[SINOPSIS] WHO ARE YOU EPISODE 16-END

[SINOPSIS] WHO ARE YOU EPISODE 16-END



Gun-woo masuk keruangan Hyung-joon, dia sedikit terkejut melihat Shi-on menangis memeluk tubuh Hyung-joon. Shi-on mendengar bunyi alat pendeteksi jantung, sudah tak ada detak yang terdeteksi. Hyung-joon telah tiada. Shi-on semakin menangis, oppa..jangan oppa...tunggu oppa..
Gun-woo hanya menatap Hyung-joon, dia terlihat se
dih juga.
~~~





Shi-on membuka kotak cincin Hyung-joon kemudian meletakkannya ke tempat penyimpanan abu Hyung-joon. Shi-on mencoba tersenyum meski masih mengeluarkan air mata, “Aku mengembalikan ini padamu. Aku akan hidup bahagia, jadi oppa  jangan khawatir.”



Sekilas Shi-on mengingat kenangannya bersama Hyung-joon, saat sebelum Hyung-joon melaksanakan tugasnya hingga dia harus tertembak. Dan sekarang Shi-on harus menatao foto Hyung-joon yang telah terpajang di tempat penyimpanan abu. Shi-on mencoba tersenyum meng-ikhlaskan namun apa daya, tak semudah itu tentunya.




Gun-woo tengah menunggu Shi-on diluar gedung, Shi-on berjalan keluar dengan lesu. Tanpa semangat. Gun-woo mencoba menguatkan Shi-on dengan menggenggam tangannya, namun Shi-on mengatakan kalau dia baik-baik saja lalu melepaskan genggaman itu.
Gun-woo terdiam, Shi-on berjalan meninggalkan Gun-woo.
~~~



Keesokkan harinya, Gun-woo sudah bertengger didepan rumah Shi-on. gak berhenti usaha dong. Shi-on keluar, Gun-woo langsung mengubah sikapnya menjadi sok cool. Gun-woo mengatakan kalau dia adalah pria yang akan melakukan apa yang telah dikatakannya, aku mengatakan aku akan menjadi sopirmu.
Shi-on terdiam dan berjalan pergi.. opss, bukan. Dia langsung masuk kemobil Gun-woo.
~~~




Shi-on tengah menyimpan barang-barang dibasement, Gun-woo mendekatinya dan bertanya apa Shi-on sekarang sudah tak melihat mereka lagi saat memegang barang-barang. Shi-on bingung, siapa?
Orang mati, jawab Gun-woo. Shi-on jadi berfikir, sekarang dia sendiri juga bingung lalu mencoba memegang satu persatu barang-barang itu, tapi nihil. Tak ada apapun yang dilihatnya, Shi-on juga jadi teringat kalau sekarang dia juga tak merasakan sakit kepala lagi. Gun-woo lega mendengarnya.
Gun-woo tanya apa yang akan Shi-on lakukan saat akhir pekan besok. Shi-on mengatakan kalau dirinya akhir-akhir ini merasa lelah jadi dia akan istirahat. Shi-on sepertinya memang berusaha menjauhi Gun-woo, tak ingin ada pertanyaan yang lebih membuatnya langsung pergi meninggalkan basement. Gun-woo menyadari tingkah Shi-on, dia berfikir kemudian menampakkan senyum kecilnya.
~~~


 Shi-on bangun dari tidurnya, dia segera kedapur mengambil minum. Laptop CCTVnya memperlihatkan sesuatu, Shi-on menatapnya heran. Ternyata ada Gun-woo yang sudah berada diluar rumah Shi-on sedang pemanasan, Gun-woo menunjuk-nunjuk kearah CCTV dan menyuruhnya untuk keluar, Shi-on heran apa yang tengah Gun-woo lakukan.


Shi-on heran apa yang tengah Gun-woo lakukan, apa kau akan pergi kesuatu tempat?
Gun-woo mengatakan kalau dia mengajak Shi-on naik gunung karena ketika seseorang yang sedang banyak pikiran, naik Gunung adalah salah satu hal yang baik. Shi-on tak bereaksi tapi Gun-woo mendorong Shi-on masuk rumah dan menyuruhnya berganti pakaian.
~~~



Shi-on dan Gun-woo sudah ada dalam perjalanan, Gun-woo memuji bagaimana hebatnya mendaki Gunung. Bisa menjernihkan pikiran, hebatkan?. Shi-on bertanya lalu kenapa Gun-woo ingin menjadi perwira polisi.
“Ayahku bekerja di kapal ikan laut dalam selama lebih dari 10 tahun. Ketika pendengarannya mulai memburuk, dia harus berhenti. Kemudian dia mengalami kecelakaan yang menyebabkannya menjadi cacat. Kecelakaan itu sebuah tabrak lari. Tak ada ganti rugi dan juga tak ada tempat untukku berkeluh kesah juga. Tapi seorang perwira polisi yang bertugas mengusut kasus itu tak pantang menyerah, Dia mencari saksi sendirian dan juga ketempat pembuangan mobil untuk menemukan bukti kecelakaan.” Cerita Gun-woo.



Shi-on tanya apakah polisi itu bisa menemukan pelakunya, Gun-woo mengangguk. Ada satu hal yang dikatakan si Perwira Polisi itu pada Gun-woo, ‘aku adalah perwira polisi Korea’. Shi-on tertawa dan menanyakan kebenaran cerita itu. Gun-woo kembali mengangguk, tentu. Shi-on merasa kalau Perwira itu pasti sangat keren.


“Setelah kejadian itu aku memutuskan untuk memastikan tak ada yang beruntung seperti ayahnya. Aku akan menemukan dan menghukum mereka.” Ucap Gun-woo.
Tapi kemudian Gun-woo mendesis dan mengacungkan tangannya seolah menembak, ketika aku menjadi polisi aku menyadari keahlian menembakku yang luar biasa. Shi-on menepuk tangan Gun-woo dan menyuruhnya jangan membual. Tapi Gun-woo kembali mengacungkan tangannya meyakinkan.



Shi-on menunjuk ketanah, ular! Ular!
Gun-woo langsung berjingkat takut sekaligus terkejut, dimana?dimana? Ular! Dimana?
Shi-on tak menjawab, dia hanya tertawa dan berlari meninggalkan Gun-woo. Shi-on duduk di bangku, Gun-woo menunjuk-nunjuk Shi-on bagaimana bisa dia bercanda tentang hal seperti itu.



Shi-on mengejek, bagaimana ada seorang penembak juara satu yang takut pada ular. Gun-woo mengatakan dengan geli, kalau dua hal itu adalah berbeda. Dia sangat benci dengan hal yang bergerak-gerak tanpa kaki.
Shi-on bercerita kalau dulu dia ada pelatihan akhir tahun dan disana dia mengalahkan semua murid pria. Saat pelatihan di gunung jiri, dia bertemu dengan seekor beruang besar. Shi-on bertatap muka dengan beruang itu, tapi dia segera lari ‘wush..wush’. Aku adalah orang seperti itu. Setelahnya, dia bertemu dengan ahli herbal yang tau benar dengan wilayah itu, menurut si Ahli herbal ular dan beruang tak akan menyerang karena mereka tau siapa orang yang menyerang dengan maksud jahat atau hanya melindungi diri, mereka tau hal itu hanya dengan insting. “tidakkah itu menarik?” tanya Shi-on.



Gun-woo memandangi Shi-on yang sedang bercerita dengan semangat. Shi-on menyadari hal itu jadi diam, apa?
Gun-woo tersenyum dan mengatakan kalau Shi-on banyak bicara. Shi-on berfikir, aku. Gun-woo mengiyakan dan merasa itu adalah hal yang bagus, banyak bicara dan mudah tertawa. Shi-on memegang mulutnya, aku banyak bicara?
Gun-woo kembali tersenyum, dia melihat mata air dan mengajak Shi-on untuk minum.
~~~



Dirumahnya, Shi-on teringat kalau dia harus memberitahu Gun-woo kalau besok harus memakai seragam. Shi-on harus menelfonya, tapi dia lupa menaruh ponselnya. Shi-on mencari-cari, tapi kemudian teringat kalau ponsel tertinggal di mobil Gun-woo. Shi-on kembali ke sikap awal yah?
Shi-on teringat saat dia meninggalkan ponselnya, Gun-woo datang untuk mengembalikan.




Shi-on keluar rumah, tepat saat itu Gun-woo berniat memencet bel rumah Shi-on hingga dia mengurungkannya. Gun-woo kesal bagaiman dia baru saja memarkirkan mobilnya tapi malah harus kembali pergi mengembalikan ponsel Shi-on. Shi-on tersenyum menggaruk leher yang tak gatal, ahh.. maaf. Tapi itu kenapa kau terlambat? Karena sebelumnya kau lebih cepat.
Shi-on meminta ponselnya, Gun-woo memberikan. Tapi saat Shi-on akan mengambilnya, Gun-woo kembali menarik ponsel itu. Hahahaha, karena teringat kejadian tempo lalu, Gun-woo langsung melepaskan ponsel itu. Gun-woo memuji malam hari ini udaranya sangat segar, dia salting. Shi-on tersenyum dan mengucapkan terimakasih karena Gun-woo telah mengembalikan ponselnya. “berhati-hatilah saat pulang”


Gun-woo mengerti, dia pun berjalan pergi. Shi-on kembali memanggil Gun-woo, Gun-woo bertanya ada apa. Shi-on lupa-lupa bingung mau menyampaikan apa, dia berfikir. Lolet. Kemudian dia ingat dan menyuruh Gun-woo untuk memakai seragam besok. Kemudian Shi-on melambai tapi sangat kaku, masih canggung kali yah.
Gun-woo terdiam.




Gun-woo berjalan mendekat kearah Shi-on. daaann..daaan.. memeluknya. Kekeke
Gun-woo berkata dalam pelukannya, menyuruh Shi-on untuk jangan terburu-buru. Shi-on sudah melakukan banyak hal dan dia tak akan pergi kemana-mana. Jangan memaksakan.
Shi-on mengerti, dia membalas pelukan Gun-woo. Tak seperti sebelumnya, Shi-on terlihat lebih nyaman.
~~~


Gun-woo dan Shi-on memberi hormat. Mereka mendapatkan penghargaan karena dapat mengungkapkan kasuh internal di dalam kepolisian.
“Sertifikasi kehormatan karena telah mengungkapkan kasus korupsi internal dan telah mengembalikan kelayakan dan keadilan di dalam kepolisian. Kami memberimu bintang penghargaan.”



Shi-on keluar ruangan, Ketua Tim dan Ketua Tim Bong melihat Shi-on dan menyapanya. Ketua Tim bong dan Ketua Tim meberikan ucapan selamat pada Shi-on. Shi-on bertanya bukankah Ketua Tim akan pindah ke departemen Kebijakan Ekonomi. Dengan senang Ketua Tim meng-iya-kan dan mengatakan kalau Ketua Tim Bong juga akan pindah ke Departemen kehidupan dan ketertiban.
Tolong kerjasamanya, ucap Ketua Tim Bong ramah. Ketua Tim bertanya dimana Gun-woo, aah bukan.. Inspektur Cha.
Shi-on menoleh dan melihat Gun-woo yang tengah berbincang akrab dengan seseorang. Ketua Tim Bong bertanya bukankah Gun-woo Ketua Regu penyelidikan. Ketua Tim membenarkan.
~~~



Gun-woo sedang makan dengan lahapnya, tapi Shi-on hanya menatap dengan tajam. Gun-woo heran, ada apa. Shi-on bertanya apakah tak ada yang akan Gun-woo sampaikan. Gun-woo bingung malah berfikir, “Oh, maksudmu tentang bertemu Ketua Tim Penyelidikan? Aku hanya mengucapkan halo.”
Shi-on : “Inspektur Cha, sampai kapan kau akan membusuk di ruang penyimpanan. Kau adalah juara dalam menembak dan Master Taekwondo level-3. Kau memiliki insting bagus dalam penyelidikan. Aku dengar catatan dalam penangkapanmu tinggi saat berada di regu penyelidikan? Kantor penyelidikan itu tak jauh, masih satu gedung. ”
Gun-woo : “Aku tak bilang tak mau ke regu penyelidikan. Jika aku masuk ke regu penyelidikan, aku bisa dikirim keseluruh dunia. Aku nanti tak bisa melihat wajahmu.”



Aku tak akan pergi, ucap Shi-on. Shi-on kemudian berdiri dan mengajak Gun-woo untuk bersalaman. Shi-on menyuruh Gun-woo untuk bertemu dengannya nanti dan cobalah yang terbaik. Gun-woo menyambut tangan Shi-on, aku akan berusaha.

6 BULAN KEMUDIAN




Seseorang penjahat berlari dari kejaran polisi, dia berhasil bersembunyi. Polisi terkecoh, tak bisa menemukan penjahat itu. Seolah merasa telah aman, dia segera membenarkan jasnya dan berbalik pergi. Namun ternyata, Gun-woo sudah berdiri dibelakang dengan borgol menanti si Penjahat.
Jelas dia akan melawan, namun dengan kemampuan Gun-woo mudah saja baginya menekuk tangan si penjahat dan menyeretnya.
~~~


Hee-bin kesal, dia bukannya sudah menyuruh untuk tidak mengambil filmnya. Namun dengan entengnya si Artis ini mengatakan kalau dia tak tau kalau akan terjadi hal seperti ini. Si Artis takut kalau dia tak akan lagi mendapatkan iklan dan juga skenario lagi.
Hee-bin tanya apakah si Artis memiliki berita yang bisa membuat ledakan ‘sensasi’. Artis mengatakan kalau kehidupnya itu bersih. Hee-bin terdiam, tiba-tiba ada sebuah bisikan terdengar, “Gadis ini...dia dalam hubungan dengan penyanyi grup idola.”




Hee-bin celingukan mencari sumber suaranya, tapi tak ada siapapun. Hee-bin tanya apakah dia mempunyai hubungan dengan salah satu Idol grup. Si artis benar-benar terkesima dan menganggap kalau Hee-bin itu keren karena bahkan managernya saja tak mengetahui hubungan itu.
“Bocorkan itu pada pers. Jika kau terlibat dalam skandal, kau akan ada dalam daftar teratas seharian, dan berita kalau film terbarumu adalah bencana akan segera terlupakan.” Saran Hee-bin. Si Artis bertanya apa dia harus melakukan itu, Hee-bin menyuruhnya untuk lakukan saja. Si artis langsung girang bin senang mendapat solusi masalahnya. Dia segera menyerahkan amplop dan pergi.



Hee-bin kembali celingukan, dia penasaran siapa yang memberitahunya. Tapi perhatiannya teralih pada amplopnya lagi, dia segera membukanya. Hee-bin menegakkan kepalanya, dia terkejut melihat sehantu ahjuma sedang menatap Hee-bin. Hantu itu mengatakan kalau ada sesuatu yang harus diucapkannya pada suaminya.
Hee-bin tanya kenapa dari sekian banyak orang harus dia yang disuruh. Dengan memohon, hantu itu mengatakan karena hanya Hee-bin yang bisa mendengar suaranya. Hee-bin diam, pasrah sekaligus sebel dong.
~~~



Dua orang petugas tengah digembleng oleh petugas senior, siapa lagi kalau bukan Seong-chan dan Seung-ha. Seong-chan dengan gaya sok mulai berceramah, kalian ini sangat beruntung menjadi petugas pembantu(sebagai ganti dari wamil). Apakah kalian tau itu?
Petugas junior itu diam, Seung-ha ngikut gaya Seong-chan. “kalian anak nakal. Pemimpin petugas bertanya. Jawab!”
Seong-chan mengajak semua untuk mulai menata barang yang hilang dan ditemukan, SEBAGAI PEMIMPIN PETUGAS. Kekeke. Belum naik pangkat aja udah nge-sok. Betah ya si Hee-bin.


Salah seorang dari junior itu tanya dimana dia harus menaruh kontainer kimchi,sebagai tetuanya Seong-chan datang dan menjelaskan. “Barang berharga pergi ke geum-go (tempat yang aman). Makanan pergi ke naengjang-go (kulkas). Sampah pergi ke chang-go (ruang penyimpan).  Satu, dua, tiga! Kami memanggil itu aturan ‘tiga-go’ disini.”
Di belakang mereka, Shi-on tengah melihat keakraban satu sama lain, Shi-on teringat dulu juga Gun-woo menerangkan sama persis dengan apa yang Seong-chan ucapkan.



Dua junior tengah bersih-bersih di kantor, seseorang datang. Mereka segera menyambut orang itu dan bertanya apa yang dia cari. Orang itu mengatakan kalau dia mencari jam tangan hadiah pernikahan dengan sebuah goresan dibelakangnya. Mereka meminta pada orang tadi KTP’nya, dengan cepat orang itu memberikan.
Duo Junior songkol-songkolan, untuk mengambil barangnya di basement. Orang tadi menampakkan senyum jahatnya.
Salah satu akhirnya mengalah dan mengambil barang dibasement, tunggu sebentar saya akan mengambil barangnya. Setelah salah satu junior pergi dan satunya sedang lengah, pria itu perlahan terlihat aneh, ada niat jahat.


Dibasement, Seong-chan memberikan jam emasnya pada si Junior, namun Shi-on datang dan menyuruh agar Seong-chan lah yang memberikan barangnya.
~~~


Gun-woo memasukkan para penjahat yang ditangkapnya ke sel, salah satu hoobae Gun-woo adalah seorang wanita (dia ada di heartstring yang disukai sama Minhyuk, siapa yah?). Dia memuji Gun-woo, bagaimana kau terlihat sangat berkarisma. Gun-woo dengan cuek bertanya, kau baru tahu?
Sunbae Gun-woo berkata kalau Gun-woo sudah menangkap penjahat dalam bulan ini banyak, bisa-bisa Gun-woo cepat naik pangkat. Hoobae wanita Gun-woo mengatakan untuk jangan hanya memuji tapi juga membelikan Gun-woo minum. Sunbae itu langsung mau, karena yang meminta adalah satu-satunya wanita di departemen penyelidikan.



Hoobae wanita itu meminta untuk datang bersama untuk minum, tapi Gun-woo tak mau. Hoobae itu tetap memohon agar Gun-woo ikut, karena mereka minum juga karena Gun-woo. Gun-woo akhirnya luluh dan mau ikut tapi Cuma satu gelas. Hoobae itu langsung seneng banget kayaknya.
~~~




Seong-chan tengah bertelfon dengan Hee-bin, sampai bertemu nanti yah. Seong-chan akan mengakhiri panggilannya tapi terlebih dulu dia mengucapakan tapi dengan malu-malu, sarangae. Seung-ha yang mendengarnya langsung pingin muntah kayaknya, gak ding.
Shi-on datang, Seung-ha bertanya kapan mereka mengadakan pesta selamat datang untuk dua petugas baru. Shi-on berfikir bagaimana kalau nanti malam, Seong-chan langsung muram karena bertabrakan dengan kencannya. Seung-ha kayaknya mau bikin Seong-chan dilema, “apa yang ada dalam menunya? Daging?”
Shi-on heran kenapa dalam pikiran Seung-ha selalu makanan, kita akan mengadakan tamasya budaya.
Salah satu junior bertanya pada Seong-chan, apa itu tamasya budaya. Seong-chan yang ditanya sendiri juga bingung, apakah ada hal seperti tamasya budaya?
~~~



Hee-bin datang dengan senang gembira riang tiada tara, hahaha. Seung-ha melihat kedatangan Hee-bin langsung melapor pada Seong-chan. Seong-chan senang, dia yang sedang membeli popcorn langsung memberikannya pada Seung-ha.
Seong-chan menemui Hee-bin, dia tanya ada apa dengan kencan bioskop. Belum sempat Seong-chan menjawab, Seung-ha datang langsung mengatakan kalau mereka melakukan tamasya budaya di bioskop ini juga. Hee-bin langsung kesel, ditambah dengan kedatangan dua junior. Hee-bin tambah empet, ini bukan kencan.
“Tubuhku masih terikat dengan pemerintah, dan aku tidak bisa pergi bebas meninggalkan pekerjaan.” Seong-chan beralasan.
“’ Tubuh dia terikat dengan pemerintah, dan tidak bisa bergerak bebas’ tapi.. masih bisa berkencan” ucap Seung-ha menyindir. Seong-chan kesal dan menyuruh Seung-ha diam. Seong-chan menarik tangan Hee-bin yang sudah gak bersemangat lagi.



Shi-on melihat Seong-chan dan Hee-bin yang tengah seru dengan perbincangannya sambil membaca buku. Shi-on tersenyum,..

FLASHBACK




Shi-on dan Gun-woo sedang membaca buku bersama dengan Shi-on, Gun-woo mencoba untuk merangkul Shi-on dengan berbagai tingkah. Shi-on yang menyadari itu kesal, dan menunjuk buku Gun-woo untuk dibaca..baca..
Shi-on menyadari sesuatu, dia kembali melihat buku Gun-woo dan tertawa. Ternyata buku yang Gun-woo baca persis dengan buku cerita bergambar anak SD. Shi-on mengejek Gun-woo tapi Gun-woo beralasan kalau dia sangat suka membaca buku yang memiliki gambar tapi dari pada gambar aku lebih suka...Ketua Tim. Shi-on tersipu.
Gun-woo kembali bertingkah, dia mencoba merangkul Shi-on lagi...lagi..dan lagi.
FLASHBACK




Seung-ha datang dan memberitahukan kalau film mereka sudah mau tayang. Mereka ber-enam pun masuk, terlihat begitu akrab. Dan penuh canda tawa.
Hee-bin dan Seong-chan duduk di bangku pasangan, sedangkan Seung-ha dengan konyol, ribut, katronya malah bermain-main dengan kursinya yang bisa bergerak. “Ketua Tim, kursinya bergerak. Lihat”
Shi-on hanya tersenyum dan kembali melihat Seong-chan dan Hee-bin yang terus saja mesra-mesraan. Dia teringat saat dia dan Gun-woo nonton film bareng, Gun-woo mencoba dengan berbagai tingkah polah agar bisa merangkul Shi-on, tapi tetap saja gagal meski film yang mereka tonton serem.
~~~



Gun-woo sudah berada di rumah makan dengan Hoobaenya, dia bertanya apa benar Lee Sunbae tak bisa hadir. Padahal Lee Sunbae yang mengajak tapi malah tak hadir. Hoobae mengatakan kalau anak Lee Sunbae sedang sakit jadi tak bisa datang. Hoobaenya mengajak untuk minum bersama saja, dan bersenang senang.




Ditempat yang sama, Seong-chan cs juga berniat untuk makan disitu. Seung-ha dan Seong-chan terkejut melihat Gun-woo bersama seorang wanita. Shi-on datang, dia terdiam melihat Gun-woo juga ada disama dengan seorang gadis. Gun-woo juga ikut terkejut,
Seong-chan mengatakan kalau tempat itu penuh dan tak ada kursi yang kosong jadi bagaimana kalau mereka pindah. Shi-on meng-iya-kan, mereka pun pergi. Sedangkan Gun-woo masih terkejut, dia tau kalau ini akan menjadi masalah tapi dia tak bisa menjelaskan dan hanya diam.
~~~



Gun-woo menunggu Shi-on dengan gelisah, dia takut Shi-on marah. Shi-on pulang, Gun-woo menyapa, lama tak bertemu Ketua Tim. Shi-on cuek, ya.
Gun-woo : “AKu sudah menunggu lama sekali. Kenapa kau baru pulang ke rumah sekarang? Apakah kamu tahu jam berapa sekarang?”
Shi-on : “Jam berapa saja aku kembali, kenapa kau peduli?”
Gun-woo : “Aku datang setelah menyergap orang jahat tanpa tidur”
“Apakah kau menyergap orang di restoran BBQ sambil minum? Dengan seorang wanita?” sindir Shi-on. Gun-woo berniat menjelaskan tapi Shi-on terburu menyuruh Gun-woo untuk pulang. Shi-on yang cemburu segera masuk kerumah.


Gun-woo sigap menarik Shi-on, dan memelukanya dari belakang. Gun-woo menyuruh Shi-on untuk jangan marah, karena mereka bisa bicara dulu. “Apakah kau tahu apa yang aku pikirkan selama 6 bulan terakhir ketika menangkap penjahat? Kalau aku menangkap penjahat lebih cepat, bahkan jika hanya satu hari untuk datang melihat Ketua TIm.”
Shi-on tanya lalu siapa orang itu. Gun-woo bingung, lalu dia ingat. Oohh.. dia Detektive Im yang baru lulus pelatihan dan Gun-woo hanya mengajaknya berkeliling.





Gun-woo membalik tubuh Shi-on, setengah bercanda dia bertanya apa Shi-on cemburu, kau pasti cemburu. Jelas sebagai wanita, Shi-on mengelak. Gun-woo memegang pipi Shi-on, “satu-satunya wanita bagiku adalah Yang Shi-on”
Gun-woo perlahan mendekatkan kepalanya dan mengecup bibir Shi-on. Flash kiss, lalu berlanjut lagi longkiss kali yah. Sulit menggambarkan.
~~~


Keempat sekawan tengah meributkan sesuatu, seorang wanita datang. Dia bertanya tentang barang hilang berupa jam tangan kenang-kenangan penikahan, memiliki goresan dibelakangnya.
Shi-on datang.



Shi-on mengecek barang yang dimaksud, itu adalah barang yang kemarin di ambil oleh seorang pria mencurigakan. Ibu itu tanya apakah dia masih bisa mendapatkan jam tangan itu. Shi-on meminta maaf dan tentu saja mereka juga harus menemukan jam tangan itu.
~~~


Departemen penyelidikan tengah melakukan rapat untuk menangkap Kang Soo-cheol, si pencuri jam. “Kang Soo Cheol, 4 kali penipuan. Menjual barang curian. Dia dibebaskan dari penjara tahun lalu, dan dia tak beraksi untuk sementara, tapi Belakangan ini, dia mulai beraksi lagi.”
Giliran Gun-woo maju menjelaskan, “Dia memalukan negara. Dia pergi dan kembali antara Seoul, Busan, dan Jeju. Dia menargetkan turis asing dan menyingkirkan barang curian dengan harga murah. Karena dia bisa tertangkap jika dia melakukan itu dalam negeri, dia pada dasarnya mengekspor barang curian. Dia bukan bagian dari gang tapi bekerja sendiri.”
“Selidiki orang disekelilingnya, dan dari daftar pasangan penjara dia, lihat jika ada nama keluar yang memiliki koneksi dengan dia.” Perintah Sunbae Gun-woo.
Rapat selesai, semua pun bubar.
~~~


Shi-on melihat foto hasil screencap dari CCTV, Shi-on mengatakan kalau bukan mereka saja yang tertipu karena pada dasarnya Soo-cheol sudah mengakses website Lost and Found Center. Dia mengincar barang-barang berharga.
Seong-chan tanya apa yang harus mereka lakukan untuk menangkap Soo-cheol. Shi-on merasa kalau mereka harus mengejarnya sendiri dan mendapatkan barangnya kembali.



Shi-on mencari data tentang Soo-cheol, dia mendapatkannya dan tersenyum.
~~~



Gun-woo dan Detektive Im tengah menunggu Soo-cheol, Gun-woo terkantuk-kantuk dalam mobil tapi Detektive Im siaga. Detektive Im melihat sosok Soo-cheol dan segera memberitahu Gun-woo.
Mereka berdua sampai didepan apartemen Soo-cheol, pintu tak terkunci. Gun-woo dan Detektive Im segera siaga dan masuk. “Kang Soo-cheol, angkat tangan!”
Soo-cheol terkejut segera melakukannya, Gun-woo menyuruh Detektive Im untuk mengecek isi tas Soo-cheol. Mereka menemukan barang berharga disana, Detektive Im menunjukkannya pada Gun-woo. Saat mereka lengah, Soo-cheol melemparkan kursi dan pergi melalui jendela. Gun-woo segera mengejar dan menyuruh Detektive Im segera turun.



“Hey, siapa kau? Aww, sial” Soo-cheol mengerang. Gun-woo melongok dari jendela, ternyata sudah ada Shi-on yang menangkap Soo-cheol. Shi-on meminta borgol pada Gun-woo, tepat saat itu Detektive Im datang. Shi-on meliriknya dengan, weew. Persaingan antar wanita. Kekeke



Polisi telah datang dan membawa Soo-cheol.
Tak diduga tak disangka, ternyata Detektive Im yang memiliki nama panjang Im Jeong-eun mengenal Shi-on. Dia mendengar banyak tentang Shi-on. Gun-woo meledek Shi-on dengan bertanya pada Jeong-eun, apa kau mendengar kalau dia terkenal galak dan kasar?
Jeong-eun tidak mendengar seperti itu, tapi banyak teman wanitanya yang mengidolakan Shi-on. Shi-on menepuk Gun-woo, kau dengar.
Jeoung-eun bertanya tentang hubungannya Shi-on dan Gun-woo. Gun-woo langsung tersenyum cerah mengatakan kalau hubungannya seperti ini. Gun-woo pun merangkul Shi-on. “aku memanggilnya Ketua Tim”
Shi-on tertawa tapi Jeong-eun kayaknya masih bingung, sama kayak aku.
~~~



Shi-on mengembalikan jam tangan itu pada pemilik yang sebenarnya, dia benar-benar minta maaf. Ibu tak mempermasalahkan malah berterimakasih karena dia bisa mendapatkan kembali jam hadiah untuk suaminya.
Selepas wanita itu pergi, sebuah panggilan masuk dari Ketua Bong. “aah, iya aku mengerti”
~~~




Gun-woo sedang menunggu seseorang tapi ketika orangnya datang, dia malah pura-pura sedang malas sekali. Shi-on membawakan minum. Gun-woo mengeluh kenapa sangat sulit untuk bertemu dengan Shi-on padahal mereka di gedung yang sama. Alasannya ya karena Gun-woo memiliki otoritas di seluruh negeri jadi sulit untuk bertemu. Gun-woo menanyakan apakah Lost and Found center baik-baik saja. Shi-on meng-iya-kan, lagipula Ketua Bong memberitahu kalau akan ada perwira baru yang akan datang. Gun-woo sok cemburu, apa dia pria?
Shi-on memanas-manasi Gun-woo, “Penunjukannya minggu depan, jadi aku rasa aku akan mengetahuinya nanti. Itu akan bagus kalau itu pria,”
Gun-woo mengeluh dengan sikap Shi-on yang mudah tergiur dengan pria. Shi-on mengelak pastinya, “Hei, kau pikir menemukan dan mengatur barang-barang sekitar gudang itu mudah? Jika dia pria yang kuat, aku akan sangat 'berterima kasih'.”
Gun-woo cengengesan di sebelah Shi-on yang sedang kegirangan, penuh makna.
~~~



Seong-chan tengah mempersiapkan diri untuk menyapa perwira yang baru didepan kaca, mirip Gun-woo dulu. Tapi dia berkali-kali mengulang karena merasa dipaksakan.
Dua Junior menatap mereka dengan pandangan aneh, Seong-chan menyadarinya membentak. Tapi kemudian dia menyuruh untuk mengambil foto-foto barang yang ditemukan karena dia akan pergi.
Selepas kepergian Seong-cha, Duo junior menertawakannya.



Seorang Pria datang dengan menutup kepalanya menggunakan tudung jaket. Duo Junior tanya apa yang pria itu cari, tapi orang tadi tak perduli tan terus berjalan. Duo Junior berniat menyeret orang itu keluar, tapi dia kemudian menunjukkan kartu ID’nya membuat duo junior langsung memberi hormat. Siapa dia? Cha Gun-woo.



Seong-chan terkejut melihat Gun-woo ada didepartemen mereka, Seong-chan bertanya apa yang Gun-woo lakukan disana. Gun-woo tak menjawab malah menyuruh Seong-chan dan Seung-ha kalau dia mandi mereka harus mengatur barangnya. Mereka berdua masih cengo, Gun-woo menepuk pundak Seung-ha dan Seong-chan untuk menyuruh mereka mengajari Juniornya dengan benar. Tak ada jawaban lagi.
Kau tidak akan menjawab?” tanya Gun-woo. Spontan mereka langsung memberi hormat.
Gun-woo pergi, selepas kepergiannya. Mereka bertanya-tanya apa yang Gun-woo lakukan di departemen mereka  dan apakah Ketua Tim Yang tau.



Shi-on tengah mengecek barang satu demi satu, sampai dengan sebuah kaca. Shi-on merasakan sesuatu yang aneh. Dia celingukan, takut-takut dia bisa melihat hantu lagi. Tapi ternyata itu Gun-woo, Gun-woo memberi hormat kalau dia sebagai perwira baru yang ditugaskan hanya untuk 3 bulan. Shi-on belum percaya, benarkah?
Gun-woo meng-iya-kan, Shi-on bertanya alasan Gun-woo. Gun-woo mengatakan kalau dia ingin tidur dan juga... berkencan. Hehehe, Shi-on tersenyum. Gun-woo mengajak untuk makan, lapar. Mereka pun beranjak pergi dari basement.





Tapi tiba-tiba ada sesuatu yang lewat, Gun-woo dan Shi-on sama-sama menengok merasakan sesuatu yang aneh. Shi-on heran, ada apa denganmu?
Gun-woo mengatakan kalau dia merasakan sesuatu yang aneh. Sejak dia bermimpi buruk, kadang ada korban pembunuhan berantai yang mengucapkan terimakasih dan juga ada yang mengatakan kalau mereka harus mengucapkan sesuatu. Shi-on semakin khawatir, sejak kapan?
Gun-woo mengatakan kalau dia merasakan itu sejak dia tertusuk dan hampir mati. Shi-on semakin terkejut, dia mengajak untuk bertemu dengan Hee-bin. Gun-woo menolak, mereka lalu berjalan pergi untuk makan. Gun-woo mengatakan kalau dia akan tidur disofa nanti malam, tapi Shi-on menolak karena itu adalah tempatnya. Gun-woo tetap bersikeras.
Shi-on : “Lupakan, kau serigala.”
Gun-woo : “Apa maksudmu serigala? Aku domba manis!”
Mereka pun pergi, Sebuah bayangan kembali melintas dan terdengar bisikan. “sampai jumpa nanti malam
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ THE END ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Pertama untuk komentar ending, gak terlalu bisa berkomentar tapi menurutku episode 16 ini agak kurang sreg menurut aku. Kenapa? Iya aku sendiri merasa seperti itu karena, kemana perginya kasus  Ketua Moon coba? Yang dititik beratkan selama ini. Yang diselidiki selama ini, Cuma berakhir dengan satu episode. Gimana proses sidangnya? Berapa hukumannya? Why? Kenapa gak nampak. Percuma dong usaha Shi-on sama Gun-woo. Iya gak?
Terus tentang episode 16, kenapa harus ada kasus lagi sih coba. Pake ada jam ilanglah, kenapa gak munculin aja sweet scenenya Gun-woo sama Shi-on. dari kemarin gak ada kan yah? Kalo misal banyak adegan manis kan bisa ngebayar buat episode sebelumnya yang terlewat tanpa adegan sweet mereka. tapi entah kenapa aku suka akhir pas Gun-woo ikutan bisa liat hantu. hahaha kesannya lucu buat aku, apa lagi suara bisikan terakhir bikib aku merinding.keke. Itulah sedikit keluh kesahku. Aseekk.
Sekarang mau jawab beberapa pertanyaan yang masuk.
1. Tentang projek selanjutnya?
Aaah ini aku juga bingung chingu, mau buat yang apa yah. Pengennya dalam hati sih yah The Inheritors tapi gimana yah chingu. Kalo semisal udah ada blog terkenal udah ada yang ngerecap kan gak mungkin juga aku buat, percuma juga kalo aku buat ntar gak ada yang baca. Lagi pula pasti udah banyak yang pengin banget buat.
Pilihan kedua, The Future Choice. Tapi gak tau juga ding, kalo bisa yah drama yang episodenya 1 per minggu. Ato enggak ya, ada yang mau buat sinop bareng kan jadi lebih enteng kan kerjaanya. Gimana ada yang mau? Hahaha iklan. Yang jelas projek selanjutnya masih belum pasti.

2. Kelanjutan Empire Of Gold?
Maaf chingu sebelumnya, kayaknya aku gak bisa lanjut deh. Ini beneran, semenjak mandek buat sinopnya, aku juga berenti download. Dan aku beneran udah gak punya Mood’nya chingu. Maaf yah? Gimana dong. Ini aku juga tanggal 2 Okt udah mau MID Semester ( Doain yah... hehehe)  jadi sampe bulan oktober aku gak buat sinop dulu. Maaf banget chingu.



Selanjutnya, dengan setulus hati saya mengucapkan banyak terimakasih buat Eonni, saeng, mbak, kakak, akang. Semuanya lah yang udah berkunjung ke blog baru ini. Bye..

30 Responses to "[SINOPSIS] WHO ARE YOU EPISODE 16-END"

  1. thanks ya buat sinopsisnya...
    salut buat kamu masih sekolah udah pinter buat sinopsis...
    Sekali lagi jeongmal gumawo ^_^

    semangat buat sekolahnya...^_^


    Paulina

    ReplyDelete
  2. Wah daebak happy ending..gumaapta heobe..fighting .....ditunggu sinop drama berikutnya

    ReplyDelete
  3. Proyek selanjutnya mirae choice aja cingu..
    Btw thanks ya udh dikelarin sinopnya, daebak bgt deh.. Ditunggu sinop selanjutnya ����

    ReplyDelete
  4. wahh happy ending ,, terima kasih ... ^^ , ditunggu sinopsis drama korea berikutnya ^^
    by: khilda ^^

    ReplyDelete
  5. waaaah..akhirny kelar jga sinopny n happy ending.. Makasih yaa!!

    ReplyDelete
  6. endignya di paksa ya...tapi bagus juga koq...

    ReplyDelete
  7. Kan udh jelas yah dpt bintang kehormatan brarti ketua moonx sdh diatasi ˆ⌣ˆ
    Gomapta chingu dah slesein sinopnya #peyuuuuukk
    Nextx Mirae choise sj yah yah ˆ⌣ˆ
    -wulan-

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  9. Makasih yaa sinopsisnya. Sekedar saran yaa gmn klo buat sinopsis Secret ato ga The Suspicious Housekeeper? Sukses jg buat mid nya yaa

    ReplyDelete
  10. tq sinopnya dek...buat sinopnya future choice dong,
    oya, shi on reunian sama detektif im jeung eun. mereka sama sama diheartstring kan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. oiyah...drama who are you? ini katanya akan ditayangkan di 33 negara...
      sukses buat midnya yahhh samangatttt!!!

      Delete
  11. makasih yah sinopsis sampai episode endx,,,ditunggu yang berikutnya
    keep fighting!!!

    ReplyDelete
  12. Makasih ya untuk sinopsisnya, cepet dan bahasanya juga enak untuk dibaca... Ditunggu project selanjutnya.. ^_^

    ReplyDelete
  13. makasih sinopsisnya..aku ngikutin terus..
    cuman blog ini yang bikin sinopsis who are you..walaupun endingnya kurang greget..hahhaa
    sukses buat midnya dan sinop2 selanjutnya.. :))

    ReplyDelete
  14. aaah, semuanya makasih. Aku semakin galau, ada 3 pilihan drama nih. Mirae Choice, The Heirs atau uneployed romance.

    ReplyDelete
  15. makasih buat sinopsisny sis..smngat yach..dtunggu next projectnya...

    ReplyDelete
  16. Gomawo bwt kerja kerasnya selama ini,, membuat sinopsis hingga ending ^^

    Ko' rasanya ada yang kurang pas di episode terakhir ini ya -_-'

    ReplyDelete
  17. Gumawo ya sista cntik mungil dn pinter hahaha ♡ (˘ ⌣˘)ε `)

    ReplyDelete
  18. akhirnya selesai..:)
    thanks y buat sinopny,, dtunggu project brikutny^^

    ReplyDelete
  19. Makasih cinggu sinopnya. Yey... akhirnya tamat. Aku masih ngerasa kurang sweet moment Shi On ma Gun Woo. Tapi, ya sudahlah sejauh ini cukup menikmati drama ini.he...
    Buat next project, aku saranin nggak heirs. Cz kyknya banyak yg mo buat deh. Jadi mending yang lain aja.
    Klo buat Suspicious Housekepper juga, setau aku udah ada blog lain yang mo buat. Bahkan udah bilang dari lama, karena mang ngfans dan suka ma drama yang diataptasi dari dorama. Jadi kata aku juga sih jangan.
    Buat Unemployment romance,kayaknya ceritanya seru. Aku tahu dari blog yang mo buat TSH, tapi blog itu bilang blm fix mo ngebuat sinopnya. Jadi kata aku, buat sinop ini masih memungkinkan mengundang pembaca. Apa lagi cuma 10 ep seminggu sekali.
    Pilihan lain kayaknya pada tertarik ke Mirae Choice deh. Aku saranin juga ini, cz setau aku belum ada yg bilang mo buat.he...
    Buat Medical top team, secret, basket ball sebenarnya cukup penasaran n kyknya blm da yang bilang mo buat.
    Jadi klo liat2 mending antara mirae choice atau unemployment romance. Semangat memutuskan chinggu, biar aku sering juga main ke blog ini.hehe...Semangat buat midtes!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi galau, tapi kemarin yah chingu. aku liat poster unemplyoye romance tu lucu-lucu banget. Genrenya Romcom juga
      Kalo Mirae Choice juga aku kayaknya suka sama storyline terus ada Yonghwa sama Eunhye. Kemarin yang jadi Kim shin juga udah janji kalo bisa dapet rating 20% bakal jadi bintang tamu di guerilla date terus nari sama yonghwa. Kan aku jadi penasaran,,
      Bingung.. tapi makasih sarannya chingu

      Delete
  20. aku gak terlalu suka dengan ending nya.. aku gak tau yah.. Shi On dan Gun Wo gak dapat feelingnya menurut aku. aku lebih suka kalo Shi On sama Hyung Joon..

    Tapi makasih udah buat sinopsisnya. :)

    ReplyDelete
  21. sistaa aku mau tanya, itu yang jd ibu2 yang kehilangan jam hadiah pernikahan siapa nama aslinya yaa ?? *mati penasaran ga nemu2 ..familiar muka nya

    iyaa nih episode terakhir nya kurang nendang, harusnya sesuai pesan Hyeong Joon Oppa, live with happily with someone who love u and have a beautiful child

    Gamsahamida Sista, i'll be waiting ur answer

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf chingu. aku juga gak tau. hehe. mian
      Ya jawabannya akan segera aku tentuka.

      Delete
  22. sis tolong sinopsis nya my shining girl dnk,,yg maen nya yg jd Yang Shi On (So Yi Hyun) jg,,yg jd oppa ganteng nya Kim Hyung Joon SS501,,aq ngefans bgt sama So Yi Hyun sejak nonton Cheomdamdong Alice,,jd aq mw tau semua sinopsis drama korea dmn So Yi Hyun jd pemeran utama^^ d tunggu yah^^
    Thx b4^^

    ReplyDelete
  23. daebaakk ... !!!!
    really love this drama's... ^^
    oppa taecyeon you are so cute...
    정말 당신을 좋아...~~

    ReplyDelete
  24. bru selesai nonton drama ini,,,baguss tapi kebanyakan kasusnya kurang sweet cerita go won n shi on,,berharap lebih sweet,,tapi aku suka bgt drama ini.

    ReplyDelete
  25. Dramany bagus ^^..
    Memang kurang greget di ending..tpi wajar..ini khan bukan drama romantis..thanx chingu buat sinopsisnya..d tunggu sinopsis yg lain..

    ReplyDelete
  26. Makasih uda lanjutin sinopsis nya mpe tamat...

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^