Sinopsis Gap Dong Episode 14-2





Ha Moo Yeom, Yang Chul Gon dan juga Han Sang Hoon kembali berdiskusi. Moo Yeom bertanya apakah Sang Hoon mengenal Kim Eun Ji. Sang Hoon sekedar mengenalnya sebagai sosok yang lemah lembut. Sedangkan Chul Gon juga mengenalnya ribuan kali lewat file yang ia baca. Chul Gon tanya sejak kapan Cha Do Hyuk di tugaskan di distrik Iltan?

Sang Hoon mulai mengira-ira.


Moo Yeom menerima panggilan dari ibu Kim Eun Ji yang terus teringat akan putrinya yang tak bisa mengungkapkan perasaannya. Dia bertanya mengenai pria yang disukai putrinya, apakah dia baik-baik saja? bisakah kau sampaikan itu untukku?

Moo Yeom terdiam mendapati permintaan ibu Eun Ji.




Maria bertanya pada Moo Yeom yang sedang menemuinya, dengan siapa dia makan malam? Moo Yeom mencoba menggoda Maria kalau dia makan malam dengan seseorang. Maria sedikit tersentak hingga Moo Yeom memperjelas kalau orang yang makan dengannya bukanlah seorang gadis melainkan ibu dari korban kasus ke 8. Dia menemuinya untuk menyampaikan sepucuk surat cinta dan ibu itu memintanya menyerahkan langsung kepada pria yang di sukai putrinya. Namun sulit bagi Moo Yeom karena pria yang disukai oleh Eun Ji adalah Do Hyeok Hyeong. Do Hyuk pasti akan terkejut karena dulu dia terlambat menikah bahkan tak mengalami cinta pertama.

“Kasus ke 8 adalah seorang polisi wanita, kan? Ngomong-ngomong, Seperti apa Kepala Cha itu?”

Moo Yeom memuji Do Hyuk sebagai polisi yang hebat. Maria sedikit berfikir dan mencoba menanyakan sebuah hal yang mengganjal dalam pikirannya, namun dia kembali mengurungkan niat.




“Kita akhirnya bisa mendapat hubungan dengan Oppanya yang ada di Philipina. Dia menulis sebuah surat untuknya saat dia masih di militer pada tahun 1995. Dia mengatakan akan mengunjunginya pada tanggal 6 Juni. Dia tampaknya menghilang sejak saat itu. Oppanya tidak mengetahui kalau dia bekerja di sebuah kafe. Dia mungkin menghilang pada 6 Juni, 1995.” Jelas Gil

Di tengah penjelasan Gil, Do Hyuk sedikit melirik pada Moo Yeom. Moo Yeom yang sadar pun balas menatapnya. Mereka tak berucap sepatah katapun, sedang dari raut Moo Yeom sepertinya dia sedikit menaruh kecurigaan pada Do Hyuk.

[FLASHBACK]



Moo Yeom kecil berjalan dalam kegelapan di jalan hutan. Dia terus memukul-mukulkan nunchuck’nya ke pohon yang ia lewati. Seorang misterius berlari menerobos melewati Moo Yeom dan menabraknya. Moo Yeom yang terkejut mengira kalau dia adalah Gap Dong dan memukul punggung orang tersebut dengan nunchucknya. Namun setelah beberapa saat dia perhatikan, Moo Yeom sadar kalau pria yang dia pukul adalah Do Hyuk.

Moo Yeom meminta maaf. Do Hyuk juga tadinya mengira kalau Moo Yeom adalah Gap Dong. Dan lagipula kenapa Moo Yeom disana, seharusnya dia belajar untuk hari peringatan Korea.
[FLASHBACK END]



Moo Yeom menatap surat cinta Eun Ji untuk Do Hyuk, sepertinya dia dilemma. Akankah dia menyerahkannya pada Do Hyuk atau tidak. Dia pun mencari amplop di lacinya. Namun tak ada, dia pun memintanya pada Hyeong Nyeon.


Moo Yeom menemui Do Hyuk di ruangannya, dia mengajaknya untuk berbicara diuar. Tadinya Do Hyuk sempat akan menolak tapi melihat Moo Yeom membawa amplop ditangannya pun membuat Do Hyuk berubah pikiran.




Moo Yeom begitu berat untuk menyampaikan misinya kali ini, Do Hyuk menyuruhnya untuk mengatakan saja. Apa mungkin juga dia mendapatkan petunjuk? Moo Yeom menjelaskan kalau di datang ke rumah ibu Eun Ji dan dia mendapatkan surat Eun Ji untuk Do Hyuk. Do Hyuk keheranan, surat?

Do Hyuk membaca surat tersebut, dengan dingin dia bertanya ini saja?

Moo Yeom bingung, seolah tak ada rasa simpati sedikit pun dari nada bicara Do Hyuk. Menyadari keanehan didirinya, Do Hyuk mengubah intonasi bicaranya menjadi sedih. Moo Yeom menerima panggilan dari Hyeong Nyeon. Do Hyuk pun memintanya untuk pergi terlebih dulu karena dia merasa sedih membaca surat milik Eun Ji.


Moo Yeom bukanlah anak kecil yang tak menyadari perubahan sikap Do Hyuk tadi. Dia memikirkan kenapa Do Hyuk yang tadinya bersikap acuh langsung bergaya sok sedih melihat surat Eun Ji. Moo Yeom pun memutuskan tak ikut dengan Hyeong Nyeon untuk mengecek DNA. Dia memintanya untuk pergi sendiri karena ada hal yang ia khawatirkan.



Do Hyuk berjalan dengan pandangan kosong keluar dari kedai makanan, dia berjalan menuju ke tempat sampah yang tak jauh dari kedai tersebut. Do Hyuk pun mengeluarkan surat yang diperolehnya dari Moo Yeom. Tanpa perasaan dan kebimbangan, dia meremas-remas dan menyobek-nyobek surat tersebut.

Tanpa ia sadari, sepasang mata memandanginya dengan perasaan tak percaya. Moo Yeom lah yang kembali menemui Do Hyuk. Dengan mulut bergetar, dia menyaksikan Do Hyuk dari kejauhan. Mungkinkah ini tonggak awal kecurigaan Moo Yeom pada Do Hyuk?


Moo Yeom melampiaskan kekesalannya di pinggir danau, dia menangis mengingat kenangannya bersama dengan Do Hyuk. Mungkinkah Moo Yeom sudah curiga atau gimana? Kenapa dia menangis ketika mengingat betapa ia menghormati Do Hyuk. Bagaimana dia begitu mempercayainya dan menjadikan Do Hyuk sebagai seorang panutan?




Moo Yeom geram menendang pintu ruangan Do Hyuk, dia menenteng nunchucknya. Do Hyuk pun menatap Moo Yeom dengan pandangan menyeramkan dan bahkan Tae Oh gak bakal menyaingi seramnya Do Hyuk. Dia bertanya sinis, apa kau sudah menyadari kalau aku Gap Dong?

Moo Yeom tak mengungkapkan kekesalannya dengan umpatan ataupun kata-kata, dia segera menyerang Do Hyuk dan menghantam kepalanya. Seketika ruangan pun terciprat oleh darah yang keluar dari ubun-ubun Do Hyuk.


Skip. Moo Yeom pun terbangun dari mimpi buruknya.


Biksu Jinjo mengajak Moo Yeom berbicara untuk memberinya wejangan. Dia menyuruh Moo Yeom untuk berhenti saja menjadi pahlawan. Karena pahlawan juga terkadang seorang psikopat. Hannibal, Napoleon, Hitler. Mereka adalah psikopat yang menjadi pahlawan.

Moo Yeom heran dengan maksud Biksu Jinjo yang menceramahinya, dia mengatakan kalau dia hanya khawatir dengan Moo Yeom. 1,8 ribu orang gagal menangkapnya. Begitu arogan kalau Moo Yeom berusaha menangkapnya. Mungkin dia berada disuatu tempat dengan cemas. Batas hukum, sebagai tanda selama itulah dia telah merasakan hukum.

“Bagaimana jika dia sama sekali tidak khawatir? Bagaimana jika dia masih jadi sesuatu?”


Maria duduk termenung, seperti biasa dia tampak was-was. Suara ketukan pintu membuyarkan lamunannya, Moo Yeom lah yang berkunjung.


Moo Yeom bertanya apa yang bisa ia lakukan seandainya dia bertemu dengan Gap Dong. Dia telah memukul kepala Gap Dong. Maria tersentak. Moo Yeom melanjutkan kalau dia hanya melakukan dalam mimpi.

“Apa yang akan kau lakukan? Kau tidak tahu siapa dia, kan?”

Moo Yeom tersenyum tipis menanggapi pertanyaan Maria karena kalau seandainya dia tahu siapa Gap Dong maka dia tak akan berbicara seperti itu pada Maria.



Yang Chul Gon menemui Do Hyuk untuk menempatkan dia kembali namun Do Hyuk hanya meminta maaf, belum bisa. Chul Gon tertawa renyah menanggapi hal tersebut. Sedikit merasa malu pada dirinya sendiri yang harus memohon agar bisa kembali.

“Aku dengar kasus ke 8 Si Korban menulis surat untukmu? Ha Mu Yeom sangat khawatir kalau kau mendapat saat yang sulit. Bisakah aku melihat suratnya?”

Do Hyuk terdiam. Tak mendapat jawaban, Chul Gon pun menyudahi pertanyaannya sendiri. Do Hyuk seolah menyindir dengan mengatakan kalau sampai ada petunjuk pastilah Do Hyuk telah menemukannya. Ini adalah masalah polisi, nasib dan kutukan.


Moo Yeom bersama Hyeong Nyeon tengah berada di ruang arsip untuk mencari file. Hyeong Nyeon menemukan apa yang Moo Yeom cari.

“Kesaksian itu di sini. Cha Do Hyeok. Setelah dirawat di rumah sakit untuk luka di kepala oleh nunchucks. Dia bersaksi pada hari kejadian. Tapi kenapa kau ingin kesaksian dari pak kepala?”

“Kita harus menutupinya. Kau tidak tahu kalau Detektif Paeng itu sudah membunuh? kita perlu mengetahui identitasnya untuk melindunginya di masa depan.”



Do Hyuk asik mengambil gambar bunga-bunga ditaman. Dari kejauhan tampaklah Hyeong Nyeon yang mendapatkan tugas dari Moo Yeom untuk mengawasi Do Hyuk karena dia adalah Gap Dong.



Moo Yeom menghubungi Yang Chul Gon untuk bertemu namun Chul Gon tak bisa karena dia sedang dalam perjalanan menuju ke Jepang menemui Mantannya. Moo Yeom pun tak bisa berbuat apa-apa.



Ma Ji Wool dan Oh Maria tengah memandikan para biksu kecil, sesekali mereka mengobrol mengenai  psikopat yang menyukai pekerjaan detektif Karena mereka bisa mengendalikan dan mengambil alih. Maria tanya apa yang nantinya terjadi dengan gadis di webtoon Ji Wool?

“Dia menulis sebuah surat cinta pada detektif tetangga yang psikopat. Tapi surat itu baru dibaca setelah 20 tahun. Karena dia sudah diserang oleh pria itu saat hari pengakuannya.”

Mereka berdua sama-sama bergidik ngeri dengan alur cerita yang dibuat oleh Ji Wool. Ji Wool psikopat juga kali yeh,, pikirannya pas banget sih.



Maria menerima pesan dari Moo Yeom yang mengirim foto Do Hyuk muda, dia mengatakan kalau Maria katanya menyukai Do Hyuk jadi dia mengirimkan fotonya. Maria pun melihat foto yang dikirim Moo Yeom. Betapa terkejut Maria hingga dia pun menjatuhkan ponsel miliknya.

Dengan mengumpulkan keberanian, Maria memungut lagi ponselnya dan berlari menuju kamar.




Maria yang gemetaran mencoba mengecek foto tersebut kembali, dan benar saja. Dia sepertinya telah memastikan kalau orang tersebut yang tak lain ada Do Hyuk adalah Gap Dong yang dulu pernah berniat membunuhnya. Maria kembali mengingat saat dimana Gap Dong tertawa mengerikan dihadapannya.


Maria tak bisa lagi menahan ketakutan yang menderanya. Ji Wool yang mencari Maria pun hanya memandang kebingungan. Hingga akhirnya Maria menopangkan dirinya pada Ji Wool, untuk meringankan rasa ketakutan. Ji Wool pun terdiam membiarkan Maria melepas beban di pundaknya.




Moo Yeom dan Maria menonton berita mengenai Janji Do Hyuk yang akan menangkap Gap Dong. Dilayar tampaklah Do Hyuk yang berapi-api penuh kemarahan dan emosi. Moo Yeom bertanya apa yang ada dalam pikiran Maria apakah sama dengannya? Maria hanya berharap kalau bukanlah Do Hyuk pelakunya.

Sayangnya, Moo Yeom sudah berfikir kalau Do Hyuk adalah Gap Dong. Dia hanya butuh kepastian Maria. Maria pun terdiam memandang Moo Yeom.



Ha Moo Yeom bersama dengan Oh Maria memperhatikan Do Hyuk dari kejauhan. Maria begitu kesal menatap Do Hyuk yang masih bisa tertawa dan berbincang dengan para staff di kepolisian. Maria tak tahan dan berniat mendatanginya namun Moo Yeom menghentikan.

“Hanya tahu siapa Gap Dong saja tidaklah cukup. Kita tidak datang kesini untuk cara seperti itu. Pergi pukul dia dengan tinju kecilmu. Tendang dia dengan kaki kurusmu. Apakah itu cukup. Kita harus membuktikannya sekarang. Bahwa dia adalah seorang monster. Undang-undang pembatasan, Monster dari kejahatan yang disembunyikan. Itulah mengapa undang-undang pembatasan sangat memuakkan.”

“Kita tidak bisa membunuhnya.”

“Itu terlalu mudah. Sekarang kita memiliki tanggal pembatasan baru. Hari dimana dia mati itu adalah tanggal baru kita.”


Gil memberikan sebuah flashdisk pada Jaksa Park, flasdisk tersebut didapatnya dari Moo Yeom. Jaksa Seo menebak kalau itu adalah tentang Gap Dong karena yang dibahas adalah undang-undang pembatasan hukum. Mereka pun segera memutar file video yang tersimpan didalamnya.

Pengecualian Internasional dari Statuta Keterbatasan. Ini adalah pengaturan ditetapkan. waktu maksimum setelah suatu peristiwa yang legal proses didasarkan pada peristiwa itu dapat diawali untuk melindungi terdakwa. Tapi ada pengecualian. Jerman membuat pengecualian dari tahun 1993 sampai tahun 1945 untuk menghukum penjahat Nazi tidak manusiawi. Perancis juga telah mendirikan Undang-undang baru pengecualian untuk menghukum mereka. Aku akan menemukan jalan untuk membuat kasus ini sebagai pengecualian. Kumohon…” Ucap Moo Yeom di videonya.

[FLASHBACK]




Moo Yeom memandang Do Hyuk dari kejauhan. Dia tengah asik meremas-remas surat milik Eun Ji yang ditujukan untuknya. Moo Yeom masih sedikit santai disini, namun ketika Do Hyuk sudah berniat pergi. Dia kembali lagi ke tong sampah dan mengambil sebuah bilah lalu menusuk-nusukkan ke tong sampah tersebut. Moo Yeom menyadari sebuah keanehan sikap Do Hyuk.

Ditambah lagi ketika Do Hyuk beranjak karena belum puas dia kembali dan meludahi tong sampah tersebut. Seperti orang tak waras, dan wajahnya lebih menakutkan dibanding Tae Oh. Seribu kali lebih bikin gue merinding.

Moo Yeom memungut kembali surat yang telah Do Hyuk buang ke tempat sampah dengan sedih. Tak habis pikir Hyung yang selama ini dia banggakan ternyata hanyalah seorang monster psikopat.
[FLASHBACK END]


Moo Yeom seolah telah memantapkan hati dan sekarang dia sudah yakin akan hipotesanya yang mengatakan kalau Do Hyuk adalah Gap Dong.




Moo Yeom menemui Ryu Tae Oh dipenjara, dia memperlihatkan surat yang telah di remas-remas oleh Do Hyuk. Dia merasa kalau Do Hyuk telah melakukan penghinaan dan seolah telah membuat cinta serta rasa kemanusiaannya. Ryu Tae Oh mengerti, dia rasa orang yang dimaksud Moo Yeom sudahlah termasuk psikopat. Dia pasti sangat menikmati saat-saat meremasnya di depan banyak orang.

“Aku butuh bantuanmu. Bagaimana aku bisa mengurung monster itu? Aku akan mengusulkan sebuah permainan yang seru. Seorang psikopat sepertimu memiliki tangan cambuk. Chicken race.”

Tae Oh bingung maksudnya. Moo Yeom pun mengejek, kalau memang tidak mau maka tak usah. Namun dari balik pintu, Maria menawarkan diri untuk menjadi juri. Jelas ini seolah seperti cambuk untuk Tae Oh.




Mereka sudah berada di arena balapnya. Maria membacakan peraturan dalam chicken race tersebut. Siapa yang paling dekat dengan jurang lah yang akan menang. Yang kalah akan menjadi anjing pemburu untuk memburu Gap Dong.Moo Yeom bertanya pada Tae Oh, Kau mau mengundurkan diri? Kau takut, kan?

Tae Oh tak mengucapkan sepatah katapun dan segera masuk kedalam mobilnya. Maria yang memberi aba-aba. Yap. Partandingan dimulai. Mereka melajukan mobil masing-masing dengan kecepatan semaksimal mungkin.
***
Note :
Akhirnya. Tunggu episode kelanjutannya di blog mba ayu yah.
Huuu... mulai episode kali ini sepertinya Cuma tinggal bagaimana para detektif kita mengungkapkan kasus Gap Dong. Entah nanti akan ada bumbu kejutan yang lain atau emang udah mentok Cuma Do Hyuk yang bakal terungkan sebagai Gap Dong. Atau dia hanya imitasinya juga.
Mari kita nantikan kelanjutannya^^

4 Responses to "Sinopsis Gap Dong Episode 14-2 "

  1. Gila ya...ternyata kepala polisinya Gap Dong. Ngeri bener.
    Penasaran gimana caranya Moo Yeom ngungkapin kejahatannya Do Hyuk.
    Makasih mba rekapannya.

    ReplyDelete
  2. entah mengapa aku merasa do hyuk hanya salah satu gab dong (gab dong kasus ke 9) dan ada gab dong lain yang belum disadari keberadaannya. sejak kasus ke 5 ada yang berbeda dengan cara eksekusinya. seolah kasus ke 5 - 9 mengacaukan beberapa ciri khas gab dong pada kasus 1- 4. entahlah....smakin membuat penasaran. Apakah do hyuk memang psikopat sejati????????? satu-satunya gab dong???meracau.net

    ReplyDelete
  3. G prcya klo MY akan kolaborasi dgn Tae Oh...keeerreeen hahahaaa...tenkyu mbak puji

    ReplyDelete
  4. ternyataaaaaaaaaaaaaa Tae Oh mau kerjasama.. wao wao wao...

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^