Sinopsis One LINE Love Episode 3-End




Min Ho sudah memulai aktivitas paginya.





Ling Ling juga demikian, dia sudah berdandan cantik banget. Dengan sebagaian rambut yang digelung, dia tampak begitu cantik. Serius.
“Cony. . bagaimana penampilanku? Cantik?”
Setelah semalam dia menolak video call Min Ho karena kurang pede dengan penampilannya. Sekarang Ling Ling yang sudah rapi segera menghubungi Min Ho.



Min Ah ngedumel menerima perintah Min Ho untuk membawakannya baju padahal Min Ho sedang tidak memiliki jadwal. Dan lagi masa iya mau dipakai di ruang kerja.
Ditengah kekesalan Min Ah, ponsel Min Ho berbunyi. Min Ah berteriak memanggil Min Ho oppa tapi tak mendapat jawaban karena si empunya nama sedang sibuk dengan pengering rambutnya yang bising. Jadi tak mendengar panggilan Min Ah.
Min Ah iseng melihat siapa yang menelfon, Ling Ling.




Min Ah menerima video call tersebut, dia menyapa Ling Ling yang masih bingung melihat penerima panggilannya adalah seorang wanita. Min Ah ngga menyadari ekspresi sedih Ling Ling masih menyapanya.
Ling Ling memutuskan untuk mengakhiri panggilan tersebut. Dia tertunduk sedih. Mengira kalau pria yang dicintainya sudah memiliki kekasih.




Kim Tan sudah rapi dengan stelan jasnya. Oopss sorry, lupa Min Ho maksudnya. Tapi auranya berasa Kim Tan pas pake stelan kek gini.
Dengan senyum cerah menghiasi wajahnya, Min Ho menghubungi Ling Ling. Sekali. Dua kali. Ling Ling belum juga menerima panggilan tersebut. Min Ho bingung dan mengirim Ling Ling stiker. Beberapa saat dia menunggu, pesannya pun tak kunjung berbalas. Mungkin dalam benaknya bertanya-tanya, kenapa dia tak membalas?




Malam menjelang, Min Ho masih mengenakan jasnya. Dia duduk termenung bersama brown. Min Ho mencoba mengecek aplikasi Line lagi. puluhan sticker telah ia kirimkan untuk Ling Ling tapi tak satupun mendapat balasan. Brown menggoyangkan tangan Min Ho, mungkin sebagai tanda ingin minta bermain.
“Hyung, tidak dalam mood yang baik.” Ucap Min Ho.
Min Ho mencoba menghubungi Ling Ling lagi tapi masih tak mendapatkan jawaban. Apa yang terjadi?




Hari berganti, Min Ho masih juga menggalau karena belum bisa terhubung dengan Ling Ling. Min Ah dan Yeon Beom memperhatikan sikap Min Ho dengan khawatir.
“Gadis itu yang bernama Ling Ling atau Lang Lang apalah, kenapa tak bisa terhubung dengannya? Min Ho sudah seperti ini selama beberapa hari, apa yang harus aku lakukan?” Yeon Beom bingung.
Min Ah tertunduk merasa bersalah. Dia mulai menangis.


Yeon Beom menyuruh untuk jangan menangis dan menjelaskan yang terjadi. Min Ah mengaku kalau dia mengangkat panggilan Line Ling Ling tapi dia juga tak mengucapkan apapun. Yeon Beom terkejut, kenapa tak mengatakan yang sebenarnya?
“Saat dia menelfon Min Ho oppa, dia sedang mandi dan tak menjawabnya. Hanya sebagai salah seorang teman wanita...” ucap Min Ah.
Yeon Beom menjitak dahi Min Ah, ini semua salah Min Ah dan dialah yang harus menyelesaikannya.



Sama halnya dengan Min Ho, Ling Ling juga menggalau. Ketika ibunya menyuruh makan, dia menolak dengan alasan tak lapar. Disuruh melakukan sesuatu juga malas sekali.
Ponselnya berdering, pesan masuk. Secepat kilat Ling Ling melihatnya tapi secepat itu pula dia menepis pikiran untuk membuka pesan itu. Dia pun mengabaikannya ketika puluhan kali ponselnya berdering.




Min Ah lah yang mencoba menghubungi Ling Ling tapi dia putus asa karena sama sekali tak mendapatkan jawaban. Dia berbalik lalu memotret wajah Yeon Beom, kemudian dia mengirimkan foto itu dan mengatakan kalau Yeon Beom adalah pacarnya. Yeon Beom yang melihat pesan Min Ah langsung tersenyum tipis.
Min Ah sendiri jadi salting.



Min Ho tengah memperhatikan proses rekaman sedangkan dua pengawalnya, Min Ah dan Yeon Beom duduk berjauhan seraya fokus dengan ponsel masing masing. Tapi ternyata, kedunya tengah chating. Yaa rempong deh dua orang ini. Tinggal ngobrol aja, jarak dua meter juga pake chatingan. Keke.



Yeon Beom : Kau mengatakan kalau aku pacarmu?
Min Ah : Bodoh! Kau baru menyadarinya?
Yeon Beom : Bukankah kau mengatakan kalau kita tidak bisa bersama?
Min Ah : Min Ho oppa selalu sendiri, kita saling mencintai. Menyedihkan untuknya, kenapa?
Yeon Beom : kalau begitu mulai sekarang sampai nanti, ayo kita saling mencintai?
Min Ah : Ok.





Keduanya saling berpandangan penuh cinta, sedangan satu manusia yang ada di tengah mereka menyadari sesuatu. Min Ho berbalik, menangkan basah mereka yang saling mencintai.




Min Ho melakukan introgasinya. Min Ah mengatakan kalau dia melakukannya tapi semuanya tidak bekerja. Yeon Beom memperingatkan Min Ah. Min Ho seolah meminta Yeon Beom, kenapa tidak pergi melakukannya?
“Baiklah. Aku akan melakukannya. Lalu kau bisa menyelesaikan melodi dan liriknya. Aku managermu, apa yang tidak bisa kulakukan?” kata Yeon Beom.
Min Ho pun tersenyum senang mendapatkan izin dari sang manager.




Ling Ling menerima paket berisi hiasan sepasang cony, dia menatapnya dengan ekspresi sedih. Didalam kiriman itu juga terdapat amplop yang berisi tiket penerbangan ke Korea.



Bandara Incheon, Ling Ling telah sampai. Dia melihat sepasang kekasih membawa banner bergambar cony. Siapa lagi mereka kalau bukan Yeon Beom dan Min Ah. Ling Ling yang tak mengenal mereka masih sedikit bingung.
“My..My boyfriend.” Tunjuk Min Ah pada Yeon Beom.
“My Girlfriend” ucap Yeon Beom pula seraya menunjuk Min Ah. Ahaha. Lucu denger l bicaranya.






Min Ah dan Yeon Beom membimbing Ling Ling menuju kerumunan orang yang sedang menglilingi piano. Entah bagaimana, piano dibawa kebandara.
Min Ho berjalan menuju ke pianonya, Ling Ling sedikit terkejut. Min Ho terlebih dulu mengirim sticker Line untuk Ling Ling, For You.
Min Ho tersenyum manis menatap Ling Ling. Semua orang memberikan tepuk tangannya untuk Min Ho. Haduuuh, meleleh...





Min Ho mulai menekan satu demi satu tuts piano hingga menghasilkan sebuah melodi yang indah. Semua orang ikut hanyut terbawa dalam alunan melodi itu. Tak terkecuali Ling Ling yang menatap Min Ho dengan tersipu, senyum simpulnya membuat wajah cantiknya semakin terpancar.
Min Ho merampungakan penampilannya dengan indah, dia pun mulai berjalan mendekati Ling Ling.




Dunia berasa milik berdua kalau sedang jatuh cinta. Yang lain? Berasa ngontrak.
Mungkin drama ini ingin mengatakan hal tersebut. Perlahan semua orang menghilang dari pandangan Ling Ling dan Min Ho. Mereka menatap satu sama lain, mencurahkan perasaan mereka tanpa banyak kata dan ucapan.
“meskipun bahasa menjadi penghalang, tidak bisa melihat satu sama lain...” batin Ling Ling.
“tapi untuk cinta kami, Line adalah akhir yang bahagia.” Batin Min Ho. *gak ketinggalan deh promosinya. Udah lagi meleleh langsung beku lagi nih ah.
THE END
Komentar :
Cerita pendek mengandung arti, berasa nyeees liat pandangan Min Ho. Bagaimana dia menyampaikan perasaanya hanya lewat tatapan, itu berasa banget. Entah efek fans Min Ho atau bukan tapi itulah yang aku rasakan. Meskipun tidak banyak ucapan kata-kata manis, tapi menatap kedua bola mata Min Ho saja sudah bisa merasakan bagaimana dia begitu mencintai Ling Ling. Gak heran, tiap-tiap lawan mainnya jatuk ke pelukan abang satu ini.
Maaf juga, Kata-kata di sinopsis ini aku berasa lebai sendiri deh bacanya. Hahaha. Berasa lagi buat fanfict sih.


15 Responses to "Sinopsis One LINE Love Episode 3-End"

  1. Mau promosi line, drama ny aja bagus bnget,, btw pas kmren liat video ny trnyta ini produksi ny HB, yg bnyk bkin drama bagus..
    Gomawo puji,

    ReplyDelete
    Replies
    1. salah satu dramanya You Who Came From Star. makanya Yeon Beon sama Min Ah disini...
      sama-sama^^

      Delete
  2. Oppaaa...mkasih dah dibuat sinopnya wlwpun cm cerita pendek tpi bs sedikit melepas kangen sm kim tan

    ReplyDelete
  3. Bagitu maknyeeeesssssz d hati......gomawo mbak puji..

    ReplyDelete
  4. Seru,ringan,dan berkesan.mksh ya sis udh buat sinop ini....

    ReplyDelete
  5. aulia : makasih kaka udah posting,,, cari2 akhirnya ketemu juga...
    min ho bikin meleleh,,, sebelum film gangnam blues qt di sajiakan mini drama dia... kangennya ilang deh...

    ReplyDelete
  6. Memang daya tarik LMH ....luar biasa.senyum2 sendiri bacanya ....sama ikutan meleleh ..hadrh udah kaya es aja .makasih yang udah buat sinopsisnya .jaya selalu min ho

    ReplyDelete
  7. Aduh minho oppa ingat shinhye ya hihihi

    ReplyDelete
  8. OMG...... tatapan oppa Min Ho bikin meleleh.....andai saja ini bukan mini drama.... serial drama......omo....pasti keren pisan euyy..... berharap jadi serial drama

    ReplyDelete
  9. SAYA SUKA CERITA PENDEK SEPERTI INI...
    APALAGI PEMAINNYA BAGUS2...

    ReplyDelete
  10. hahaha siapa dulu guru bhs.inggris'y CSY...drama ky gini justru banyak yg suka singkat ringan mudah di ikuti.jauh dimata dekat di line

    ReplyDelete
  11. Waahhh lee min ho satu manajemen sama choen song yi

    ReplyDelete
  12. Ling-ling cantik ya ka^^ siapa ya nama aslinya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Namanya Bea Hayden. iyaa,,, sukaaa sama rambutnya itu loh^^

      Delete
  13. Baru tau ada drama super pendek ini,
    hhehe..
    kirain itu kim nana yg lg nyender ke bahunya lee yoon sung Drama city hunter, trnyta bukan ...^^

    durasinya pendek, cukup bkin hati meleleh,
    hhehe

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^