Sinopsis Gap Dong Episode 12-2




Kehadiran Ryu Tae Oh yang digiring oleh polisi segera di kerubungi oleh para reporter. Ma Ji Wool dan Oh Maria menatap Tae Oh yang terus tertunduk. Ha Moo Yeom menegur keduanya yang berkeliaran disana. Dia menyuruh Maria untuk menjaga Ji Wool yang terlihat masih shock.
Ryu Tae Oh dibawa masuk namun sebelumnya dia menatap Maria dan Ji Wool bergantian. Entah tatapan apa itu, sulit diartikan.




Kepolisian akan melakukan introgasi pada Tae Oh.
Han Sang Hoon dan Cha Do Hyuk tengah membahas kondisi yang tak bermasalah karena dia selalu melakukan segala hal dengan logis. Psikopat cerdik. Membunuh didalam pesawat bisa memojokkan polisi. Tae Oh bisa saja membela diri dengan mengatakan kalau itu delusi.
Do Hyuk mendengarkan memperhatikan Maria yang sedari tadi hanya diam. Apa kau tak apa?
Maria meng-iya-kan.



Gil melaporkan pada Do Hyuk kalau CCTV hanya ada  dikokpit dan di dapur juga tak ada orang pada saat kejadian. Gil khawatir kalau Ryu Tae Oh sekarang masih bisa lolos dengan asas praduga tak bersalah.
Hyeong Nyeon datang tergesa untuk melapor kalau ada salah seorang yang mau memberikan barang bukti tapi dengan syarat hanya Ha Moo Yeom lah yang mengambilnya. Informasi tersebut juga tak memiliki nama pelapor.


Moo Yeom dan Oh Maria memperhatikan jalannya introgasi Tae Oh oleh Sang Hoon. Moo Yeom merasa ada keanehan yang ditunjukkan Tae Oh karena saat kepergiannya seolah dia ingin berhenti tapi kenapa dia melakukan kasus ketujuh, Moo Yeom sungguh tidak mengerti. Maria paham kenapa Moo Yeom tak mengerti, kalau Tae Oh yang psikopat tak akan mudah dibaca jalan pikirannya.
Meskipun begitu, Moo Yeom sangat yakin ada alasan dibalik semua itu. Dia akan mencari tahu.



Sang Hoon menunjukkan foto-foto korban pada Tae Oh namun Tae Oh tidaklah bereaksi. Sang Hoon bertanya apakah Tae Oh berbincang dengan orang lain, atau adakah yang mengganggunya?
Tae Oh tak menjawab, dia menyadari Sang Hoon yang tengah kebelet. Dia menyuruh Sang Hoon untuk ketoilet karena mereka telah berjam-jam melakukan introgasi. Sang Hoon menolak, dia sudah memakai popok jadi tak apa. Seketika Tae Oh langsung penasaran kenapa dia tak mau melakukannya. Tapi namanya panggilan alam, Sang Hoon tak bisa menahan lagi. dia menatap Moo Yeom agar menggantikan posisinya.



“Kalau kau mengatakan padaku kenapa kau membunuh orang yang tidak bersalah aku akan mengatakan kenapa profiler tidak pergi ke toilet. Ini tidak direncanakan, kan? Ini bukan pembunuhan ke-7. Benarkan?”
Tae Oh merasa kalau itu tetaplah kasus ke 7 karena dilakukan setelah kasus ke 6. Tapi bukan itu yang ada dalam benak Moo Yeom. Dia tahu raut wajah Tae Oh biasanya bersemangat tapi sekarang hanya tampak keputusasaan. Tae Oh memalingkan wajahnya. Entah apa maksudnya itu tapi sepertinya dia sendiri tak menyadari apa yang ada dalam perasaan dan pikirannya. Keputusasaan? *berasa Tae Oh kaya anak tersesat . bahkan untuk memahai perasaanya sendiri aja gak mampu.
Moo Yeom membenarkan. Hyeong Nyeon masuk membisikkan sesuatu padanya. Mereka berdua pun pergi meninggalkan Tae Oh di ruang introgasi.




Moo Yeom melihat video yang diberikan oleh salah seorang saksi, dia pria yang terlihat terus-terusan memperhatikan Tae Oh dalam pesawat. Pria itu sebenarnya merasa aneh karena Tae Oh belum juga muncul dari pantri. Dia mencoba merekam tapi takut untuk terlalu lama. Hyung Nyeon berjanji akan merahasiakan kesaksian pria tersebut tapi ada sesuatu yang membuatnya penasaran. Kenapa kau hanya mau menyerahkannya pada detektif Ha Moo Yeom.
Pria tadi melihat Moo Yeom di TV dan tampaknya Moo Yeom begitu ingin menangkap Gap Dong.
“Dunia ini adalah tempat yang berbahaya untuk hidup bukan karena orang jahat tapi karena orang yang tidak tahu apa-apa.” Ucap Moo Yeom mengutip perkataan Einstein. Moo Yeom kembali akan mengucapkan sesuatu tapi pria tadi memotong karena dia memiliki seminar.



Giliran Maria yang melakukan introgasi pada Tae Oh. Tae Oh sedikit menampakkan senyumnya, bagaimana pun di bahagia karena bisa melihat wajah Maria lagi. Maria berucap tanpa basa-basi, dia menebak kalau Tae Oh marah karena merasa telah di tipu oleh Gap Dong palsu dan tanpa disadari mengungkapkan kemarahannya.
“Berhenti berusaha memahamiku. Lagipula, kau tidak akan bisa mengerti.” Potong Tae Oh.


Moo Yeom dalam perjalanan denga si Pria Saksi. Dia meminta untuk menjelaskan apa yang Tae Oh lakukan, apa kau ingat ucapannya?
Pria Saksi itu tidaklah terlalu yakin tapi dia melihat Tae Oh menyiksa dirinya sendiri. Hyeong Nyeon merasa tak percaya bagaimana seorang yang telah membunuh orang tak bersalah bersikap demikian. Moo Yeom masih fokus dengan ucapan pria saksi, dia meminta penjelasan detailnya.
Seingat si Pria Saksi, dia melihat Tae Oh menghantamkan tangannya ke lengan kursi seperti melampiaskan kekesalan. Moo Yeom berterimakasih. Informasimu lebih berharga daripada bukti.



ganteenggg.....

Pengacara Kwon marah-marah pada Jaksa Park, dia meminta kebebasan Tae Oh.
“Kenapa berisik kalau akhirnya dia akan dibebaskan? Kenapa? Apa kau takut Ryu Tae Oh membuka mulutnya?” sindir Jaksa Park.
Jaksa Seo menerima panggilan yang memberitahukan telah ditemukannya barang bukti. Sebuah video yang direkam oleh salah seorang penumpang. Jaksa Park merasa menang, dia berjalan pergi namun sebelumnya di berbisik pada Pengacara Kwon. Kirim tagihan pada Perusahaan Industri Taehyeon. Dengan biaya hukum tertinggi. Ini akan menjadi pertarungan yang sengit.



Maria mendapatkan laporan yang sama. Dia mengatakannya pada Tae Oh kalau mereka telah menemukan bukti, tak sepertimu. Yang tak memiliki bukti.
Tae Oh tampak terkejut mendengar penuturan Maria.



Cha Do Hyuk memuji kerja keras Moo Yeom yang telah menemukan barang bukti tersebut. Moo Yeom tersenyum menanggapinya, tapi ada petunjuk kunci lain yang di berikan oleh informan tersebut. Yaitu kemarahan Tae Oh setelah melakukan kasus tersebut karena kasus tersebut sebuah kecelakaan. Do Hyuk tetap yakin kalau kasus tersebut adalah kasus ke tujuh apalagi alat pembunuhnya sama yaitu earphone.
Moo Yeom menebak kalau kemarahan tersebut karena rasa penyesalan dan kasus ini berbeda dari yang sebelum-sebelumnya. Do Hyuk menyuruh Moo Yeom berhenti mengorek informasi lebih dalam, nanti mengacaukan.



Yang Chul Gon yang tak memiliki pekerjaan berkunjung ke tempat kerja Sang Hoon. Sang Hoon menebak kalau Chul Gon ingin menanyakan perkembangan mengenai Gap Dong dan Ryu Tae Oh. Tapi dia menyuruhnya untuk tenang saja. Junior Chul Gon telah menangani jadi dia hanya memberi arahan kanan dan kiri.
“Kali ini ada bukti. Menurutmu dia akan mengaku?”




Oh Maria tengah disibukkan dengan pikirannya, terlihat beberapa kali dia terus menggelengkan kepala. Meskipun tangan terus bekerja membersihkan meja dan seluruh isi rumah tapi sepertinya pikirannya tak terfokus pada itu. Biksu kecil yang memperhatikan Maria menegur karena Maria telah mengelap meja yang dia bersihkan bahkan sudah tiga kali.
Benarkah? Tanya Maria. Biksu Jinjo yang melihat kejadian itu mengajaknya untuk berbicara.


Biksu Jinjo bertanya apalagi yang membuat Maria risau padahal Gap Dong muda telah tertangkap. Maria mengatakan sejujurnya dia merisaukan kalau sampai kasus Gap Dong terdahulu malah akan terlupakan dengan hadirnya kasus Gap Dong yang sekarang.
Biksu Jinjo meyakinkan kalau kebenaran pastilah terungkap. Tak ada satupun yang bisa terus disembunyikan. Biksu Jinjo menyuruhnya agar bertahan. Dengan itulah Moo Yeom juga akan bertahan karena Moo Yeom juga kemungkinan mengkhawatirkan hal yang sama.





Ji Wool termenung di perpustakaan kepolisian. Sepertinya dia masih terus memikirkan masalah Tae Oh. Petugas perpustakaan datang menghampiri Ji Wool untuk menanyakan apakah detektif Ha Moo Yeom tengah sibuk, dia telah meminjam beberapa buku tetapi belum membawanya.
Ji Wool pun keluar dari perpustaakaan sambil membawa tumpukan buku Moo Yeom. Dia persimpangan, Young Ae tengah terburu-buru hingga tak menyadari Ji Wool dan menabraknya. Ji Wool yang masih lemas jatuh kelantai dengan buku yang berserakan. Young Ae pun membantu Ji Wool membereskan buku lalu minta maaf. Ji Wool sama sekali tak masalah.
Dari lembaran buku tersebut, tampak selembar lipatan kertas melayang. Tapi tak ada satupun yang menyadari.



Ha Moo Yeom bersama dengan Hyeong Nyeon mengantarkan Ryu Tae Oh ke pusat rehab lagi. Tae Oh berpapasan dengan Maria namun anehnya dia sama sekali tidak menampakkan wajah sukanya. Hyung Nyeon membawanya masuk.
Moo Yeom memerintahkan Maria agar melimpahkan Tae Oh pada orang lain.




Pengacara Kwon menemui Tae Oh di pusat rehab. Tae Oh menanyakan posisinya dan masih adakah kemungkinan dirinya keluar. Pengacara Kwon sendiri kurang yakin bagaimana nantinya mereka akan menjelaskan bukti yang telah ada pada polisi. Ibu Tae Oh juga sedang kebingungan mencari solusi.
“Kecuali cara ekstrim..”
Tae Oh langsung tertarik tapi dirautnya juga terbersit rasa takut. Cara ekstrim? Aku harus menghilang?
Sedangkan Maria diruangannya juga memperhatikan apa yang dilakukan oleh Pengacara Kwon dan Tae Oh dengan melihat CCTV.


Moo Yeom dan Yang Chul Gon melakukan pertemuan seperti biasanya. Moo Yeom menuturkan kebigungan yang sepertinya membuatnya tak bisa keluar karena Ryu Tae Oh telah tertangkap. Dia merasa kalau kasus ketujuh ini memiliki kejanggalan. Seperti titik balik. Hipotesa Moo Yeom mengatakan kalau kasus ketujuh ini tidaklah disengaja.
Yang Chul Gon tersenyum padanya, sekarang Moo Yeom telah menjadi detektif yang sesungguhnya. Kalau sudah menetapkan itu hipotesa, kau harus bergerak.



Tae Oh kembali digiring ke pusat Rehab. Di tengah perjalanan dia melihat Ho Seok yang masih terus meyakinkan teman-temannya kalau dia adalah Gap Dong asli. Tae Oh segera teringat dengan ucapannya saat begitu membanggakan Ho Seok sebagai tuhannya. Pahlawannya. Semua itu membuat Tae Oh tampak kesal, dia bahkan salah dalam menemukan pahlawan dan Tuhan yang ia banggakan.



Gil melewati tempat dimana kertas dalam buku Moo Yeom terjatuh. Dia menemukannya lalu membaca kertas tersebut. Gil celingungkan mencari pemilik sang kertas dan pandangannya menemukan reporter cewek biasa yang menggoda Gil. Gil tertawa, sepertinya dia mengira kalau reporter itulah pemilik kertas tersebut.
Gil mendekat lalu memberikan kertas itu dengan wajah ditutupnya, malu. Reporter tadi hanya kebingungan menerima kertas tersebut.




Gil kembali kekantor dengan wajah ditekuk. Hyeong Nyeon menebak kalau Gil kesal karena Moo Yeom lah yang berhasil menangkap Tae Oh. Gil tak menanggapi ucapan itu, dia menempelkan surat yang ia temukan. Dia menulis surat siapa itu.
Gil menuduh Young Ae lah pemiliknya yang telah menulis surat itu untuk biksu Gila. Young Ae hanya kebingungan, surat apa. Kebetulan saat itu Ji Wool juga lewat, Gil menanyakan apakah itu surat Ji Wool. Ji Wool sepertinya sama-sama tak tahu, tapi dia mengambil surat tersebut. Itu surat pernyataan cinta.




“Kau sudah bertemu Ryu Tae Oh? Dia tidak mau bertemu dengan siapapun.” Tanya Moo Yeom.
Maria yang terlihat tidak semangat menanyakan maksud Moo Yeom menemui nya, apakah hanya untuk menanyakan tentang Tae Oh. Moo Yeom sok cuek kalau memang dia hanya ingin bertanya dengan Tae Oh. Mungkin maksud Moo Yeom hanyalah bercanda tapi dari Maria sendiri tak ada respon.
Moo Yeom mengerti kegelisahan Maria, dia pun mengusap pipi Maria. Mencoba memberikan ketenangan mungkin. Kau benar tak apa-apa?
Moo Yeom pun mencium bibir Maria.




Kau mungkin tidak tahu, tapi aku menyukaimu. Aku mengatakannya padamu dengan berbagai cara tanpa harus menggunakan kata-kata. Tapi, kau tenggelam dalam penyelidikanmu. Bagaimana bisa kau menyadarinya? Tetap saja cinta membantuku melewati masa sulit ini. Hanya cinta. Sampai ketemu lagi… Dari Crybaby…” Itulah isi dari surat yang berada ditangan Ji Wool. Sepertinya ini surat Oh Maria untuk Mo Yeom.
Ji Wool berniat mengirim pesan untuk Moo Yeom untuk menanyakan keberadaanya namun ketika itu pula Ji Wool mengurungkan niatnya.



Ponsel Maria bergetar di tengah ciumannya bersama dengan Moo Yeom. Moo Yeom menahan Maria agar jangan mengangkatnya. Dia tak mungkin berhenti sekarang.
Namun ponsel teruslah bergetar membuat Moo Yeom tak berdaya untuk mengangkatnya. Panggilan dari pusat rehab yang memberitahukan kalau Tae Oh mungkin Tae Oh ingin memberitahukan sesuatu. Dia ingin dr. Oh Maria datang. Petugas tadi memohon.




Di biliknya, Tae Oh ngamuk. Segala apa yang ada dihadapannya ia rusak dan bahkan tak segan-segan memukuli pintu sel dengan tangan hingga membuat tangannya terluka. Tae Oh tampak sangat frustasi. Marah.
Oh Maria sampai di bilik Tae Oh, Maria meminta petugas membuka pintu sel tapi petugas melarang.



Maria akhirnya melakukan konsultasi dengan Tae Oh diluar selnya. Maria teringat dengan pesan Moo Yeom sebelum dirinya pergi, dia meminta agar Maria menjadi dr. Oh dan bukan menjadi Kim Jae Hee. Maksudnya jangan bersikap benci sebgai salah satu korban Gap Dong tapi lebih seperti dia yang harus berusaha tetap adil dalam merawat Tae Oh. Maybe.
Maria akan menunggu sampai Tae Oh siap menceritakan. Tae Oh bertanya darimana dia harus memulai Pembunuhan pertama? Aku seharusnya tidak mau mengatakan ini. Aku minta maaf atas pengakuan ini.
“Kau akan merasa bebas. Kau memanggilku karena kau ingin melepaskan sesak di dadamu. Bukankah kau ingin mengatakannya pada seseorang? Ayo mulai dengan sesuatu yang menyenangkan. Pahlawanmu, Gap Dong.”
Tae Oh sejenak terdiam. Aku bahagia bisa bertemu dengannya.


Seorang dengan pakaian serba hitam turun dari mobilnya. Dia berjalan menuju padang luas yang penuh dengan ilalang. Lalu bersiul dengan tangan yang terbuka, membiarkan ilalang menyentuh telapak tangannya. Gap Dong??


Moo Yeom gelisah menunggu diluar pusat rehab. Dia memutuskan untuk menelfon seseorang.


Ponsel milik pria misterius yang berpakaian serba hitam tadi bergetar. Itu panggilan dari Moo Yeom. Setelah kamera beralih, tampaklah jelas siapa pemilik ponsel tersebut. CHA DO HYUK.
Dia menampakkan senyum tipisnya menerima panggilan dari Ha Moo Yeom.

KOMENTAR :
Aku yakin tak akan semudah itu untuk mengetahui siapa sebenarnya Gap Dong. Huuhh, apa dia beneran Gap Dong yang asli? Penasaran. Tapi seperti apa yang dikatakan oleh Chul Gon, Gap Dong sepertinya lebih dari satu.
Gak ada scene Ji Wool Tae Oh. :’’( tapi aku bertanya-tanya apakah beneran Tae Oh itu berniat untuk mengungkapkan apa yang terjadi atau dia hanya sedang menjalankan rencana ekstrem yang di buat oleh pengacara Kwon.
Sangat tidak mungkin sepertinya kalau Tae Oh dengan tulus mengakui kalau dialah pelakunya. Motif dan rencana lain pasti ada. Akan terasa hambar sepertinya kalau Gap Dong beraksi tanpa adanya pengacau Ryu Tae Oh. Meskipun aku pendukung Ryu Tae Oh, aku yakin diakhirnya nanti dia akan mendapatkan imbalan dari apa yang terjadi dimasa sekarang. Dalam drama, kejahatan pasti akan ada balasannya (gak seperti direalita, orang masih bisa mangkir dari hukum ketika melakukan kejahatan). Mungkin dia di penjara? Mati ? semuanya serba mungkin, tapi ada satu harapan aku untuk penulis. Semoga dia memberikan sedikit belas kasihannya pada Tae Oh. Memberikan dia sedikit kebahagiaan. Cinta mungkin. Atau pada akhirnya dia mendapati pelajaran bagaimana pentingnya sebuah nyawa. Agar ngga terlalu tragis nasibnya Tae Oh...
Dan aku sedang menanti Ji Wool, apa yang akan dia lakukan selanjutnya, setelah dia sepertinya melepas Moo Yeom. Melepas harapan untuk bersamanya, mungkinkah dia akan menjadi sonya? Nanti malemmm^^ Wait... wait... wait.. tvN jjang. kekeke

12 Responses to "Sinopsis Gap Dong Episode 12-2 "

  1. Mb puji klo mw nonton gap dong via hape andro di situs mana?
    Unie~~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf, aku ngga tahu soalnya aku pake hp biasa gak pake andro. mian..

      Delete
    2. Di dramania nanti bisa cari di playstore...

      Delete
  2. Semoga ending nya ryu tae oh jadi sama ji wool :)

    ReplyDelete
  3. Benar² di luar dugaan drama ini,,,g bs d bc arahx....keren seru tegang...gomawo mbak puji

    ReplyDelete
  4. Kalo untuk kelanjutannya kapan diposting kak? Penasaran pengen tahu apa bener Cha Do Hyuk itu gapdong~

    ReplyDelete
    Replies
    1. tayang sih baru semalem. mungkin kalo kilat senin mba ayu biasanya udah ada part 1, kamu cek aja di blog mba ayu yah^^

      Delete
    2. Boleh minta alamat nlognya mba ayu?

      Delete
    3. di blog nya mba ayu belum ada. mungkin baru besok kali ya??? ngk sabar pengen tau kelanjutannya.

      Delete
  5. bingungggg gap dong nya jadinya siapa ya??? enggak bisa di tebak

    ReplyDelete
  6. mbak fuji... ditunggu episode 14nya...
    gumawo...

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^