[SINOPSIS] WHO ARE YOU EPISODE 15-2

[SINOPSIS] WHO ARE YOU EPISODE 15-2


Gun-woo menatap ponselnya dengan bimbang, haruskah dia menelfon Shi-on untuk memberitahukan kalau Hyung-joon masih hidup tapi bisa saja malah mem
buat hubungan Shi-on dan Gun-woo yang baru terjalin itu menjadi renggang.
Gun-woo menggeleng meyakinkan diri, dia menghela nafas dan mengurungkan niatnya untuk menelfon Shi-on.
~~~



Shi-on membawakan Gun-woo bekal makan, dia menghidangkannya sedang Gun-woo terkagum-kagum dengan Shi-on yang pandai memasak. Shi-on bercanda kalau mungkin juka dia tak menjadi perwira polisi mungkin dia sudah menjadi koki. Gun-woo masih menatap makanan Shi-on kagum, Shi-on tanya kenapa Gun-woo tak memakannya. Gun-woo berpura-pura kalau lengannya sakit, dia mencoba mengangkat tangan dan meringis kesakitan.
Shi-on tau kalau Gun-woo tengah bohonh, aku kira kau baik-baik saja. Gun-woo seketika cemberut, kau tak pernah nonton drama?



Shi-on mengatakan kalau dia menyukai drama.
“Jika kau menonto drama, mereka akan menyuapi dan....ya tuhan.. Lupakan, kenapa aku memintamu untuk melakukan hal seperti itu Ketua Tim. Aku seharusnya mengharapkan sesuatu yang mungkin” ucap Gun-woo.
Shi-on meletakkan lauknya keatas sendok Gun-woo, walau tak menyuapi tapi Shi-on yg meletakkan lauknya dinasi Gun-woo, kau tak pemilihkan?
Gun-woo tersenyum senang, jika kau memberikanku batupun mungkin aku akan memakannya. Hahaha. Gun-woo mengacungkan jempolnya, enak. Shi-on menyuruh Gun-woo untuk menghabiskan semuanya.



Shi-on membereskan bekal yang dibawanya, Shi-on mengatakan kalau dia akan mampir sepulang dari kerja. Shi-on beranjak pergi, tapi Gun-woo menghentikannya karena ada sesuatu yang ingin dia katakan. Shi-on kembali duduk.
Gun-woo menghela nafas panjang, aku melihat orang itu.. Detektive Lee Hyung-joon. Shi-on biasa saja menanggapinya, Gun-woo heran kenapa Shi-on tak terkejut.
“Kau dalam keadaan yang sangat sakit. Ketika seseorang ada dititik dimana antara hidup dan mati, itu bisa saja terjadi” jelas Shi-on. Gun-woo kembali meyakinkan kalau dia benar-benar melihat Hyung-joon, “orang itu..masih..hidup..”


Shi-on masih belum mengerti apa maksud perkataan Gun-woo, “itu.. apa yang kau bicarakan?”
~~~


Shi-on naik taksi menuju kesuatu tempat dengan gelisah.
~~~



Hee-bin bertanya pada Hyung-joon, apakah semua orang yang menggangu Shi-on unnie telah ditangkap?
Hyung-joon mengangguk, membenarkan. Dia berterimakasih pada Hee-bin karena telah membantunya selama ini. Hee-bin juga sama, berkata adanya Hyung-joon kini Hee-bin telah menambah sebuah pengalaman. Hee-bin tanya apakah Hyung-joon sudah mengucapkan selamat tinggal pada Shi-on.
Belum, jawab Hyung-joon.
~~~


Shi-on menuju ketempat dimana Hyung-joon dirawat, Shi-on berjalan di lorong menuju keruang tempat Hyung-joon dirawat.
~~~


Hyung-joon yang berada ditempat Hee-bin merasa ada keanehan, tiba-tiba tubuhnya seperti ada bagian yang hilang tapi muncul lagi. Hyung-joon sedikit terkejut.
~~~


Shi-on menatap pintu bertulis, Kim Young-hoon. Shi-on menatapnya penuh harap tapi juga takut kalau bukan Hyung-joon yang ada didalamnya.
Gun-woo : “Pasien yang masuk pada 23 Juli 2007, Pasien bernama Kim Young-hoon adalah detektive Lee Hyung-joon.





Shi-on menggapai pintu ruangan dengan tangan yang bergetar.
Sedang tubuh Hyung-joon semakin pudar, perlahan tubuhnya menghilang seperti asap. Hee-bin melihat itu ikut terkejut dan khawatir. Perlahan tubuh Hyung-joon semakin menghilang.




Shi-on berjalan memasuki ruangannya dengan perlahan, dia berjalan mendekat kearah ranjang. Shi-on benar-benar terkejut melihat pasien yang terbaring koma itu memanglah tunangannya, Lee Hyung-joon. Shi-on tak bisa berucap, dia hanya memandang dengan terkejut, menangis. Perlahan Shi-on semakin mendekat kearah Hyung-joon.



Dengan tangan bergetar, Shi-on mencoba menggapai wajah Hyung-joon. Shi-on tak lagi bisa menahan tangisnya, dia mengoncangkan tubuh Hyung-joon. Memohon agar Hyung-joon bangun.
“Oppa..oppa kenapa kamu disini? Apa yang terjadi? Tolong buka matamu, bisakah kau mendengar apa yang aku katakan? Oppa, tolong bangun. Buka matamu”
~~~


Gun-woo terdiam di ruangannya, dia menyesal kenapa di harus memberitahu hal ini pada Shi-on. Kenapa dia harus melakukannya? Apakah Shi-on akan datang kesana lagi?
Gun-woo benar-benar galau, takut kalau Shi-on akan kembali berharap pada Hyung-joon. “Cha Gun-woo, dasar pecundang. Pecundang”
~~~


Shi-on bertanya pada dokter yang menangani Hyung-joon, dia bertanya akan kemungkinan kembalinya Hyung-joon dari koma karena dia sendiri juga mengalami hal yang sama. Bangun dari koma setelah 6 tahun.
Dokter melihat catatannya, “Dalam kasusmu, Kesehatanmu sangat bagus itu yang aneh bahwa kau tidak bangun untuk waktu yang lama. Kim Young-hoon, maksudku.. Lee Hyung-joon dalam kasus yang berbeda. Walau dia tak sadar, dia bertahan, namun dalam rasa sakit” terang dokter.



Shi-on keluar dari ruang dokter dengan lemas, tanpa semangat. Seorang perawat memanggil Shi-on dan bertanya apakah Shi-on adalah wali Hyung-joon, Shi-on membenarkan.
Perawat itu kemudian memberikan sebuah kotak. Kotak yang berisi barang-barang milik pasien yang dititipkan oleh pengunjung yang sering datang menengok Hyung-joon.



Shi-on membuka kotak itu, terdapat baju couple yang dikenakan Hyung-joon. Sudah berlumuran darah. Shi-on memegang baju itu, penuh dengan kesedihat. Ada dua pucuk surat yang terdapat dalam kota itu, Shi-on membacanya.
Moon-sik : “Hyung-joon, aku tak berhak meminta maaf padamu. Tapi... Ketika kau bangun suatu hari nanti, aku ingin kau membaca surat ini.Yang bercetak miring dan ungu adalah kata-kata yang ada di surat Moon-sik.

FLASHBACK



Moon-sik kesal, dia bertanya pada Ketua Moon, Kerja macam apa yang telah Ketua Moon siapkan untuk dirinya. Ketua Moon mengatakan kalau dia telah membantu melunasi hutang Moon-sik, dan sekarang Moon-sik juga tak perlu khawatir akan biaya rumah sakit anaknya. Tapi Moon-sik tetap tak suka dengan tugas dari Ketua Moon karena ini semua menyangkut gang penyelundupan.
Moon-sik berniat pergi, tapi Ketua Moon melarang karena akan sangat terlambat bagi Moon-sik untuk kembali. Tak ada lagi pilihan bagi Moon-sik selain  bekerja sampai dengan akhir.
Moon-sik terlihat benar-benar frustasi dan kasian.
Moon-sik : “ Dari pada khawatir akan menjadi ayah yang memalukan, Prioritasku adalah membuat anakku agar tetap hidup.



Moon-sik tergesa-gesa mencoba menghubungi Ketua Moon, dia memberitahu kalau ada kecelakaan yang membuatnya menembak Hyung-joon. Moon-sik berniat untuk berhenti, tapi Ketua Moon kembali melarang. Hyung-joon lah yang sekarang akan menjadi Ketua penyelundupan perak, dan telah membuat Sunbae (Moon-sik) dalam keadaan bahaya. Ketua Moon memberi instruksi, Moon-sik akan menolak.
Ketua Moon langsung mengancam, “Kecuali kau ingin berada dalam kapal tenggelam yang sama, sebagai orang mati. Betindaklah bijaksana. Dengarkan apa yang aku katakan!”


Tubuh Shi-on digotong dan diletakkan bersebelahan dengan Hyung-joon.
Moon-sik : “Setelah aku tau kalau jantungmu masih berdetak, ku berusaha melakukan semuanya.


Woo-cheol memberitahu pada Moon-sik kalau dia menemukan mayat yang telah rusak wajahnya. Jika mereka menghapus catatan gigi dan sidik jari maka tak akan ada yang tahu. Woo-cheol khawatir jika Ketua Moon tahu maka mereka akan mati, tapi Moon-sik tetap yakin dan menyuruh Woo-cheol membawa Hyung-joon ketempat yang dia beritahukan.
FLASHBACK END


Moon-sik : “Hari itu. akan lebih baik jika akulah yang tertembak Jika aku mati sekarang dapat membuatmu bangun. Jangan maafkan aku. Maafkan aku. Hyung-joon
Shi-on menangis sedih, dan menatap Hyung-joon yang masih terbaring tak sadarkan diri.
~~~



Seong-chan menerima panggilan dari Shi-on, dia mengatakan kalau dia mengerti dan mengakhiri panggilannya. Seung-ha yang datang segera menebak kalau telfon tadi dari Ketua Tim, Seong-chan heran bagaima Seung-ha tau. Mudah saja, Seong-chan bersikap sangat sopan pada Ketua Tim dan akan segera mengangkatnya jika dia menelfon sedang jika Gun-woo yang menelfon Seong-chan akan diam saja. Seung-ha tanya apa yang diberitahu ketua Yang.
Seong-chan mengatakan kalau Ketua Yang akan cuti, dia disuruh menjaga kantor dan menjaga Gun-woo. Kekhawatiran Gun-woo terbukti, Shi-on bakal lebih milih Hyung-joon dari pada dia.
~~~


Shi-on berniat menelfon Gun-woo tapi setelah berfikir sejenak, dia mengurungkan niatnya.



Shi-on malah ketoko bunga, dia memilih sebuah bunga dengan warna ungu.
~~~


Gun-woo meringis kesakitan, dia mencoba berjalan sendiri di rumah sakit. Gun-woo seoertinya sedang galau berat, dia teringat akan kata-kata Shi-on yang mau menerima rasa sukanya.
Gun-woo kembali berjalan, masih dengan terus meringis kesakitan.
~~~



Bukan untuk Gun-woo, Bunga violet itu di beli untuk mengisi kamar rumah sakit Hyung-joon. “Oppa, kata mereka violet ini tidak harus sering disiram. dan bunga itu akan mekar dan melipat dengan sendirinya. Aku memberitahu perawat.”
Shi-on mendekati Hyung-joon dan menggenggam tangannya, Kenapa kau tidur begitu lama?



Shi-on tau akan Hyung-joon yang selalu menemaninya ketika dirinya koma. “Aku tahu kau ada disampingku. Mereka bilang aku tertidur. Maafkan aku oppa, aku datang begitu terlambat”



Sebuah suara menghentikan ucapan Shi-on, perlahan tubuh Hyung-joon tampak. Dengan senyumanya,  Hyung-joon mengatakan kalau dia ingin kembali melihat sisi kekanakan Shi-on.
Shi-on berdiri, oppa.
“Di dunia ini, aku merasa kalau ada orang yang bisa menjagamu sepertiku. hingga aku bisa pergi dengan tenang. Shi-On. Aku mati 6 tahun yang lalu.” Ucap Hyung-joon. Shi-on menangis, dia menganggap kalau Hyung-joon masih hidup, meski seperti sekarang.




Hyung-joon mengatakan kalau itu (tubuhnya) bukanlah dirinya melainkan tubuh kosong tanpa roh. Hyung-joon menyuruh Shi-on untuk jangan menangis karena dia baik-baik saja.
Hyung-joon tersenyum membesarkan hati Shi-on, Jangan sakit, mulai menyetirlah dari sekarang. Jangan kehilangan barangmu. Bersama orang yang kau cintai lalu miliki bayi yang cantik dan hidup bahagia.





Oppa... Shi-on mencoba mendekat kearah Hyung-joon namun alat pendeteksi detak jantungnya berbunyi, perlahan detak jantung Hyung-joon semakin melemah. Shi-on menggoncang tubuh Hyung-joon dan memintanya untuk jangan pergi.
Namun disisi lain, roh Hyung-joon menjadi bersinar, dalam senyumnya perlahan tubuhnya menghilang menjadi serpihan-serpihan cahaya.
Gun-woo datang hanya terdiam menyaksikan Shi-on yang menangis, Shi-on kembali melihat ke alat pendeeksi detak jantung. Sudah tak ada detaknya lagi, Hyung-joon telah tiada. Shi-on semakin menangis.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 

17 Responses to "[SINOPSIS] WHO ARE YOU EPISODE 15-2"

  1. udah dapet titik terang sekarang bakal sama siapa shi-on. menunggu epi 16nya.. :)

    ReplyDelete
  2. Tinggal satu episode lagi, semangat chingu ^^

    ReplyDelete
  3. (˘̩̩̩へ˘̩ƪ) sedih ditinggal oppa ganteng
    -wulan-

    ReplyDelete
  4. Oke, ditunggu yang epi 16 yang ching, mungkin besok ato gak ya minggu..

    ReplyDelete
  5. Wah daebak...pagi2 dah ad sinopnya..gomawwo hehe....ga sabar pengen punya dvdnya


    ReplyDelete
  6. Tinggal 1 episode lagi yeyyyyyyy..... gomawoyo sinopnya chingu
    ~순다리~

    ReplyDelete
  7. Suka sama dek Puji Eka Rini, buat sinopsisnya hebat n keren.. Tp tetap aja ga suka sm sinopsis who are you ini, ceritanya krg menarik menurutku.. Kl sm pemeran hyung joon, hmmm.. Cakep ya..! Pemeran Gun Woo, biasa aja.. Msh setia nunggu sinopsis Empire of Gold..:) but, thanks ya dek.. #lina#

    ReplyDelete
  8. Ah ga rela hyung joon menghilang :'(

    ReplyDelete
  9. Chemistry Shi On dengan Hyung Joon itu lebih dapet, wlo cuma di kejadian flashback yang ada sedikit2 di setiap ep. Wlo sekilas-sekilas, tapi kasih kesan yang tegas.
    Aku gak masalah klo diakhir hub Shi On jadinya ma Gun Woo. Tapi klo dibandingin ma chemistry Shi On-Hyung Joon kalah jauh. Bisakah ep terakhir menyeimbangkan chemistry mereka dengan kesan yang lebih kuat ato min sebanding deh?hehe
    Di tunggu kelanjutannya. Semangat Chinggu!
    Btw, proyek selanjutnya apa nih?

    ReplyDelete
  10. huwe....
    handsome ghost dh menghilang untuk seterusnya.....
    tinggal 1 eps lagi....
    yay...

    ReplyDelete
  11. sist,thanks a lot sinopnya,tp tolonggg sinop empire of goldnya dterusin dong,jangan berhenti ditengah2.
    please y sist,ditunggu kelanjutannya

    ReplyDelete
  12. semangaaaaatttt y,,, tggl 1 ep ne,,, Btw jd kpn ne ep 16,,,?? g sbar neee pgen tau endingx,,, he5x

    ReplyDelete
  13. mewek..mewek... T.T
    gomawo buat sinopny..

    ReplyDelete
  14. Barusan slse nton ini , wlpun telat tp suka critanya. Lbih suka lg klo endingnya si hyung jong nya hidup. Happy ending bgt lah

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^