Sinopsis Gap Dong Episode 10-2





Oh Maria mulai gelisah tapi dia menyadari sesuatu yang aneh dengan Park Ho Seok, dia tanya kenapa dengan sengaja menemuinya. Ho Seok berniat menjelaskan namun segera terpotong oleh ponsel Maria yang bergetar. Itu panggilan dari Ha Moo Yeom.





Moo Yeom menanyakan keberadaan Maria, Maria menjawab kalau dia ada di taksi.
“Apa itu Park Ho Seok?” tanya Moo Yeom membuat Maria tersentak. Moo Yeom meberitahukan Maria kalau Ho Seok adalah Gap Dong. Maria jelas terkejut, dia melirik Ho Seok yang tampak raut kegelisahan juga. Moo Yeom menyuruh Maria agar keluar dengan santai saja dan pura-pura tak mengetahui apapun.



Maria keluar dari taksi Ho Seok dengan wajah di buat sesantai mungkin tapi raut ketakutannya masih tergambar jelas. Ho Seok menatap dengan garang lalu keluar dan kembali memanggil Maria. Maria diam menunggu apa yang akan dikatakan oleh Ho Seok tapi ternyata dia hanya mengucapkan, daahhh.
Ho Seok membuka pintu taksinya tapi tampak keraguan, entah apa yang membuatnya seperti itu. Maria menyadari gelagat Ho Seok lalu menyuruhnya mengatakan apa yang ingin dia katakan. Maria tahu kalau Ho Seok menemui karena ada sesuatu. Ho Seok menolak mengatakannya sekarang, mungkin lain kali. Maria meng-iya-kan. Dia akan menemui Ho Seok lain kali.



Maria setengah berlari menuju ke mobil. Dia begitu ketakutan, ya bagaimanapun dia baru saja menemui monster. Maria mengintip dari jendela, dia kembali ketakutan melihat Ho Seok berjalan menuju ke mobilnya dengan perlahan dan celingukan kesana-kemari. Benar-benar mencurigakan.
Maria segera mengunci mobilnya lalu memegang dengan kuat-kuat.


Moo Yeom menuju ke tempat Maria, mencoba menghubunginya tapi tak mendapatkan jawaban.




Maria memberanikan diri karena kalau tetap bersembunyipun mungkin tak ada gunanya. Maria menghampiri Ho Seok. Ho Seok menampakkan wajah polosnya lalu mengelurkan sesuatu dari balik saku jaket. Maria tersentak, namun ternyata itu bukanlah sesuatu yang berbahaya. Hanya ponsel Maria yang tertinggal di taksi.



Tepat saat Moo Yeom sampai ke tempat Maria, taksi Ho Seok pergi.
“Apa dia benar-benar Gap Dong?” tanya Maria ragu karena Ho Seok sama sekali tak mengatakan apapun dia kembali hanya mengembalikan ponselnya yang tertinggal. Moo Yeom memastikan keaslian Ho Seok sebagai Gap Dong. Sudah dikonfirmasi apalagi karena Ho Seok mencoba menghubungi Ryu Tae Oh
Maria ragu, dia sama sekali tak mencurigai Ho Seok bahkan dia berniat mengatakan sesuatu. Moo Yeom mengingatkan dengan kata-katanya terdahulu, mungkin saja Gap Dong mengubah penampilannya hingga tak ada satupun orang di dunia yang tahu.


Ho Seok tengah beristirahan sambil meminum segelas kopi.




[FLASHBACK SAAT DI DAPUR KUE]
Ryu Tae Oh begitu girang ketika dia bisa bertemu dengan seorang yang dia dewakan dan tuhankan, Gap Dong. Seperti seorang pengajar Ho Seok mengatakan kalau semakin berusaha maka hasil simpula pancingan semakin kuat. Tanda dari Gap Dong. Ho Seok bertanya kenapa Tae Oh mencarinya.
“Bagaimana kau mengatur untuk berhenti? Kau satu-satunya pembunuh berantai yang berhenti sebelum tertangkap. Ted Bundy dan "Whitey" semuanya berhenti karena mereka tertangkap. Tapi kau berhenti dengan sendirinya. Kenapa kau melakukan itu? Aku datang ke Gap Dong untuk menanyakan hal itu.”


Entah Ho Seok menjawab atau tidak pertanyaan Tae Oh, Choi Tae Shik masuk untuk mengambil kue yang telah di bungkus. Dia mendengar pembicaraan Tae Oh dan Ho Seok.
[FLASHBACK END]



Ho Seok kembali ke taksinya namun dia segera di sambut oleh suara Tae Oh yang mengejutkan. Tae Oh kesana untuk menanyakan kenapa Ho Seok menemui Dr. Oh padahal Ho Seok tak akan melakukan kejahatan kesembilan. Ho Seok mengatakan kalau dia akan pergi seperti dulu. Tae Oh sekarang curiga kenapa Ho Seok tak memberitahukan kalau dia berhenti. Ho Seok berjanji akan memberitahunya saat kasus kesembilan.
“Lalu, haruskah aku melakukan hingga yang kesembilan? Kau juga tidak tahu, kan? Bahwa kau mungkin palsu.”
Ho Seok bertanya bagaimana di bisa menunjukkan tandanya. Tae Oh tersenyum licik, Bisakah kau tunjukkan sendiri padaku?


Park Ho Seok tampak begitu frustasi dengan keadaannya. Sepertinya dia berniat melompat ke sungai tapi kembali berbalik untuk mengurungkan niatnya. Ho Seok melihat sebuah mobil polisi patroli yang melintas. Dia mencoba menghentikan namun mobil polisi itu masih terus melaju.



Han Sang Hoon dan Kim Young tengah melakukan perjalanan, mereka sedang liburan. Young Mi meminta Sang Hoo menceritakan kenapa dia dipecat dan sekarang mereka sudah menikah selama 17 tahun. Sang Hoon mengatakan kalau dia hanya mengajak berlibur. Young Mi bertanya bagaimana hubungan Ha dan Maria. Sang Hoon kasihan dengan mereka berdua yang tak memiliki waktu berkencan.
Sang Hoon melihat orang orang yang ramai menggantungi lampion. Kapan 8 April menurut kalender lunar? Besok, jawab Young Mi. Sang Hoon teringat kalau tanggal itu adalah hari kasus keenam.




Moo Yeom menemui Young Ae untuk menanyakan bagaimana hasil penyelidikan tentang Ho Seok. Petugas belum mendapatkan hasil apapun karena keluarga bahkan tak mengetahui kalau Ho Seok masuk penjara. Pemiliki taksi yang digunakan oleh Ho Seok pun tidak bisa dihubungi
“Mungkin kejahatan keenam sudah terjadi.”
Moo Yeom segera melihat kalendernya. Menurut Moo Yeom sepertinya Gap Dong tak akan melakukannya di hari peringatan. Moo Yeom bertanya dimana keberadaan Cha Do Hyuk.




Moo Yeom berniat menemui Do Hyuk yang sedang berada di sesi pengarahan namun langkahnya terhenti ketika ponselnya berdering. Sang Hoon lah yang menghubungi untuk memberitahu kalau menurut penganggalan lunar maka kasus keenam akan dilakukan pada hari ini.
Moo Yeom segera membuka bukunya, benar saja. Kasus tersebut terjadi pada tanggal 7 penganggal lunar.



Cha Do Hyuk menjelaskan kalau clue dari kasus keenam adalah syal, taksi, kertas dinding dan tubuh bagian atas telanjang.
Gil menebak-nebak kalau pelaku tak akan melakukannya di hari H. Dia akan menghindarinya. Hyeon Nyeon menyuruh Gil untuk ke peramal saja. Gil mendesis, Dimana Harimau Seram dan Biksu Gila sih?  Kangen nih ye.
Do Hyuk menyuruh untuk melakukan pencegahan selama dua belas hari kedepan untuk menghindari kasus ke-enam.


Moo Yeom datang dan mengatakan kalau mungkin saja kasus keenam akan terjadi hari ini.


Maria sedang melakukan terapi untuk mengembalikan ingatannya mungkin. Si penerapi menyuruh Maria untuk menenangkan pikirannya dan seolah sedang menonton film saja.


Maria berada di TKP kesembilan, ditengah padang alang-alang. Si penerapi itu bertanya menyuruh Maria untuk memberanikan diri mengingat wajah di pelaku tapi Maria seolah kaku. Dia hanya melihat senyum Gap Dong yang menampakkan gigi-giginya.



“apa kau mengingat sesuatu?” tanya Sang Hoon
Maria keluar dari ruang terapi. Sang Hoon penasaran kenapa Maria melakukan terapi hipnotis lagi, bisa saja nanti Maria mengalami mimpi buruk. Maria hanya ingin memastikan karena ada seseorang yang dicurigai sebagai Gap Dong tapi dia tak yakin. Sang Hoon menyuruh untuk mengirimkan info tentang orang tersebut padanya. Maria sedih karena merasa tak bisa melakukan apa-apa.



Ibu Ji Wool tengah bersiap pergi, seorang bibi datang mendekat memuji syal Ibu Ji Wool yang bagus. Mau pergi kemana?
Ibu Ji Wool dengan girang mengatakan kalau dia akan menemui pacarnya. Park Ho Seok segera melajukan taksinya ketika Ibu Ji Wool hendak pergi. Dia telah mengintainya dari jauh. Ho Seok tanya mau kemana Ibu Ji Wool. Ibu menyuruh untuk mengantarnya ke Kuil Gwaseum.



Young Ae bersama petugas lain dengan seksama memperhatikan laju lalulintas melalui CCTV.



Ibu Ji Wool mengatakan kalau dia akan pergi kekuil untuk menulis permohonan di lentera karena putrinya yang begitu nakal. Ho Seok memberikan uang pada Ibu Ji Wool agar bisa menuliskan harapannya. Aku ingin kembali menjadi usia 20’an. Ibu Ji Wool memuji permintaan besar itu tapi bagaimana mungkin bisa dengan wajah yang seperti itu. Kekeke
Ibu menyuruh Ho Seok menulis alamatnya untuk di gantung dilentera. Ho Seok menolak, dia tak mau memberitahukannya meskipun ibu terus menyodorkan kertas.




Young Ae mencurigai sebuah taksi yang pergerakannya mencurigakan. Mau pergi kemana dia?
Moo Yeom menatap ke peta lalu membuat beberapa titik-titik jalur, ketika jalur tersebut dihubungkan maka sampailah di kuil Gwaneum.




Ji Wool bertugas menuliskan harapan-harapan pada lentera. Seorang ibu memberikan uang $10. Ji Wool mengatakan kalau dia harus menggantungnya di tempat yang mudah dilihat tapi..... ji Wool melirik kepojokan. Didaerah yang tak bisa dilihat.
Ibu itu mengerti, dia memberikan uang $30. Ji Wool memberikan ekspresi sedih karena mengingatkannya pada 3 bencana. Ibu itu kembali menambak uangnya menjadi $100. Hahahaha. Ji Wool dengan manis mendoakan agar anak sang ibu bisa masuk ke perguruan tinggi favorite.




Ji Wool mencoba meraih tali untuk menggantungkan lentera yang berisikan permohonan tapi apa daya tangan tak sampai. Sebuah tangan membantunya meraih tali tersebut, Ha Moo Yeom lah yang datang. Ji Wool segera menggandeng Moo Yeom dan mengira datang karena mengetahui kalau dia ada disana. Moo Yeom tak acuh dengan ucapan Ji Wool lalu menyuruhnya menjauh.
Moo Yeom bertanya pada Biksu Jin Jo apakah ada taksi yang mencurigakan datang. Biksu Jinjo tak tahu karena ada lusinan taksi yang kesana. Ji Wool penasaran kenapa menanyakan hal itu tapi Moo Yeom mencoba mengalihkan pembicaraan dengan mengatakan kalau dia menemukan sebuah rumah yang nyaman untuk ditempati biksu Jinjo. Tuan tanahnya pun ramah. Biksu menolak tawaran tersebut karena dia masihlah seorang Biksu.



Ji Wool menarik Moo Yeom pergi untuk memberitahunya kalau dia bertemu dengan Ryu Tae Oh. Jelas Moo Yeom terkejut, seharunya Ji Wool lari. Ji Wool tak bisa berbuat apapun dengan peraturan perusahaan dan lagipula ibunya menyuruh untuk bekerja. Ji Wool merasa simpati dengan Tae Oh yang bahkan ibunya tak ada meskipun bangsalnya VIP. Terasa dingin.
“ACnya nyala!”
Moo Yeom hendak pergi tapi Ji Wool menahan dan mengatakan kalau mungkin Tae Oh mengubunginya karena dia menyukai Ji Wool. Hahaha. Jelas Moo Yeom tak percaya, apa-apaan!
“Cemburu yah~ Marah ya~~?”



Moo Yeom menyuruh Ji Wool untuk segera pulang tapi Ji Wool sebenarnya ingin pulang bersamanya tapi ibu akan datang kesana. Moo Yeom kesal kenapa Ji Wool tak mengatakan hal itu, dia bisa datang menamparku. Jam berapa dia sampai?
Mungkin sebentar lagi, ucap Ji Wool. Ji Wool mengajak untuk mempertunjukkan saja kedekatan mereka pada Ibunya. haha.



Yang Chul Gon sedang menjalani introgasi karena tuduhan keterlibatannya dengan Ryu Tae Oh. Chul Gon tertawa meremehkan, dia memang mendapatkan suap dari mereka tapi mereka hanya memberikan uang receh.
“Mungkin kita harusnya memulai dengan bagaimana kau hampir membunuh Ha. Dengan pistolmu. Kenapa Ha terluka bukan Ryu?”
Chul Gon mengatakan kalau itu hanyalah masa lalu.


Ji Wool mencoba menghubungi ibunya namun tak mendapatkan jawaban. Ji Wool meninggalakan pesan. Kenapa ibunya belum juga datang. Apa kau pingsan lagi karena mabuk?


Ternyata disuatu tempat yang sepi, Ho Seok tengah menyeret tubuh ibu Ji Wool yang tak sadarkan diri.





Moo Yeom dalam perjalanan kembali, dia melihat sebuah taksi yang terpakir di pinggir jalan. Pikirannya langsung mengingat tentang taksi yang pergerakannya tak di ketahui. Dia segera berhenti dan mengeceknya. Didalamnya terdapat sebuah ponsel, taksinya tak dikunci. Moo Yeom membuka ponsel itu. Ada pesan masuk dari Ji Wool yang begitu menghkhawatirkan ibunya karena terus-terusan tak menjawab panggilan.
Moo Yeom melanjutkan jalannya, dia menemukan sebuah tas yang jatuh tergeletak.




Petugas pengintrogasi menunjukan dana yang masuk ke Chul Gon dengan pengirim dari Kwon Oh Sik. Mereka menuntut penjelasan Chul Gon. Chul Gon tersenyum, dia tahu keadaanya memang sangat terpojok.
“Entah itu satu sen atau sejuta, aku mengerti. Tentu saja aku harus menyelidiki. Tapi setelah penangkapan Gap Dong. Oke? Sampai jumpa nanti.”
Petugas mencegah kepergian Chul Gon karena markas telah menghubungi dan memberitahukan kalau Gap Dong telah ditemukan.




Chul Gon masih bisa datang ke markas, dalam hatinya dia bertanya-tanya kenapa bisa penangkapan Gap Dong tanpa dirinya.
“Siapa Gap Dong?”
Gil menunjukan data Park Ho Seok. Do Hyeok bertanya apakah Chul Gon mengenalnya.
“Apa dia Gap Dong?”



Tangan Park Ho Seok bergetar ketakutan ketika dia mulai menarik syal yang mengikat di leher ibu Ji Wool. Apa lagi ketika Ibu sadar, Ho Seok semakin takut namun dia mencoba tetap menarik syal itu untuk mencekik ibu. Ibu mencoba berontak dengan menggingit tangan Ho Seok. Berhasil! Ibu berhasil lari dari genggaman Ho Seok karena tangan Ho Seok yang kesakitan.
Ho Seok mencoba mengejar Ibu yang lari dari kejarannya.


Moo Yeom berlari mencari keberadaan ibu dan juga Ho Seok.


Ibu terjatuh dan Ho Seok kembali bisa menangkapnya. Ibu ketakutan.


Moo Yeom melihat tanah bekas jalur yang dilalui ibu, dia melihat bekasnya. Moo Yeom tersenyum merasa telah menemukannya.



Tae Oh menemui Maria di club. Maria menyambut kehadiran Tae Oh dengan sindiran karena Tae Oh telah membawanya dalam artikel sebagai salah satu penyebab bunuh dirinya. Maria menyesal karena kemarin menolong Tae Oh. Dia seharusnya membiarkan Tae Oh mati.
“Jangan kau lewatkan kesempatanmu. Jangan katakan padaku bahwa pecundang Gap Dong adalah pahlawanmu. Kau harus menyelesaikan kesalahannya. Ke mana kita harus pergi? Lapangan alang-alang?”




Tae Oh terpancing emosinya lalu menarik Maria ke salah satu ruangan dalam club. Dia mendorong Maria sampai terjatuh di sofa. Tae Oh menindihnya lalu membelai wajah Maria. Uuuufffh
“Aku bahkan tak tahu apa aku akan membunuhmu. Jadi jangan memprovokasiku. Kuharap itu bukan kau yang mati hari ini.”
Entah kenapa Maria masih terus terdiam tanpa reaksi saat Tae Oh seolah mendekatkan wajahnya.




Ho Seok kembali menarik ibu Ji Wool ke tengah padang ilalang. Ibu masih terus menangis menanyakan kenapa Ho Seok melakukan itu padanya. Ho Seok sudah dipenuhi hawa setan kayaknya, dia menunjukkan sebuah palu besar dan berniat menghantamkannya pada Ibu Ji Wool. Namun tepat saat itulah Moo Yeom datang dan menahan tangan Ho Seok
****
KOMENTAR :
Okeh, bisa dipastikan sepertinya kalau Ho Seok bukan lah Gap Dong yang sebenarnya. Kenapa? Masa iya sih dia begitu cerobohnya seperti itu. Bahkan sama liciknya Tae Oh pun kalah. Meninggalkan jejak taksi, tas lah, jejak di tanah. Sangat nggak profesional banget. Episode 10 semakin menarik, aku akan merangkum beberapa hal yang membuatku bertanya-tanya. Kenapa Maria saat diperlakukan seperti itu oleh Tae Oh sama sekali nggak reaksi. Seharusnya dia ketakut kalau ngga dia harusnya melawan tapi disini seolah dia sedang menunggu dan pasrah dengan apapun yang akan dilakukan oleh Tae Oh. Seperti kata di dramabeans, mungkin Maria telah masuk kedalam pesona Tae Oh juga yah. Seperti korban-korban Tae Oh sebelumnya yang langsung tunduk padanya. Atau mungkin pesona Lee Joon sebagai seorang idol?kekeke penasaran apa yang akan Tae Oh lakukan pada Maria. Kiss? Hihihi please jangan, kiss Ji Wool dulu baru boleh Maria. Eehh.
Lalu Kenapa wajah orang yang menerapi Maria sama sekali ngga di tampakkan wajahnya. Ketika kamera menyorot ke wajah Maria dan orang itu ada di sebelahnya pun ada efek blurnya. Jadi gak jelas juga, entah aku yang terlalu sensitif dengan hal-hal kecil atau entahlah.
Selanjutnya, banyak nih di forum soompi yang mencurigai Sang Hoon sebagai Gap Dong. Alasannya karena,
1.       Dia seorang pemancing dan simpul tali yang digunakan oleh Gap Dong adalah simpul tali pancing.
2.       Katanya sih, susunan gigi Sang Hoon sama Gap Dong yang dilihat Maria itu mirip.
PREVIEW EPISODE 11 :
Sang Hoon mengatakan kalau setiap orang bisa saja seorang psikopat. Tak ada yang tampak istimewa. Itu hanya manusia yang kita lihat sehari-hari. Bahkan orang-orang biasa memiliki sifat psikopat dalam diri kita.
Moo Yeom menyimpulkan kalau semua orang bisa menjadi Gap Dong. Lalu scene berpindah cepat memperlihatkan Chul Gon, Do Hyuk, Biksu Jinjo. Semuanya memiliki kemungkinan menjadi Gap Dong. Seolah memberi clue kalau Gap Dong berada disekitar mereka. Jadi akurasa Gap Dong asli tak akan jauh dari orang-orang ini.
^^ siapa menurut kalian yang paling berpotensi menjadi Gap Dong?

11 Responses to "Sinopsis Gap Dong Episode 10-2"

  1. Ah penasaran, tebak2 berhadiah siapa gap dong asli...
    Unie~~

    ReplyDelete
  2. Ini drakor brp episod ya??????
    Si ganteng itu pny wajah yg ganteng sangat tp koq pembunuh berdarah dingin....
    Ntar nasibnya gmn ya????
    Gap Dong
    awalnya g tertarik buat ngikutin
    tp setelah dbaca per episodnya... Huuuuum jd penasaran tiap harinya... Bagaimana kelanjutannyaaa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini 20 episode^^ iyap terus tunggu kelanjutannya.

      Delete
  3. Widiwww smkin seru aj nih... hmmm aNNa ga bz DL krn kuota hbiz.. br baca aj di blog mba IU n Puji ya.. ^^
    Hmmm trnyta kita brdua shipperan TO sma JW ya??? Mrk tmpak serasi pake bingitzzz...
    Hwaiting bt Puji.. :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. serasa sehati sama mba aNNa. soalnya sama-sama ganteng cantik sih, kan klop tuh.

      Delete
  4. kyaa... iya Tae Oh sama Ji Wool aja, dari segi umur juga lebih cocok, siapa tau aura Ji Wool yang lebih bright bisa nyembuhin Tae Oh...

    ReplyDelete
  5. pada episode 10 ini, kecurigaanku pada sang hoon justru tereliminasi.. pada episode 9, sang hoon menjadi gab dong dalam khayalanku karena dia seolah memberi perlindungan kpd maria dan ibunya tapi justru serasa menjadi modus untuk dia memastikan bahwa maria tidak akan mendapat petunjuk tentang gab dong pd kasus9 tapi coba deh perhatikan...penulis mencoba memberi kita clue bahwa sang hoon adalah gab dong yah seperti yang dikatakan readers lain sepertinya penulis memberi kita clue bahwa gigi gab dong sama dengan gigi sang hoon. tapi menurutku justru itu menjadi tanda bahwa penulis ingin meyakinkan kita pada gab dong yang palsu. menurutku gab dong pada 9 kasus dulu adalah dua orang yang berbeda. pan soek adalah salah satu gab dong zaman dulu tapi gab dong pada kasus ke 9 bukan dia melainkannnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn......

    ReplyDelete
    Replies
    1. aah, setuju juga sama andri. kebanyakan drama model gini emang kek gitu, ngasih clue bejibun biar ngira pelakunya itu ini. tapi endingnya malah yang sama sekali gak diduga. setuju sama kamu^^

      Delete
  6. makin seru nih ceritanya jadi ga sabar nunggu episode selanjutnya....^^

    ReplyDelete
  7. Ayo ditebak ditebak~ agak confusing tapi interesting. Banget malah hehe. Belum nemu titik jenuh sama ini drama,malah makin seru! daebak! Tae Oh kok bisaya ekspresinya berubah2 gitu jadi bingung kadang nebak ekspresinya-,- kenapa saya berharap Ji Wool-Tae Oh terlibat love affair(?) yaaa aaah semoga yak u,u Gomawo mbak! Fighting^^

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^