsa. Hukum yang melarang pidana retroaktif!

“Undang-undang pembatasan kasus pembunuhan berantai di Iltan. dari tahun 1994 sampai 1996 sudah berakhir 3 tahun lalu. Tapi, kau tidak bisa mengabaikan keselamatan warga sebagai tersangka.” Jelas Moo Yeom.

Do Hyuk seolah menantang, dia berkata kalau begitu mari mereka pecahkan kasusnya.



Rapat dadakan dilaksanakan untuk membahas kasus Cha Do Hyuk. Jaksa Seo mengatakan kalau Detektif Ha telah memaparkan beberapa bukti, dia yakin kasus tersebut akan terungkap.

“Tidak bisakah kita menerapkan hukuman retroaktif?” tanya seorang anggota rapat.

Jaksa Seo menjelaskan kalau hukuman pembatasan telah di perpanjang dari 15 menjadi 25 tahun tapi hukum retroaktive tidak bisa di terapkan secara acak. Memang ada banyak juga pengecualian untuk batasan hukum tapi tak ada yang berlaku untuk Cha Do Hyuk. Dan polisi memlih untuk melakukan penyelidikan terbuka karena posisi Do Hyuk memungkinkan untuk menghilangkan barang bukti.



Kepala polisi menyuruh semuanya untuk melihat saja bagaimana proses penyelidikan karena Do Hyuk juga sudah menyetujui kurungan 48 jam.

Jaksa Park bergumam aneh, dia yakin kalau Do Hyuk percaya diri akan terbebas.



Waktu terus bergulir, dan sekarang menunjukkan pukul 12. Moo Yeom mulai menyalakan stopwatch’nya untuk menghitung mundur selama 48 jam. Do Hyuk mengingatkan Moo Yeom kalau sampai Moo Yeom tak bisa membuktikan dia bersalam maka Moo Yeom akan kembali dikira gila.

Moo Yeom tetap yakin akan kebenaranya, mungkin saja Do Hyuk sudah percaya diri karena 48 jam bukanlah hal yang sulit untuknya, bahkan Do Hyuk sudah mengalami hal tersebut selama 15 tahun.

“Kau hanya punya waktu 48 jam tersisa untuk menjadi manusia juga. Mari kita mulai aturannya. Temukan kejahatan yang lainnya dulu. DNA untuk nanti.” Ucap Moo Yeom.



Seorang penyelidik meminta persetujuan Do Hyuk untuk pengecekannya karena kasus tersebut adalah kasus yang belum terpecahkan di masa lampau. Do Hyuk hanya mengangguk tegas, sepertinya dia begitu percaya diri.

Do Hyuk pun mengalami serangkaian tes DNA.



Dalam rapat seorang polisi berkata kalau kasus tersebut jika memang Do Hyuk tak terbukti maka akan jadi pemfitnahan. Dia khawatir dengan dampaknya. Namun kepala polisi meminta mereka untuk memberikan dukungan pada penyelidikan Cha Do Hyuk. Karena sudah ada 29 bagian bukti.

“1 bukti kuat lebih baik dari 29 bukti.” Gumam Jaksa Park.



Ha Moo Yeom menunjukkan buku Do Hyuk yang bertuliskan mungkinkah ada kejahatan yang sempurna? Moo Yeom menebak kalau di hari tersebutlah Do Hyuk mulai merangkai mimpi sebuah kejahatan yang sempurna dengan pencekikan di bukit.

Do Hyuk menyangkal, dia adalah seorang polisi yang berangan untuk memberantas kejahatan yang sempurna. Dia meminta Moo Yeom jangan berfikir telalu jauh. Dia juga memberikan bukunya untuk sumbangan, Kenapa aku harus menyumbangkannya jika menyebabkan masalah?

Moo Yeom sudah menyiapkan bukti, dia memberikan catatan penjaga perpus. Disana ada catatan yang digaris bawahi, dan menujukkan kalau petugas polisilah yang menyumbangkan buku tersebut. Bukan Do Hyuk.

[FLASHBACK]


Moo Yeom berjalan dalam kegelapan malam sambil memainkan nunchuck’nya.
Ketika kau masuk rumah sakit saat aku memukulku dengan nunchucks di hari kau membunuh Lee. Aku pasti muncul saat sedang kau mengubur mayatnya. Kau menyerang saat tahu ada aku.
Do Hyuk berlari menubruk Moo Yeom namun Moo Yeom dengan sigap memukul kepala Do Hyuk dengan nunchucks yang dibawanya.
[FLASHBACK END]


Moo Yeom yakin kalau bukan karena nunchucks miliknya mungkin dia sudah mati. Ketika Do Hyuk meninggalkan Iltan dia lupa membawa bukunya dan tak berfikir kalau buku tersebut akan menjadi masalah karena Do Hyuk tak tahu ada surat Eun Ji didalamnya.


Moo Yeom menyodorkan foto korban kasus pertama.

“Apa yang telah gadis ini lakukan padamu? Choi Mi Ja. Korban kasus pertama. 1299-3 Pyeongsan-dong.”

[FLASHBACK]




Seorang pria memegang palu ditangannya dengan gemetaran, sedangkan seorang wanita terluka di kepalanya. Dia tergeletak dengan bersimbah darah. Sedangkan dua orang anak memperhatikan keduanya dengan penuh ketakutan. *Kalau memang pembunuhnya si pria, berati bukan Do Hyuk pelakunya. Tapii... entahlah

Kau tinggal di alamat yang sama pada tahun 1985. Sepertinya hubungan kalian dekat seperti saudara. Ayah dari Choi Mi Ja selalu memberi ibumu uang saku.” Ucap Moo Yeom.
[FLASHBACK END]



Moo Yeom bertanya dimana keberadaan ayah Choi Min Ja yang keberadaanya tak diketahui sampai sekarang. Do Hyuk tak tahu. Moo Yeom tak percaya, Do Hyuk seharusnya tahu karena itu menjadi kasus pertama Do Hyuk. Do Hyuk pun tersenyum, bagi Do Hyuk sudah pantas kalau dia mati karena dia sampah masyarakat.

Moo Yeom memperjelas dengan bertanya kalau Do Hyuk membunuhnya dengan alasan kalau dia sampah masyarakat? Do Hyuk mengatakan kalau dia tak membunuhnya tapi dia adalah polisi yang menangkap sampah.

“Apa Choi Mi Ja mengancammu karena membunuh ayahnya? Itulah kenapa kau mengurusnya juga?” tanya Moo Yeom dengan nada semakin meninggi.



Yang Chul Gon menanti dengan gelisah, dia tak tahan lagi dan menelfon seseorang. Dia memohon agar di berikan kesempatan sekali lagi. dia ingin mengintrogasi untuk kasus ke tujuh. Tapi sepertinya permintaan itu di tolak, Chul Gon pun menghembuskan nafas berat.

Sedangkan Han Sang Hoon tengah terfokus menatap foto-foto korban pembunuhan Gap Dong.


Kepolisian sangat sibuk memeriksa bukti-bukti. Sedangkan Hyeong Nyeon yang tengah dalam kesibukkan menerima panggilan, entah tentang apa itu tapi ini membahas mengenai kejahatan yang lain.




Rapat antar anggota polisi dilaksanakan. Gil melaporkan hasil penemuannya tentang Do Hyuk yang memiliki pasport lebih dari satu. Residensi untuk Malta.

“Malta? Kota kelahiran Maltese?” Tanya Moo Yeom.

Yeap. Do Hyuk memilikinya di tahun 1997 sebagai steve Chan. Jadi dia memiliki dua kewarganegaraan. Namanya berbeda sehingga nama Cha Do Hyuk tidak terdaftar dalam daftar imigrasi. Semua senang dengan kerja bagus Gil. Gil pun juga senang mendapat pujian rekan-rekannya, tapi masalahnya, semua itu terkomputerisasi pada tahun 2000 jadi mereka harus mencari semua itu.

Senyum cerah ceria para polisi sekarang luntur. Hahaha. Moo Yeom bertanya siapa yang akan pergi ke kantor imigrasi untuk mengeceknya? Dengan antusias, beberapa anggota mengangkat tangan menunjukkan kesediaan mereka.



Mereka semua pun dengan seksama memeriksa setiap data di kantor imigrasi. Sampai salah seorang diantaranya menemukan dokumen mengenai Do Hyuk. Do Hyuk pergi selama lima belas hari dengan pasport tersebut.

Gil pun dengan semangat memerintahkan untuk memeriksa 15 hari tersebut. Dengan bukti itu, maka mereka bisa membuat Undang-undang pembatasan ketiga akan sah.


Sisa waktu 33 jam 54 menit.

Moo Yeom bertanya kenapa Do Hyuk tidak kabur di tahun 1997? Do Hyuk seolah tak mengerti maksud Moo Yeom.



Chul Gon juga ikut menyaksikan jalannya introgasi. Sedangkan Moo Yeom menunjukkan bukti paspor milik Do Hyuk. Ini menunjukkan kesiapan Do Hyuk untuk kabur tapi kenapa mengurungkan niatnya. Apa karena sebuah kesaksian?

“Aku hanya ingin menetap di sini. Aku ragu tentang pekerjaanku setelah kasus di Iltan. Aku tidak bisa karena krisis IMF. Izin tinggalku pasti sudah kadaluarsa. Pekerjaan kami sebagai detektif seperti itu. Jika kita menangkap mereka. Kita patut memperoleh keselamatan diri. Jika tidak, Kita menanggung semua kesalahan. Aku punya krisis identitas kalau begitu.” Jelas Do Hyuk.

Moo Yeom jelas tak percaya, apa berarti Do Hyuk menyingkirkan si sampah Choi Min Ja karena mungkin untuk menutupi masalah dimasa yang akan datang. Do Hyuk bertanya, apa itu masuk akal?

“Itu tidak masuk akal. Benar kan? Bagaimana dengan kasus ke 2 sampai ke 9? Kenapa kau meninggalkan tanda?” tanya Moo Yeom



“Aku pergi ke ruman Choi Mi Ja di Pyeongsan-dong. 1-2 hari sebelum kasus kedua. Setelah melakukan penyelidikan kenalan dari korban aku mengubah pikiranku menjadi pembuhan berantai. Dia tahu sudah bersih dari tersangka kasus kedua. Bisa jadi itulah kenapa dia membutuhkan tanda?” jelas Chul Gon pada Moo Yeom.

Moo Yeom bertanya apakah karena itu orang yang dia kenal maka menggunakan tanda?



Reporter wanita yang biasa menghampiri Gil hingga membuatnya terkejut. Dia bertanya apakah namanya steve Chan?

Gil meminta Reporter itu untuk jangan meliputnya dulu karena masih dalam penyelidikan. Gil tahu dia tertarik pada berita utama. Reporter itu mengaku kalau dia memang tertarik.

Dengan nada dan ucapan yang ambigu membuat Gil menunjuk dirinya, dia mengira reporter itu tertarik padanya. Namun segera diluruskan, dia tertarik dengan kasus tersebut. Korban kasus ke-6 adalah ibunya.


Maria memeriksa jamnya dengan gelisah, sepertinya dia memikirkan batas waktu yang semakin mepet untuk kasus Do Hyuk.

Telefon Maria berdering, itu panggilan yang menanyakan mengenai hasil tes Ryu Tae Oh.



Maria membaca hasil tes Ryu Tae Oh, dia heran apa yang salah dengan hasil tes tersebut. Tae Oh dengan dingin mengatakan kalau dia tak mau lagi percaya dengan Maria. Seberapapun kerasnya ia berfikir, tetap saja tak terlintas kalau Cha Do Hyeok adalah Gap Dong. Penjahat mengenali penjahat. Do Hyuk meminta untuk melepaskannya. Dia begitu malu sebagai kepala dan ingin bekerja pada Tae Oh.

Maria kukuh kalau Do Hyuk adalah Gap Dong. Kau tidak berpikir begitu atau kau pura-pura mengabaikannya? Maria menunjukkan hasil tes Tae Oh, bagian mana yang kau masalahkan?




Tae Oh menunjuk kata statusnya yang normal. Maria berkata kalau memang Tae Oh normal.
Tae Oh jelas tak yakin dengan hasil tersebut ketika dirinya sendiri saja tak yakin kalau dia normal. Dia tak menganggap kalau Do Hyuk adalah Gap Dong. Dan sekarang Maria menganggapnya begitu berarti Maria juga tak normal. Hasil tes tak adil ketika dokternya pun memiliki permasalahan mental.

Tae Oh merobek-robek hasil tes yang menurutnya tak sah tersebut.



Tae Oh push up dibalik jeruji besi. Dia memikirkan tawaran Do Hyuk untuk kebebasan. Tae Oh bertanya kebebasan macam apa itu? Do Hyuk pun mengatakan kalau kebebasan untuk berhenti.

Dilain sisi, Tae Oh juga mengingat ucapan Maria untuk menjadi anjing pemburu untuk memburu Gap Dong.
“Anjing pemburu atau kebebasan? Apa aku punya pilihan.” Gumam Tae Oh.


Semua orang mulai kelelahan, namun segera semangat ketika salah seorang dari mereka menemukan bukti 7 hari Steve Chan. Gil tersenyum senang, tandanya mereka hanya butuh bukti 8 hari lagi.

Salah seorang mengingatkan kalau masalahnya mereka tak memiliki banyak waktu.



Sisa waktu : 24 Jam 56 Menit 56 detik
Waktu semakin mepet tapi Do Hyuk masih bisa makan dengan lahap. Merasa Moo Yeom terus memperhatikannya, Do Hyuk mengatakan kalau dia tak bisa mati kelaparan. Moo Yeom sinis menyuruhnya untuk segera menyelesaikan makan.


Gil dkk mulai kelelahan, mereka bekerja 24 jam tanpa tidur untuk mencari bukti.



Namun naasnya, Sang pelaku malah dengan asik melahap makanan yang enak. Moo Yeom mengajak Do Hyuk segera menyelesaikannya makannya karena nanti mereka akan membahas mengenai hal yang menarik. Mengenai tanda? Saat semua orang mengatakan kau adalah Gap Dong aku tidak mau mempercayainya. Sebenarnya aku tidak bisa mempercayainya.

Do Hyuk menghentikan pergerakannya, dia mulai marah. BUKAN DIA PELAKUNYA!!

Moo Yeom juga merasa kalau itu adalah hal yang buruk, sulit untuk mempercayai kalau Gap Dong adalah Do Hyuk. Teori klasik mengatakan kalau Gap Dong bisa saja seorang tetangga biasa. Sang Malaikat maut meletakkan batu pada mayat gadis-gadis. Apa Cha Do Hyuk berada pada level yang sama sebagai psikopat? Apa percaya jika kau mengaku sebagai seorang sosiopat. Karena ada ribuan sosiopat. Tapi kau berkata kau adalah psikopat pembunuh seperti Jack the Ripper atau Zodiac Killer? Kecuali karakter lain yang disebut Gap Dong hidup dalam diri Cha Do Hyuk. Ini aneh. Tapi, semua jadi jelas dengan adanya memo Kejahatan dan Hukuman dan kau menjadi orang yg kenal dengan korban kasus pertama. Bisa kau jelaskan tanda simpulmu?

Pertanyaan Moo Yeom semakin membuat Do Hyuk geram dan menatapnya dengan tajam.


Dilain sisi, Petugas penyidik semakin kehilangan tenaga dan semangat untuk mencari bukti 8 hari Steve Cha.
***
KOMENTAR :
Ya tuhan, terombang ambing deh perasaan gue. Ini mana yang bener coba, Do Hyuk VS Moo Yeom. Ok fix, mungkin pada akhirnya Do Hyuk tetap akan menjadi pelaku dari pembunuhan Eun Ji tapi apakah dia Gap Dong atau bukanlah yang jadi masalahnya.

Di bolak balikkan dengan ucapan keduanya, Do Hyuk juga pandai ngeles sih coba. Tunggu aja deh, aku tertarik dengan episode 18 nih. Tae Oh potong rambut, ngasih bunga juga ke Ji Wool. Eeiiiyy^^

Semakin seneng juga karena episode tinggal diikiiit lagi. selesai episode 16 berarti aku tinggal 18 sama 20 lagi. semangat!! pucuk!! Pucuk!! Pucuk!!

0 Response to "Sinopsis Gap Dong Episode 16-1 "

Post a Comment

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^