Sinopsis A New Leaf Episode 7-1





Lee Ji Yoon meminta dokumen yang dibawa Kim Seok Joo, dia penasaran kenapa Seok Joo mau menjadi pengacara Jung Hye Ryeong. Seok Joo tak langsung menjawabnya tapi balik menanyakan kenapa Ji Yoon tertarik dengan kasus Hye Ryeong.
“Aku merasa itu yang seharusnya.”
Sama dengan Ji Yoon, Seok Joo pun ingin mengungkapkan kebenaran sejati. Ji Yoon berjanji akan membantu sebisa mungkin. Seok Joo pun lalu memberondong Ji Yoon dengan perintah pengecekan CCTV dan jalur yang dilaluli Hye Ryeong.




Seok Joo menyerahkan surat kuasa atas kasus Jung Hye Ryeong pada sekretarisnya. Sekretaris Seok Joo bertanya kolom biayanya belum tercantum. Seok Joo memerintahkan untuk menulis kasus Hye Ryeong sebagai kasus pro bono. *Pelayanan hukum untuk pihak yang tidak mampu tanpa dipungut biaya
Selepas kepergian Seok Joo, Sang Tae segera mengecek kasus apa yang akan Seok Joo tangani. Dia terkejut melihat Hye Ryeong lah nama yang tercantum dalam surat kuasa tersebut.


Seseorang segera melaporkan masalah Seok Joo pada CEO Cha Young Woo.



Seok Joo sibuk dengan kasusnya, Sang Tae datang untuk menyarankan agar Seok Joo pergi ke psikiater. Sang Tae tahu posisi Seok Joo dan pasti akan tenang kalau bisa memenangkan kasus Hye Ryeong tapi permasalahan sebenarnya bukanlah itu. Seok Joo sendiri hanya mencoba percaya pada Hye Ryeong yang bersikeras kalau dirinya tak salah.
“Hei! Siapa kau sebenarnya? Apa kau benar Kim Seok Joo?”
Seok Joo terdiam. Sejenak dia nampak memikirkan perkataan Sang Tae.



CEO Cha memanggil Seok Joo karena menerima laporan mengenai kasus pro bono. CEO Cha tak percaya kenapa Seok Joo mau menerima kasus tersebut. Sebab akan sangat aneh ketika Seok Joo yang memiliki hubungan dekat dengan Park Dong Hyeon malah menjadi pengacara untuk tersangka yang membunuhnya. Toh, Hal ini tidak akan menghidupkan kembali Park Dong Hyeon.
“Dia tidak akan kembali hidup, tapi aku bisa mencegah wanita tidak bersalah masuk penjara.”
Seok Joo mempercayai Hye Ryeong meskipun belum ada dasar yang pasti kalau dia bukanlah pembunuh Dong Hyeon.



CEO Cha menyarankan pilihan terbaik untuk memilihkan pengacara baru bagi Jung Hye Ryeong dari firma lain. Dan Seok Joo menjelaskan pada Hye Ryeong alasan kenapa dia melakukan itu. Dia menyarankan untuk memilih Lee Won Pyo yang cukup kompeten. Kalau Hye Ryeong tak bersalah pasti dia akan bebas.
Seok Joo menolak. Dia bersikeras untuk menangani kasus tersebut. CEO Cha sebenarnya kesal tapi mencoba tenang, dia akan memikirkan kembali cara terbaik lainnya.



Seok Joo yang ditemani Ji Yoon datang ke sebuah tempat untuk menemui Young Ah. Namun ada seorang sedang berlalu melihat Seok Joo, dia segera menyapanya. Dia kenal Seok Joo karena sering datang bersama dengan Park Dong Hyeon. jelas kalau Seok Joo lupa siapa wanita tersebut.



Wanita tadi menyatakan keterkejutannya akan berita kematian Dong Hyeon tapi dia tak bisa melawat karena statusnya. Seok Joo bertanya mengenai hubungan Young Ah dan Dong Hyeon. Wanita itu menjelaskan kalau semua gadis di tempat mereka sangat senang mendekati Dong Hyeon yang merupakan chaebol generasi kedua. Seperti kehormatan bagi Young Ah yang berhasil terpilih.
Ji Yoon tak habis pikir kenapa mereka semua mau mendekati Dong Hyeon. Meskipun statusnya konglomerat tapi sikapnya kasar dan pasti tak akan memerlakukan mereka dengan baik. Wanita menjelaskan, bagi mereka lebih bisa dibanggakan kalau dekat dekat chaebol generasi kedua dibanding dengan orang kaya baru.
Seok Joo menyodorkan kartu nama untuk diberikan pada Young Ah agar menghubunginya. Wanita itu merasa kalau Eun Hye, teman dekat Young Ah mungkin tahu nomornya. Dia pun segera menghubungi Eun Hye dan dia meminta Seok Joo menunggu sebentar karena Eun Hye akan mencarinya lebih dulu.



Woo Gyeong telah menerima berkas pengacara bari Jung Hye Ryeong. Tertulis nama Kim Seok Joo. Woo Gyeong pun memberitahukan hal yang tak masuk akal tersebut pada Jaksa Lee. Apa ini masuk akal? Ini perwakilan berganda!


Berkas Laporan Badan Forensik mengenai kasus Park Dong Hyeon cukup tebal tapi memang itu haruslah di teliti. Tak bisa diragukan lagi, keuletan Seok Joo dalam mencari bukti dan kemungkinan-kemungkinan membuatnya jadi pengacara handal. Seok Joo memerintahkan Ji Yoon memeriksa CCTV. DNA di bawah kuku korban lalu meminta informasi rincinya.



Jaksa Lee bertemu dengan Seok Joo sebelum persidangan, dia bertanya apa yang terjadi. Kenapa begitu tiba-tiba?
Seok Joo hanya menanggapi dengan senyum. Dia hanya sedang mencoba mempercayai Hye Ryeong. Jaksa bertanya apakah Firma Cha Young Woo memberikan ijin. Kalau sampai Seok Joo berhenti di tengah jalan maka akan semakin menyulitkan posisis Hye Ryeong. Seok Joo akan berusaha melakukan yang terbaik.




Hye Ryeong memasuki ruang sidang diikuti oleh Woo Gyeong. Woo Gyeong segera menyindir Hye Ryeong karena dari semua pengacara kenapa memilih pengacara seperti Seok Joo.
Assistan Dong Hyeon, Hak Tae melihat Seok Joo menjadi pengacara Hye Ryeong pun membulatkan mata, terkejut.


Sidang dimulai dengan Seok Joo sebagai pembela dari Jung Hye Ryeong. Woo Gyeong segera mengajukan keberatan dengan Seok Joo sebagai pembela Hye Ryeong. Seok Joo telah melakukan perwakilan berganda.
“Dalam kasus kekerasan seksual Jung-Park, yang mungkin adalah akar dari pembunuhan ini, Pengacara Kim Suk Joo adalah pembela Park Dong Hyeon. Pengacara Kim melawan Jung dalam kasus tersebut, sekarang menjadi pengacara terdakwa.”


Seok Joo melakukan pembelaan dengan alasan karena keduanya memiliki terdakwa yang berbeda. Dulu Dong Hyeon sebagai terdakwa dan sekarang Dong Hyeon sebagai korban dan Hye Ryeong lah terdakwanya. Woo Gyeong menyangkutkan sikap Seok Joo yang melanggar kode etik.
Namun keputusan Hakim memperbolehkan Seok Joo sebagai pembela Hye Ryeong. Karena keduanya memiliki kasus dan terdakwa yang berbeda.



“Terdakwa, Anda tidak keberatan (Jika Seok Joo menjadi pembelanya)?”
Hye Ryeong meng-iya-kan. Hakim bertanya apakah Hye Ryeong mendapatkan perlindungan meskipun pada awalnya Seok Joo berada dipihak lawan. Hye Ryeong terdiam ragu. Jaksa Lee dan Ji Yoon ikut cemas menyaksikan.
“Saya yakin Pengacara Kim Seok Joo akan melakukan yang terbaik untuk membela saya.” Ucap Hye Ryeong.


Hakim memulai persidangan dengan menanyakan apakah terdakwa menerima tuduhan yang ditujukan padanya. Jelas Seok Joo langsung menolak tuduhan tersebut, Kami menyatakan tidak bersalah.
Hakim membaca berkas yang berisi barang bukti. Seok Joo hanya menerima barang bukti no.2 dan no.3 dan mengabaikas semua termasuk Kim Hak Tae.



“Apakah anda juga mengabaikan laporan pernyataan interogasi oleh Jaksa? Apakah ada masalah dengan prosedur interogasi?”
Seok Joo mengatakan kalau selama proses introgasi Jaksa menyuruh terdakwa mengaku dengan dakwaan pembunuhan tak disengaja. Oleh karena itu mereka menolak tuduhannya, Seok Joo meminta Hakim memanggil ulang saksi.
Hakim menyetujui permintaan tersebut. Jaksa akan memanggil ulang saksi Kim Hak Tae, Yoon Tae Young dan An Joon Suk.




Sidang telah berakhir. Seok Joo meminta Hye Ryeong untuk mengatakan yang sebenarnya karena masalah utama mereka adalah DNA yang ada di kuku Dong Hyeon. Kalau pernyataan Hye Ryeong pada Jaksa sepertinya tak akan dianggap karena dibawah paksaan. Seok Joo meminta kejujuran, dia tak ingin Jaksa mengeluarkan bukti yang tidak ia ketahui.
“Apa kau bertemu dengan Dong Hyeon.”
“Ya.”

[FLASHBACK]



Hye Ryeong kembali kerumah Dong Hyeon untuk membenahi pakaiannya yang tertinggal karena dia pindah terburu-buru. Tapi saat dia akan keluar Dong Hyeon memergokinya. Hye Ryeong mencoba kabur namun Dong Hyeon segera mencengkeran lengan Hye Ryeong.
Hye Ryeong yang panik mendorong Dong Hyeon yang menahannya. Dong Hyeon yang mencari pegangan pun menarik scraf Hye Ryeong yang berhasih kabur.
[FLASHBACK END]



Seok Joo sekarang mengerti kenapa Jaksa tidak menyerahkan hasil tes kebohongan. Meskipun Hye Ryeong berbohong mengatakan tidak bertemu dengan Dong Hyeon tapi ketika pernyataan Hye Ryeong yang tak membunuh Dong Hyeon pasti akan terbaca jujur.


Sekembalinya Seok Joo, banyak wartawan yang langsung mengerubunginya dan menyerbu dengan berbagai pertanyaan mengenai kasus Hye Ryeong dan Dong Hyeon. Seok Joo menyuruh wartawan untuk melihatnya saja nanti di persidangan. Seok Joo pun meninggalkan greombolan wartawan tersebut.
Namun langkahnya terhenti ketika seorang bertanya apakah Seok Joo yakin kalau Park Dong Hyeon tak bersalah di kasus kekerasan seksual sebelumnya. Seok Joo tampak berfikir tapi akhirnya kembali melanjutkan jalannya.





Hak Tae menemui Seok Joo dan menganggapnya tak tahu etika kerja sama. Dia menyuruh Seok Joo untuk mundur karena dia tak mau ada berita buruk untuk Dong Hyeon bahkan setelah kematiannya.
Tapi bagaimanapun, Dong Hyeon telah meninggal dan tak akan hidup lagi. sedangkan Hye Ryeong masih hidup. Seok Joo hanya ingin menegakkan hak asasi manusia. Ji Yoon yang menunggu dalam mobil mendengarkan keributan mereka, dia tersenyum bangga dengan sikap tegas Seok Joo.


Seok Joo pun masuk dalam mobil, Ji Yoon langsung memujinya. Menurut Ji Yoon, sekarang saja Seok Joo sudahlah menang.


Hak Tae mendesis geram karena dulu mereka membereskan kasus Dong Hyeon bersama. Untuk menjadi Dewan Kepresidenan Grup, ia bersikap seperti anjing. Dan sekarang Seok Joo seolah akan menghancurkannya.



CEO Cha Young Woo langsung kena semprot dari Tuan Park. Dia merasa kalau CEO Cha harusnya tahu betama sayang dia pada sang anak. CEO Cha meminta maaf. Dia sama sekali tak bisa berkata-kata.
Tuan Park menuduh CEO Cha yang telah merencanakannya. CEO Cha berjanji akan mencari jalan keluar yang terbaik. Tuan Park tak butuh itu, cukup hanya dengan menghentikan Seok Joo saja.


Selepas kepergian CEO Cha, Tuan Park memerintahkan untuk menarik semua kasus mereka. Jangan beri mereka kasus sampai kasus ini selesai.


Sang Tae dan Ketua Tim Kang yang mendapatkan telefon penarikan kasus pun kelabakan. Ketua Tim Kang ngedumel karena dia yang telah berusaha membangun kerja sama dengan mereka dan sekarang tinggal memetik buah kerja kerasnya jadi hancur karena Seok Joo.



Seok Joo menemui seseorang tetangga Dong Hyeon yang menjadi saksi. Saksi tersebut menunjukkan kalau dia mendengar Hye Ryeong dari balkon. Seok Joo berteriak pada Ji Yoon yang ada di rumah Dong Hyeon untuk berucap dengan keras.
“Kita lakukan yang terbaik! Semangat!”
Seok Joo mengernyit karena suara Ji Yoon tak jelas terdengar. Seok Joo memintanya mengulang tapi tetap saja belum jelas. Saksi menunjukan rekaman yang dia punya. Diapun mengirimkan rekaman itu pada Seok Joo.



Seok Joo dan Ji Yoon memeriksa seluruh CCTV yang berada di sekitar lingkungan rumah Dong Hyeon.
Seok Joo aneh kenapa dilingkungan elit itu CCTVnya mengalami kerusakan hingga waktu yang ditunjukkan tak tepat. Petugass mengatakan kalau mereka telah menghubungi tukang reparasi dan akan di perbaiki setelah liburan.




Ketua Tim Kang dan Sang Tae menghadang Seok Joo yang kembali ke kantor. Ketua Tim Kang kesal, mungkin bagi Seok Joo tanpa kasus dari Sunhwa grup tak masalah tapi bagi dia itu sebuah masalah besar. Sang Tae kembali menerima telfon, dia me-loudspeaker suaranya. Terdengar kalau orang tersebut keluar karena takut ditusuk dari belakang juga oleh Seok Joo.
“Apakah menurutmu kau masih harus melakukan ini?” tanya CEO Cha yang datang kesana.
Seok Joo berlalu, dia akan keluar dan pasti masalah tersebut akan mereda dengan sendirinya.



CEO Cha mengatur kembali strategi. Dia menyuruh pada bawahannya untuk meyakinkan semua staff sampai posisi Seok Joo nantinya jelas. Berikan pernyataan yang konsisten. CEO Cha juga memerintahkan untuk mengamankan semua materi Sunghwa grup. Bawahan CEO Cha bertanya apakah masalahkan akan sebesar itu.
CEO Cha hanya ingin berjaga-jaga dengan segala kemungkinan. Seperti Seok Joo yang seolah tak mungkin menjadi pengacara Hye Ryeong. Mereka bisa saja melakukannya.
***
NOTE :
Maaf terlambat pake banget, part 2 aku posting besok lagi. semalem mau cuss buat dua part sekalian tapi ketiduran nah part 1 aja baru aku selesaikan sekarang.


3 Responses to "Sinopsis A New Leaf Episode 7-1 "

  1. Gpp kog,tetep ditunggu ....semangat ya...^_^

    ReplyDelete
  2. Wwooowww....SJ keren...part2 msh d tggu,,,,gomawo

    ReplyDelete
  3. hee ilmuq bertambah nih.. seneng dpt ilmu dg cara yg g mbosenin_mana ad skrg org yg mau baca buku ttg hkm yg tebel2 enakan bc sinopsis gni, thanks bgt utk sinopsisny

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^