[SINOPSIS] WHO ARE YOU 14-2

[SINOPSIS] WHO ARE YOU 14-2


Ponsel Ketua Moon berbunyi, dia agak ragu untuk mengangkatnya. Namun akhirnya dia menerima, bukankah aku sudah menyuruhmu untuk tak menghubungiku?

Il-do memberitahu kalau dia menelfon karena gerakan Shi-on membahayakan. Ketua Moon menyuruh untuk jangan khawatir dan tetap sembunyi. Untuk masalah Shi-on dia yang akan mengurusnya, dalam beberapa hari aku akan membelikanmu tiket kapal. Il-do mengerti dan mengakhiri panggilannya.
Ketua Moon kemudian menghubungi seseorang, “Ini mungkin tidak sopan, tapi aku mau minta tolong darimu.”
~~~


Gun-woo mendorong Shi-on masuk ke sebuah kedai, Shi-on menolak tapi Gun-woo mengatakan kalau dialah yang akan mentraktir Shi-on. Shi-on bertanya kapan Gun-woo mengatakan itu. Gun-woo tetap mengajak Shi-on lalu memesan makanan dan juga soju.



GUn-woo dan Shi-on tengah menyantap makanan mereka, Gun-woo bertanya apakah jika dia nanti malam tak menemani Shi-on tak apa karena setelah dia pulang kerumah dia akan pergi ke suatu tempat. Shi-on kepo, kemana?
Gun-woo mengatakan kalau dia akan memberitahu Shi-on setelah dia kembali.
~~~




Gun-woo mengantar Shi-on kerumah, dia kembali bertanya apakah Shi-on tak apa. Shi-on meng-iya-kan, aku bisa membentangkan kakiku nanti malam tanpa mendengar dengkuranku. Shi-on menyuruh untuk jangan khawatir dan memberitahunya apa yang terjadi setelah Gun-woo kembali. Shi-on masuk kerumah.
Gun-woo sepertinya masih berat meninggalkan Shi-on, takut kalau kejadian waktu lalu kembali terulang. Gun-woo pun pergi. Selepas kepergian Gun-woo, Hyung-joon menampakkan diri dan menatap kerumah Shi-on.

FLASHBACK



Hyung-joon masuk kerumah Shi-on, Shi-on berbalik menatap Hyung-joon dengan penuh kekesalan. Hyung-joon tanya apa Shi-on masih marah. Shi-on memang masih marah, dia bertanya apakah Hyung-joon adalah pelayan pribadi. Hyung-joon itu polisi kenapa harus mengantanya pulang, dia bahkan punya orang lain disampingnya tetapi kenapa harus Hyung-joon.
Hyung-joon mengatakan kalau ‘orang yang diantarnya’ takut pulang sendiri. Shi-on semakin kesal, dia jelas menyukaimu.



Hyung-joon terdiam melihat Shi-on yang terus nyerocos karena kesal, merasa dipandang seperti itu, dengan juteknya Shi-on bertanya, apa?
Hyung-joon mengatakan kalau dia hanya penasaran. Shi-on bingung, penasaran?
“apakah kau marah dengan fakta kalau aku mengantarkannya pulang kerumahnya, atau pada fakta kalau wanita itu mungkin telah tertarik padaku.” Ujar Hyung-joon.
Shi-on jadi terdiam, sedikit bingung. Menurut Shi-on, semuanya sama saja. Bagaimana mudah dan murah seorang pria untuk’nya’ padahal pacarnya sedang berdiri disini menunggu. Bagaimana ‘dia’ melakukan hal itu?




Hyung-joon berjalan mendekati Shi-on, aku tak akan pernah goyah walau menghadapi 100 wanita seperti itu. Hyung-joon tanya pada Shi-on, bagaimana denganmu?
Shi-on pura-pura bingung, Hyung-joon kembali bertanya apakah Shi-on tak akan tergoda oleh pria lain. Shi-on yakin. Hyung-joon kembali bertanya, “Kau tahu kalau aku adalah 'manusia pendeteksi kebohongan' dari administrasi kepolisian di Korea, bukan? Aku akan bertanya lagi Apakah kau akan jatuh pada pria nakal lain atau tidak?”
Shi-on meledek, aku tak tahu. Semuanya tergantung padamu.




Hyung-joon terkejut dengan jawaban Shi-on tapi kemudian Shi-on tertawa. Dia berjanji tak akan jatuh cinta pada pria lain. Hyung-joon kemudian menjembel pipi Shi-on dan mengecup keningnya, aku minta maaf. Aku memang salah hari ini.
FLASHBACK END




Hyung-joon pedih mengingat akan kenangan itu, Hyung-joon berniat pergi tapi panggilan Shi-on menghentikan Hyung-joon. Shi-on keluar dan mengatakan kekhawatirannya pada Hyung-joon yang beberapa hari ini tak dilihatnya. Shi-on memberitahu kalau mereka memiliki kemungkinan menangkap Ketua Moon.
Kemudian Shi-on diam sejenak, Oppa... apa kau akan pergi.. aku..oppa.. harus melepaskanmu kan?
Mereka saling memandang dalam diam, mungkin antara rela dan tidak.
~~~



Seong-chan tengah asik mencari film yang akan ditontonnya dengan Hee-bin, sedangkan Seung-ha mengepel lantai sendirian. Seung-ha mengatakan kalau perbedaan perilaku Seong-chan saat ada Ketua Tim dan tidak sangatlah luar biasa. Seong-chan menasehati agar menggunakan kesempatan selagi bisa. Seung-ha bergumam, suatu hari kau akan tertangkap.
Seong-chan mendengar gumamman Seung-ha dan kesal. Tapi kemudian dia kembali untuk mencari tiket untuknya dan Hee-bin.
~~~


Gun-woo menuju kesuatu tempat.
Jaksa Park : “Satu hari setelah Detektif Choi Moon Shik menyumbang pada Gereja Yongsan, uang dipindahkan dari Gereja Yongsan. Ke tempat yang sama setiap bulan. Sebuah sanatorium pribadi di Gyeong Gi Do.”
Gun-woo bertanya pada resepsionis di sanatorium, “Aku dengar kalau ada sumbangan rutin dari Gereja Yongsan. Mungkin....”
~~~


Jaksa Park tengah mempelajari berkasnya, bawahannya masuk dan mengatakan kalau Jaksa Agung ingin menemui Jaksa Park. Jaksa Park meng-iya-kan, dari ekspresi Jaksa Park terlihat dia banya pikiran.



Jaksa Park menemui Jaksa Agung, dia memberi salam. Jaksa Agung mengatakan kalau dia tak memiliki banyak waktu jadi dia akan langsung berkata pada intinya saja, “Aku dengar kau pergi berkeliling,  melihat ke beberapa petinggi di Kepolisian.”
Jaksa Park membenarkan, dia melakukannya setelah mendapat laporan mengenai calon kandidat Moon Hong-joo. Jaksa Agung tanpa basa-basi menyuruh Jaksa Park menghentikan penyelidikan itu.
Jaksa Park bertanya alasannya, tapi tampaknya Jaksa Agung tak ingin mengatakan alasan itu dan tetap menyuruh penghentian penyelidikan. Jaksa Park tak bisa lagi membantah, namun dia mengepalkan tangannya tanda kekesalan.



Jaksa Park menyodorkan map berkas bukti-bukti yang telah mereka temukan pada Shi-on, “Semuanya ada didalam sini. Berkas rekaman suara Choi Moon Shik, catatan CCTV kecelakaan mobil Kang Ho Chul, CCTV dari tempat kecelakaan mobil. Laporan keuangan Park Il Do, bukti penggelapan pajak menggunakan perusahaan kertas, termasuk bukti pencucian uang. “
Shi-on mengucapkan terimakasih, berkat Jaksa Park mereka jadi bisa berjalan sejauh ini. Jaksa Park mengatakan kalau mereka ada masalah, karena dia mendapat perintah untuk penghentian penyelidikan.


Shi-on bertanya, jadi apa yang harus mereka lakukan. Menurut Jaksa Park, jika mereka bisa menemukan Park Il-do yang mereka gunakan sebagai saksi atas kasus Ketua Moon maka mereka bisa memutar balikkan situasi saat ini.
Shi-on berfikir.
~~~



Shi-on berada di bekas markas Il-do. Shi-on mencoba mencari bukti disana dengan membaca satu persatu berkas yang berserakan namun nihil. Shi-on tak menemukan apapun, diapun pergi meninggalkan tempat itu.
Ternyata disana juga ada Il-do, dia mengikuti Shi-on kemudian menelfon seseorang (ketua Moon) dia bertanya apa yang sudah dia lakukan hingga Shi-on masih saja mengawasinya. Il-do mengakhiri panggilan itu dan kembali mengikuti Shi-on.
~~~


Gun-woo mengendarai mobilnya menuju kesuatu tempat, dalam hatinya berkata. “Setelah menyiapkan semua ini...Bagaimana bisa kau pergi seperti ini tanpa memberitahu apa-apa? Bagaimana aku harus memberitahukan ini pada Ketua Tim Yang?
~~~



Shi-on pulang kerumahnya, namun dia menyadari akan seseorang yang sedang mengikuti. Shi-on merubah arah, pergi dari rumah. Il-do yang mengikuti Shi-on tampak bingung kenapa Shi-on tak kembali kerumah, namun tanpa curiga dia mengikuti Shi-on.
Gun-woo yang tiba juga melihat kepergian Shi-on, membuatnya sedikit heran.



Il-do celingukan mencari Shi-on, namun saat dia berbalik dia dikejutkan dengan Shi-on yang sudah berdiri dibelakangnya. Shi-on mengucapkan terimakasih karena dia sedang mencari Il-do. Il-do tersenyum mengajak untuk bernegosiasi tapi Shi-on tak terpengaruh karena tak ada yang bisa dinegosiasikan dengan orang seperti Il-do. Il-do mengatakan kalau dia membawa kontrak tapi ternyata dia membawa pisau. Shi-on segera menghindar namun Il-do mendorong Shi-on, membuat tubuh Shi-on terlempar kedinding.





Il-do segera menusukkan pisaunya pada Shi-on namun tepat saat itu Gun-woo datang, dia segera menggunakan tubuhnya untuk melingungi Shi-on. Gun-woo pun tertusuk, sedang Il-do segera kabur.
Shi-on terkejut, dia malah kebingungan menanyakan keadaan Gun-woo. Shi-on menelfon darurat untuk segera menerima bantuan.
Shi-on kebingungan melihat darah yang terus mengucur dari perut Gun-woo, Hyung-joon datang. Shi-on bertanya pada Hyung-joon dengan penuh kebingungan, “Oppa...Oppa, tolong selamatkan Geon Woo. Apa yang harus aku lakukan jika dia mati?tolong selamatkan Geon Woo, Oppa. Apa yang harus aku lakukan... Sekali ini. Oppa, selamatkan dia sekali ini!”
Hyung-joon yang tampak pucat, merasa bingung tapi terlihat sedih. Dia menghilang meninggalkan Shi-on.
~~~



Ambulan melaju, Gun-woo sedang menerima pertolongan pertama dengan mencoba menahan laju darah Gun-woo yang terus mengalir. Shi-on masih syok, dia menggengam erat tangan Gun-woo dan meminta Gun-woo agar terus bertahan.



Gun-woo menerima perawatan, tapi detak jantung Gun-woo sangat lemah. Mereka segera menggunakan alat pacu jantung,  tak ada perubahan. Dokter segera memutuskan untuk memindahkan Gun-woo keruang operasi.




Shi-on menunggu dengan cemas di depan ruang operasi, laamaaaa. Sampai dengan dokter yang mengoperasi keluar, Shi-on langsung menanyakan keadaan Gun-woo. Dokter memberitahu kalau operasi berjalan lancar tapi banyak organ yang mengalami kerusakan jadi mereka perlu memonitor keadaan Gun-woo. “malam ini sangat menentukan”
Shi-on menunduk penuh kekhawatiran.




Shi-on menemani Gun-woo, Shi-on menggenggam tangan Gun-woo. Dia tampak sangat khawatir. Shi-on meminta maaf padanya, “Cha Geon Woo... Maafkan aku. Karena aku... Geon Woo... Kau akan bangun, kan? Kamu tidak akan menninggalkanku sendirian, kan?”
Shi-on teringat saat Gun-woo mengungkapkan rasa sukanya pada Shi-on. Kau belum mendengar jawabanku kan? Oleh karena itu, bangunlah.
~~~



Il-do mencoba menelfon tapi nomor yang ditujunya tak aktiv. Hyung-joon menampakkan diri, dia menatap Il-do penuh kebencian.
“Ini Il Doo. Entah bagaimana, aku menikam Cha Geon Woo. Tolong lakukan sesuatu tentang ini cepat! Aku tidak punya banyak waktu! Kapan kau akan mengirimkannya padaku? Jika kau terus pura-pura seperti kamu tidak tahu apa-apa, aku akan marah, Ketua.” Il-do meninggalkan pesan suara pada Ketua Moon. Dia kemudian melanjutkan jalannya dengan diikuti Hyung-joon.
~~~




Jari Gun-woo mulai bergerak, Shi-on yang melihat reaksi itu bertanya pada Gun-woo, apakah kau sudah sadar. Shi-on memberitahu kalau dia telah memberitahu kejadian tadi pada Jaksa Park dan telah menjadikan Il-do sebagai buronan.
Apa kau mengenaliku?, Gun-woo tak menjawab tapi kemudian tangannya bergerak untuk membuka alat bantu pernafasannnya tapi karena memang masih lemah, Gun-woo tak bisa menggapainya. Shi-on membantu dan membuka alat bantu itu.




“apa yang ingin kau katakan?” tanya Shi-on.
“Aku... Orang itu... Aku melihat dia. Orang itu? Hyeong Joon... Detektif...” ucap Gun-woo dengan terputus putus. Shi-on bingung bagaimana Gun-woo bisa melihat Hyung-joon. Namun pertanyaan itu tak membuahkan jawaban karena Gun-woo malah meringis kesakitan. Shi-on bingung, saat dia melihat kebekas luka Gun-woo sudah ada bercak darah yang tembus. Shi-on panik, dia segera memanggil dokter.

FLASHBACK




Gun-woo bertanya pada resepsionis tentang pasien yang mendapatkan bantuan dari gereja Yongsan. Perawatnya langsung mengerti dan menunjukkan jalannya.
Perawat masuk kesalah satu ruangan dan mengatakan kalau pasiennya memiliki tekanan darah yang stabil. “Ahjussi yang tampan, ada seseorang datang untuk melihatmu setelah sekian lama”
Suster pergi meninggalkan Gun-woo, Gun-woo perlahan mendekati si Pasien. Namun seketika matanya membulat, terkejut. Pasien yang tengah terbaring koma itu adalah LEE HYUNG-JOON.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ KOMENTAR :
Gimana? Tinggal 2 episode penentu nih. Masih penasaran sih, gimana akan keadaan Gun-woo nantinya. Ada empat kemungkinan :
1. Gun-woo mati, Hyung-joon hidup.
2. Hyung-joon mati, Gun-woo hidup.
3. Hidup keduanya.
4. Mati keduanya (sadis)

Gimana menurut kalian, penasaran nih. Hahaha. Tadi malam episode 15’nya udah ada. aku udah DL tapi misal aku kasih bocoran juga gak asik kan, jadi besok aja yah

20 Responses to "[SINOPSIS] WHO ARE YOU 14-2"

  1. menurutku si HJ yg mati tp Gun-Wo hidup.. Berhubung gambar di covernya si Shi-on dan Gun-Wo yg lebih mencolok jd kesimpulanku mrk yg akan bersatu..

    Tq ya sinopsisnya, jd makin penasaran.. Smangat ya ngetiknya :D

    ReplyDelete
  2. Kemungkinan gun woo hidup,, hyung joon juga sadar dari koma mengungkap kebenaran, kemudia mati d episode 16,,
    shi on sama gun woo :D

    ReplyDelete
  3. ga bisa komentar. i'm still soo shock when i know hyung joon still alive

    ReplyDelete
  4. sadiiis banget...>_<
    gomawo buat sinopny, dtunggu yang brikutny.^^

    ReplyDelete
  5. Okeeh yg ke4 no way yah sadis bget,,,
    Ditunggu sinop brikutx
    -wulan-

    ReplyDelete
  6. wah seruu bgtt....


    tq ea dhbkin sinopnya....

    ReplyDelete
  7. Hyung joon sadar koma sebentar trus meninggal, organ tubuhnya didonorkan buat gun woo

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaaaa menurut ku juga .... tapii... gag tau deh.. jadi kepo gini.. hee yg pasti jangan pilihan ke 4 , itu trlalu sadisss...

      Delete
    2. atau jangan2 shi on yg meninggal, terus organ tubuhnya shi on u/ gun woo dan hyung joon-gun woo jadi sahabat.. adil kan?? jadi, ga ada yg dapetin siapa2.. mian

      Delete
    3. Sinetron indonesia kl yg bgini mba :D

      Delete
    4. ah, bener bener, nanti jadi seperti sinetron indonesia..
      kita nantikan saja kelanjutannya,,
      SEMANGAT mbak!! ditunggu eps 15.nyaa

      Delete
  8. gile yah...nih cerita seru banget....ceritanya ga nyangka.....ternyata hyung joon koma...sama seperti shi-on,cuman shi on sadar duluan...akhirnya ?????pengennya sih hyung joon n gun woo hidup...tapi ga mungkin kan ?

    tengkyu mb sinopnya....eps 15 ditunggu yah.....

    san

    ReplyDelete
  9. Hyungg joon nya matiiiii

    ReplyDelete
  10. semakin penasaran sama kelanjutannya...


    Ditunggu secepatnya ya..
    Fighting!!

    ReplyDelete
  11. aaaaaa..... gun woo sadar, trus dia hidup bahagia dengan shi on, nah hyung joon oppa sama akuu. kkkk..
    nggak, bercanda.
    menurutku mungkin lebih baik tokoh hyung joon meninggal (meskipun gk rela)

    ReplyDelete
  12. Penasaran yah, besok ya chingu aku posting. baru dapet subnya nih

    ReplyDelete
  13. seru juga tuch kalo ke2nya hidup.....pasti Shi-On bingung milihnya.....

    berikutnya ditunggu ya........

    ReplyDelete
  14. Q pecinta korea drama,, mkin pnsaran j nich critax,, ne drama bgus bgt,,, smpe2 baca sinopsisx dr ep.1 cm btuh 2hri,, trimz y ud dbwtin,, BTW kpn ne episode 15 dbwtkn,,,?? dtunggu y,,

    ReplyDelete
  15. yahh meninggal si hyun joong-nya di episode 15, terus shi on nerima cintanya gun woo, what an epic..

    ReplyDelete
  16. Epi 15 udah yang part 1. coba di cek..

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^